Tag: Mor Bastiaan

Gunung Lokon Terbakar, Ini Himbauan Wali Kota Tomohon

Gunung Lokon saat terbakar (Foto Ist)

Gunung Lokon saat terbakar (Foto Ist)

MANADO – Peristiwa yang tak diduga terjadi di Tomohon Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dimana gunung Lokon di Kota Tomohon Sulut Rabu (23/9/2015) sekitar pukul 17:00 Wita sore ini terbakar. Menanggapi hal itu, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman langsung memerintahkan jajarannya yang terkait untuk turun langsung memadamkan titik-titik api agar jangan melebar.

Dikatakan Walikota Eman,sebenarnya malam ini saya harus ke Manado untuk mengikuti pembukaan Pameran dalam rangka Hut Provinsi,namun karena ada kejadian kebakaran ini saya batalkan menghadiri pembukaan pameran tersebut

“Saat ini saya terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang ada di lapangan mengenai perkembangan yang terjadi,”Ujar Eman.

Tambah Eman juga mengatakan saat ini pihak BPBD dibantu dengan TNI dan masyarakat sekitar sementara memadamkan api secara manual.

”Diharapkan agar pihak kepolisian dan TNI dapat menginvestigasi kejadian ini secara tuntas apakah ini benar-benar kejadian alam atau ada oknum-oknum yang tak bertanggung yang sengaja melakukannya untuk membuat stabilitas kota Tomohon menjadi kisruh,dan untuk masyarakat sekitar di himbau agar tetap waspada” Ujarnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tomohon Drs Robby Kalangi SH,MM saat di hubungi mengatakan pihaknya langsung bertindak. Petugas langsung diturunkan untuk mempersempit pergerakan api.

”Hari ini, pihaknya memang disibukkan dengan terbakarnya sejumlah lahan di Kota Tomohon dan kami terus mengimbau agar jangan ada pembakaran lahan atau membuang puntung sembarangan,” kata Kalangi.(Tim Redaksi)

Rudswie: GSVL-Mor Batiaan Pemimpin yang Kharismatik

GSVL dan Mor Bastiaan (Foto Ist)

GSVL dan Mor Bastiaan (Foto Ist)

MANADO – Keberadaan GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan, selaku calon Wali Kota serta calon Wakil Wali Kota Manado ternyata mendapat perhatian tersendiri bagi warga Kota Manado. Sebut saja Rudswie Yone, salah satu warga Manado mengakui bahwa sosok GSVL sapaan akrab Lumentut dan Mor memiliki karakter kepemimpinan.

”Pada umumnya, pemimpin yang sukses itu salah satu faktor penentunya berada pada kecerdasan pemimpin, kecerdasan emosional, spiritual dan kecerdasan intelektual. Kemudian, potensi itu ada pada diri Pak GSVL dan Pak Mor,” ucap Rudswie.

Yone merupakan seorang guide yang kesehariaannya sebagai pemandu wisata sejumlah turis manca negara yang datang ke Manado ingin menikmati panorama wisata di Bumi Nyiur Melambai ini.

”Saya tak kenal persis GSVL-MOR, hanya tau begitu saja. Tapi mereka punya kharismatik. Pemimpin yang penuh kharismatik,” ujar Yone.

Lanjutnya lagi mengaku mengetahui GSVL itu dari program-programnya sejak 5 tahun ini pimpin Manado. Sososk GSVL dan Mor Bastian menurutnya sangat selaras dalam berpasangan sebagai calon Wali Kota serta Wakil Wali Kota Manado.

”Kalo pak Mor saya tahu, yah pernah jadi anggota DPRD Manado selama 10 tahun. Selain itu, Pak Mor juga kan punya usaha bergerak di bidang pariwisata. Tempatnya jadi langganan saya antar turis nginap,” tandas Yone seraya menyebut beberapa tempat usaha Mor yang dinilai ikut mendukung visi menjadikan Manado Kota Model Ekowosata Dunia.

”Jadi cocok memang kalau Pak GSVL dengan Pak Mor bisa pimpin Kota Manado 5 tahun kedepan. Manado Model City Ecotourism bisa menfaatkan jaringan Pak Mor menggaet turis-turis mancanegara. Beliau punya jaringan khusus dengan orang-orang besar luar negeri. Setidaknya bisa diundang agar lebih mempromosikan lagi dunia pariwisata Kota Manado,” papar Yone.

