Tag: mor d bastiaan

Sofyan Pimpin Rapat Panitia, Pelantikan GSVL-MOR Bakal Sukses

M. Sofyan saat memimpin rapat panitia (Foto Ist)

M. Sofyan saat memimpin rapat panitia (Foto Ist)

MANADO – Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado periode 2016-2021 dipastikan berlangsung sukses, dan meriah. Hal tersebut dapat dilihat dari kerja serius yang ditunjukkan Panitia Pelaksana (Panpel) pelantikan Wali Kota Dr GS Vicky Lumentut, dan Wakil Wali Wota Manado, Mor D. Bastiaan SE, melalui rapat-rapat yang dilakukan.

Panitia dipimpin M. Sofyan, AP,M.Si yang juga Camat Wenang selaku ketua itu bekerja sesuai Surat Keputusan (SK) dari Penjabat Wali Kota Manado Ir Royke O Roring dengan nomor SK 84/KEP/12/Setdako/2016 tertanggal 3 Mei 2016. Terpantau Suluttoday.com, secara ekstra menjalankan kerja-kerjanya hal ini juga mengingat waktu yang diberikan relatif singkat.

Menurut Sofyan persiapan pelantikan dari panitia sejauh ini terus dioptimalkan, lanjut dikatakan birokrat muda yang dikenal komunikatif dengan semua elemen masyarakat itu menyampaikan kalau panitia tidak hanya bekerja di jam kantor. Bahkan lebih banyak panitia menyediakan waktu saat setelah berkantor untuk melakukan pertemuan.

”Memang kita intens melakukan evaluasi. kemudian untuk evaluasi kali ini kami mau memastikan apakah tugas yang didelegasikan sudah berjalan atau ada kendala. Yang pasti, komitmen kita agar pelaksanaan pelantikan, Senin (9/5/2016) pagi di graha Bumi Beringin yang dilanjutkan dengan serah terima jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado terpilih periode 2016-2021 di ruangan Serba Guna kantor Wali Kota Manado, bisa berjalan dengan sukses,” ujar M Sofyan saat diwawancarai Suluttoday.com, Jumat (6/5/2016) setelah memimpin rapat panitia di RM Bastianos Megamas Manado.

Panitia saat melakukan evaluasi (Foto Ist)

Panitia saat melakukan evaluasi (Foto Ist)

Untuk diketahui, panitia yang beranggotakan 15 orang yang terdiri dari Ketua M Sofyan AP MSi, Sekertaris Drs Sammy Kaawoan MAP, Bendahara Johnly E Tamaka SE dan anggota Jerry Lasut SH, MH, Reyn Heidemans, Donald Sambuaga S.STP, Laurens Umboh SSos, Wanda Lumentut SIP, Steven Runtuwene, Lufri Gerungan SH, Brandes Lasut, Stella Pakaya, Budi Harold Rarumangkay, Junifer Kaparang, Srikandi Kobis. (Amas)

Tertibkan Oknum PNS ”Nakal”, Ini yang Dilakukan GSVL-MOR

Ilustrasi, ASN yang sering nongkrong di kantin saat jam kantor (Foto Ist)

Ilustrasi, ASN yang sering nongkrong di kantin saat jam kantor (Foto Ist)

MANADO – Kebiasaan sejumlah oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang keluyuran saat jam kantor kian menjadi fenomena menarik yang mencoreng wajah para PNS lainnya. Dimana PNS yang mestinya menjadi panutan, dan menunjukkan pelayanan kepada publik, malah sebaliknya memberi cuontoh tidak wajar. Hal yang berkaitan dengan disiplin para ASN ini akan dilirik pemimpin cerdas Kota Manado, GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan, selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manad setelah dilantik nantinya, Senin (9/5/2016) mendatang.

