Tag: moody rondonuwu

Rayon Minut Raih Trophy Bupati JWS pada Pawai Paskah Remaja GMIM

Suasana pawai paskah remaja GMIM (Foto Ist)

MINAHASA – Serangkaian dengan Ibadah Agung Paskah Remaja Sinode GMIM tahun 2017 yang berlangsung sukses pada Senin 24/4 kemarin Lapangan Schwarz Langowan, pelaksanaan Lomba Pawai Selebrasi Paskah Remaja Sinode GMIM yang digelar selesai Ibadah Agung ini sukes pula digelar pada siang hingga sore harinya.

Dalam pawai yang diikuti oleh sekitar dua puluhan ribu peserta dan dilepas secara resmi oleh Ketua BPMS GMIM Pdt Dr HWB Sumakul bersama Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Ketua Komisi Remaja Sinode GMIM Pnt Ir Moody Rondonuwu MT dan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi serta Ketua BPMW Langowan Satu Pdt Reflien Lengkey-Watuseke STh ini, delegasi dari Rayon 2 Minahasa Utara berhasil meraih Juara I dengan nilai 119.9, disusul Rayon Tomohon sebagai Juara II dengan nilai 118,8 dan Rayon 2 Minahasa sebagai Juara III dengan nilai 118.

Atas keberhasilan tersebut, Rayon 2 Minahasa Utara berhak atas Trophy Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Uang Tunai Rp 5.000.000,- selanjutnya Rayon Tomohon berhak atas Trophy Ketua TP PKK Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum dan Uang Tunai Rp 3.000.000,- dan Rayon 2 Minahasa meraih Trophy Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi dan Uang Tunai Rp 2.000.000,- Adapun pelaksanaan Pawai yang mengambil rute mengelilingi pusat kota Langowan ini menampilkan materi peran yang ditetapkan oleh Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM.

Menurut Wakil Ketua KPRS GMIM Pnt Meksi Sahensolar SPi didampingi Ketua Harian Panitia Pnt Arien Saisab dan Sekretaris Pnt Julita Russo ST dan Ketua KPRW Langowan Satu Pnt Michael Polii, para peserta dari 11 (sebelas) Rayon Remaja se-GMIM yaitu Rayon 1 Minahasa, Rayon 2 Minahasa, Rayon Minahasa Selatan, Rayon Minahasa Selatan Atas, Rayon 1 Minahasa Utara, Rayon 2 Minahasa Utara, Rayon Minahasa Tenggara, Rayon 1 Manado, Rayon 2 Manado, Rayon Bitung dan Rayon Tomohon mendapatkan peran sesuai kisah di Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Dalam Ibadah Agung Paskah Remaja yang dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM Pdt Dr HWB Sumakul dan dibuka oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan sambutan dari Ketua Komisi Remaja Sinode Pnt Ir Moody Rondonuwu MT.

Turut dihadiri pula oleh Karo Pemerintahan dan Otda Setdaprov Sulut Dr Jemmy Kumendong, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK MH, Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina, pimpinan delegasi Gereja-geraja se-Dunia yang menghadiri Paskah Nasional di Tondano, para Anggota DPRD Minahasa diantaranya Denny Kalangie SE.

Hadir juga, Ivonne Andries, Imelda Novita Rewah, Camat Langowan Timur Siska Maseo, Camat Langowan Barat Lendy Aruperes, Camat Langowan Utara Teddy Sumual, Camat Tompaso Meidy Keintjem, para Komisi Pelayanan Remaja Sinode, Wilayah dan Jemaat se-GMIM serta tokoh jemaat setempat. (*/Mas)

Wawali Manado: Jangan Marginalkan Pengidap HIV/AIDS

Wawali Manado ketika mengikuti perayaan Hari HIV AIDS

Wawali Manado ketika mengikuti perayaan Hari HIV AIDS

MANADO – Hari AIDS Sedunia diperingati secara meriah di Lapangan Mega Mas, akhir pekan lalu. Berbagai kegiatan seperti senam zumba dan jalan sehat bersama menambah kemeriahan tersebut. Menariknya, dari sekira 3.500 peserta yang hadir, 2.000 di antaranya berasal dari Remaja Sinode GMIM.

Wakil Walikota (Wawali) Manado yang juga Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Manado Dr Harley Mangindaan mengatakan, jargon torang paham torang cegah diambil setelah melihat realitas masyarakat dari tahun ke tahun, berkaitan dengan masalah AIDS.

“Jadi momen dimana pemuda remaja Manado untuk lebih memahami tentang HIV/AIDS. Perkembangan dunia yang pesat mewajibkan torang untuk membentengi diri dengan berbagai ilmu termasuk pemahaman tentang AIDS. Sekali lagi jangan marginalkan penginap HIV/AIDS,” Wawali Manado.

Ditambahkannya lagi  pemahaman tentang HIV/AIDS akan sangat bermanfaat bagi setiap manusia. “Supaya para pengidap HIV/AIDS tidak termarjinalkan juga,” terangnya.

Ditempat lain penatua   Remaja Sinode GMIM Moody Rondonuwu, keterlibatan mereka merupakan bentuk perhatian akan penyakit sosial yang ada. “Khusus AIDS, para remaja harus tahu paham sehingga nantinya bisa dicegah,” ujarnya.

Dia menambahkan, keterlibatan itu menjadi tanda dimulainya perayaan Natal oleh Remaja Sinode GMIM. Yang hadir ibu seyla mangindaan kudati,deng unsur dari pemerintah seperti para assisten dan juga komunitas masyarakat peduli aids. (Amas Mahmud)

iklan1