Tag: masjid ahmad yani

Minggu, PHBI Manado Gelar Isra Mi’raj Nabi Muhammad Hadirkan Pomalingo

Undangan kegiatan PHBI Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PBHI) Kota Manado, Amir Liputo SH menyampaikan agenda bahwa pihaknya akan melaksanakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah, kegiatan akan dilaksanakan Minggu (15/4/2018).

Liputo yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini menuturkan pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan di Masjid Raya Ahmad Yani Manado. Disampaikannya pula PHBI Manado mengundang umat muslim se-Kota Manado untuk menghadiri kegiatan tersebut yang juga menghadirkan Bupati Gorontalo, Prof Dr Ir Hi Nelson Pomalingo.

”Iya, insya Allah PHBI Manado melaksanakan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, pada Minggu (15/4/2018). Kegiatan dipusatkan di Masjid Raya Ahmad Yani Manado. Kemudian, Pembawa Hikmah nantinya ialah Prof. Dr. Ir. Hi. Nelson Pomalingo, acara dimulai pada pagi jam 07.30, dan diharapkan hadir sebelum acara dimulai,” ujar Liputo saat diwawancarai, Sabtu (14/4/2018).

Ketua dan Sekretaris Panitia (FOTO Ist)

Sementara itu, selaku Ketua Panitia pelaksanakan, Muhammad Ruslan Essa menambahkan terkait persiapan yang dilakukan panitia sudah matang. Begitu pula soal pengaturan lokasi pelaksanaan kegiatan, sampai tempat parkir. Ia juga berharap semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga selalai.

”Panitia telah menyiapkan tempat, baik itu area parkir kendaraan, sampai hal teknis lainnya. Sudah diantisipasi bila nantinya jamaah hadirnya banyak, panitia telah mempersiapkan situasi tersebut. Kita berharap kegiatan besok berjalan lancar,” kata Essa yang didampingi Buang Bua, selaku Sekretaris Panitia. (*/Redaksi)

GPII Sulut Minta Aparat Tindak Pelaku Teror di Manado

Barang yang diduga bom (Foto Suluttoday.com)

Barang yang diduga bom (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Barang yang diduga bom ditemukan, Sabtu (16/1/2016) diseputaran Masjid Raya Ahmad Yani Manado, Kelurahan Lawangirung Kota Manado menghebohkan masyarakat. Hal ini diakui membawa dampak ganda, diantaranya munculnya rasa takut pada masyarakat, dinilai masih lemahnya pengamanan di Kota Manado ini sehingga kejadian tersebut terjadi.

Menaggapi hal ini, Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Masri Ikoni angkat bicara. Pada Suluttoday.com, Sabtu (16/1/2016), Ikoni mengingatkan aparat keamanan agar terus meningkatkan kinerjanya, terutama pengamanan di daerah-daerah yang dinilai rawan menjadi sasaran teroror. Aktivis muda ini juga mengutuk tindakan tersebut dan meminta agar diproses siapa yang menjadi aktor dibalik tindakan teror ini.

”GPII Sulut mengutuk segala bentuk aksi teror di Manado dan Sulut pada umumnya. Kami GPII Sulut dengan ini meminta aparat untuk menindak siapa saja yang melakukan Teror terhadap Masyarakat Sulawesi Utara. Termasuk yang iseng melalui informasi pesan singkat. Karena aksi teror membuat keresahan di masyarakat,” ujar Masri tegas. (Amas)

Prof Paula Runtuwene Lepas Ribuan Peserta Manasik Haji

Prof DR Paula Lumentut Runtuwene, istri tercinta Wali Kota Manado (Foto Ist)

Prof DR Paula Lumentut Runtuwene, istri tercinta Wali Kota Manado (Foto Ist)

MANADO – Berlangsung penuh hikmah, perjalanan sepanjang jalan dari lapangan Sparta Tikala hingga Masjid Ahmad Yani Manado. Talbiyah yang diucapkan secara bersama-sama, menggema usai Bunda PAUD, Prof DR Paula Lumentut Runtuwene melepas 1200 peserta peragaan Manasik Haji Anak dan Orang Tua, yang digelar Badan Pembina Taman Kanak-Kanak (TK) Islam (BPTKI) Manado, 1436 H/2015, tingkat TK/PAUD, Minggu (13/9/2015) pagi tadi.

