Tag: mor dominus bastiaan

Tinggalkan Tahun 2018, VICKY LUMENTUT: Doakan Kota Manado Agar Selalu Dijaga

DR GS Vicky Lumentut ketika sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Senin (31/12028), bertempat di De Corlano Malalayang Kota Manado, pemerintah Kota Manado merayakan lepasnya tahun 2018 dan menjemput datangnya tahun 2019. Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut juga dalam acara ini menghadirkan Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado.

Menurut Vicky Lumentut kerukunan adalah hal utama yang perlu dipelihara di Manado yang dikenal sebagai Kota Doa. Dimana, kerukunan dan toleransi selalu dikedepankan dalam berbagai iven termasuk dalam pagelaran Tahunan semacam ini.

”Kita bersyukur karena selama tahun 2018, kota kita relatif aman dan terkendali. Ini juga merupakan kerja kita bersama menghadirkan suasana yang aman dan nyaman. Para rohaniawan telah berperan menciptakan kondisi ini bersama masyarakat Kota Manado, juga termasuk peranan aparat keamanan kita. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih kepada kita semua. Mari kita tingkatkan semangat toleransi, hidup rukun dan damai di Kota Manado pada tahun 2019,” kata Wali Kota Manado Vicky Lumentut.

Menurutnya, kebanggaan lainnya karena Manado bisa meraih 21 penghargaan di tahun 2018. Sehingga, prestasi yang telah dicapai dapat ditingkatkan pada tahun 2019.

Para hadirin saat mendengarkan arahan Wali Kota Manado (FOTO Ist)

”Saya berharap, di tahun 2019 ada semangat yang baru bagi kita semua untuk membangun Kota Manado yang kita cintai bersama ini. Apalagi, telah kita canangkan Manado sebagai Kota Doa. Mari saya mengajak untuk kita dukung bersama, doakan Kota Manado agar selalu dijaga dan dipelihara oleh Tuhan yang Maha Kuasa,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

Wali Kota bersama Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE dan Wakil Ketua TP-PKK Imelda Bastiaan Markus SE, serta Sekretaris Daerah Micler CS Lakat SH MH dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Manado Anie Lakat Mailoor melakukan toast bersama mengakhiri tahun 2018 dan memasuki tahun 2019.

Hadir juga para tokoh masyarakat, tokoh agama serta para pejabat Pemkot Manado, Camat, Lurah sampai kepala lingkungan se-Kota Manado. (*/Redaksi)

Jelang Natal, MOR BASTIAAN: ASN Jangan Abaikan Tugas Melayani

Wawali MOR BASTIAAN (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota DR GS Vicky Lumentut sebagaimana disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan SE disaat Apel, Senin (3/12/2018) menyampaikan dihadapan ratusan Aparatarur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) se-Pemkot Manado agar terus meningkatkan disiplin melayani.

Kata Mor Bastiaan, bagi yang beragama Kristen sekarang tengah disibukkan dengan aktivitas persiapan menyambut Hari Natal. Wawali mengajak agar ASN menyambut Hari Natal dengan sukacita, lalu terus menjaga konsistensi dalam menjalankan kewajiban tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat Kota Manado, juga bernilai ibadah di hadapan Tuhan.

Disampaikannya lagi, dengan meminta aparatur pemerintah agar di Pemkot Manado agar memfokuskan pekerjaan di akhir tahun 2018 ini pada penyelesaian realisasi fisik dan serapan anggaran yang sesuai target masing-masing Perangkat Daerah.

“Saya mengharapkan agar cepat selesaikan yang belum terselesaikan, realisasi fisik dan serapan anggaran harus sesuai target. Saya ingin seluruh Perangkat Daerah sudah melakukan evaluasi komprehensif terhadap kinerjanya masing-masing, bangun sinergitas dan kerjasama yang baik. Pacu kinerja secara efektif dan efisien, tetap mengacu pada dokumen perencanaan, pastikan program kegiatan dilaksanakan dan tetap on the track,” tutur Wawali Mor menutup.

Usai upacara Mor menyerahkan SK Pensiun kepada sejumlah ASN yang telah memasuki masa purna bakti. Tampak hadir Sekda Mickler C.S Lakat SH MH, para Asisten, kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah dan seluruh ASN dan THL se-Kota Manado. (*/Redaksi)

Micler Lakat Menang, Ini Titipan MOR untuk KORPRI Kota Manado

Wawali Mor Bastiaan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Menunjukkan kerja yang profesional, pemerintahan Kota Manado harus tampil bersih dan berwibawa, hal itu seperti disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan SE. Wawali Mor menegaskan agar semua anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) jangan terjebak pada masalah hukum dan harus berupaya menghindari terjadinya proses hukum.

Disampaikan Wawali Mor saat menghadiri dan membuka Musyawarah KORPRI dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di ruang Toar Lumimuut (Tolu) Kantor Walikota, Rabu (21/11) pagi. Menurutnya, jika terjadi proses hukum akibat penyalahgunaan wewenang dan jabatan sebagai aparatur pemerintah, semua akan merasa dirugikan termasuk organisasi KORPRI.

