Tag: mor dominus bastiaan

Terima Bantuan, Pilomonu: Terima Kasih Bapak MOR Dominus Bastiaan

Penyaluran bantuan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Bentuk kepedulian Mor Dominus Bastiaan, politisi yang kini menjabat Wali Wali Kota Manado terhadap masyarakat disaat bencana Virus Corona (Covid-19) begitu terasa. Dimana Mor yang telah memberikan sembako kepada masyarakat dinilai sangat bermanfaat dan membantu masyarakat Kota Manado.

Hal itu seperti disampaikan Jufri Pilomonu, aktivis muda Sulawesi Utara (Sulut) itu menyampaikan terima kasih atas kepedulian Mor. Pilomonu menilai apa yang ditunjukkan Mor merupakan keberpihakan dan kepedulian yang nyata dari seorang pemimpin. Dimana Mor menyalurkan bantuan dengan menggunakan dana pribadinya.

“Alhamdulilah, sekali kumpul data, lusanya terkontribusi ke warga dan masyarakat yang berdampak dari wabah covid 19. Walupun apa adanya, masyarakat merasa bersukur akan pemberian ini berupa beras. Sudah meringankan masyarakat. Dan ini gelombang pertama. Kami akan bergerak sampai pada selesai tugas dan amanah,” kata Pilonomu melalui Akun Fecabokknya, Senin (13/4/2020).

Pria yang berkecimpun di KNPI itu juga mengatakan para warga yang menerima bantuan dari Mor menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih. Langkah nyata yang dilakukan Mor, menurutnya sangat berharga di tengah situasi Corona saat ini.

Warga antusias menerima bantuan (Foto Istimewa)

“Demi warga masyarakat. Saya mewakili warga masyarakat, mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak MOR Dominus Bastiaan Selaku wakil walikota Manado, dan partia Demokrat Manado Yang sudah ambil langka cepat dan tepat,” tutur Pilomonu menutup.

(*/Bung Amas)

Doakan Warganya, Wawali MOR BASTIAAN Buat Video Live Streaming

Mor Bastiaan saat menggelar doa (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com -Wakil Wali Kota (Wawali) Manado Mor Bastiaan berdoa secara live streaming di Channel : https://www.youtube.com/c/damailahindonesiaku dihadapan 19.000 viewer pada hari Jumat, 3 April 2020 dalam acara :

“Wake Up call “(End) “THE LAST CALL“

Bersama Pdt Rubin Adi A (ketum GBI), Pdt Niko Njotorahardjo (GBI Gatsoe), Pdt Petrus Nawawi (GKPB), Pdt Budi Setiawan (Abbalove ), Pdt Victor Faraknimela (Nederland ), serta Tim Damailah Indonesiaku.

Kata Wawali Mor, hari-hari terakhir ini banyak orang mengalami kekuatiran dan ketakutan, sejak Indonesia dinyatakan telah terpapar dengan Virus Corona.

“Bagaimanakah sikap kita terhadap wabah ini?. Alkitab menggambarkan melalui pengajaran Yesus, kisah tentang membangun rumah di atas dua macam dasar yang berbeda, serta angin dan banjir yang melandanya. (Matius 7:24-27). Prinsip penting dalam nats ini adalah melakukan Firman Allah, Bukan seberapa banyak mengetahui atau mempelajari Firman Allah. Mengetahui dan mempelajari banyak Firman Allah belum tentu berarti pasti melakukannya. Kata ‘hujan’, ‘banjir’, dalam nats ini melukiskan tentang masalah, persoalan, kesulitan yang sedang terjadi. Virus Corona yang melanda dunia dan Indonesia saat ini, merupakan masalah global yang sedang terjadi, sehingga telah menjadi pandemi. Setiap orang yang mendengar Firman Allah dan melakukannya, mereka jugalah yang disebut membangun rumah di atas batu;” kata Mor Bastiaan.

Bagaimana hal ini diterapkan dalam keluarga?. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, tambah Wawali Manado itu, telah menghimbau masyarakat untuk sekolah, bekerja dan beribadah di rumah demi untuk menghindari penularan COVID-19.
Selama ini kesibukan sering menyita waktu dalam keluarga, sehingga waktu bersama keluarga sangat minim. Tetapi saat ini, merupakan waktu yang penting, ada banyak waktu di rumah.

Apa artinya menjadi pelaku Firman?

• Seorang suami/bapa sebagai kepala keluarga hari-hari ini dituntut untuk melakukan perannya sebagai imam, nabi dan kepala bagi keluarganya, memimpin ibadah bersama istri dan anak. Mengasihi istri, seperti Kristus mengasihi jemaat, menjadi figur teladan, mentor bagi anak. Saat seorang ayah memimpin mezbah keluarga, saat itu ia sedang menegakkan otoritasnya sebagai seorang imam untuk keluarganya. (Efesus 5:25)
• Bagi seorang istri/ibu, hari-hari seperti ini merupakan waktu untuk merenungkan perannya selama ini, apakah telah dijalankan secara maksimal sebagai penolong, pendamping, penghibur/penopang bagi suami dan anak?
• Bagi seorang seorang anak, ini adalah waktu untuk melakukan introspeksi; seberapa alkitabiahnya hubungan kita selama ini dengan kedua orangtua.