Bunda PAUD, Paula Lumentut Runtuwene usai melepas secara resmi pelaksanaan Manasik Haji, langsung ikut berbaur dengan ribuan peserta dan berjalan kaki, dari lapangan Sparta Tikala sampai Masjid Ahmad Yani Manado. Sontak para orang tua murid, terharu bercampur gembira karena diiringan istri Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut.

”Ini bukti kepedulian terhadap umat Islam. Memang seharusnya begitulah jika menjadi istri pejabat. Harus mengayomi tanpa pilih kasih. Terima kasih ibu Paula,” ujar ibu Seida Paputungan orang tua Adil Rarumangkay, salah satu murid TK Islamic Centre yang ikut Manasik terharu bercampur kagum.

Diketahui, 1200 peserta Manasik Haji ini terdiri dari 610 anak TK dan 590 orang tua murid, termasuk peserta dari sejumlah TK asal Pineleng Kabupaten Minahasa. Sementara, Bunda PAUD Prof DR Paula Lumentut Runtuwene saat menyampaikan pesannya dihadapan ribuan peserta Manasik Haji ketika berada di dalam Masjid Ahmad Yani, menyebutkan betapa pentingnya pendidikan ahlak dan ketaqwaan pada Agama bagi anak sejak usia dini. Dalam kesempatan berbahagia itu, Bunda PAUD menjelaskan secara singkat terkait pentingnya menanamkan 3 Kecerdasan (Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual).

”Saya bangga bisa bersama-sama dengan anak-anak dan orang tua murid. Ini merupakan sumbangsih penting bagi masyarakat Kota Manado untuk menjaga kerukunan dan memelihara ketaqwaan dan ahlak pada anak sejak usia dini. Anak adalah harapan orang tua, anak adalah harapan dan penerus bangsa dan Negara. Jadilah yang terbaik di masa depan, tanpa mengenyampingkan Ahlak dan Agama. Selamat dan sukses mengikuti Manasik Haji,” kata Bunda PAUD yang disambut applaus peserta Manasik.

Ketua BPKTI Manado Hj Sofiana Kiyaidemak mengatakan, tujuan pelaksanaan Manasik Haji yang digelar setiap tahun ini, untuk menanamkan rukun Islam ke Lima yaitu, Berhaji. Tak lupa dia mengucapkan terima kasih pada Bunda PAUD yang telah ikut mendukung dan memberikan motivasi sehingga pelaksanaan Manasik Haji ini berjalan dengan baik. Juga kepada seluruh panitia dan masyarakat yang ikut mensupport terselenggaranya acara ini.

Kendati prosesi Manasik Haji itu dipenuhi keceriaan sebagaimana anak-anak, namun berlangsung khusuk. Untuk diketahui, pengertian Haji itu sendiri secara garis besar, adalah berkunjung ke Baitullah, untuk melakukan Thawaf, Sa’I, Wukuf di Arafah dan melakukan amalan-amalan yang lain dalam waktu tertentu (antara 1 Syawal sampai 13 Dzul Hijjah) untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT. (Tim Redaksi)

Lakukan Pengajian, Pengurus MMS Perkuat Silaturahmi

Spanduk pelaksanaan kegiatan pengajian dan silaturahmi MMS Sulut (Foto Suluttoday.com)

Spanduk pelaksanaan kegiatan pengajian dan silaturahmi MMS Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dalam rangka memperkuat ikatan persudaraan sesama Muallaf di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pengurus Majelis Muallaf Sulut (MMS) berencana menggelar kegiatan pengajian sekaligus silaturahmi bersama Muallaf.

”Asslamwalaikum warahma tullahi wabarakatu. Jangan lupa, hari Kamis tannggal 26 Maret jam 19.30 (ba’da Isya’) pertemuan silaturahim dan pengajian bersama Majelis Muallaf Sulut (MMS) di Hotel Bersehati kampung kodo lantai 5,” ucap Fahri Lauma, salah satu tim pelaksana kegiatan pengajian tersebut.

Lanjut disampaikan Fahri, mantan calon anggota DPD RI Dapil Sulut tahun 2009 itu menilai pihaknya masih terus melanjutkan berbagai kegiatan yang bertujuan menumbuhkan dan memelihara kecintaan kaum muallaf nilai-nilai ke-Islam-an.

”Dan tanggal 27 maret jam 19.00 (sholat isya’ berjama’ah) Tablig Akbar “Malam CInta Al-Qur’an” di Masjid Raya Ahmad Yani Manado. Semuanya diundang untuk hadir. Semoga Allah memberkahi,” ujar Fahri yang juga alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat Manado ini, Sabtu (21/3/2015). (Amas Mahmud)

iklan1