Tag: Meky Onibala

Pjs Bupati Minsel Dikecam Lagi, Pakar Hukum Sebut Begini

Toar Palilingan, SH.,MH (Foto Istimewa)

MINSEL, Suluttoday.com – Kebijakan yang diambil Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Drs. Mecky Onibala, M.Si kembali mendapat kecaman publik. Pasalnya, Onibala diduga kuat melanggar perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dimana tanpa berdasarkan surat izin dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dirinya melakukan rolling jabatan.

Menanggapi ‘jurus mabuk’ yang dilakukan Pjs Bupati Minsel, pakar Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Dr. Toar Palilingan, SH.,MH menyampaikan bahwa pergantian harus sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor: 821/970/SJ tentang Penggantian Pejabat oleh Pj/Plt/Pjs Kepala Daerah Yang Menyelenggarakan Pilkada Serentak.

”Dalam SE tersebut Mendagri menegaskan, bagi Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada serentak, maka Pejabat yang ditetapan sebagai Pj/Plt/Pjs tidak diperkenankan melakukan mutasi jabatan. Kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri,” kata Palilingan, (14/10/2020).

Berkaitan dengan terjadinya kekosongan jabatan, tambah Palilingan, sesuai SE tersebut pengisian yang dilakukan oleh Pj/Plt/Pjs dengan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri hanya dapat diberikan terhadap izin mutasi pada kekosongan jabatan dengan selektif.

”Khusus kekosongan jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota yang disebabkan karena yang bersangkutan mengikuti Pilkada, kekosongan tersebut diisi dengan Penjabat Sekretaris Daerah yang ditunjuk oleh Kepala Daerah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah,” tutur Palilingan mengutip bunyi SE tersebut seperti dilansir situs Setkab.

Lanjut Palilingan mengatakan bahwa penggunaan kewenangan sah-sah saja selama mengikuti mekanisme Perundang-undangan termasuk UU Pilkada.

”Nah, yang memiliki izin saja tidak boleh menyalahgunakan izin. Kalau pergantian massal bisa menimbulkan gejolak karena sikon Pilkada, sebaiknya lebih bijaksana sedikitlah,” ujar Palilingan.

Mecky Onibala (Foto Istimewa)

Dengan beredarnya foto-foto sejumlah ASN yang dilantik menggunakan simbol-simbol salah satu paslon, maka kuat dugaan pergantian tersebut bermuatan politik.

”Bisa dilaporkan ke Bawaslu,” tutur Palilingan.

Di tempat terpisah, Pjs Bupati Minsel, Meky Onibala hingga berita ini diturunkan tak membalas pertanyaan media ini terkait pergantian sejumlah Plt dilingkup Pemkab Minsel.

Diketahui, sebanyak 27 Pelaksana tugas (Plt) Hukumtua dan satu Camat, Senin (12/10/2020) diganti Pjs Bupati Meky Onibala diduga tanpa persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

(*/Redaksi)

ODSK Peduli Pengungsi Kawanua di Wamena

Tim pemprov Sulut saat ditempat pengungsian warga Kawanua (FOTO Suluttoday.com)

SENTANI, Suluttoday.com – Sungguh besar kepedulian Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw (ODSK) atas warganya yang terdampak kerusuhan di Wamena, Papua yang terjadi beberapa waktu lalu. Seperti diketahui bersama kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua telah mengakibatkan terjadinya gelombang pengungsi yang sangat besar yang ingin keluar dari Wamena, terutama warga pendatang yang trauma dengan kejadian kerusuhan tersebut, termasuk pendatang yang berasal dari Sulawesi Utara.

Menyikapi hal tersebut maka ODSK menugaskan Tim Pemprov yang terdiri dari Kepala Badan Bencana Daerah Drs Joy Oroh, Kepala Badan Kesbang Drs Meky Onibala MSi dan Kepala Biro Pemerintahan DR Jemmy Kumendong MSi bersama Pejabat dari Dinas Sosial untuk meninjau sekaligus membawa bantuan kepada korban yang mengungsi.v Ketika tiba di Bandara Sentani, Tim Pemprov dijemput oleh para pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) di Papua bersama dengan ormas adat Minahasa dan langsung diarahkan menuju lokasi pengungsian di Dunlop Sentani.  

Kondisi dilokasi pengungsian (FOTO Suluttoday.com)

Terdapat sekitar 75 orang pengungsi di tempat ini dan melakukan dialog untuk mendapatkan masukan secara langsung hal apa yang dibutuhkan dan menyentuh langsung kebutuhan para pengungsi. Dari dialog yang dilakukan ternyata yang dibutuhkan adalah bagaimana caranya para pengungsi yang masih berada di Wamena untuk keluar karena banyaknya pengungsi yang menunggu list, makanan dan pakaian serta kebutuhan untuk pulang ke Manado karena merasa tidak kondusif lagi untuk tinggal di Wamena.

