Tag: Mashar Kinontoa

Ketua MUI Manado: Vicky Lumentut Sukses, Manado Jadi Barometer Kerukunan

Ketua MUI Manado, KH Mashar dan Wali Kota Manado GSVL (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Mewujudkan Kota Manado yang maju dan rukun bukanlah tugas mudah. Pemerintah diharapkan bekerja keras, serius serta perlu memberi teladan yang kuat kepada masyarakat. Harapan itu, terbukti telah dilakukan Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut. Dimana Manado ditangannya berkembang menjadi lebih maju.

Salah satu aspek yang menonjol, selain bantuan sosial dan santunan untuk kematian adalah membawa Manado menjadi Kota Paling Toleran di Indonesia. Ragam pengakuan pun bertadangan, itu bukan karya dadakan, melainkan buah kerja keras yang dilewati pemerintah Kota Manado dengan kerja sungguh-sungguh. Tak mau basa-basi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado, KH. Mashar Kinontoa, S.Ag menyampaikan apresiasinya.

Menurut Mashar dalam memimpin Kota Manado selama 2 periode Wali Kota GSVL, begitu Vicky Lumentut akrab disapa telah berhasil membangun sendi-sendi kerukunan. Bagaimana mengelola masyarakat Kota Manado yang majemuk, berbeda latar belakang agama, suku, pendapatan ekonomi, profesi dan sebagainya agar hidup rukun, damai, saling hormat menghormati seperti saat ini.

Wali Kota GSVL bersama tokoh umat Islam Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

”Patut diakui, bahwa selama 10 tahun memimpin Kota Manado, Wali Kota Dr. GS Vicky Lumentut dinilai sukses membangun kerukunan umat beragama, sehingga kota Manado menjadi barometer kerukunan di Indonesia,” kata Mashar saat menyampaikan ceramah.

(*/Amas)

Peringati Maulid Nabi, Wali Kota Manado Sampaikan Terima Kasih untuk Imam Masjid

Dr GS Vicky Lumentut, saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Rabu (11/11/2020), pemerintah Kota (Pemkot) Manado, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, bertempat di Aula Serbaguna Kantor Walikota, yang dihadiri Wali Kota, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH.,M.Si.,DEA.

Wali Kota dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para Imam se-Kota Manado yang boleh hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, yang dilaksanakan oleh Pemkot Manado pad hari ini.

Dimana peran yang sungguh luarbiasa dari para Imam Masjid yang bersama menjaga dan merawat kerukunan di Kota Manado sebagai Kota Rukun dan perlu kita jaga bersama lanjutkan merawat Kota Manado agar tetap rukun dan damai.

Wali Kota GSVL mengapresiasi para Imam (Foto Suluttoday.com)

“Terimakasih untuk Imam Masjid so jaga Manado Kota rukun dan mari terus torang lanjutkan jaga Kota Manado rukun dan damai ” ujar Wali Kota didampingi Asisten I Setda Kota Manado, Drs. Heri Saptono.

Selain itu, Ketua MUI Kota Manado, KH. Mashar Kinontoa, S. Ag. juga memberikan penghargaan kepada Wali Kota Manado akrab disapa GSVL ini, dimana selama 10 Tahun memimpin ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini telah banyak melakukan perubahan. Dirinya menilai bahwa Walikota mampu membangun kerukunan umat beragama, sehingga Kota Manado menjadi barometer kerukunan di Indonesia.

Para Imam Masjid saat mendengarkan sambutan Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

“Hari juju kita sampaikan dan apresiasi bahwa selama 10 Tahun memimpin Kota Manado, Wali Kota GS Vicky Lumentut dinilai sukses membangun kerukunan umat beragama, sehingga Kota Manado menjadi barometer kerukunan di Indonesia ” kata Ketua MUI Kota Manado.

(*/Amas)

Ketua MUI Manado: Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-Masing

KH. Mashar Kinontoa (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Di tenga penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) semua aktivitas sosial menjadi berubah drastis. Bahkan urusan peribadatan pun mengalami pergeseran yang begitu siginifikan. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado, KH. Mashar Kinontoa, saat diwawancarai wartawan, Senin (18/5/2020), terkait shalat Idul Fitri 1441 Hijriah, MUI Manado tak mengeluarkan jadwal shalat berjamaah, seperti biasanya.

”MUI Kota Manado menganjurkan umat Islam agar melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah masing-masing. Organisasi yang memiliki nama besar dan keanggotaan yang luas, seperti NU dan Muhammadiyah juga menganjurkan shalat Idul Fitri di rumah, karena kita berada di tengah wabah Covid-19,” ujar KH. Mashar.

