Tag: mawitjere

Dinsos Manado Bakal Adakan Rumah Singgah

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere saat menerima penghargaan PKH Award

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere saat menerima penghargaan PKH Award

MANADO – Pemerintah Kota Manado berencana membangun rumah singgah khusus untuk para gelandangan dan pengemis di Kota Manado. Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Manado, Frans Mawitjere, hal tersebut untuk mengatasi permasalahan bagi penyandang masalahkesejahteraan sosial.

“Pengadaan lahan untuk pembangunan rumah singgah di Kota Manado sehingga permasalahan yaitu penyandang masalah kesejhateraan sosial khususnya untuk gelandangan pengemis dapat teratasi,” ujar Mawitjere kepada awak media, Selasa (12/1/2016).

Selain itu juga, Dinas Sosial Kota Manado di tahun 2016 bakal membentuk kampung siaga bencana untuk mempersiapkan masyarakat yang siap sebelum dan setelah bencana terjadi.

“Yang kita siapkan bukan saja masyarakat pada saat terjadi bencana tetapi sebelum dan sesudah bencana itu terjadi masyarakat betul-betul disiapkan,” lanjut Mawitjere.

Program ini menurut Mawitjere merupakan metode baru dalam penanganan bencana. “Perubahan paradigma masyarakat, masyarakat bukan saja jadi sasaran ketika terjadi bencana tapi masyarakat juga dilibatkan dalam masalah penanggulangan bencana,” pungkasnya. (M. Isnain)

Buka Kegiatan Peningkatan Kualitas SDM Karang Taruna, Ini Penyampaian GSVL

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut saat membuka kegiatan (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut saat membuka kegiatan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tak pernah berhentik memberikan dukungan dan perhatian pada organisasi kemasyarakatan yang melakukan hal-hal positif, terutama kegiatan yang dilakukan Ormas kepemudaan. Sabtu (12/9/2015), bertempat di Hotel Sahid Teling Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut selaku Wali Kota Manado secara resmi menghadiri dan langsung membuka kegiatan Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilaksanakan pengurus Karang Taruna Kota Manado.

Dalam sambutannya, GSVL sapaan akrab Lumentut memberikan dukungan dan menyemangati para pemuda yang hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Menurut GSVL Karang Taruna sebagai wadah berhimpunnya pemuda di Kota Manado perlu terus meningkatkan kualitas SDM melalui kegiatan-kegiatan pemberdayaan.

”Pemerintah Kota Manado, dan saya secara pribadi mendukung penuh kegiatan ini. Memang pentingnya pemuda melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi banyak orang, posisi pemuda yang menjadi penggerak dan garda terdepan pembangunan harus terus membenahi diri, serta meningkatkan kualitasnya sehingga benar-benar menjadi generasi harapan bangsa. Kaum muda yang ada di Karang Taruna Manado dapat menjadi pemberi solusi bagi masyarakat, bukan sebaliknya, dan saya berharap kehadiran Karang Taruna bisa membantu pemerintah, bersinergi menciptakan Manado yang aman dan menyenangkan, serta maju tentunya,” ujar Lumentut dan kemudian membuka acara tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema Pemerintah Kota Manado Dinas Sosial Kegiatan Peningkatan Kualitas SDM Kesejahteraan Sosial Masyarakat Bagi Pengurus Karang Taruna Kota Manado tahun 2015 ini dihadiri, Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere, Stevo Tumundo, mantan Ketua Karang Taruna Provinsi, Billy Lombok, Ketua Terpilih Karang Taruna Provinsi Sulawesi Utara, Brilliant Charles, Ketua Karang Taruna Kota Manado, Franky Mocodompis, Sekretaris Karang Taruna Kota Manado, Remmy Ngangi, mantan Ketua Karang Taruna Kota Manado, Vian Walintukan, pengurus Karang Taruna Kota Manado. Bersama sejumlah tokoh muda lainnya yang ikut diundang sebagai narasumber, dan juga sebagai audiens. (Amas Mahmud)

Mawitjere Wakili Wali Kota Manado Terima PKH Award

Frans Mawitjere saat memegang pengrahaan (Foto Ist)

Frans Mawitjere saat memegang pengrahaan (Foto Ist)

MANADO – Tak mau penghargaan Program Keluarga Harapan (PKH) Award dari Kementerian Sosial lepas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Wali Kota Manado, Dr G.S Vicky Lumentut, yang rencananya akan menerima langsung PKH Award tersebut namun akhirnya ‘disabotase’ oleh Legislator Manado yang berulah. Akhirnya mengutus dan menugaskan Kepala Dinas Sosial Manado, Frans Mawitjere SH untuk mewakili Wali Kota Lumentut menerima PKH Award.

