Tag: marsidi

Mengaku Disetubuhi Pacar Dua Kali, Ortu Gadis Asal Wori Polisikan DL

Korban saat melaporkan masalah ini ke Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

Ilustrasi, Korban saat melaporkan masalah ini ke Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pupus sudahlah harapan kedua orangtua untuk berharap anaknya akan menjadi generasi yang berguna bagi Bangsa dan Negara, pasalnya gadis belia itu sebut saja KM (14), warga Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara dan pacarnya DL (15) dalam posisi bugil saat dipergok dalam kamar oleh ayahnya, Selasa (23/8/2016).

Berdasarkan laporan yang dirangkum di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado. Peristiwa pencabulan itu terkuak dimana saat itu secara tidak sengaja ayah korban melintas didepan kamar anak perempuannya, namun saat melintas terdengar ada suara aneh didalamnya dan langsung membuka pintu kamar dan mendapati ada seorang pria yang sedang telanjang disamping putrinya itu.

Dari situlah pelajar SMP ini mulai diintrogasi oleh kedua orangtuanya, setelah didesak, ABG itu mengaku telah disetubuhi oleh pacarnya itu sebanyak dua kali, korban menceritakan, waktu pertama kali tubuhnya gahuli saat diajak oleh pacarnya itu dilahan pekuburan desa setempat pada bulan April 2016 kemarin, dan perawannya berhasil dijebol pelaku.

Berselang beberapa bulan kemudian, hubungan layaknya suami istri itu kembali dilakukan dirumah korban, untuk kali yang ketiga, keduanya belum sempat melakukan hubungan badan karena terlebih dahulu dipergoki ayah korban meski lelaki itu sudah tidak mengenakan pakaian lagi. Tidak terima dengan perbuatan pelaku yang telah menjadikan anaknya sebagai pemuas napsunya.

Orangtua korban melaporkan kasus ini ke Polresta Manado. Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Agus Marsidi, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan pelecehan seksuan terhadap anak dibawah umur tersebut.

“Pelaku akan ditahan dan diserahkan ke Unit PPA untuk proses sesuai Hukum dan Ketentuan yang berlaku,” terang Marsidi. (Ghopal)

Warga Poli Teknik, Gunakan Sajam Aniaya Tulung

Korban saat memberikan laporan kepada petugas SPKT Polresta Manado (Foto Ist)

Korban saat memberikan laporan kepada petugas SPKT Polresta Manado (Foto Ist)

MANADO – Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) yang dilakukan oleh Ica (20an) kepada Star K Tulung (24) warga Poli tekhnik tiga blok E No 3, tempat kejadiannya di depan gapura perum poli tekhnik indah, Selasa (19/04/2016). Korban (Star K Tulung) sangat keberatan dengan perbuatan pelaku yang telah menganiayanya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis besih putih dengan ukuran panjang 60 (enam puluh) cm, lebar 3 (tiga) cm, ujung lancip dan salah satu sisi tajam, sehingga korban melaporkan kejadian tersebut di Mapolresta Manado.

Di hadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) menjelaskan awal kejadian tersebut terjadi ketika korban sedang mengendarai motor yang berlawanan arah dengan pelaku hampir bertabrakan, kemudian pelaku memaki korban dan menyuruh korban turun dari motor, setelah itu pelaku menyerang korban dengan cara membabi buta menggunakan pisau tersebut, dan korban sempat melawan sehingga pisau tersebut dapat dirampas oleh korban dari tangan pelaku.

Dan setelah itu pelaku langsung melarikan diri, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka gores di tangan kiri dan kanan serta di kepala dan belakang. Saat dikonfirmasi kepada Kapolresta Manado Kombes Rio Permana melalui Kasubag Humas AKP Agus Marsidi, membenarkan adanya penganiayaan yang menggunakan senjata tajam (sajam) tersebut.

“Pelakunya sementara dalam pencarian oleh anggota Kepolisian karena pelaku sudah melakukan keonaran dimana-mana,” ujar Marsidi. (Ghopal Umasangaji)

Gawat, Saat Mengontrol Jalannya Lalu Lintas Polresta Manado Temukan Sajam

Ilustrasi polisi saat mengamankan Sajam (Foto Ist)

Ilustrasi polisi saat mengamankan Sajam (Foto Ist)

MANADO – Sat Lantas Polresta Manado saat melakukan pemeriksaan motor yang dikendarai oleh RH alias Rinto (37) warga Kecamatan mapanget, di seputaran Zero Point akhirnya terdapat senjata tajam (Sajam) yang ada di dalam bagasi motornya, Jumat (8/4/2016). Setelah selesai pemeriksaan RH dan barang buktinya langsung digiringkan ke Mapolresta Manado untuk memintai keterangan.

Dihadapan petugas kepolisian RH menyampaikan bahwa sajam yang ia sering dipakai untuk memberikan gagang lansa dikebun kemmarin, dan lupa mengeluarkan dari bagasi motor tersebut, sehingga pada waktu mengantarkan istrinya ke tempat kerja, saat dalam perjalanan terdapat pemeriksaan di Zero Point. Saat dikonfirmasi kepada Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana Mandagi melalui Kasubag Humas AKP Agus Marsidi membenarkan adanya kejadian tersebut.

”RH sementara masih dalam tahap pemeriksaan dan mengambil keterangan, walaupun RH tidak sengaja dan tidak mengetahui kalau sajam tersebut masih berada di dalam bagasi motor itu,” ungkap Marsidi. (Ghopal Umasangaji)

iklan1