Ditambahkannya lagi bahwa terobosan program-program pro rakyat yang telah dicetuskan GSVL menurut Yone, sebagai bukti kalau GSVL adalah pemimpin yang melayani. Akan halnya Mor. Modal selama 2 periode menjadi wakil rakyat di DPRD Manado, otomatis mengetahui persis aspirasi dan kemauan masyarakat Kota Manado.

”Inilah perpaduan kepemimpin melayani antara Pak GSVL dan Pak Mor bisa membawa Kota Manado lebih maju. Sama-sama punya naluri jiwa takut akan Tuhan. Pak GSVL pasti orang tahu kapasistasnya di GMIM. Begitu juga Pak Mor, sebagai gembala muda di GPdI. Secara religius, keduanya sosok pelayan. Pasti keseharian di tengah masyarakat, keduanya punya sifat melayani untuk masyarakat,” kunci Yone. (Tim Redaksi)

Wah, Ada yang Gunakan Nama Tumbelaka untuk Jatuhkan GSVL

Taufik Tumbelaka (Foto Ist)

Taufik Tumbelaka (Foto Ist)

MANADO – Tahun politik tiba, pemberitaan dimedia massa pun kian tak berjalan sesuai yang diharapkan. Pasalnya, Senin (14/9/2015) belum lama, ratusan Pendeta, Vicaris dan Guru Agama GMM se-Kota Manado, melakukan pengutusan kepada pasangan Calon Wali Kotadan  Wakil Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut-Mor d Bastiaan ( GSVL-Mor) di gedung GMIM Sentrum Manado. Ibadah pengutusan yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Pdt Dr HWB Sumakul MTeol ini diparkarsai oleh Forum Komunikasi Pendeta GMIM Kota Manado.

Menariknya, salah satu media massa di Manado mengkritik acara ini, dan menuding Ketua Sinode GMIM seorang pemimpin gereja yang menonjolkan sikap egoisme dengan mengkhususkan salah satu pasangan calon peserta Pilkada Manado. Namun bukan itu yang dipersoalkan, tetapi sumber media tersebut yang menggunakan nama Taufik Tumbelaka selaku pengamat politik, pemerintahan dan kemasyarakatan, yang menimbulkan polemik. Rupanya, Tumbelaka mengaku tidak pernah mengeluarkan statemen yang mengkritik pelaksanaa ibadah pengutusan yang dipimpin Ketua Sinode GMIM.

”Saya tegaskan, saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan itu. Saya tidak pernah diwawancarai baik secara langsung ataupun lewat telepon oleh media tersebut,” ujar Tumbelaka dengan nada kaget, mengetahui namanya dicatut.

”Akhir-akhir ini ada yang mencatut nama saya untuk kepentingan politik. Banyak pernyataan menyerang orang lain tapi nama saya yang digunakan,” ucap Tumbelaka.

Dikatakannya, setiap pelaksanaan pesta demokrasi, justru dirinya menghimbau kepada pasangan calon, pendukung, atau bahkan simpatisan untuk tampi simpatik dan menyeruh-nyeruhkan supaya pilkada digelar secara damai, tidak untuk saling menjatuhkan. ”Tetapi ajarkan masyarakat cara berpolitik yang santun dan dewasa, tidak menyerang orang atau pasangan calon,” tukas Tumbelaka, seraya mengingatkan kembali agar semua harus berhati-hati dan jangan lagi mencatut namanya untuk kepentingan politik. (Tim Redaksi)

Mor Bastiaan: Ada Hadiah Untuk Koordinator Tim Pemenang di Kecamatan

Mor Bastiaan (Foto Suluttoday.com)

Mor Bastiaan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tak main-main untuk memperjuangkan dan menunjukkan keseriusan membangun Kota Manado ditunjukkan secara konsisten oleh tim Kampanye Daerah (Timkamda) GS Vicky Lumentut – Mor Bastiaan (GSVL-MOR), pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota yang diusung Partai Demokrat dan PKPI di Pilkada Manado, 9 Desember mendatang bakal tidak sia-sia.

Pasalnya, sejak jauh hari GSVL-MOR sudah memikirkan penghargaan yang akan diberikan kepada Timkamda di tingkat kecamatan dan kelurahan berupa sepeda motor.

