Tag: lumentut

WALI KOTA MANADO Siap Naikkan Gaji Kepala Lingkungan

Sambutan Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kabar  gembira bagi para Kepala Lingkungan (Pala) di Kota Manado, hal itu sebagaimana disapaikan langsung Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut, Rabu (19/8/2020) kemarin. GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado 2 periode ini menyebutkan rencananya untuk mengajukan usulan meningkatkan gaji (tunjangan) bagi Pala.

‘’Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja kalian semua sebagai Kepala Lingkungan. Amanah yang diemban tidak mudah, Pala selama ini berperan digarda depan dalam mewujudkan pembangunan. Apa yang saya lakukan untuk memajukan Kota Manado, diterjemahkan dan dieksekusi Pala sebagai penggerak di lapangan. Saya berencana mengusulkan untuk dinaikkan gaji Kepala Lingkungan,’’ ujar GSVL yang juga Ketua NasDem Kota Manado ini di Youth Center Kawasan Megamas Manado.

Wali Kota yang dikenal visioner itu mengajak Kepala Lingkungan untuk terus aktif mensosialisasikan dan tanggap terhadap segala aspirasi yang disampaikan masyarakat demi memajukan Kota Manado. GSVL pun menilai apa yang dilakukan melalui kontribusi nyata dari Kepala Lingkungan layak mendapat perhatian dan apresiasi pemerintah.

Wali Kota GSVL menyerahkan bantuan (Foto Suluttoday.com)

‘’Kerja Kepala Lingkungan juga adalah kunci keberhasilan membangun Manado. Saya terus-menerus mendorong kerja yang terintegrasi dan kompak, itu sebabnya saya meminta sekalian mengajak teruslah para Kepala Lingkungan mengkampanyekan program pemerintah, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi. Kerja nyata ini layak dihormati, maka dengan itu bangun terus semangat kita bersinergi majukan Manado. Dan saya berusaha maksimal menaikkan gaji Kepala Lingkungan,’’ kata GSVL menutup.

Sekedar diketahui, Wali Kota GSVL menyampaikan sambutan di hadapan ratusan Kepala Lingkungan se-Kota Manado dalam agenda pembangian bantuan sosial bagi Kepala Lingkungan yang terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang bertempat di Yout Center Manado. Wali Kota didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Sammy Kaawoan, Kepala BKD Manado Xaverius Runtuwene dan sejumlah Camat serta Lurah.

(*/Bung Amas)

Wali Kota Manado: Pasar dan Tempat Ibadah Wajib Menyediakan Sarana Cuci Tangan

Wali Kota GS Vicky Lumentut (FOTO Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Jumat (5/6/2020), Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 044/D.21/PEMDAL – PTSP/373/2020 yang terdiri dari 10 (sepuluh) item. Edaran tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Manado. Seperti dilanjutkan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Manado, Jimmy C.E. Rotinsulu, SE.,M.Si pada Suluttoday.com, Sabtu (6/6/2020).

Dalam Surat Edaran tersebut, Wali Kota GSVL sapaan akrab Vicky Lumentut menjelaskan pentingnya penanganan Covid-19 yang diperkuat dengan kebijakan pemerintah Kota Manado sebagai bahan pertimbangan keluarnya Edaran. Langkah yang diambil pemerintah Kota Manado begitu penting dengan tujuan menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

”Dalam rangka menjaga dan melindungi serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat Kota Manado dari penyebaran Covid-19 serta dihubungkan dengan situasi saat ini terdapat 26.940 positif terkontaminasi Covid-19 dan 1.641 meninggal di seluruh Indonesia, update 1 Juni 2020, pukul 16.21. Termasuk di dalamnya Kota Manado sudah terdapat 222 (dua ratus dua puluh dua) orang terkontaminasi positif Covid-19 dan 26 (dua puluh enam) orang kasus meninggal, karena itu pemerintah Kota Manado mengambil langkah-langkah sebagai berikut,” ujar GSVL, Wali Kota Manado dua periode ini.

Potongan Surat Edaran Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Diantaranya;

