Tag: mangindaan

Akrab, PAHAM Dapat Hadiah dari Senator Djafar Alkatiri

JPAR-Ai bersama Senator Djafar (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Komunikasi dan merawat kebersamaan terus ditunjukkan pasangan calon (Paslon) Wali Kota Manado, Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) dan Dr. Harley A.B. Mangindaan (HABM). Kamis (17/8/2020), PAHAM begitu Paula-Harley Mangindaan akrab disapa pendukung mengunjungi kediaman pribadi Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Ir. H. Djafar Alkatiri, M.M.,M.PdI.

Calon Wali Kota Manado, JPAR yang diusung Partai NasDem, PSI dan Partai Perindo itu selain didampingi calon Wakil Wali Kota Manado, Bang Ai Mangindaan begitu HABM selalu disapa juga dikawal sejumlah pendukungnya. JPAR saat diwawancarai menyampaikan niatnya untuk mendatangi Senator Djafar. JPAR menyebut sosok Djafar sebagai potret politisi yang berpengalaman perlu diminta arahan untuk membangun Kota Manado.

”Tentu niat dan maksud kami hadir mengunjungi Pak Haji Djafar Alkatiri adalah sebagai wujud penghargaan bahwa beliau senior di bidang politik. Kita warga Manado patut berbangga punya politisi yang mumpuni, berpengalaman dan itu sebabnya kami hadir meminta arahan, masukan dan dengan rendah hati mendengar saran, masukan dari beliau. Semoga Pak Haji Djafar sehat, bersama keluarga, kemudian selalu memberi kontribusi untuk Kota Manado. Beliau ini termasuk Senator kebanggaan kita semua warga Manado,” ujar Prof. JPAR.

PAHAM saat berada di rumah Senator Djafar Alkatiri (Foto Istimewa)

Di tempat terpisah, Senator Asal Sulawesi Utara (Sulut) saat ditanya Suluttoday.com, Kamis (17/9/2020) mengatakan bahwa PAHAM bersilaturahmi dan yang dilakukan merupakan bagian dari interaksi sosial yang menguatkan relasi persaudaraan antara sesama anak bangsa. Senator Djafar memberi ”hadiah” berupa menitipkan sejumlah program penting untuk masyarakat Kota Manado, termasuk di dalamnya menjaga kerukunan dan mengedepankan kesejahteraan masyarakat Manado.

”Silaturahmi yang dilakukan Ibu JPAR dan Bung Harley Mangindaan, siang tadi. Biasa dan sebagai tuan rumah yang dikunjungi kami menerima dengan baik. Kami juga bicara tentang pembangunan Kota Manado. Disampaikan juga untuk memelihara harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat. Dan memperkuat kepentingan masyarakat ditengah akses pembangunan. Hal-hal strategis saya titipkan kepada mereka untuk diperjuangkan tentunya,” kata Senator vokal ini.

(*/Am)

Tertib, Ribuan Pendukung Antar Paula-Harley Mendaftar di KPU Manado

PAHAM saat menyerahkan berkas kepada Ketua KPU Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah melakukan deklarasi di D’Corlano Kelurahan Malalayang Satu Barat Kecamatan Malalayang Kota Manado, Sabtu (5/9/2020), Prof. Julyeta Paula Amelia Runtuwene – Dr. Harley A.B. Mangindaan, calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado langsung menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Jl. Lumimuut No.5, Tikala Kumaraka, Kecamatan Wenang, Kota Manado.

PAHAM begitu Paula-Harley akrab disapa diantar ribuan massa pendukung. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Menariknya, Ketua DPD NasDem Kota Manado,Dr. GS Vicky Lumentut, Ketua PSI Kota Manado, Stevy Mait, Ketua DPD Perindo Manado, Regina Dini Kaparang mendampingi PAHAM dari Lapangan Sparta Tikala berjalan menuju Kantor KPU Kota Manado.

Ribuan massa dengan yel-yel PAHAM menang, ‘torang paham’, dan berbagai teriakan sebagai wujud dukungan penuh terhadap PAHAM mengemuka. Paula-Harley mendukung diantar tarian adat Minahasa, Kabasaran. Pendukung yang penuh semangat membuat pihak KPU Manado meminta PAHAM untuk membubarkan massa pendukung yang begitu banyak. Harley, langsung mengambil kesempatan menyampaikan himbauan dan mengajak pendukungnya untuk menjauh dari wilayah Kantor KPU Kota Manado.

