Tag: Marcellino Lomban

Pemerintah Pacu Pembentukan Kelembagaan Jamkrida

Kegiatan sosialisasi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Koperasi dan UMKM memacu terbentuknya kelembagaan jaminan kredit daerah (Jamkrida). Memandang pentingnya Jamkrida dalam mendukung program pemerintah Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan, Marcellino Lomban selaku Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Utara.

Lomban mengatakan bahwa Pemerintah Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw terus berupaya memberikan penguatan pendanaan yang memperlancar kegiatan ekonomi koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Lomban saat membuka kegiatan pembentukan kelembagaan Jamkrida di salah satu hotel di kawasan Bahu Manado Selasa (02/07/2019). Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh sejumlah narasumber antara lain adalah Heard Runtuwene, dijelaskan Lomban, diharapkan melalui pertemuan berkualitas menghasilkan output yang terbaik untuk masyarakat Sulawesi Utara yang semakin hebat. (Cat)

Bantuan tak Dilaporkan, Lomban Tegur Kabupaten/Kota

Kegiatan rakorda koperasi dan UKM (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Utara, Marcellino Lomban menegur instansi terkait di Kabupaten dan Kota terkait pelaporan bantuan yang telah diberikan. Hal ini ditegaskan Lomban saat memberikan sambutan serta arahan pada rapat koordinasi daerah terkait perencanaan pusat dan daerah di salah satu hotel di Kota Manado Jumat (01/03/2019).

Dijelaskan Lomban, pihaknya diminta oleh Kementerian Koperasi untuk melakukan evaluasi terhadap bantuan dari pemerintah pusat apakah benar-benar telah sampai ke tangan yang akan tepat atau tidak. Semua seperti diungkapkan Lomban, ada beberapa kabupaten dan kota yang telah menerima bantuan tapi hingga saat ini belum ada satu pun laporan yang resmi.

Lebih lanjut, Lomban mengatakan bahwa melalui kegiatan yang dihelat dimanfaatkan untuk mensinkronkan program baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang nantinya akan disinergikan dengan program pemerintah pusat.(cat)

TP PKK Sulut Kembangkan Industri Rumahan

Produk industri rumahan yang dapat menopang perekonomian (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Sulawesi Utara menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM Sulut melalui UPTD Balatkop melakukan pendidikan dan pelatihan mengembangkan Industri Rumahan. Ditegaskan Ketua TP PKK Sulawesi Utara, Ir Rita M Dondokambey Tamuntuan saat membuka kegiatan di Balatkop Senin (22/10/2018).

“Industri rumah tangga juga menghasilkan beragam produk dan potensial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, untuk itu kami sangat mengapresiasikan langkah Dinas Koperasi beserta jajarannya yang bersama TP PKK memprakarsai kegiatan kreatif, inovatif dan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Seperti diketahui dalam kegiatan pelatihan tersebut peserta akan dibekali keterampilan membuat produk berbasis bahan baku Tomat yang diharapkan dapat menjadi tonggak dan penopang ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut alumnus Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi yang didampingi Kepala Diskop dan UKM Sulut, Marcellino Lomban SSos MSi mengatakan kegiatan tersebut adalah kelanjutan dari kesepakatan dengan TP PKK guna memasyarakatkan kewirusahaan.(Cat)

Lomban Genjot Kewirusahaan

Kegiatan Sulut Fair 2018 (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Iven Pameran Pembangunan Sulut Fair 2018 berhasil dimanfaatkan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Daerah dan selanjutnya penekanan dilakukan instansi pemerintah tersebut melalui sejumlah pelatihan kewirausahaan. Hal tersebut disampaikan oleh Marcellino Lomban SSos MSi kepada media ini Selasa (16/10/2018).

“Hasil selama Sulut Fair dimana dipamerkan produk-produk unggul dari usaha mikro kecil dan menengah binaan Dinas Koperasi cukup memuaskan,” ujarnya.

Untuk itu, Lomban ingin meningkatkan kualitas dan merangsang bertumbuhnya usaha kewirausahaan hingga ke pelosok Sulawesi Utara.

“Dalam memacu kualitas serta bertambahnya kewirausahaan baru serta kualitas usaha mikro dan kecil yang ada, kami mengadakan pelatihan seperti di wilayah kepulauan dan perbatasan,” pungkas Lomban.(Cat)

iklan1