Tag: mangindaan

Kapolres Arya Perdana Pimpin Langsung Pasukan Pengamanan HUT GMIM Bersinode ke-83

Kapolres Minsel saat turun ke lapangan (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Polres Minahasa Selatan melibatkan 200 personil organiknya dalam kegiatan pengamanan hajatan akbar Hari Ulang Tahun Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ke-83 yang dirayakan hari ini, Sabtu (30/9).

Puncak perayaan HUT GMIM bersinode ke-83 pada tahun ini dipusatkan di Lapangan E.E. Mangindaan Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan yang dihadiri oleh ribuan warga jemaat se-Sinode GMIM.

Kegiatan pengamanannya sendiri dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, melibatkan gabungan perkuatan dari personil Polri, TNI, Dishub, Sat Pol PP serta unsur Pam Swakarsa. Ditemui disela-sela kegiatan pengamanan, Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, mengungkapkan bahwa pelibatan kekuatan dalam skala besar ini sangat penting dilakukan untuk menekan faktor-faktor tendensi dan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas.

“Intinya kita berupaya untuk menjaga, mengawal dan mengamankan hajatan akbar ini supaya dapat berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Gubernur Sulawesi Utara Drs. Olly Dondokambey, SE, juga hadir dalam ibadah agung Hut GMIM ini, Ketua Sinode GMIM Pdt. H.W. Sumakul, serta segenap unsur pimpinan jajaran Forkopimda Propinsi maupun Kabupaten Minsel. (friska)

Kunker Wakil Ketua MPR RI, Serap Aspirasi Masyarakat Minsel

E.E Mangindaan (Foto Suluttoday.com)

AMURANG, Suluttoday.com – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Letjen TNI (PURN) E.E Mangindaan, S.IP mengadakan kunjungan kerja anggota DPR RI Di Daerah pemilihan Sulawesi Utara, Selasa (25/07/17). Pelaksanaan Kunjungan kerja (Kunker) itu sendiri di laksanakan soreh tadi di Hello kafe 88 Kelurahan Pondang kecamatan Amurang Timur kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), yang juga merupakan kampung halaman dari Wakil Ketua MPR RI, E.E Mangindaan.

“Ini dalam rangka kunjungan kerja ke daerah – daerah pemilihan di Sulawesi Utara, guna mencari serta menampung aspirasi masyarakat Sulut untuk kemudian dibahas di MPR – RI,” ujar Mangindaan.

Ketika dimintai tanggapan oleh media ini mengenai Pemkab Minsel, dikatakan Mangindaan. Yang saya lihat sudah cukup banyak kemajuan di Kabupaten Minsel,tapi ada sesuatu yang saya lihat harus di pacu lagi jangan sampai ketinggalan dengan daerah lain.

”Perlu ada perbandingan dengan daerah lain sebanyak mungkin, biar kita membangun tepat tidak asal bangun. Banyak contoh – contoh pembangunan di daerah lain untuk menjadi acuan dan bisa di kembangkan di Minsel,” terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, keluarga besar Mangindaan serta para karabat dan lapisan warga masyarakat kelurahan Pondang Amurang.(Friska,)

Pimpin Sosialisasi Empat Pilar di Manado, EE Mangindaan Tegaskan Lawan Radikalisme

EE Mangindaan bersama tim saat foto bersama Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANAD – Pemahaman dan kesadaran tentang wawasan kebangsaan atau kecintaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika kini sudah mulai mengalami kemerosotan implementasinya. Hal itu ditandai dengan mulai mewabahnya gerakan-gerakan radikal yang mengancam stabilitas keamanan Negara Indonesia.

Untuk menumbuh-kembangkan atau setidaknya ‘mengingatkan’ kembali tentang pentingnya hal tersebut, maka Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) yang terdiri dari utusan DPR RI dan DPD RI menggelar sosialisasi di Kota Manado, Kamis (8/6/2017) bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut. Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI itu dilaksanakan di Aula Serbaguna kantor Walikota Manado.

Menurut E.E Mangindaan, selaku ketua tim sosialisasi yang juga Wakil Ketua MPR RI menyampaikan bahwa pentingnya pemahaman nasionalisme, kecintaan terhadap Pancasila menjaga keutuhan NKRI diaktualisasikan, tidak sekedar diketahui dalam tataran pemahaman semata. Mangindaan yang juga mantan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) itu mengingatkan warga Sulut agar berbangga dengan sejarah Negara ini yang didalamnya terlibat orang-orang hebat asal Minahasa.

‘’Secara nyata kesadaran anak bangsa tentang pentingnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan sudah mulai merosot. Ini disebabkan begitu terbukanya persaingan global serta berbagai tantangan yang muncul sehingga membawa generasi kita pada pemikiran-pemikiran yang tidak lagi relevan, terutama dengan masuknya paham radikalisme, separatisme, baik berupa gerakan maker, isu-isu hoax, doktrinasi paham yang anti Pancasila dan seterusnya. Nah, kita wajib mengcounter itu dengan meletakkan kesadaran konstruktif untuk kemajuan dan cita-cita Indonesia tercinta,’’ ujar Mangindaan yang juga menyampaikan peran generasi-generasi terdahulu dari orang Minahasa begitu luar biasa atas kemerdekaan bangsa Indonesia ini.