”Saya mengajak, semua anggota KORPRI di Kota Manado kompak. Kita hindari proses hukum, tentunya dengan melaksanakan pekerjaan sebagai aparatur pemerintah sesuai aturan yang ada,” ujar Wawali Mor.

Musyawarah KORPRI kali ini dimenangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Micler CS Lakat SH.,MH yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KORPRI Kota Manado. Mendampingi Wawali Mor Bastiaan, selain Sekda Lakat tampak Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH dan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Manado Corry Tendean SH. (*/Redaksi)

GSVL-MOR Topang ODSK, Terdepan Support Deklarasi UKM Jaman Now

Gubernur Sulut saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado, Selasa (13/11/2018) melalui Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE menghadiri acara Gebyar UKM INDONESIA 2018 Manado dengan tema UKM Jaman Now, di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama (Dirut) Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Smesco Emilia Suhaimi MM mewakili Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia serta Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dalam sambutannya yang disampaikan Dirut LLP-KUKM mengatakan, Gebyar UKM INDONESIA 2018 merupakan program pemerintah pusat untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

”UKM adalah program strategis Pemerintah yang bertujuan antara lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan membangun kewirausahaan lokal sehingga dapat terwujud kesejahteraan indonesia yang berdampak pada peningkatan lapangan kerja dan penurunan angka kemiskinan,” kata Menkop UKM.

Dikatakan, program tersebut dapat terwujud dengan adanya dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah serta perbankan dan UKM termasuk usaha besar. Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan sekarang ini pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Sulut, sedang bekerja keras membangkitkan industry pariwisata. Olehnya, UKM sangat diperlukan dalam menopang industri pariwisata.

”Tanpa ada UKM, tidak akan sukses juga. Karena para turis yang datang tentunya menginginkan suatu oleh-oleh untuk mereka bawa pulang ke negara mereka nanti. Untuk itu, peran UKM sangat penting,” ujar Gubernur Olly.

Wawali Mor Bastiaan saat menghadiri acara (FOTO Ist)

Sementara itu, Wawali Mor ditempat terpisah menyampaikan Gebyar UKM INDONESIA 2018 Manado ikut berdampak pada UKM di Manado. Dimana, sebagai ibukota Provinsi Sulut, Manado merupakan pintu gerbang masuknya pariwisata ke daerah Nyiur Melambai ini.

”Ini tentunya sangat bermanfaat bagi UKM kita di Manado,” tutur Wawali Mor Bastiaan, didampingi Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan dr Robby Mottoh.

Acara diwarnai dengan penganugrahan ICSB Presidential Award. Kota Manado menjadi salah satu penerima penghargaan yang diterima Kepala Dinas Koperasi dan UKM Hendrik Warokka. Usai penganugerahan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi UKM JAMAN NOW. (*/Redaksi)

Jelang Kunjungan JOKOWI, Kota Manado ‘Disterilkan’

Sekda Peter K.B Assa saat memimpin Rakor (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kamis (18/10/2018), bertempat di ruang Toar Lumimuut kantor Wali Kota Manado, dilaksanakannya Rapat koordinasi (Rakor) persiapan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo alias Jokowi ke Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Kota Manado, Rakor dilaksanakan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Peter KB Assa ST MSc PhD didampingi Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten 2 bidang Perekonomian dr Robby Mottoh, Asisten 3 bidang administrasi keuangan Drs Frans Mawitjere dan dihadiri sejumlah pejabat kepala Perangkat Daerah terkait ini berjalan lancar.

Sekda Assa menyampaikan menyangkut teknis dan protokoler rencana kunjungan Presiden Jokowi, Pemkot Manado mendorong aparatur pemerintahan sampai masyarakat kota, agar meningkatkan kebersihan, keamanan dan kerukunan di Kota Manado.

”Besok hari Jumat pagi, seluruh aparatur pemerintah mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkup Pemkot Manado akan melaksanakan kerja bakti, membersihkan wilayah Kota Manado. Kami berharap, masyarakat juga ikut berperan membersihkan lingkungannya,” ujar Sekda Assa, Kamis (18/10/2018).

Dikatakan, kegiatan bersih-bersih kota tersebut merupakan instruksi Wali Kota DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE, agar Kota Manado tetap dalam keadaan bersih, tidak hanya karena ada rencana kunjungan orang nomor satu di Republik Indonesia ini.

”Budaya bersih harus menjadi bagian dari kehidupan orang Manado, itu yang selalu disampaikan Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota. Karena, kebersihan merupakan bagian daripada iman. Sehingga, menjadi tanggung jawab kita bersama, jika lingkungan kita bersih,” kata Sekda Assa.

Peserta Rakor saat memberikan tanggapan dalam rapat (FOTO Ist)

Selanjutnya, sikap hidup yang menjunjung tinggi keamanan dan kerukunan juga menjadi jati diri masyarakat Kota Manado.

”Mari kita jaga keamanan dan pelihara hidup kerukunan diantara kita. Karena, orang Manado adalah orang yang mencintai kerukunan dan kedamaian. Selain bersih, Pak Wali Kota dan Pak Wakil selalu mengingatkan kita semua bahwa Manado adalah rumah kita bersama, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar-golongan,” tutur Assa. (*/Redaksi)

iklan1