Tag: moh naufal dunggio

Ajib, Opung Luhut Jadi ”Ustadz” Dadakan?

Moh Naufal Dunggio (Foto Istimewa)

Di berita Tempo Menko Menstruasi (MENtri Segala Tempat Ruang UrusAn dan SItuasi) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa Umat Islam jangan menjelek-jelekkan orang di bulan puasa sebagai nanti puasanya batal. Kalimat ini asyik juga bila dibahas. Sebab yang bicara ini seorang pejabat setingkat sedikit dibawah presiden dan setingkat diatas dikit wakil presiden. Gak tahu jabatan apa itu tapi kenyataannya seperti itu.

Dan yang menarik pejabat yang bicara ini bukan muslim. Dia kafir tulen. Berani-beraninya dia membuat statement yang melecehkan umat Islam. Menuduh umat Islam di bulan puasa ini suka menjelekkan orang. Sebab gak mungkin arah statement ini ditujukan ke Umat lain karena Umat lain tidak berpuasa. Dia mau giring dan membuat opini dengan statementnya ini bahwa Umat Islam di bulan puasapun suka jelekin orang.

Apa maksud Opung Luhut menyerang umat Islam?. Apa karena dia lagi berkasus dengan Muhammad Said Didu yang beragama Islam?. Atau karena hanya umat Islamlah yang sering mengkritisi dia karena dia Opung jadi agen TKA Cina masuk Indonesia sedangkan Umat lain diam seribu bahasa? Atau memang dia sangat benci kepada umat Islam karena Umat Islamlah bersama TNI yang menghancurkan komunis?

Wah kalau seperti diatas itu maka Kaum Muslimin harus waspada dan hati-hato. Kalau bahasa al-Quran, “wa raabituu”. Hari ini mereka menuduh. Ada kemungkinan selanjutnya kedepan akan ada terjadi pembantaian kepada umat Islam. Apalagi bila merujuk dari begitu derasnya eksodur orang Cona masuk ke Indonesia.

Dari darat, udara dan laut para TKA Cina itu masuk Indonesia tanpa pasport. Tidak menutup kemungkinan mereka adalah para Tentara merah Komunis yang siap merampas Indonesia bekerja sama dengan para penghianat negeri. Disisi lain, rakyat dikurung di rumah karena lockdown tapi TKA Cina bebas berkeliaran masuk ke negeri ini mewabah Virus COVID-19.

Sampai kapan situasi dan kondisi ini akan kita biarkan …? Mau tunggu mereka telah MEMBANTAI dan MEMBUNUH KITA dengan senjata organik modern baru kita mau melawan mereka dengan bambu runcing kayak doeloe-doloe?. Tak tahulah awak. Tanya kepada rumput yang bergoyang.

Tapi paling tidak masing² kita di rumah sudah prepare alias waspada dan siap² kemungkinan² TERBURUK yang akan terjadi di negeri ini. Siapkan senjata kita masing² di rumah. Dan dukung sepenuhnya TNI/POLRI kita untuk menjaga NKRI.

Masih banyak di TNI/POLRI para Jenderal aktif dan prajurit-prajuritnya masih setia pada negeri ini. Kita harus bersama² mereka untuk jadi garda terdepan menjaga NKRI. Kita habisin para penghianat negeri nanti.
Semoga Allah meridhoi segala langkah kita. Hanya kepada Allah jualah kita berserah diri.

Wallahu A’lam …..

Oleh : MOH. NAUFAL DUNGGIO

(Aktivis dan Ustadz Kampung) Bks 040520.

Kasihan Anies Baswedan Jadi Tersangka

Moh Naufal Dunggio (Foto Istimewa)

Oleh : Moh. Naufal Dunggio

Sungguh kasihan manusia hamba Allah yang satu ini. Segala usaha dan kerja beliau sebagai good beneer Indonesia untuk membahagiakan warganya selalu tidak di hargai oleh sebagian kecil orang² yang kalau kita sebut dengan maaf “CEBI” (Cebong Babi). Maaf agak kasar dikit.

Bang Anies membantu para mujahid dan mujahidah Nakes (Tenaga Kesehatan) dalam perang melawan Covid-19 dituduh menghambur-hamburkan uang. Bang Anies membuat aturan PSBB tidak didukung oleh pemerintah pusat dalam hal ini Menko Menstruasi.

