Tag: maximilian tatahede

Tinjau Lokasi, GSVL: Jangan Ada Pemotongan Pada Korban Bencana

Wali Kota Manado saat dilokasi (Foto Ist)

Wali Kota Manado saat dilokasi (Foto Ist)

MANADO – Bakal dilakukannya peresmian kawasan relokasi korban bencana banjir bandang di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Senin (10/10/2016), Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut melakukan pantauan dan pengawasan terhadap pembangunan 1000 unit rumah yang dibiayai pemerintah pusat tersebut.

Rumah bagi warga korban bencana Kota Manado tahun 2014 silam, rencananya diresmikan pemerintah Presiden. Wali Kota Manado bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DR Peter KB Assa, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Robby Mottoh dan Kepala Dinas Pendidikan Corry Tendean SH, Wali Kota GSVL mendatangi lokasi pembangunan yang terletak didataran tinggi Kelurahan Pandu tersebut.

Tidak hanya pembangunan rumah saja yang diawasi, tetapi juga penyaluran dana kepada korban ikut menjadi perhatian serius Walikota.

Bahkan, Wali Kota GSVL dengan tegas mengingatkan fasilitator dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Drs Maximilian Tatahede agar tidak memotong dana sepeser-pun bagi korban bencana dengan alasan apapun juga. Karena hal itu, tambah Wali Kota, akan berdampak hukum jika nanti kedapatan.

“Tolong jangan ada pemotongan pada korban bencana, apalagi dilakukan oleh fasilitator yang nota bene sudah dibayar untuk tugas itu. Karena ada yang datang kepada saya dan mengeluh katanya ada pemotongan dana satu juta setengah rupiah. Ini tidak boleh,” kata Wali Kota GSVL, seraya menegaskan jika terjadi permasalahan hukum terkait pemotongan itu dirinya tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, fasilitator dibayar secara khusus untuk membantu masyarakat korban bencana merancang bangunan sesuai dengan jumlah dana yang diberikan. Jika masih ada fasilitator yang dinilai ‘nakal’ Wali Kota GSVL minta kepala BPBD Manado agar segera diganti.

“Tugas fasilitator untuk membimbing bukan untuk bikin susah penerima bantuan, kalau ada fasilitator nakal diganti saja dengan yang lain,” papar Wali Kota GSVL.Dari peninjauan lokasi, Walikota GSVL melihat langsung rumah-rumah yang sedang dibangun. Direncanakan untuk tahap pertama akan dibangun 1000 unit rumah.(*/Amas)

Ini Updating Informasi Perkembangan Hujan Lebat di Manado

Walikota Manado turun ke lapangan saat hujan deras (Foto Ist)

Walikota Manado turun ke lapangan saat hujan deras beberapa waktu lalu (Foto Ist)

MANADO – Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) dari Pos Pemantau Air Dendengan Dalam
– Pukul 11.15 Wita ketinggian air mencapai 90 cm
– Pukul 11.50 Wita ketinggian air mencapai 95 cm
– Pukul 12.00 Wita ketinggian air mencapai 1 cm
– Pukul 12.40 sampai 13.20 Wita ketinggian air bertahan di 107 cm
– Pukul 14.10 Wita ketinggian air 104 cm turun 102 cm
– Pukul 14.35 Wita naik menjadi 105 cm
– Pukul 15.10 Wita naik dari 107 cm naik 109 cm.
– Pukul 15.55 Wita naik dari 109 mencapai 120 cm.
– Pukul 16.10 wita naik dari 120 cm mencapai 124 cm.
– Pukul 16.45 WITA naik dari 124 cm mencapai 131 cm.
– Pukul 16.50 wita naik dari 131 mencapai 135 cm
– Pukul 17.00 wita naik dari 135 cm mencapai 140 cm
– Pukul 17.30 wita naik dari 140 cm menjadi 151 cm
– Pukul 18.15 naik dari 151cm menjadi 165cm

Catatan:
1. Bila ketinggian air di pos mencapai 170 cm beberapa lokasi di ternate tanjung, komo, dan karame sudah akan masuk air.
2. Maximilian Tatahede (KaBan BPBD Kota Manado) : Air laut lagi pasang mempengaruhi DAS akan naik, qt berdoa hujan akan redah.

Untuk diketahui, data ini diambil dari pemerintah Kota Manado melalui BANKOM Garda Sakti. (**/Amas Mahmud)

iklan1