Tag: malaysia

Berbuat untuk Kemanusiaan, HP Mendukung 1000 Anak Muda Asia Tenggara

HP menopang anak muda (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Sesuai rilis yang diterima Redaksi Suluttoday.com, Senin (29/6/2020), Hewllett Packard (HP) mendukung 1000 Anak Muda Asia Tenggara dengan pengembangan keterampilan masa depan pada akhir Tahun 2020. Hal itu bertolak dari situasi dan dampak berkelanjutan yang sejati dimulai dengan memahami bagaimana orang, tempat kita berpijak, dan komunitas saling terkait.

Bumi yang lebih sehat hanya mengarah pada orang yang lebih sehat. Efek memperbaiki bumi bersifat siklus, karena manusia, bumi, dan komunitas tidak dapat dipisahkan, maka solusi kita semua haruslah universal. Kita sedang mendekati masa depan di mana kita perlu menjadi kreatif dengan cara memprioritaskan keberlanjutan dan mendorong dampak tersebut kepada para konsumen.

Hari ini, pandemi Covid-19 memaksa bisnis di seluruh dunia memikirkan ulang operasi dan strategi bisnis agar dapat terus bertahan. Pada saat yang sama, pandemi ini juga memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana organisasi harus memikirkan ulang model bisnis mereka. Di lain sisi, ini merupakan kesempatan untuk menjawab berbagai tantangan dalam lingkungan, sosial dan pengelolaan bisnis, serta kebutuhan untuk menciptakan tempat kerja yang lebih berkelanjutan, melalui employee engagement, pengembangan skill, dan edukasi untuk persiapan menghadapi realita baru ini.

HP Inc memahami peran pentingnya sebagai pemimpin dan perusahan manufaktur global dalam usaha meminimalkan dampak lingkungan, dan telah menjadikan strategi sustainable impact (dampak berkelanjutan) sebagai kewajiban dalam berbisnis. Strategi ini menekankan komitmen HP Inc. untuk menciptakan perubahan yang positif dalam melestarikan bumi, masyarakat, serta komunitas kita. Kemarin, HP Inc. mengumumkan laporan HP Sustainable Impact 2019 yang mempresentasikan kemajuan dan prestasi penting di Asia, termasuk Indonesia.

Membuka Hasil Pembelajaran yang Lebih Baik untuk Masa Depan

Selaras dengan komitmen HP Inc. untuk memberikan pembelajaran yang lebih baik untuk 100 juta orang pada 2025, pada hari ini HP Inc. mengumumkan rencananya untuk membuka 20 Tech Hubs di komunitas kurang mampu di seluruh Asia Tenggara di akhir 2020. Program ini akan mendukung 10.000 anak muda pada akhir tahun, dengan menyediakan pelatihan teknologi dan kewirausahaan untuk siswa berusia 13 tahun ke atas di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina untuk mendukung keterampilan dan kemampuan anak muda dan pelajar dewasa, untuk mempersiapkan mereka di masa depan.

Aktivitas masyarakat pemungut sampah (Foto Istimewa)

Mendorong Ekonomi Melingkar yang Rendah Karbon

Menurut laporan World Bank, tumpukan sampah global akan secara drastis melampaui pertumbuhan populasi lebih dari dua kali lipat antara tahun 2020 dan 2050. Sampah kemasan akan menjadi porsi signifikan dari total limbah yang dihasilkan dan dapat memengaruhi kesehatan bumi dan manusia.

Untuk mempercepat pergeseran ke ekonomi melingkar yang lebih efisien dan rendah karbon, HP Inc. berkomitmen untuk menghilangkan 75% kemasan plastik sekali pakai pada tahun 2025. Untuk itu, HP bergabung dengan Project STOP, yang bekerja sama dengan perusahaan, pemerintah, dan masyarakat di Asia Tenggara untuk menciptakan sistem pengelolaan limbah yang efektif yang mengurangi plastik yang terbuang di laut di Indonesia.

