Tag: masyarakat ratatotok

Aliansi Masyarakat Ratatotok Sambangi Kantor Kemenko PMK

Logo organisasi Aliansi Masyarakat Ratatotok (Foto Suluttoday.com)

JAKARTA, Suluttoday.com – Menindaklanjuti aspirasi warga lingkar tambang PT Newmont Minahasa Raya, Rabu (5/2/2020) Aliansi Masyarakat Ratatotok menyambangi Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia (RI) di Jakarta. Melalui Ketua Umum Aliansi Masyarakat Ratatotok, Donal Pakuku, S.IP menyampaikan aspirasi masyarakat yang dituangkan melalui Surat Aspirasi.

Donal saat diwawancarai Suluttoday.com menuturkan bahwa pihaknya tengah menyerahkan aspirasi masyarakat Ratatotok kepada Menko PMK. Beberapa aspirasi yang disampaikan juga diutarakan Donal yang menurutnya mendesak agar problem yang dikeluhkan masyarakat dapat segera dicarikan solusinya. Apa yang disampaikan juga, kata Donal sebagai wujud dari apa yang diputuskan dalam rapat masyarakat Lingkar Tambang, pemerintah Kecamatan dan DPRD Minahasa Tenggara (Mitra).

”Kita harus menindaklanjuti ini. Alhamdulillah mendapat sambutan luar biasa. Oh iya, soal apa saja yang disampaikan lisan dan juga tertulis melalui Surat Aspirasi adalah bagian dari kita menindaklanjuti aspirasi masyarakat Lingkar Tambang Kecamatan Ratatotok PT. Newmont Minahasa Raya. Isi dari goodwil (perjanjian niat baik) antara PT. Newmont Minahasa Raya dengan pemerintah RI dalam menyelesaikan kasus minamata pencemaran lingkungan Teluk Buyat,” ujar Donal yang juga alumni aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado ini.

Beberapa hal yang disampaikan, tambah Donal yaitu berupa sikap menolak untuk dilakukannya pengalihan sisa aset dari dana CSR dari Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Utara. Mantan pengurus KNPI Sulut itu menyebutkan pihak Menko PMK akan menseriusi apa yang disampaikan tersebut.

”Sejumlah tuntutan yang kami sampaikan, diantaranya menolak dengan keras pengalihan (likuidasi) sisa aset Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Utara (YPBSU) kepada Yayasan Sulut Hebat senilai Rp. 68.700.000. Kami dari Aliansi Masyarakat Ratatotok meminta kepada Bapak Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (dulu Menko Kesra) sebagai Ketua Dewan Pembina YPBSU agar membatalkan keputusan pengalihan aset YPBSU kepada Yayasan Sulut Hebat senilai Rp. 68.700.000,” kata Donal tegas.

Selanjutnya Aliansi Ratatotok meminta kepada pihak PT Newmont Minahasa Raya sebagai salah satu Dewan Pembina dan sumber anggaran hibah YPBSU agar membatalkan keputusan pengalihan kepada Yayasan Sulut Hebat. Kemudian beberapa aspirasi lainnya juga tak lupa disampaikan dalam surat yang ditandatangani resmi pimpinan Aliansi Masyarakat Ratatotok. (*/Am)

Gelar Dialog Awal Tahun, Ini Hasil Rekomendasi Aliansi Masyarakat Ratatotok

Foto bersama usai dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (14/1/2020), Aliansi masyarakat Ratatotok sukses melaksanakan Dialog Refleksi awal tahun. Kegiatan yang dilaksanakan di D’Loronk kafe Ratatotok ini mengusung Tema: Hibah PT. Newmont Minahasa Raya Kemanakah?. Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan dari para tokoh masyarakat yang hadir, bersama juga kalangan pers.

Menurut Ketua Umum Aliansi masyarakat Ratatotok Donal Pakuku, agenda utamanya adalah masyarakat meminta untuk mengusut dugaan penggelapan hibah PT Newmont Minahasa Raya. Ditambahkannya lagi, demi terwujudnya keterbukaan dan pertanggung jawaban publik tentang anggaran, maka pihaknya merumuskan beberapa langkah strategis. Bagaimana pun akibat dari indikasi penyimpangan tersebut mengakibatkan terjadinya kerugian, juga termasuk berdampak kepada warga lingkar tambang.

“Kami warga Ratatotok dan masyarakat lingkar tambang umumnya mendorong proses hukum ke pihak berwajib. Jangan main-main dengan penggelapan dana hibah PT Newmont. Kami meminta transparansi dan akuntabilitas publik ditegakkan pihak pengurus ketiga Yayasan yaitu Yayasan pembangunan berkelanjutan Sulawesi Utara (YPBSU), Yayasan Minahasa Raya, dan Yayasan Ratatotok Buyat serta pihak PT Newmont selaku sumber anggaran Yayasan,” ujar Donal yang juga jebolan aktivis HMI ini tegas.

Penyampaian Donal juga diaminkan beberapa tokoh yang hadir seperti wakil Ketua DPRD Mitra Tonny Lasut dan Camat Ratatotok Nortje Wullur bersama dengan para Hukumtua Dan Badan perwakilan desa yang Ada di Kecamatan Ratatotok seperti Hukumtua Ratatotok Dua, Marnex Kamudi, Hukumtua Ratatotok Utara Frangky Mandang, wakil Ketua BPD Desa Ratatotok Dua, Helena Nayoan. Sejumlah tokoh masyarakat seperti Imanudin Kadi, Drs. Haji Kasim Mololonto dan yang lainnya.

Dialog ini menghasilkan beberapa rekomendasi, diantaranya:
1. Menolak pelaksanaan Likuidasi aset dan dana sisa Yayasan pembangunan berkelanjutan Sulawesi Utara YPBSU, senilai 68 milyar tujuh ratus juta ke Yayasan Sulut Hebat karena harga mati aset dan dana sisa Yayasan YPBSU yang notabene adalah dana Good Will Agreement Dari PT. Newmont Minahasa Raya tersebut harus dikembalikan penggunaannya untuk pemberdayaan ekonomi. Sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang Ratatotok dan Buyat. Seperti yang diamanatkan dalam Good Will agreement atau perjanjian niat baik antara pihak PT. Newmont Minahasa Raya dan pemerintah Republik indonesia.

2. Meminta kejelasan penggunaan anggaran dari Yayasan Minahasa Raya dan Yayasan Ratatotok Buyat, serta meminta kejelasan status ex lahan kompensasi dari PT. Newmont Minahasa Raya. (*/Am)

iklan1