Pokoknya bila Bang Anies bikin aturan agar warga DKI senang dan bahagia selalu mendapat tantangan dari para CEBI dan menteri. Di mata mereka Bang Anies itu salah terus. Bahkan ada orang partai yang gak dijadikan pengurus oleh partainya lagi jualan kesana kemari bahwa Bang Anies gak becus ngurus DKI. Kasihan sekarang jadi gembel gembel politik, maka Bang Anies jadi sasaran.

Yang terbaru, Bang Anies menampung semua warga yang terusir dari kost-kostnya dan mereka tidur diemperan² toko seperti di Tanah Abang dipindahkan di gor-gor milik DKI dengan disediain tempat tidur dan makanan. Bang Anies lakukan ini karena melihat Tweet seorang nittizen bernama Reza memberitakan akan hal itu dan dia berusaha membantunya.

Dia minta para nittizen agar bisa menginfaq sebagian rizkinya untuk mereka. Hal itu dibaca Bang Anies. Tidak sampai hitungan ketiga, Bang Anies langsung mengirim team untuk mengeksekusi akan hal itu. Yakni menolong para tuna wisma tersebut.

Mereka di tempatkan layaknya manusia yang harus dimuliakan. Dan diberi asupan makanan yang bergizi bukan Makanan Anjing. Dan kesehatan mereka di cek dengan benar. Sungguh gak ada pemimpin di Indonesia saat ini yang begitu peduli pada warganya seperti Bang Anies.

Ini bukan pujian tapi fakta yang berbicara. Kalau yang lain OMDO bin NATO. Bang Anies sebagai pengguna anggaran DKI yang jumlahnya puluhan triliun benar-benar dimanfatkan untuk memajukan kotanya dan membahagiakan warganya.

Nah, Gubernur-Gubernur kemarin diapaain duitnya yaaaa gitu banyak?. Terutama 3 Gubernur DKI sebelum Bang Anies? Udah pakai duit DKI yang triliunan, masih aja Gubernur kemarin itu terindikasi korupsi. Korupsi Bus Trans Jakarta, Sumber Waras, Reklamasi dan lain-lain. Dasar memang rakus.

Kejengkelan dan kemarahan para CEBI ke Bang Anies yang begitu MEMBUNCAH menjadikan Bang Anies jadi tersangka. Berkali-kali beliau jadi tersangka yakni selalu disangkakan sebagai Presiden Indonesia. Itulah menyebabkan Liga Arab bukan memberi sumbangan Covid-19 diserahkan ke pemerintah pusat yakni Menkeu, tapi diserahkan ke Bang Anies. Ini dikarenakan mereka sangka Bang Anieslah Presiden Indonesia. Ntar kalau dikasih ke presiden 062 ngomongnya gimana? Ples I col yuu tu com may kontri ….. Cape dech. Tepok jidat.

Semoga Bang Anies Baswedan tetap enjoy dan santai mengurus Jakarta sampai habis masa baktinya. Biarlah para haters dan CEBI kejang-kejang kena Corona melihat kerja Bang Anies. Anjing menggonggong kafilah berlalu.

Serahkan dan pasrahkan semua ini pada Ilahi Rabbi PEMEGANG KUASA LANGIT dan BUMI.

Wallahu A’lam …..

Penulis adalah Aktivis dan Ustadz Kampung

Naufal Dunggio: Tak Berdaya Saat Islam Dipermainkan

Moh. Naufal Dunggio (Foto Istimewa)

Menonton video pendek yang berisi pengumuman tentang libur cuti bersama Idul Fitri dari tanggal 26-29 Mei di pindah diakhir bulan Desember pada tanggal 28-31, benar-benar sangat menyakitkan hati dan perasaan serta akal sehat umat Islam. Kelihatan kesempatan memporak-porandakan rasa keagamaan Umat Islam dapat kesempatan yang bagus di era virus Corona ini.

Dan anehnya para pemimpin Islam yang ada dalam pemerintahan ikut juga jadi gila murakkab. Tak berdaya Islam dipermainkan oleh orang kafir. Dalam pengumuman itu disebutkan atas kebijakan presiden. Pertanyaannya adalah presiden yang dimaksud itu siapaaaa? Pak Jokowi atau Opung si menstruasi (MENteri Segala Tempat Ruang Urusan Alam dan SItuasi) yang menjadi presiden bayangan?