GS Vicky Lumentut ketika mendampingi PAHAM di kantor KPU Manado (Foto Suluttoday.com)

”Terima kasih seluruh rekan-rekan pendukung atas semangatnya yang luar biasa. Kalian penuh semangat mengantar kami, bahkan sampai saat ini masih bersemangat memberi dukungan. Atas kelancaran bersama, maka perlu para relawan dan pendukung mengikuti prosedur yang ditetapkan KPU. Tolong membubarkan diri dulu, supaya kami bisa mendaftar dengan baik. Itu aturannya, karena suasana COVID-19, kita wajib patuhi aturan,” ujar Harley Mangindaan.

Untuk diketahui, paslon PAHAM diterima langsung Ketua KPU Kota Manado, Jusuf Wowor bersama Komisioner KPU Manado lainnya. Hadir pula Ketua Bawaslu Kota Manado Marwan Kawinda, pimpinan Bawaslu Manado Taufik Bilfaqih, dan pimpinan Bawaslu Manado Heard Runtuwene.

Ketua Laskar JPAR, Calvin Castro saat mengantar PAHAM (Foto Suluttoday.com)

Sejumlah relawan seperti Garuda One, GODAS, Laskar JPAR, REMA, Sahabat Milenial, Serdadu, Qta PAHAM, Dikau voor PAHAM, Muda PAHAM, SIAAP Bersama, Militan GSVL for PAHAM, Militan Cerdas, Sahabat Malalayang Bersatu, Sahabat JPAR, Merpati Putih JPAR, Komunitas Kopiah Karanji, dan sejumlah relawan lainnya.

(*/Bung Amas)

Kapolres Arya Perdana Pimpin Langsung Pasukan Pengamanan HUT GMIM Bersinode ke-83

Kapolres Minsel saat turun ke lapangan (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Polres Minahasa Selatan melibatkan 200 personil organiknya dalam kegiatan pengamanan hajatan akbar Hari Ulang Tahun Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ke-83 yang dirayakan hari ini, Sabtu (30/9).

Puncak perayaan HUT GMIM bersinode ke-83 pada tahun ini dipusatkan di Lapangan E.E. Mangindaan Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan yang dihadiri oleh ribuan warga jemaat se-Sinode GMIM.

Kegiatan pengamanannya sendiri dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, melibatkan gabungan perkuatan dari personil Polri, TNI, Dishub, Sat Pol PP serta unsur Pam Swakarsa. Ditemui disela-sela kegiatan pengamanan, Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, mengungkapkan bahwa pelibatan kekuatan dalam skala besar ini sangat penting dilakukan untuk menekan faktor-faktor tendensi dan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas.

“Intinya kita berupaya untuk menjaga, mengawal dan mengamankan hajatan akbar ini supaya dapat berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Gubernur Sulawesi Utara Drs. Olly Dondokambey, SE, juga hadir dalam ibadah agung Hut GMIM ini, Ketua Sinode GMIM Pdt. H.W. Sumakul, serta segenap unsur pimpinan jajaran Forkopimda Propinsi maupun Kabupaten Minsel. (friska)

Kunker Wakil Ketua MPR RI, Serap Aspirasi Masyarakat Minsel

E.E Mangindaan (Foto Suluttoday.com)

AMURANG, Suluttoday.com – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Letjen TNI (PURN) E.E Mangindaan, S.IP mengadakan kunjungan kerja anggota DPR RI Di Daerah pemilihan Sulawesi Utara, Selasa (25/07/17). Pelaksanaan Kunjungan kerja (Kunker) itu sendiri di laksanakan soreh tadi di Hello kafe 88 Kelurahan Pondang kecamatan Amurang Timur kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), yang juga merupakan kampung halaman dari Wakil Ketua MPR RI, E.E Mangindaan.

“Ini dalam rangka kunjungan kerja ke daerah – daerah pemilihan di Sulawesi Utara, guna mencari serta menampung aspirasi masyarakat Sulut untuk kemudian dibahas di MPR – RI,” ujar Mangindaan.