Di Muncar, Jawa Timur, Project STOP telah mendirikan Pusat Pemulihan Bahan untuk mengumpulkan, mengelola, dan mendaur ulang limbah plastik yang berasal lebih dari 60.000 orang dan yang telah menciptakan lebih dari 100 pekerjaan tetap. Layanan pengumpulan sampah akan diluncurkan kepada lebih dari 450.000 orang di 55 desa di Muncar, Pasuruan dan Jembrana selama tiga tahun ke depan.

(*/Bung Amas)

12 WNI Jadi Korban Kecelakaan Pesawat, Penyelidikan Kasus Terus Dilakukan

Ilustrasi, kecelakaan pesawat milik Malaysia (Foto Ist)

Ilustrasi, kecelakaan pesawat milik Malaysia (Foto Ist)

JAKARTA – Membingunkan memang, disatu sisi pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan penyelidikan kasus kecelakaan pesawat maskapai Malaysia Airlines MH17. Pernyataan ini dilontarkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir.

Pria akrab disapa Tata mengatakan kemarin ada laporan dari tim penyelidik independen Belanda mengenai asal usul misil yang ditembakkan hingga membuat pesawat itu jatuh.

“Kita terus melakukan koordinasi dan memantau perkembangan, kemarin, ada laporan dari pihak Belanda soal asal usul misil tersebut,” ujar Tata saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Dari laporan tersebut, pemerintah Indonesia mengharapkan penyelidikan dapat selesai dengan kejelasan.

“Yang pasti, kita pelajari (laporan) dan terus berkoordinasi dengan Belanda,” kata Tata.

Pesawat dengan nomor penerbangan MH17 milik maskapai Malaysia Airlines jatuh karena ditembak rudal di wilayah Ukraina Juli 2014 silam. Pesawat tersebut membawa 298 penumpang, 12 di antaranya adalah warga negara Indonesia.

Penyelidikan MH17 terus dilakukan pengadilan Internasional. Rusia dituduh bersalah atas insiden ini. Namun, Rusia menolak disalahkan dan meminta pengadilan Internasional untuk memakai bukti dari mereka juga dalam penyelidikan. (*/Faruk)

Rossi Bicara tentang Potensi Ancaman Ducati

Valentino Rossi (Foto Ist)

Valentino Rossi (Foto Ist)

JAKARTA – Di tes pramusim di Sepang, Malaysia Ducati memperlihatkan performa yang menjanjikan. Pebalap Yamaha Valentino Rossi menilai potensi ancaman Ducati baru bisa dinilai usai motor barunya dirilis.
Pabrikan Italia itu menjalani awal positif di musim 2015 setelah tampil menjanjikan dalam ujicoba pramusim yang digelar di Sepang, Malaysia awal bulan ini.

Pada tes tersebut, Andrea Dovizioso dan Andra Iannone sempat mencatatkan waktu putaran yang cepat di tes awal. Iannone bahkan pernah mengemas waktu terbaik ketiga satu tempat di atas Rossi saat menggeber Desmosedici 14.3.

Motor baru Ducati Desmosedici 15 baru akan turun ke lintasan pada 23 Februari di Sepang. Rossi mengira Ducati akan lebih kompetitif lagi pada musim ini. “Aku pikir mereka cukup bagus dan tergantung pada motor barunya apabila mereka akan membuat sebuah langkah,” ucap Rossi yang dilansir MCN.

“Jika motor barunya bagus maka mereka bisa bersaing dengan kami. Mereka cepat dan juga memiliki keuntungan dengan ban ekstra lunak dan mungkin itu akan bagus ketika Ducati lambat tapi sekarang aku tak tahu mengapa bisa begitu,” tukas Rossi. (dtc/don)

Soal Ekonomi, Dasep Ahmadi: Saya Lihat Pemerintah Kurang Aktif

Mobil Listrik (Foto Ist)

Mobil Listrik (Foto Ist)

JAKARTA -Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin menyaksikan kerjasama pengembangan mobil nasional antara perusahaan asal Indonesia PT Adiperkasa Citra Lestari dan perusahaan asal Malaysia, Proton Holdings Berhad.

