Tag: mapanget

MOR BASTIAAN Salurkan Bantuan, Ini Komentar Warga

Mor ketika menyerahkan bantuan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tueun menemui masyarakat dan menggunakan dana pribadi, Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan, Senin (10/8/2020) mengunjungi warga di Kayuwatu Kairagi Dua, Kecamatan Mapanget Kota Manado. Didampingi istri tercinta Imelda Bastiaan Markus, Mor menyerahkan secara langsung bantuan sembako dan membagi-bagikan masker serta handsanitizer kepada warga lingkungan 2 dan 3.

Betapa luar biasa akrab bercampur haru, warga menantikan kehadiran Mor, calon Wali Kota Manado ini. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya warga yang hadir namun tetap mengikuti protokol pemerintah. Menariknya, tak hanya peduli Mor juga sosok yang low profile dan merakyat. Terbukti, di sela-sela berkunjung di rumah warga tersebut Mor menyempatkan diri untuk bermain layang-layang (falinggir) dengan warga setempat.

Hal tersebut melahirkan komentar dari warga yang melihat pemandangan tersebut. ”Pak Mor sangat bersahaja dan rendah hati skali. Semoga Pak Mor deng ibu diberkati Tuhan,” kata Lonny Damar salah satu warga.

Bermain layang-layang, Mor akrab dengan masyarakat (Foto Istimewa).jpg

Hal senada juga disampaikan Opa Samuel Salindeho yang menyebutkan bahwa sosok Mor sebagai potret pemimpin yang peduli pada masyarakat dan rela berkorban. Salindeho menyampaikan terima kasih kepada Mor yang juga kader Partai Demokrat Sulawesi Utara itu atas kunjungan serta bantuan yang diberikan.

”Makase Pak Mor boleh mo turun langsung kong bakudapa deng torang di sini,” ujar Opa Salindeho.

(*/Bung Amas)

LUCKY DATAU: Opini WTP Jadi Pemicu Bekerja, Bukan Luapan Euforia

Lucky Datau, anggota DPRD Kota Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Menanggapi penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang dilakukan Badan Perwakilan Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI), Senin (11/5/2020), anggota DPRD Kota Manado, Lucky Datau memberikan pandangannya. Menurut Lucky opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih pemerintah Kota Manado janganlah dijadikan luapan euforia sesaat.

“Opini WTP bukan sekedar penghargaan yang membuat Pemkot Manado tereuforia sesaat. Bangga berlebihan lalu melupakan hal-hal mendasar lainnya soal pelayanan publik yang prima. Bagi saya, WTP harusnya menjadi pemicu untuk saudara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado lebih menggenjot lagi bawahannya agar bekerja profesional. Bekerja benar dan menjalankan prioritas pembangunan,” ujar Lucky, Senin (11/5/2020).

Anggota Komisi 3 DPRD Kota Manado itu mengomentari sejumlah pekerjaan rumah pemerintah Kota Manado yang diharapkannya, selepas menerima opini WTP agenda pembangunan tersebut perlu diperhatikan. Lucky mengatakan pemerintah juga diingatkan agar arif dan proporsional dalam mengejar manfaat pembangunan.

“Dari dimensi pembangunan yang lain, seperti infrastruktur juga sangat penting diperhatikan. Berkaitan prestasi WTP ini saya menyampaikan banyak selamat atas kerja keras Pak Wali Kota GS Vicky Lumentut, Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan dan tim Organisasi Perangkat Daerah. Selebihnya, jangan buang energi hanya untuk itu. Masyarakat Manado memerlukan kerja nyata dalam pelayanan. Faktor transparansi pembangunan tanpa korupsi dan pungli juga kita harapkan muncul berbarengan, setelah WTP diterima,” kata Lucky, kader PAN Kota Manado itu.

Lucky saat diwawancarai wartawan (Foto Suluttoday.com)

Lebih lanjut ditambahkan legislator Dapil Wenang-Wanea ini memaparkan soal praktek standar ganda yang harus diperbaiki pemerintah Kota Manado. Terutama dalam hal pelaksanaan proyek agar pihak eksekutif merespon proteksi dan saran-saran yang dipaparkan para wakil rakyat. Politisi yang tegas itu meminta agar spirit dari WTP dapat berefek secara luas dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Jujur saja relatif banyak yang masih kita temukan di lapangan kejanggalan, seperti misteri dalam pembangunan proyek misalkan. Terdapat kesenjangan antara apa yang direncanakan dan implementasinya. Semoga dampak positif WTP ini mengilhami dan memotivasi para eksekutif meningkatkan kerjanya melayani masyarakat. WTP bukan pemanis, dekorasi maupun bahan gaya-gayaan pemerintah, melainkan sebagai alat menggenjot semangat pemerintah agar benar-benar melayani masyarakat secara universal,” ucap Lucky di Rumah Makan Pondok Shafa, Mapanget Kota Manado.