Ketika dimintai tanggapan oleh media ini mengenai Pemkab Minsel, dikatakan Mangindaan. Yang saya lihat sudah cukup banyak kemajuan di Kabupaten Minsel,tapi ada sesuatu yang saya lihat harus di pacu lagi jangan sampai ketinggalan dengan daerah lain.

”Perlu ada perbandingan dengan daerah lain sebanyak mungkin, biar kita membangun tepat tidak asal bangun. Banyak contoh – contoh pembangunan di daerah lain untuk menjadi acuan dan bisa di kembangkan di Minsel,” terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, keluarga besar Mangindaan serta para karabat dan lapisan warga masyarakat kelurahan Pondang Amurang.(Friska,)

Pimpin Sosialisasi Empat Pilar di Manado, EE Mangindaan Tegaskan Lawan Radikalisme

EE Mangindaan bersama tim saat foto bersama Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANAD – Pemahaman dan kesadaran tentang wawasan kebangsaan atau kecintaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika kini sudah mulai mengalami kemerosotan implementasinya. Hal itu ditandai dengan mulai mewabahnya gerakan-gerakan radikal yang mengancam stabilitas keamanan Negara Indonesia.

Untuk menumbuh-kembangkan atau setidaknya ‘mengingatkan’ kembali tentang pentingnya hal tersebut, maka Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) yang terdiri dari utusan DPR RI dan DPD RI menggelar sosialisasi di Kota Manado, Kamis (8/6/2017) bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut. Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI itu dilaksanakan di Aula Serbaguna kantor Walikota Manado.

Menurut E.E Mangindaan, selaku ketua tim sosialisasi yang juga Wakil Ketua MPR RI menyampaikan bahwa pentingnya pemahaman nasionalisme, kecintaan terhadap Pancasila menjaga keutuhan NKRI diaktualisasikan, tidak sekedar diketahui dalam tataran pemahaman semata. Mangindaan yang juga mantan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) itu mengingatkan warga Sulut agar berbangga dengan sejarah Negara ini yang didalamnya terlibat orang-orang hebat asal Minahasa.

‘’Secara nyata kesadaran anak bangsa tentang pentingnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan sudah mulai merosot. Ini disebabkan begitu terbukanya persaingan global serta berbagai tantangan yang muncul sehingga membawa generasi kita pada pemikiran-pemikiran yang tidak lagi relevan, terutama dengan masuknya paham radikalisme, separatisme, baik berupa gerakan maker, isu-isu hoax, doktrinasi paham yang anti Pancasila dan seterusnya. Nah, kita wajib mengcounter itu dengan meletakkan kesadaran konstruktif untuk kemajuan dan cita-cita Indonesia tercinta,’’ ujar Mangindaan yang juga menyampaikan peran generasi-generasi terdahulu dari orang Minahasa begitu luar biasa atas kemerdekaan bangsa Indonesia ini.

Mangindaan didampingi anggota DPR RI lainnya, diantaranya; Prof. Bahtiar Ali, Bakar Hasibuan, Marhani Victor Pua. Sementara itu, Bahtiar Ali memberikan sorotan pada eksistensi kaum muda yang mulai kehilangan semangatnya untuk bersama membangun Indonesia, kaum muda, kata Ali lebih cenderung menghabiskan waktu dengan bermain dimedia social (Medsos) dan mengabaikan tanggungjawab sosialnya.

‘’Memang tidak seharusnya kita terlampau serius merisaukan kondisi bangsa ini, tapi bagaimana kemudian kesadaran dan kecintaan kita terhadap NKRI diwujudkan dalam tindakan nyata berupa melahirkan partisipasi, berkontribusi dalam pembangunan. Mari kita lihat, peran generasi muda kita saat ini masih belum nampak, pasalnya mereka lebih banyak menghabiskan waktunya dengan hal-hal yang kurang bermanfaat, cenderung meluangkan waktu di media sosial ketimbang meningkatkan kualitas diri, etos kerja, dan bekerja untuk membangun Indonesia tercinta. Ayo kita jauhkan mereka daripada gerakan-gerakan radikal,’’ papar Bahtiar Ali. (Amas)

iklan1