Bukankah yang pertama bersuara agar cuti bersama lebaran Idul Fitri itu dipindahkan diakhir Desember supaya bisa berlebaran bersama dengan kaum nasrani merayakan Natal adalah Opung Luhut Binsar Panjaitan?. Dan sekarang usulan itu disahkan oleh presiden dan diumumkan oleh salah satu Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendi yang notabene salah satu Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Segini parahkah para pemimpin muslim setelah bergabung dengan penguasa phobia dengan Islam?. Tidakkah ada kekuatan dia mau membela agamanya?. Untuk apa pak Muhajir Effendi di pemerintahan diikhlaskan Muhammadiyah lantas tidak bisa mewarnai pemerintahan dengan Islam yang sejuk. Malah sebaliknya ikut menghancurkan Islam dari dalaaaaam mengikuti usulan orang kafir? Sungguh terlalu antum ayahanda.

Betapa kecewanya kami para kader Muhammadiyah mendapati ada Ayahandanya bagai kerbau dicocok hidungnya tak berdaya oleh si kafir Opung sehingga perayaan suci umat Islam harus dipindahkan hanya alasan sepele. Tapi disisi lain si Opung begitu bebas memasuki si biang Virus para TKA Cina ke negeri ini sehingga membunuh rakyat Indonesia. Dan ayahanda tak kuasa menegurnya.

Kemana nuranimu Ayahanda. Ini memalukan kader Muhammadiyah. Bukan hanya sekali ini Muhammadiyah menyumbangkan kader terbaiknya untuk membantu pemerintah. Tapi baru kali ini ada kader lemah dan lembek layak ubur-ubur bin ongol-ongol melihat kebijakan pemerintahnya merugikan Islam dan dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Ya Allah ya Rabb, kami semua serahkan ini semua padaMU. Terlalu banyak penguasa ini menyakiti hati dan perasaan kami Umat Islam. Tolong ya Allah hentikan perilaku mereka dan angkatlah serta cabutlah mereka dari muka bumiMU sesegera mungkin.

Musibah melanda tapi mereka masih sempat²nya mencari sela untuk mendzalimi umat Islam. Lahaula walaa Quwwata illa Billahi al’aliyyil Adziim. Hanya kepada Allah jualah kita berserah diri. Nun wal Qolami wamaa Yasturuun.

Wallahu A’lam ……

Oleh : MOH. NAUFAL DUNGGIO
(Ketua Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta)

NGERI BENAR VIRUS CINA INI 

Moh. Naufal Dunggio (Foto Istimewa)

Oleh : Moh. Naufal Dunggio
(Aktivis dan Ustadz Kampung)

Sudah banyak yg tumbang dengan corona. Yang dia sasar sekarang ini mereka-mereka yang suka menyepelekan agama atau jauh dari Allah. Baru-baru ini ramai di medsos ada politisi PDIP modar karena corona. Konon kabarnya dia ini pernah BERUCAP bahwa JOKOWI ADALAH TITISAN ALLAH. Ngeri benar statmentnya itu.

Segitu berat dukungannya sampai-sampai harus mengkultuskan Jokowi. Nah sekarang ente terima corona datang bertamu akhirnya modar. Ada lagi seorang BUPATI di Jawa Barat yang menghina al-Quran dan orang yang rajin shalat. Saat ini dia positif corona. Dia heran gak ada gejala apa-apa koq positif corona. Dia gak tahu kalau corona yang merupakan tentara Allah suka sekali datang pada makhluk-makhluk penghina Allah, RasulNYA dan KitabNYA.

Ada lagi yang kena corona habis pulang DUGEM (Duduk Gemetar) disebuah PUB MALAM. Mungkin kalau pulang habis shalat gak kali’. Ada juga seorang suami kena corona sehabis rendezvous dengan selingkuhannya keluar kota. Istrinya tahu dia lagi melakukan perjalanan bisnis tapi nyatanya berasyik masyuk ria dengan WIL.

Apakah penyakit corona ini memang di utus Tuhan untuk orang² yang jauh dari Tuhaaaan?. Wallahu A’lam. Maka dari itu mari kita lawan virus Cina ini dengan menghadirkan Allah dalam diri kita, rumah kita dan dalam keluarga kita.

Gak ada yg bisa menyembuhkan ini kecuali Allah Rabbul Izzati. Mau dokter dari manapun mereka tak sanggup. Hanya Allahlah yang bisa menyembuhkannya. Ketuk PINTU LANGIT dengan wirid dan dzikir kepada Allah sesering mungkin. Mumpung lagi banyak waktu di rumah. Pakailah waktu itu untuk lebih dekat dengan Allah.