Selain itu, MUI juga menganjurkan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) untuk tidak menjadwalkan shalat Idul Fitri di lapangan maupun di Masjid. Selebihnya, bagi masyarakat atau pengurus Masjid yang berinsiatif melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri berjamaah berarti para imam dan Badan Takmirul Masjid (BTM) yang menghubungi pengutbah.

”Untuk itu, MUI Manado mengajurkan kepada Ketua PHBI untuk tidak menjadwalkan pelaksanaan shalat Idul Fitri di Lapangan maupun di Masjid. Jika ada Masjid yang berinsiatif sendiri melaksanakan shalat Idul Fitri, berarti para Imam dan BTM yang menghubungi sendiri penghutbahnya,” ucap KH. Mashar.

(*/Bung Amas)

Halal Bi Halal Pemkot Manado, Bastiaan: Kerukunan di Manado Menjadi Hal Utama

Wakil Wali Kota Manado saat sambutan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bertempat di lapangan Sparta Tikala Manado, acara Halal bi Halal pemerintah Kota Manado dilaksanakan, Kamis (27/7/2017). Wakil Wali (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE melalui sambutan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bertekad untuk menjadikan Kota Manado sebagai rumah bersama.

”Kerukunan kita di Kota Manado menjadi hal yang utama, sehingga kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk ikut menjaga kehidupan yang rukun, aman dan nyaman. Kita tidak pernah membeda-bedakan suku, agama dan etnis, semua warga Kota Manado mendapat perlakuan yang sama, dalam menjalankan aktifitas di Kota Manado,” tandas Wawali Mor.

Lanjut dikatakan Wawali Mor, halal bi halal yang dilaksanakan Pemkot Manado memiliki makna untuk saling memaafkan satu dengan yang lain.

Melalui Halal bi halal ini, kita kembangkan budaya saling memaafkan untuk membangun kepribadian serta pergaulan dan kehidupan yang lebih harmonis, sebagai cerminan kerukunan warga masyarakat Kota Manado yang telah terbina selama ini,” kata Wawali Mor.

Lanjut Wawali meminta dukungan warga Kota Manado termasuk umat Muslim, untuk mensukseskan pelaksanaan iven pariwisata Manado Fiesta 2017. Dimana, kegiatan yang meliputi tujuh festival itu digelar tanggal 1-10 September 2017 mendatang.

”Saya mengajak kita semua, mari kita sukseskan Manado Fiesta 2017. Karena, kegiatan ini merupakan kegiatan terbesar yang dilaksanakan di Kota Manado. Ada tujuh festival yang akan kita laksanakan yakni Fish and Coral, Food, Fashion, Flying, Fun-music, Fair dan Faith,” tutur Wawali Mor tegas.

Sementara itu, selaku pemberi hikmah Halal bi Halal disampaikan anggota Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado KH Sofyan Lahilote SH.,MH mengingatkan hadirin terkait pentingnya merawat kerukunan dan keamanan di Kota Manado. Masyarakat, khususnya umat Islam Kota Manado diingatkan tidak terprovokasi dengan kejadian-kejadian Internasional yang memicu keretakan antara sesama masyarakat.

”Kita bersyukur di Kota Manado ini terjalin kerukunan antar umat beragama dengan baik, bandingkan dengan saudara-saudara kita umat Muslim di Siria, Irak dan tempat-tempat lainnya yang tidak dapat beribadah dengan baik. Pemimpin kota kita benar-benar adalah pemimpin yang cerdas, yang dapat mewujudkan Kota Manado menjadi kota yang cerdas,” ucap Lahilote.

Suasana Halal bi Halal Pemkot Manado (Foto Ist)

Menurutnya, makna Halal bi Halal yakni mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakatnya, antara umat Muslim dengan umat beragama lainnya. Sehingga, tercipta suasana yang aman dan rukun. Sementara itu,

Kemudian, pada laporan panitia sebagaimana yang disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Drs Heri Saptono MSi mengatakan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka perayaan Idul Fitri dan Halal bi halal 1438 Hijriyah tingkat Kota Manado. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs H Rum Dj Usulu dan jajaran Pemkot Manado, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Ny Imelda Bastiaan Markus dan jajarannya.

Hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado H Mashar Kinontoa SAg, Residen Polisi Militer (DenPOM) Manado yang diwakili Kapten CPM M Siregar, anggota BKSAUA Kota Manado, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu STh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado H Rikson Hasanati SAg MPdI, para imam masjid se Kota Manado, serta masyarakat Kota Manado.(*/R1)

iklan1