”Ada hadiah 1 unit sepeda motor untuk koordinator Kecamatan dan koordinator kelurahan,” ujar Mor saat melantik Timkamda se Kecamatan Wenang, Rabu (16/9/2015).

Untuk diketahui, hadiah ini diberikan kepada tim Kecamatan dan Kelurahan yang berhasil meraih prosentase suara dukungan untuk pasangan GSVL-MOR tertinggi di wilayah masing-masing saat Pilkada belangsung nanti.

”Siapa yang prosentase suara tertinggi di wilayah masing-masing, Kecamatan atau kelurahan akan kami berikan satu unit sepeda motor. Bukan suara terbanyak yah karena di wilayah masing-masing beda-beda jumlah pemilihnya, tapi prosentase suaranya,” tukas suami tercinta Imelda Bastiaan-Marcus ini disambut apluas pata ujung tombak Timkamda GSVL-MOR.

Meski demikian, Mor yakin, bergabungnya Timkamda untuk kemenangan GSVL-MOR bukan karena menginginkan sepeda motor. Melainkan menginginkan Kota Manado kedepan.

“Iya kan?,” tanya Mor disambut yel yel ‘Manado Cerdas’ oleh para Timkamda. ”Kalo torang punya visi misi yang sama mari torang sama-sama mengawal pembangunan di Kota Manado yang 5 tahun sudah dipimpin Pak GSVL untuk lebih maju lagi kedepan. Jangan sampai mundur ke belakang lagi. Ini kesempatan torang beri pemahaman kepada masyarakat demi anak cucu kita nanti,” pungkas Mor menutup. (Tim Redaksi)

Menghentak, Tim Kampanye GSVL-Mor di Tingkat Kecamatan Dibentuk

Tim kampanye tingkat Kecamatan Wenang dibentuk (Foto Ist)

Tim kampanye tingkat Kecamatan Wenang dibentuk (Foto Ist)

MANADOKekuatan yang terorganisir menjadi modal kuat dalam sebuah kemenangan, ini menjadi salah satu prinsip dasar dari tim pemenangan GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan (GSVL-Mor) untuk menang dalam Pilwako Manado 2015. Setelah dilantik belum lama ini, Tim Kampanye Daerah (Timkamda) GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) tingkat Kota Manado dilantik, Rabu (16/9/2015) tim Kota mulai melakukan ekspansi pembentukan tim Tingkat Kecamatan.

Langsung dipimpin, Marthen Manopo, Ketua Timkamda Kota Manado, menggelar pelantikan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Singkil dan Wenang. “Nanti menyusul pelantikan di sembilan kecamatan lainnya,” kata Manoppo di sela-sela pelantikan Timkamda se Kecamatan Wenang malam tadi.

Menurut politisi yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut ini, Timkamda GSVL-MOR di tingkat kecamatan yang sudah dilantik segera bekerja membentuk tim-tim lainnya di tingkatan kelurahan masing-masing. “Ingat, kalian adalah ujung tombak kemenangan pasangan GSVL-MOR sebagai Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Manado yang akan bertarung 9 Desember nanti,” ujar Wakil Ketua DPRD Sulut ini.

Untuk itu, Wakil Rakyat Dapil Tomohon ini berharap, Timkamda tingkat kecamatan dan koordinator tim di tingkat kelurahan segera melantik tim-tim lain di masing-masing kelurahan. “Tolong koordinator tim di kecamatan, langsung mematau pembentukan pembentukan tim di kelurahan. Secepatnya dibentuk karena tugas berat kedepan menanti kita saat ini,” tegas Manoppo sambil berharap, tim yang terbentuk menyatu dan bergandengan tangan untuk satu tujuan memenangan GSVL-MOR.

“Torang bekerja tapi jaga sikap masing-masing. Berpolitiklah dengan sopan santun dan harus cerdas. Semua tim harus bekerjasama, bergandengan tangan menyatu untuk memenangkan GSVL-MOR,” pesan Manoppo.

Sekadar diketahui, untuk Singkil, selain koordinator tingkat kecamatan, ada 9 koordinator tingkat kelurahan yang dilantik hari ini. Begitu juga di Wenang. Koordinator kecamatz bersama koordinator 12 kelurahan dilantik serta diambil sumpah dan janji oleh Calon Wakil Wali Kota, Mor Bastiaan. (Tim Redaksi)

iklan1