Ketika diwawancarai, GSVL sapaan akrab Vicky Lumentut, di Graha Gubernuran, Rabu (4/5/2016) memberikan jawaban bijak menyangkut dengan kebiasaan segelintir PNS ”nakal” yang melanggar aturan. Bagi GSVL disipiln ASN merupakan hal penting yang perlu digenjot, bagaimana peningkatan pelayanan dilakukan bila para birokrat belum paham tugas pokoknya.

”Problem yang melilit para PNS saat ini adalah ada yang belum paham tugas utamanya sebagai pelayan publik, etos kerja lemah. Ada juga yang paham, namun sengaja melanggar aturan. Kita akan tertibkan nanti, bila kedapatan masih ada PNS yang keluyuran disaat jam kantor, atau tidak masuk-masuk kantor tentu berdasarkan aturan kita beri sanksi. Karena bagaimana pun, meningkatkan pelayanan pada masyarakat itu harus didukung dengan kesadaran para PNS agar bisa disiplin, tidak korupsi waktu, dan tau tugas piokoknya,” ujar GSVL menutup. (Amas)

Di Graha Gubernuran, Rabu Gladi Bersih Pelantikan GSVL-MOR Dilakukan

GSVL dan Mor Bastian (Foto Ist)

GSVL dan Mor Bastian (Foto Ist)

MANADO – Prosesi pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Manado dipastikan berlangsung, Senin (9/5/2016). Hal ini sebagaimana disampaikan, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, belum lama ini. Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (GSVL), bersama Wawali Manado, Mor D Bastiaan, yang akan memimpin Manado pada periode 2016-2021 ini ternyata makin dinantikan warganya.

Untuk pelaksanaan pelantikan, selain telah dibentuk panitia di jajaran pemerintahan Kota Manado, pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut juga telah melakukan persiapan guna menyukseskan pelantikan Wali Kota dan Wawali Manado. Menurut Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, John Palandung pihaknya telah menyiapkan berbagai hal demi kelancara pelantikan.

”Sudah diagenadakan semua dan nantinya Babu (4/5/2016), kami akan adakan gladi bersih di Graha Gubernuran,” ujar Palandung, usai melakukan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional, Senin (2/5/2016), di halaman Kantor Gubernur Prov Sulut.

Lanjut Palandung menyampaikan bahwa akan dipersiapkan pelantikan pada Senin sore pekan depan. Sekedar diketahui, rencananya jam 16.00 Wita pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado dimulai. (Amas)

Rondonuwu: Rolling Pejabat Kota Manado, Urgentkah?

Alwin Rondonuwu (Foto Ist)

Alwin Rondonuwu (Foto Ist)

MANADO – Mencermati rolling pejabat yang di lakukan oleh Pj Walikota dan dilantik oleh Sekot Manado Ir. Haefrey Sendoh yang sudah 3 kali dalam kurun waktu kurang dari 4 bulan dan katanya masih ada rolling susulan. Jika benar issue tersebut sebagai masyarakat Manado dan pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM). Muncul pertanyaan bagi saya, apakah rolling ini sudah benar atau malah melanggar aturan? Apakah seurgent ini kah rolling harus dilakukan?.

Kenapa hanya di Kota Manado rolling besar2an dilakukan? Pertama secara legalitas PP no 49 tahun 2008 pasal 132 ayat 1a mengatakan Plt atau Pj dilarang melakukan mutasi pegawai. Walaupun dalam ayat 2 pengecualian setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri. Pertanyaannya apakah kriterianya? dan jangan lupa ada undang2 no 8 tahun 2015 Pasal 162 ayat 3 yang mengamanatkan Gubernur, walikota, bupati dilarang melakukan penggantian pejabat dalam kurun waktu 6 bulan.

Dan menurut pendapat saya ini bukan saja hanya berlaku bagi pejabat Walikota definitif tapi juga bagi Plt atau Pj Walikota, dengan kata lain sedangkan Pejabat definitif harus menunggu 6 bln apalagi Plt atau Pj. Hal ini juga ditegaskan oleh Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Tumpak Hutabarat dalam Media Online RadarPena.com 28/10/2016 menanggapi rolling yang dilakukan Pj Walikota Bandar Lampung.