Jokowi juga diminta memperhatikan pengembangan proses mobil listrik nasional yang sudah lama dikembangkan tapi tidak dapat dukungan pemerintah.

Pasalnya, masa depan dunia otomotif diprediksi menggunakan tenaga listrik daripada bahan bakar minyak (BBM). Insinyur-insinyut Indonesia juga sudah lama mengembangkan mobil listrik daripada negara-negara Asia Tenggara.

“Kita sudah kembangkan mobil listrik, sekarang masuk ke tahap sertifikasi. Kalau dikembangkan pasarnya ada. Kalau mobil nasional pasti akan bersaing keras dengan industri otomotif yang sudah eksis,” kata pencipta mobil listrik dalam negeri, Dasep Ahmadi kepada detikFinance, Sabtu (7/2/2015).

Lanjut Dasep, Indonesia bisa menjadi pionir dalam memproduksi mobil listrik di kawasan ASEAN jika ada pengembangan yang serius. Apalagi Indonesia memiliki pasar yang besar.

Meski para insinyur RI telah mampu mengembangkan berbagai purwarupa atau prototype mobil listrik nasional, perhatian pemerintah masih minim. Padahal mobil listrik akan menjadi solusi kendaraan masa depan yang irit dan ramah lingkungan.

“Saya lihat pemerintah kurang aktif. Harusnya pemerintah jemput bola,” jelasnya.

Meskipun Indonesia memiliki keunggulan di bidang engineering mobil daripada Malaysia. Cuma Malaysia lebih unggul dari sisi regulasi. Artinya pemerintah Malaysia sangat mendukung industri lokal di dalam mengembangkan dan memproduksi mobil nasional.

“Seharusnya Pak Jokowi berdayakan pengusaha lokal. Kita akui Malaysia pintar bagaimana berdayakan pengusaha lokal dan bagaimana negosiasi dengan perusahaan prinsipal luar,” sebutnya. (Detikfinance.com/Amas)

Bola Voli Sulut Ketambahan Pelatih Bersertifikat Level One

Pertandingan bola voli, ilustrasi

Pertandingan bola voli, ilustrasi

MANADO – Setelah sekian lama hanya memiliki seorang pelatih bola voli sertifikat international atau level one atas nama Estefanus Palili, kini Pengurus Propinsi (Pengprop) PBVSI Sulut ketambahan seorang pelatih muda international atas nama Eka PTF Mokoginta.

Pelatih muda usia mengawali kursus kepelatihan great C Nasional dalam program pelatihan pelatih dan wasit bola voli nasional di Manado. Kemudian berlanjut ke great B di Sentul bersama-sama Tengku Langi, Johanis Rengkung, Lasarus Elungan, Richard Pontoh dan Ketut.

Mendapat rekomendasi dari PP PBVSI karena meraih peringkat kelima di pelatihan great B, Eka Mokoginta langsung mengikuti pelatihan pelatih bola voli international level one di Sentul Bogor bersama-sama utusan dari Indonesia, Malaysia, Maldives, Papua Nugini dan Singapura.

Pada kegiatan pelatihan FIVB level one di Sentul Bogor, 15-26 Oktober 2014, Eka Mokoginta berhasil lulus dengan peringkat ketiga dari 22 peserta. ”Ranking pertama dari Jawa Barat dengan nilai 110 diikuti Malaysia, 108 dan saya sendiri dari Sulut mendapatkan nilai 107,” ujar Eka, yang kini mulai mengabdikan diri sebagai pelatih pelajar di Kabupaten Sitaro. (Don/Amas)

iklan1