Mangindaan didampingi anggota DPR RI lainnya, diantaranya; Prof. Bahtiar Ali, Bakar Hasibuan, Marhani Victor Pua. Sementara itu, Bahtiar Ali memberikan sorotan pada eksistensi kaum muda yang mulai kehilangan semangatnya untuk bersama membangun Indonesia, kaum muda, kata Ali lebih cenderung menghabiskan waktu dengan bermain dimedia social (Medsos) dan mengabaikan tanggungjawab sosialnya.

‘’Memang tidak seharusnya kita terlampau serius merisaukan kondisi bangsa ini, tapi bagaimana kemudian kesadaran dan kecintaan kita terhadap NKRI diwujudkan dalam tindakan nyata berupa melahirkan partisipasi, berkontribusi dalam pembangunan. Mari kita lihat, peran generasi muda kita saat ini masih belum nampak, pasalnya mereka lebih banyak menghabiskan waktunya dengan hal-hal yang kurang bermanfaat, cenderung meluangkan waktu di media sosial ketimbang meningkatkan kualitas diri, etos kerja, dan bekerja untuk membangun Indonesia tercinta. Ayo kita jauhkan mereka daripada gerakan-gerakan radikal,’’ papar Bahtiar Ali. (Amas)

Mangindaan: Selamat Ulang Tahun Pak Vicky Lumentut

EE Mangindaan dan GS Vicky Lumentut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Bertempat di Aula Serbaguna kantor Walikota Manado, Kamis (8/6/2017) melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dilaksanakan sebagai hasil kerja sama dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dengan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Manado (Kesbangpol Manado), dihadiri para pimpinan Ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga Lurah.

Evert Erenst Mangindaan atau yang akrab disapa EE Mangindaan, Wakil Ketua MPR RI mengawali sambutannya dengan menyampaikan selamat Ulang Tahun kepada DR GS Vicky Lumentut yang merupakan Wali Kota Manado. Selain itu, Mangindaan mengharapkan agar kegiatan sosialisasi empat pilar yang dilaksanakan itu memberi pemahaman dan membentengi rakyat dari pemikiran anti nasionalisme maupun anti pancasila.

”Selamat Ulang Tahun kepada Pak Vicky Lumentut, Wali Kota Manado. Semoga diberikan kekuatan dari Tuhan untuk bekerja bagi warga Kota Manado. Saya berharap setidaknya sosialisasi ini membawa manfaat bagi kita semua, karena setahu saya yang hadir ini adalah titik-titik penting didalam kehidupan kita bermasyarakat, sosialisasi yang diselenggarakan harus menjadi kekuatan dalam melawan paham atau gerakan anti pancasila dan anti nasionalisme,” kata Mangindaan yang juga mantan Menteri Perhubungan RI ini.

Berlangsungnya sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula kantor Walikota Manado (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, pada sambutan penutupan acara, Wali Kota Manado memberi penghormatan kepada Mangindaan selaku seniornya dipolitik, serta seluruh tim sosialisasi empat pilar MPR RI yang berkenan hadir memberikan pembekalan sekaligus pemahaman yang paripurna tentang wawasan kebangsaan kepada warga Kota Manado.

”Saya dan jajaran pemerintah Kota Manado menyampaikan terima kasih atas sosialisasi ini, terutama kepada senior saya Pak EE Mangindaan yang meluangkan waktu untuk hadir memberikan materi dan menyampaikan informasi yang luar biasa pada kami. Apa yang disampaikan empat narasumber tadi, menambah pemahaman kepada saya, serta kita semua, memang di Kota Manado sendiri belum lama ini kita sudah mendeklarasikan atau melakukan Ikrar melawan tindakan radikal, makar dan pemahaman yang sifatnya anti pancasila. Kegiatan itu dimotori para rohaniawan dan juga para aktivis Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kota Manado,” kata Wali yang akrab disapa GSVL tersebut. (Amas)

Akui Kemenangan GSVL-MOR, Ini Pernyataan Harley Mangindaan

Harley Mangindaan ketika berjabat tangan dengan MOR dan pendukung GSVL-MOR (Foto Suluttoday.com)

Harley Mangindaan ketika berjabat tangan dengan MOR dan pendukung GSVL-MOR (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Setelah mendengarkan hasil pleno KPU Manado yang memenangkan GS Vikcy Lumentut-Mor Dominus Bastiaan, selaku pasangan calon Wali Kota Manado terpilih, Harley Mangindaan-Jemmy Asiku belum mau menerima keputusan tersebut, dan akhirnya menggugat ke MK. Selasa (22/3/2016) setelah mendengarkan pembacaan putusan MK, Harley baru kemudian menyampaikan selamat serta mengakui kemenangan GSVL-MOR sapaan akrab pasangan calon Nomor Urut 3 ini.

Harley saat diwawancarai wartawan di kantor MK usai mengikuti sidang MK, mengatakan bahwa dirinya mengakui GSVL-MOR telah menang dalam Pilkada Manado. Tak sungkan-sungkan Harley juga mengajak pendukungnya agar mendukung kepemimpinan GSVL-MOR selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado.

”Saya ucapkan banyak selamat kepada Bapak GS Vicky Lumentut dan Pak Mor Bastiaan, selaku Wali Kota serta Wakil Wali Kota Manado terpilih. Mari kita sama-sama membangun Kota Manado, saya juga mengajak pendukung agar bersama memberikan dukungan atas program yang dijalankan GSV-MOR, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado berikutnya,” ucap Mangindaan. (Amas)

iklan1