Untuk diketahui, PKH Award yang pertama kalinya diraih pemerintah Kota Manado ini diterima di akhir tahun 2014. Berdasarkan informasi yang disampaikan Mawitjere, penghargaan PKH Award tahun 2014 ini diserahkan Menteri Sosial Kabinet Kerja, Khofifah Indar Parawansa di lokasi Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Arena Ex MTQ Kota Jambi kepada Gubernur Kepri, Wali Kota Manado dan dua Kabupaten masing-masing Bupati Lahat Sumsel dan Bupati Mojokerto Jatim, Sabtu (20/12/2014).

Kadis Mawitjere saat menerima Penghargaan PKH Award ini menyatakan bahwa, setelah di tahun 2013 lalu Pemkot Manado meraih Penghargaan PKH Award khusus wilayah Indonesia Timur alias masih tingkat regional. Kini untuk Penghargaan PKH Award tahun 2014 sudah naik tingkat Nasional, dan patut dibanggakan lagi ini menjadi Kota di Indonesia satu-satunya yang menerima Penghargaan PKH Award tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere saat menerima penghargaan PKH Award

Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere saat menerima penghargaan PKH Award

Dijelaskan Mawitjere yang mantan Camat Wanea ini, adapun penghargaan PKH ini dinilai karena Pemkot Manado dinilai sangat berhasil dan tepat sasaran dalam hal perlindungan sosial bagi warga kurang mampu alias miskin. Dimana, sasaran yang dilakukan Pemkot Manado untuk melakukan perlindungan sosial dalam bidang kesehatan dan pendidikan khususnya ibu hamil serta anak usia sekolah. Adapun jumlah penerima atau peserta PKH di Kota Manado hingga saat ini mencapai 2.844 jiwa, dan semoga di tahun 2015 nanti. Sesuai target yang diharapkan bisa menjangkau seluruh kecamatan di Kota Manado, sambil menunggu data akurat dan terbaru pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Manado.

“Penghargaan PKH Award Nasional ini, merupakan cambuk untuk kita bisa terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi perlindungan sosial warga miskin di Kota Manado. Dan sesuai harapan dan petunjuk Pak Walikota Lumentut, itu harus tepat sasaran di terima warga di 11 kecamatan Kota Manado,” ujar Mawitjere yang turut didampingi Korwil PKH Sulut, Noldy Mangerongkonda STP. (**/Amas Mahmud)

Mawitjere: Dinkes Manado Perlu Perhatikan Penderita Gangguan Mental

Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

Walikota dan Wakil Walikota Manado (Foto Ist)

MANADO – Kepala Dinas Sosial Kota Manado, Frans Mawitjere terus meninjukan kepeduliannya terhadap penyandang cacat dan Penderita Gangguan Mental (PGM), pada Suluttoday.Com, Kamis (2/10/2014) Mawitjere mengingatkan perlunya mereka PGM diberikan perhatian berupa berlindungan biaya kesehatan Gratis.

‘’Dengan adanya BPJS semua pasien yang masuk Rumah Sakit harus diminta identitas. Sementara penderita gangguan mental (Orang Gila) yang tidak diketahui indentitasnya akan mendapat hambatan, mereka sulit diterima untuk program biaya kesehatan gratis,’’ kata Mawitjere.

Mawitjere juga mengharapkan agar program SKPD yang ada di pemerintakan Kota Manado dan memiliki kaitan dengan pemberdayaan masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan warga masyarakat yang belum beruntung seperti para penyandang gangguan mental.

‘’Terutama Dinas Kesehatan Kota Manado kami berharap untuk dapat melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat gangguan mental, kasian mereka ini juga perlu diberikan perhatian dari Negara. Begitupun bagi SKPD lain yang mungkin memiliki program terkait kesejahteraan sosial dan pemberdayaan agar bersama-sama Dinas Sosial kita membantu mengurangi penderitaan orang gangguan mental, ini merupakan tanggung jawab kita semua,’’ terang Mawitjere. (AmasMahmud)

iklan1