Masukan tersebut ditampung dan di diskusikan untuk kemudian akan ditindaklanjuti. Disamping pengungsi yang ditampung saat ini, juga banyak pengungsi yang ditampung langsung oleh keluarga masing – masing bahkan ada yang sudah melanjutkan perjalanan pulang ke Manado. Selanjutnya Tim Pemprov juga berkunjung ke lokasi penampungan pengungsi asal Sulut di Kehiran Sentani, Hari ke dua Sabtu 5/10 rencananya Tim Pemprov akan menuju ke Wamena.(*/cat)

Memperingati HSP ke-88, Pemkab Boltim Kembali Sukses Gelar Pengibaran Bendera Dalam Laut

eyang-hsp-88-2-edit

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Meky Onibala saat membacakan pidato Gubernur Sulut Olly Dondokambey (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Untuk kedua kalinya, setelah sukses menggelar pengibaran Merah Putih dalam laut pada perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI beberapa waktu lalu, di tempat yang sama, Pantai Tanjung Kotabunan (Boltim) pada Jumat (28/10/2016) kemarin. Kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali sukses melaksanakan pengibaran bendera merah putih dalam laut, dengan bendera berukuran raksasa, 30 X 8 meter persegi.

eyang-hsp-88-1-edit

Pidato Bupati Boltim Sehan Landjar, SH pada pengibaran bendera dalam laut dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-88 di Pantai Tanjung Kotabunan, Jumat 28/10/2016 (Rahman)

Upacara pengibaran bendera merah putih dalam laut pada kedalaman 20 meter itu, dilaksanakan oleh tim gabungan penyelam dari POSSI Boltim, unsur pemuda, Kepala DKP Boltim Ikhsan Pangalima, Camat Modayag Barat Kisman Mamonto, Kepala Bidang Kedisplinan di Badan Kepegawaian Diklat Daerah Ade Herly Mokoginta, Tim Rescue dari Tim Sar dan BPBD Boltim, serta seorang penyelam cilik berusia 10 tahun, Junior Meruntu.

Bupati Boltim Sehan Landjar SH dalam sambutannya mengatakan Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB itu, dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT Ke-88 Sumpah Pemuda  yang dirangkaian dengan HUT ke-52 Provinsi Sulut dan HUT ke-8 Kabupaten Boltim.

eyang-hsp-88-4-edit

Di akhir atraksi Marching Band, perwakilan mayoret marching band Gita Abdi Praja IPDN Sulawesi Utara menyerahkan cendera mata kepada Bupati Boltim Sehan Landjar, SH. (Rahman)

Dikatakannya, Para pemuda adalah penerus tongkat estafet kepemimpinan sebuah bangsa sehingga nasib bangsa ke depannya ditentukan oleh kualitas para pemuda saat ini.

“Bisa kita saksikan saat ini  banyak pemuda kita yang berprestasi di level internasional. Ini menunjukan betapa pentingnya kualitas, bukan sekedar kuantitas.” Ujarnya.

eyang-hsp-88-3-edit

Pengibaran bendera dalam laut menghadirkan penampilan Marching Band Gita Abdi Praja IPDN Kampus Sulawesi Utara di bawah pimpinan Dirut IPDN DR. Bernhard Rondonuwu (Rahman)

Sementara itu, Gubernur Sulut melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Meky Onibala, merespon positif dan mengapresiasi pelaksanaan pengibaran merah putih raksasa dalam laut tersebut dan berharap dengan pemaknaan yang inovatif akan mampu membangkitkan semangat, memotivasi dan mempekokoh komitmen Pemkab Boltim serta segenap komponen pembangunan lainya untuk terus melakukan pembangunan dibidang kepemudaan guna meningkatkan peran serta pemuda dalam seluruh aspek kehidupan manusia.

“Apresiasi yang tinggi kepada pemkab Boltim, Panitia pelaksana dan segenap pihak atas keteguhan komitmen dan sinergitas positifnya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Juga kepada seluruh masyarakat Boltim yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.” Kutip Onibala.

Selain Bupati Boltim dan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Meky Onibala. Acara yang ditutup dengan penampilan Marching Band Gita Abdi Praja IPDN Kampus Sulawesi Utara tersebut turut dihadiri Wabup Boltim Drs. Rusdi Gumalangit, Dirut IPDN DR. Bernhard Rondonuwu, Dandim 1303 Bolmong, Ketua Pengadilan Kotamobagu, Perwakilan Polres Bolmong, Perwakilan Danlantamal, Perwakilan Basarnas, serta sejumlah anggota DPRD Boltim. (Rahman/Adve)

iklan1