  1. Tempat hiburan malam, Spa, Pusat Olahraga (fitness centre, Gym dan lain-lain) dan usaha sejenisnya agar ditutup untuk sementara waktu sampai dengan tanggal 13 Juni 2020.
  2. Usaha permainan daring (game online), tempat bermain anak/keluarga (seperti Timezone, Amazone, Kidscity dan lain-lain) dan usaha sejenisnya agar ditutup untuk sementara waktu sampai dengan tanggal 13 Juni 2020.
  3. Hotel, restoran, gedung/ruang serba guna agar tidak menyeneggarakan acara-acara seperti rapat, resepsi dan lain-lain yang bersifat mengumpulkan banyak orang sampai dengan tanggal 13 Juni 2020.
  4. Pemilik/pengelola perkantoran pemerintah/swasta, tempat perbelanjaan yang menjual bahan kebutuhan pokok sehari-hari, pasar tradisional, hotel, restoran, tempat wisata, tempat ibadah dan tempat umum lainnya (selain sebagaimana dimaksud pada angka 3), wajib menyediakan sarana cuci tangan berupa air mengalir, sabun dan cairan antiseptik (hand sanitizer), melakukan penyemprotan dengan menggunakan cairan disinfektan secara berkala serta melaksanakan pembatasan sosial/orang (social distancing dan physical distancing).
  5. Pelaku usaha/pemilik restoran agar semaksimal mungkin untuk menyampaikan dan mengarahkan pengunjung/pelanggan/pembeli untuk membeli dengan bungkus dan bawa pulang (take away). Namun apabila dalam keadaan mendesak, terpaksa pengunjung/pelanggan/bembeli harus makan di tempat (dine-in), mala diatur dan ditata sedemikian rupa, sehingga kursi/meja berjarak minimal 1 (satu) sampai 2 (dua) meter antara satu dengan lainnya.
  6. Himbauan kepada para pemuka agama dan umatnya, untuk sementara waktu selama masa penanganan penyebaran Covid-19 dalam melaksanakan ritual keagamaan seperti beribadah Minggu/Kolom, bersembahyag dan/atau Shalat/Jumatan agar dilaksanakan di rumah masing-masing, tidak diperkenankan melakukannya di rumah ibadah seperti Gereja, Masjid/Mushalla, Pura Vihara dan Klenteng.
  7. Pedagang Kaki Lima (PKL), penjual kue dan/atau makanan di trotoar senantiasa melaksanakan physical distancing dengan menjaga jarak minimal 1 (satu) sampai 2 (dua) meter, antara satu dengan lainnya. Serta wajib mentaati Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 4 Tahun 2019 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum yaitu larangan berjualan dengan menggunakan badan jalan dan/atau trotoar.
  8. Dalam keadaan insidentil/mendesak dan tidak bisa tidak, harus melaksanakan kegiatan/acara yang dilarang sebagaimana dimaksud pada (angka 4) seperti di pusat perkantoran, tempat hiburan, gedung/ruang serba guna, tempat ibadah, tempat wisata, dan tempat umum lainnya, maka kehadiran harus dibatasi dan wajib menerapkan protokol kesehatan yaitu physical distancing jarak minimal 1-2 meter, antara satu dengan lainnya serta menggunakan masker, dengan menyiapkan dan menyediakan sarana tempat cuci tangan berupa air mengalir, sabun, cairan antiseptik/hand sanitizer.
  9. Diharapkan agar Satuan TNI/POLRI, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN/BUMD dapat mendukung dan mengawal serta meneruskan Edaran ini sesuai tugas dan fungsinya.
  10. Khusus kepada TNI/POLRI dan SatPol-PP diberi kewenangan untuk mengawasi, membubarkan kerumunan dan/atau menindak setiap pelanggaran dari ketentuan yang ditetapkan dalam Surat Edaran ini dan melaporkan hasilnya kepada Wali Kota Manado selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kota Manado.

Demikian Edaran disampaikan untuk diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Yang bertanda tangan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut disertai cap Wali Kota Manado.

(*/Bung Amas)

Wali Kota GSVL: Persiapan Sudah Matang, Manado Fiesta Virtual Digelar

Wali Kota GS Vicky Lumentut (FOTO Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan kegiatan akbar di Kota Manado yang telah menjadi agenda tahunan meski dalam situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) tetap digelar. Menurut Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut, bahwa pihak Dinas Pariwisata Kota Manado akan melakukan adaptasi dengan membuat kegiatan yang berbasis media daring.

”Kegiatan Manado Fiesta 2020 akan tetap digelar. Hanya saja basis dan cara kegiatannya lebih bersifat online. Caranya yaitu dengan promosi kegiatan yang bersifat virtual. Melalui Dinas Pariwisata Kota Manado, kita jadikan iven ini sebagai kanal untuk terus mempromosikan pariwisata di Kota Manado. Kita mengajak para wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal untuk datang mengunjungi destinasi wisata di Kota Manado,” ujar GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado dua periode ini, Jumat (29/5/2020) saat diwawancarai Suluttoday.com.

Tak kalah menariknya, tambah Wali Kota GSVL bahwa iven Manado Fiesta yang dilaksanakan dengan instrumen virtual tergolong pertama di Indonesia. Hal tersebut menurut GSVL sebagai penanda bahwa revolusi teknologi mulai membuahkan hasil. Segala program dan inovasi yang dilaksanakan pemerintah Kota Manado dengan smart city juga mendapat support luar biasa.

”Bahkan Manado Fiesta virtual ini termasuk yang pertama kali di lakukan di Indonesia saat musim pandemi. Memang banyak pertimbangan kita tidak boleh menyelenggarakan iven Manado Fiesta 2020 seperti tahun-tahun sebelumnya dikarenakan Indonesia sedang darurat kesehatan COVID-19. Pemerintah tentu menjadi motor dan pelopor dalam mewujudkan social distancing guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Melalui kesempatan ini saya juga mengajak semua elemen masyarakat memberi dukungan agar promosi wisata dengan ragam item kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan sukses,” kata GSVL menutup.