Adanya banyak waktu untuk berada di rumah akan merupakan saat yang indah bila hubungan dalam keluarga selama ini baik. Tetapi justru merupakan siksaan, pergumulan berat, apabila hubungan satu dengan yang lain sedang bermasalah.

Melakukan Firman merupakan cara untuk menyelesaikan masalah, merendahkan diri satu dengan yang lain dan meminta maaf dan saling mengampuni. (Matius 6:14-15).
Melalui kebersamaan saat ini, merupakan waktu yang indah untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah dalam kelurga.

Saat ini merupakan ‘Wake Up Call’ bagi keluarga untuk membangun kembali dan menjalankan fungsi sebagai institusi rencana Allah dinyatakan. Melalui mezbah keluarga, beribadah bersama dengan keluarga, mengundang hadirat Allah hadir dalam keluarga. Kita tidak tahu untuk berapa lama kita tidak dapat beribadah bersama, karena itu ibadah keluarga merupakan hal yang sangat penting. Tuhan mau pakai keluarga sebagai pembawa kabar baik, pembawa api Pentakosta Ketiga dalam goncangan ini.

“Mari kita sama-sama berdoa agar wabah ini cepat berakhir, namun terus bangun benteng pertahanan rohani dengan memperkuat ibadah bersama dalam keluarga,” ujar Wawali Mor, Sabtu (4/4/2020).

Wawali Manado yang murah senyum itu juga mengatakan agar Tuhan mengasihi kita semua. Tuhan mengasihi Kota Manado, Tuhan memberkati, Haleluya.

(*/Redaksi)

MOR BASTIAAN: Cegah Corona, Pemkot Manado Juga Sediakan Tempat Cuci Tangan

Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bergerak cepat melakukan pencegahan terhadap penyebaran wabah Corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Manado juga menyediakan tempat cuci tangan bagi masyarakat. Bertempat di beberapa tempat umum dan sejumlah Kecamatan fasilitas cuci tangan dan pembersih disediakan Pemkot Manado.

Hal tersebut sebagaimana dikonfirmasi kepada Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, Sabtu (21/32020). Menurut Mor pihaknya telah action, mengeluarkan Surat Edaran dan melakukan pencegahan terhadap peredaran virus Corona dengan menyiapkan tempat cuci tangan.

Tempat cuci tangam yang berlokasi di TKB (Foto Suluttoday.com)

“Oh ia, Pemkota Manado mulai melakukan pemasangan titik-titik untuk tempat cuci tangan. Sekarang yang telah terpasang ada di depan Bahu Mall dan Taman Kesatuan Bangsa (TKB). Kemudian di beberapa Kecamatan juga sudah dipasang masih terus mau tambah lagi di beberapa titik yang lain,” ujar Mor kepada Suluttoday.com.

Himbauan dan ajakan kepada masyarakat untuk hidup bersih, serta tidak panik juga terus dilakukan Pemkot Manado. Antisipasi virus Corona dilakukan pemerintah Kota Manado secara serius melalui cara-cara yang cepat dan bekerja dengan gotonh royong.

Pusat air bersih di depan Bahu Mall Manado (Foto Suluttoday.com)

“Selanjutnya, rencana kita tiap SKPD masing-masing akan buat. Termasuk saya dan Pak Wali juga akan buat. Kami tidak gunakan dana ABPD, tapi dari masing-masing. Walaupun dalam keterbatasan masker, tiap PD juga akan mencoba mencari masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Kita lakukan ini semua sesuai instruksi Pak Wali Kota, Dr GS Vicky Lumentut,” kata Mor, sembari mengingatkan masyarakat hidup bersih, kooperatif dengan instruksi pemerintah dan berdoa.

(*/Bung Amas)

Wawali MOR BASTIAAN Uji Coba Video Conference

Wawali Mor saat melakukan kontrol melalui video conference (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Rabu (18/3/2020), sore secara resmi Pemerintah Republik Indonesia (RI), melalui Juru Bicara Penanganan Corona di Indonesia Achmad Yurianto di Kantor BNPB, mengumumkan 227 kasus Corona dengan penambahan di Banten ada 4 kasus positif, Yogyakarta 1 kasus positif, Jakarta 31 kasus positif, Jawa Barat 12 kasus positif, Jawa Tengah 1, Sumut 1, Lampung 1, Riau 1, Kaltim 1.

Perkembangan yang signifikan ini membuat langkah Pemerintah Kota Manado memutus mata rantai potensi penyebaran virus dan meningkatkan upaya social distance menjadi sangat tepat.

Usai ditetapkannya Surat Edaran Nomor : 044/B04/BKPSDM/207/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Cofid 19 di Lingkungan Pemerintah Kota Manado menindaklanjuti Keputusan Kepala Badan Nasioinal Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13A Tahun 2020 tanggal 29 Februari tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Status tersebut berlangsung sejak 29 Februari – 29 Mei 2020 dan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Nomor 19 Tahun 2019 tanggal 16 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara, dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Cofid 19 di Lingkungan Instansi Pemerintah, jajaran Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan.