(*/Bung Amas)

Mapanget Tuan Rumah MTQ Tingkat Kota Manado Tahun 2020

Suasana rapat panitia (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Manado di tahun 2020 akan berlangsung sukses. Kali ini Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Mapanget Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang menjadi Tuan Rumah pada MTQ ke-XXVII. Menurut H. Ir. Sultan Ginanjar, selaku Ketua Panitia Pelaksana bahwa pihaknya melaksanakan rapat secara berkala di tiap Minggu, guna memantapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

”Rapat kita lakukan rutin. Jadwalnya tiap Minggu, dimana rapat sebelumnya juga dihadiri Ketua LPTQ Kota Manado, Pak H. Amir Liputo, SH. Tentu dalam rapat-rapat evaluasi ini dimaksudkan agar pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Manado berjalan lancar dan sukses. Kegiatan MTQ dimulai tanggal 26-29 Maret 2020, do’akan semoga semua persiapan yang kita lakukan dimudahkan,” ujar Sultan dalam rapat evaluasi panitia yang juga dihadiri Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mapanget, H. Yusnan Yoyatan, SH.i.,MH.i, Senin (17/2/2020).

Rapat yang dilaksanakan di kantor KUA Singkil itu dihadiri para panitia, sebagaimana juga dipaparkan Amalia Nur Amalia terkait kerja melakukan sosialisasi pelaksanaan kegiatan, menyampaikan informasi kepada para peserta lomba dan sejumlah kesiapan lainnya. Selain itu, selaku Ketua Panitia Pelaksana, Sultan mengajak semua elemen umat Islam Kota Manado agar berpartisipasi dalam kegiatan akbar yang digelar itu. Dikatakannya pula beberapa jenis

Rapat yang berlangsung di kantor KUA Mapanget (Foto Suluttoday.com)

”Kesiapan panitia terus mengalami progres dari rapat ke rapat. Minggu depan kita rapat lagi, nah untuk kelancaran kegiatan kami terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pengurus LPTQ Kota Manado. Ada ragam kegiatan, yang diawali dengan pawai ta’ruf, pawai kendaraan, kemudian kegiatan lainnya. Sementara itu, cabang/golongan Musabaqah yang akan dilombakan adalah berupa cabang seni baca Al-qur’an, cabang qira’at Al-qur’an, cabang Hafalan Al-qur’an, cabang Tafsir Al’qur’an, cabang Fahm Al-qur’an, cabang Syarh Al-qur’an dan beberapa cabang lomba lainnya. Kami telah merancang rangkaian acaranya agar lebih sukses dan wah dari yang sebelum-sebelumnya. Mohon planning kita berjalan dengan baik,” kata Sultan menutup. (*/Am)

Tridharma Politeknik Negeri Manado Bantu Benahi Administrasi Publik Kelurahan

Tim Politeknik Manado saat memberikan pelatihan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Administrasi publik di tingkat kelurahan menjadi tolak ukur tersedianya data masyarakat  secara valid. Untuk itu, melalui program tridharma perguruan tinggi, maka mahasiswa Politeknik Negeri Manado melaksanakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat di Kelurahan Ranotana Weru Lingkungan X pekan lalu melatih pengurus pengelola administrasi publik di Kelurahan.

Seperti diketahui bahwa data-data publik yang ada seperti data Posyandu, data Karang Taruna dan data  data kegiatan PKK. Tujuan utama yang diharapkan adalah sumber daya manusia yang ditugaskan sebagai pengelola administrasi publik di Kelurahan dapat bekerja secara profesional dan terukur serta handal.

Terpantau media ini, tim Politeknik Negeri Manado melatih pengurus pengelola administrasi publik di Kelurahan Ranotana Weru Lingkungan  X dengan pengetahuan tentang basis data baik teori maupun praktikum.(cat)

Tabrakan Mikro Vs Sepeda Motor, Poli Akhirnya Meninggal

Korban meninggal dunia (Foto Suluttoday.com)

Korban meninggal dunia (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kecelakaan Lalu lintas (lakalantas) terjadi lagi di jalan AA Maramis tepatnya di depan Hotel Grand Kawanua Kecamatan Mapanget, mengakibatkan Christanus Poli menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Prof. Dr. Kandou Malalayang, Kamis (25/02/2016).

Almarhum sebelumnya berstatus anggota Polri yang bertugas di Brigade Mobile (Brimob) yang ada di Kelurahan paniki bawah, Kecamatan Mapanget. Pada hari Rabu (24/02/2016) kemarin, sekitar pukul 23.45 wita, terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Honda Tiger Nopol DB 6363 EX yang dikendarai oleh Cristianus Poli (24) kontra dengan kendaraan angkutan kota (mikro) Nopol DB 4962 AD yang dikemudikan oleh Rexi Yudhistira Lamende (20).

Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi dimana sebelumnya kejadian kendaraan sepeda motor Honda Tiger itu bergerak dari arah Bandara dan menuju ke arah paal dua kemudian melintas dijalan AA Maramis dan setelah didepan Hotel Grand Kawanua ada kendaraan mikro tersebut yang menuju ke arah Bandara kemudian berbalik arah kembali ke arah paal dua dan seketika itu juga langsung terjadi kecelakaan tersebut.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Christanus Poli mengalami luka lecet pada bagian kaki kiri, tangan kiri, dan mengalami benturan pada bagian dada sehingga tidak sadarkan diri. (M. Isnain)

iklan1