Dia mengatakan “tentu tidak boleh Pejabat Walikota atau Bupati melakukan rotasi atau mutasi baik itu kepala SKPD definitif maupun Plt itu dalam kurun waktu 6 bulan, itu batal demi hukum atau cacat hukum. (Bisa di lihat di radarpena.com tgl 28/10/2016 judul “BKN nilai Rolling Walikota Bandar Lampung Cacat Hukum”). Saya kira kasus di Bandar Lampung harus menjadi kajian case study bagi pejabat Plt dan pejabat definitif jika akan melakukan rolling. Dan apa yang dilakukan Gubernur Sulut sesuai dengan informasi dari media yang baru akan melakukan rolling enam bulan sesudah dilantik atau bulan Agustus sudah sesuai dgn undang-udang.

Kedua dari 6 kabupaten/kota dan Propinsi Sulawesi Utara yang melaksanakan pilkada mungkin hanya Manado yang melakukan rolling dan yang paling sering serta paling banyak pejabat yang di rolling sehingga timbul pertanyaan apakah se urgent itu? Kenapa tidak menunggu walikota dan wakil walikota terpilih Dr. GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan,SE yang tinggal menghitung hari pelantikannya? kan user yang akan menggunakan mereka adalah walikota dan wakil walikota yang terpilih? Ketiga, dari rotasi dan mutasi yang dilakukan yaitu mendefinifkan Plt dan pergeseran posisi, ada kesan yang penting sudah melakukan rolling dan kemudian pejabat definitif tidak boleh merolling mereka lagi sampai waktu yang ditentukan? Jika dugaan saya ini benar sangat disesalkan.

 

Catatan: Alwin Rondonuwu, tokoh masyarakat Kota Manado

Besok Berkas GSVL-MOR Tembus Mendagri, Gubernur Olly Bertindak Cepat

Olly Dondokambey dan Steven Kondouw (Foto Suluttoday.com)

Olly Dondokambey dan Steven Kondouw (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, SE, setelah menerima berkas GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan (GSVL-MOR) selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado terpilih, pada Senin (28/3/2016) kemarin, akhirnya Selasa (29/3/2016) siang tadi langsung bertindak cepat menandatangani berkas tersebut untuk diproses.

Menurut Kepala Biro Pememrintahan dan Humas Setdaprov Sulut DR Jemmy Kumendong, berkas usulan tersebut sudah lengkap dan ditandatangani Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.”Besok (Rabu 30 Maret 2016, red), berkas tersebut akan kami kirim ke Kemendagri untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK) Mendagri dalam kesempatan pertama,”terangnya Selasa malam.

Sebelumnya, pada Senin (28/03/2016) pagi sekitar pukul 10.00 wita, berkas usulan pengesahan pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota, telah diterima Pemprov Sulut.
Berkas bernomor 75/DPRD/III/2016 tertanggal 24 Maret 2016 yang ditandatangani Ketua Dewan Kota Manado Nortje H Van Bone itu, ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Cq Gubernur Sulawesi Utara tersebut, diantar oleh Sekertariat Dewan Kota bersama Kabag Pemerintahan serta Camat Wenang Pemkot Manado.

Sekedar diketahui, terlihat beberapa berkas persyaratan lainnya juga ikut dilampirkan, terutama berkas dari Ketua KPU Manado nomor 52/KPU-MDO-230/III/2016 tertanggal 23 Maret 2016 yang ditujukan pada Dewan Kota Manado tentang penyampaian pengusulan pengesahan pasangan calon. Termasuk, berkas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 151/PHP.KOT-XIV/2016 tertanggal 22 Maret 2016. (**/Amas)

iklan1