Boleh jadi kalau kemarin² sebelum corona jadi heboh, kita jauuuh dari Allah maka sekarang Allah ingatkan kita hamba yang DIA SAYANGI agar datang kepelukanNYA dengan jiwa yang takut hanya kepada Allah bukan kepada corona. Semoga peringatan Allah ini menjadi kita lebih dekat dengan Allah SWT.

Hanya kepada Allah jualah kita berserah diri dari semua cobaan, ujian dan mungkin juga adzabNYA.

Wallahu A’lam……

Malaikat Maut di Zaman Milenial Bernama Virus Corona

Moh. Naufal Dunggio (Foto Istimewa)

Oleh : Moh. Naufal Dunggio
(Aktivis dan Ustadz Kampung)

Kematian suatu hal yang misteri. Tak satupun makhluk Allah yang bisa tahu kapan dia akan menemui kematian. Kalau tanda-tanda akan menghadapi kematian itu bisa diketahui sesuai beberapa keterangan melalui hadits-hadits Nabi SAW. Namun pas kapan dia akan mati tak satu makhlukpun yang bisa memprediksinya.

Akhir-akhir ini masyarakat dunia bilkhusus negeri 062 lagi dibuat resah dan gelisah dengan virus Cina ini. Masing-masing negara di dunia sudah berusaha dan berikhtiar untuk memutus mata rantai virus Cina yang mematikan ini. Ini disebabkan belum ada obat yang paten yang bisa menyembuhkannya.

Tapi negeri 062 belum melakukan ikhtiar yang serius dalam menghentikan virus ini. Para pejabat dari tingkat presiden masih pada status menghimbau doank. Untuk melakukan Lock Down aja gak mau seperti negera-negara di dunia. Padahal itu tindakan paling murah dan jitu.

Rakyat jadi bertanya-tanya, kenapa presiden gak mau lockdown?.

Ternyata virus cina ini dahsyat sekali gerakan menyerangnya. Dia gak milih². Mau JENDRAL kek, MENTERI kek, rakyat biasa kek atau siapa aja jika dia mau nyerang bisa berujung pada kematian. Di Perancis udah 600 orang yang tewas dengan virus Cina ini. Dan di negeri 062 makin hari makin bertambah baik yang ODP (orang dalam pantauan) atau yang meninggal.

Sudah 8 orang putra terbaik bangsa bidang medis para profesor dan dokter meninggal dunia karena menolong pasien covid 19 ini. Dan nanti berapa orang lagi para medis yang akan mengikuti nasib mereka ….? Na’udzubillah min Dzalik … jauhkan dan hentikan ya Allah.

Supaya virus Cina ini bisa kita hentikan maka mari kita ketuk PINTU LANGIT memohon pada ALLAH yang punya virus dan Allah juga yang MENGHILANGKANNYA. Dengan cara kita amalkan yang penulis sebut DZIKIR POWER.
Mari di setiap ba’da Magrib dan subuh setelah kita selesai shalat dan membaca dzikir² yang biasa kita lakukan maka kita tambah amalkan ini dengan membaca;

A’udzubillahi …
Bismillahi …
1). Membaca al-Fatihah 7 kali.
2). Ayat kursi 7 kali
3). QS. 26;80 7 kali
4). Do’a² ttg kesehatan dan kesembuhan sesuai yang dihafal sebyk 7 kali
5). Hasbunallah wa Ni’mal Wakiil Ni’mal Maulaa wa Ni’man Nashiir. Walaa Haula walaa Quwwata illa Billahil ‘Aliyyil ‘Adziim. 7 kali.
6). Subhanallah wal Hamdulillah wa Laa ilaaha illallah Wallahu Akbar. 7 kali.
7). Diakhiri dengan sholawat pada Rasulullah SAW. 7 kali.

Semoga dengan kekuatan dzikir ini virus cina ini bisa berakhir segera. Kalaupun Malaikat Maut di era milenial ini datang kepada kita maka diri kita sudah terproteksi dengan dzikir power ini. Tapi ingat, jangan hanya dzikir lantas tidak shalat 5 waktu.

Ini gak usah diperdebatkan dalilnya mana. Yang mau kerjakan lakukan. Yang gak mau diam aja sambil nunggu corona bertamu di rumahmu. Ini salah satu ikhtiar mengetuk pintu langit agar kita terlepas dari ujian, cobaan dan adzab ini. Sehingga bulan Ramadhan kita lalui bukan dalam kekwatiran dan ketakutan dengan penyakit.

Hanya kepada Allah jualah kita berserah diri. Dan dijauhkan dari bala’ dan bencana. Aaamiiin.

Wallahu A’lam…..

iklan1