(*/Bung Amas)

Tepat 4 Tahun Kepemimpinan, Wali Kota GSVL Bersyukur Ditemani Wawali MOR

GSVL-MOR komit membangun Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak mudah menjalin kebersamaan dalam suatu sistem pemerintahan. Diberbagai daerah di Indonesia, sering kali duat politik seperti Wali Kota dan Wakil Wali Kota berantaka di tengah jalan. Berbeda dengan itu, pemerintah Kota Manado malah terus bergerak harmoni penuh kekeluargaan. Kini kepemimpinan Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan, SE genap 4 tahun.

Kombinasi pemimpin pensiunan birokrat handal dan politisi senior yang akrab disapa GSVL-MOR tentu melewati beragam situasi dalam memberi pelayanan kepada publik. Di 4 tahun memimpin Kota Manado jadi momentum yang mengharukan. Betapa tidak, pada perayaan di tahun 2020 ini, Wali Kota Manado, GSVL menyampaikan rasa syukurnya terhadap Wawali MOR yang dinilainnya sebagai potret yang penyabar dalam menjaga sinergitas pembangunan.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan seorang Wakil Wali Kota yang sangat sabar mendampingi saya, selaku Wali Kota. Beliau sangat sabar, sangat ulet melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh rakyat Kota Manado,” kata GSVL.

GSVL yang juga mantan Ketua Umum APEKSI itu mengatakan Mor tidak hanya kreatif pikirannya. Melainan, juga tindakan yang kreatif dan gesit, sehingga empat tahun tugas kita berjalan dengan baik, berjalan tanpa gangguan-gangguan yang merintangi program kerja ini.

Empat tahun GSVL-MOR ditemani istri membangun Manado (Foto Istimewa).jpg

”Dan karena itu dari lubuk hati yang paling dalam kami hendak menyampai kan ungkapan hati kami, terima kasih kepada Pak Mor dan Ibu Imelda, dengan kesabaran, kesetiaan, dan kerja keras mendampingi kami,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini juga menambahkan, MOR sebagai tipikal pemimpin sabar.

Untuk diketahui, Ulang Tahun kepemimpinan GSVL-MOR saat dilantik sebagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mando jatuh pada, 9 Mei 2020. Wali Kota GSVL juga menambahkan semoga Tuhan selalu berikan kemampuan kepada mereka untuk melakasanakan tugas sampai berakhir pada tanggal 9 Mei 2021. Sebagaimana empat tahun torang lewat, demi untuk kemajuan Kota Manado.

(*/Bung Amas)

66.845 Kepala Keluarga Akan Menerima Bantuan, Pemkot Manado Mulai Action

Penyerahan bantuan secara simbolis dari Wali Kota Manado kepada Camat Malalayang (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado akhirnya mempercepat penyaluran Bantuan sosial (bansos). Jumat (24/4/2020) Pemerintah Kota Manado dalam penanggulangan wabah corona virus disease (Covid-19), mendistribusikan bantuan yang telah dinanti-nanti masyarakat tersebut.

Seperti disampaikan Bagian Pemerintahan dan Humas Kota Manado, bahwa Wali Kota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, memastikan, sebanyak 66.845 Kepala Keluarga di Kota Manado akan menerima bansos ini, di luar penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako nasional.

”Penyaluran kebutuhan pokok dari Pemkot Manado untuk keluarga terdampak Covid-19, yakni warga ber-KTP Kota Manado. Setelah diverifikasi dan validasi melalui pengumuman lewat pengeras suara tentang nama-nama calon penerima bantuan di setiap lingkungan (504 lingkungan), maka jumlah penerima terjaring sebanyak 66.845 KK. Data ini di luar penerima bantuan PKH dan BPNT atau sembako Nasional,” ujar Wali Kota.

Adapun alur pendistribusian akan dilakukan secara bertahap, dilepas dari gedung Youth Center Kawasan Megamas, menuju ke Kantor Lurah, dan selanjutnya oleh petugas lingkungan diantar langsung ke rumah penerima (door to door).

”Selanjutnya Tim Kecamatan, yakni Camat, Kapolsek dan Danramil, memantau langsung penyaluran di Kecamatan. Kemudian Tim Kelurahan yakni Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas memantau penyaluran di lingkungan dalam wilayah kelurahan, untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran,” ujar GSVL sapaan akrab Ketua Dewan Pengawas Apeksi ini.

Selain itu, Wali Kota Manado dua periode ini berharap pendistribusian bansos ini dipantau langsung oleh Forkompimda Kota Manado, masing-masing Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Danlanudari, Kajati, dan Kepala Pengadilan Negeri.

”Tuhan berkati semua usaha dan kerja kita untuk rakyat, khususnya upaya lawan Covid-19. Salam sehat,” kata Wali Kota GSVL.

Untuk diketahui, paket kebutuhan pokok yang akan disalurkan terdiri dari Beras 10
Kilogram, Mie Instan 10 Bungkus, Ikan kaleng 10 Kaleng, Gula Pasir 2 Kilogram, Kopi 3 Bungkus (@50 gram).

(*/Bung Amas)

iklan1