Untuk memastikan perubahan sistem kerja di lingkungan Pemerintah Kota Manado, pada Rapat yang dipimpin Ketua Satgas Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Pencegahan dan Pengendalian Terhadap Penularan Corona Virus Disease (Covid 19), Micler Lakat, selaku Sekretaris Daerah Kota Manado menugaskan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk mempersiapkan seluruh pimpinan Perangkat Daerah agar dapat mengoperasikan sistem rapat online melalui Video Conference.

Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Erwin Kontu, beserta jajaran pada Rabu (18/2/2020), sejak pagi hingga siang tadi baik di Kantor Dinas Kominfo, Laboratorium Aplikasi, hingga ruangan C3 tampak sibuk melatih para Lurah dan Camat menggunakan aplikasi zoom sebagai media rapat online.

Sistem aplikasi integrasi di Pemkot Manado (Foto Istimewa)

Dalam video conference (vidcon) yang berlangsung sekitar 40 menit diikuti Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan. Dalam arahannya, Wawali Mor sempat bercengkerama dengan para Lurah.

“Ini salah satu keuntungan yang torang peroleh dari penyesuaian sistem kerja. Walaupun di banyak tempat banyak yang mengalami kesulitan, tetapi dengan kejadian ini para Lurah, Camat, dan Kepala Perangkat Daerah dapat mengupgrade kemampuannya dalam mengelola TIK Pemerintahan. Mungkin belum semua, tapi dengan cara seperti ini torang akan bisa semakin maju,” ujar Mor Bastiaan yang dikenal akrab dengan jargon Manado Di Berkati ini.

Hal senada ditambahkan Kontu, bahwa Conference berjalan baik dan sukses. Sehingga kami menyambut baik upaya pimpinan untuk mengupgrade kemampuan para pimpinan Perangkat Daerah. Sekitar pukul 12.00 tadi kami sudah melakukan uji coba, dan Pak Wakil Wali Kota berkenan menyempatkan diri menyapa sekitar 15-an akun yang melakukan konferensi. Besok uji coba akan dilakukan terhadap kepala perangkat daerah dan para Camat.

(*/Adm)

AHY Ketum Demokrat: MDB Calon Wali Kota Manado dari Partai Dmokrat

Agus Harimurti Yudhoyono dan Noortje Van Bone (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Umum (Ketum) Dewam Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY mendukung Mor Dominus Bastiaan (MDB) untuk maju sebagai calon Wali Kota pada Pilwako Manado, 23 September 2020 mendatang.

Hal ini dikatakan suami dari Anisa Pohan beberapa waktu lalu. Menurut AYH sebagai kader utama Partai Demokrat dan telah berkontribusi, maka DPP akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dukungan terhadap Mor agar bertarung sebagai Calon Wali Kota Manado.

“Karena beliau (Mor D Bastian) adalah kader utama Partai Demokrat yang selama ini sudah berkontribusi, mengabdi untuk Kota Manado sebagai Wakil Wali Kota. Tentu kita berharap dalam pilkada 2020 ini beliau bisa maju, bisa kans untuk menang,” kata AHY.

Politisi muda yang pernah menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan bahwa agenda dan program MDB untuk memajukan warga Manado perlu dilanjutkan. Dan Partai Demokrat siap pasang badan atas hal tersebut.

“Karena kita ingin berkelanjutan yang baik, itu sebabnya Pak Mor perlu melanjutkan pembangunan di Manado. Yang belum perlu di tingkatkan lagi. Inilah bentuk ikhtiar dan semangat kami Partai Demokrat, sudah layak Pak Mor memimpin Kota Manado,” tutur AYH sesuai rilis yang diterima Suluttoday.com, Rabu (18/3/2020).

Semantara itu, sejumlah personel DPC Partai Demokrat Kota Manado menyambut baik statemen dan dukungan dari AHY yang baru saja terpilih sebagai Ketum DPP Partai. Kongres yang memenangkan AYH juga mencatat bahwa Ketua DPC Demokrat Kota Manado, Noortje Van Bone selaku salah satu pimpinan sidang.

Searah dengan itu, Dharmawati Dareho menyebut kalau nama Mor D Bastian ditingkat DPP itu sudah final dan sekarang tinggal dimatangkan. Soal calon Wakil Wali Kota Manado yang akan mendampingi Mor sedang ditimbang dan dikaji DPP Partai Demokrat.

“Komunikasi-komunikasi masih di jalin terutama dengan Kristo Lumentut dan Aaltje Dondokambey. Begitu juga komunikasi dengan Harley Mangindaan. DPC sudah mengantongi hasil survei dan sudah membuat strategi pemenangan termasuk dengan rencana pasangan bagi Mor D Bastiaan,” kata Dareho, Ketu DPC Partai Demokrat Kota Manado ini.

(*/Bung Amas)

iklan1