Tag: mui sulut

Pengurus Majelis Taklim Fathona Dilantik, Prof Paula Runtuwene Ingatkan Pentingnya Keluarga Harmonis

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut dalam sambutannya (Foto Ist)

MANADO – Pengurus Majelis Taklim Fathona Kota Manado periode 2017-2021 resmi dilantik Kepala Kementerian Agama Kota Manado, melalui Kepala Seksi Bimas Islam, Sabtu (6/5/2017). Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado, Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene, MS.,DEA yang didampingi Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut juga memberi support yang luar biasa.

Bahkan dalam sambutannya, Enci Paula begitu Runtuwene akrab disapa yang berkapasitas sebagai Ketua Dewan Penasehat Fathona (Cerdas) pada sambutannya mengajak Majelis Fathona berpartisipasi dalam mewujudkan keluarga yang harmonis.

”Saya mengajak kepada kita sekalian khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim Fathona untuk berperan aktif dalam menciptakan keluarga yang harmonis dengan meningkatkan peran ibu untuk membina anak-anak kita. Ajaklah mereka untuk menjauhi Narkoba serta perbuatan-perbuatan yang tidak baik,” ujar Enci Paula.

Foto bersama pengurus Fathona dengan Prof Paula Lumentut Runtuwene (Foto Ist)

Ditambahkannya bahwa anak-anak harus mendapat pendidikan yang layak. Sehingga, tidak boleh ada anak-anak yang putus sekolah. Jika ada yang tidak mampu untuk membiayai pendidikan yang lebih tinggi, Pemerintah Kota Manado tengah menyiapkan bea siswa.

”Kemudian, saya tahu pemerintah Kota Manado ada program untuk memberikan beasiswa bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi. Mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan sampai kecamatan. Bahkan, sebagai Rektor Unima saya ajak anak-anak untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, kalau tidak mampu ada program Bidik Misi selama kuliah,” ujar Enci Paula.

Prof DR Julyeta Paula Lumentut Runtuwene saat sambutan (Foto Ist)

Sementara, Wali Kota GSVL menandaskan kehidupan yang rukun dengan toleransi antar umat beragama di Kota Manado sudah terbukti. Sehingga, jika media sosial (Medsos) maupun media massa ribut dengan intoleran, namun di Manado justru tidak terpengaruh.

”Saya ajak kita semua untuk terus menjaga keharmonisan kita dengan hidup rukun dan damai, serta saling menghormati dan menghargai umat beragama di Kota Manado,” tutur Wali Kota GSVL.

Pelantikan pengurus Majelis Taklim Fathona yang dipimpin Ny Suratna Kasim, selaku Ketua juga dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Sulawesi Utara Abdul Wahab Abdul Gafur, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Manado, dan Sekda Manado Drs Rum Usulu. Pelantikan ini mengambil tema: ”Cerdas dalam berfikir, amanah dalam melangkah, sabar dalam bersikap menuju masyarakat Manado yang Baldhatun Thayyibatun Warabbun Ghafur”.(*/Mas)

MPW BKPRMI Sulut Mengutuk Pengeboman Gereja di Samarinda

Dr dr Taufik Pasiakm M.Si, M.Kes (Foto Suluttoday.com)

Dr dr Taufik Pasiakm M.Si, M.Kes (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sejumlah kejadian yang mengancam kenyamanan rakyat di Republik Indonesia ini mengharuskan pemerintah serius memperhatikan pentingnya meningkatkan penjagaan keamanan. Seperti yang terjadi, Minggu (13/11/2016) peledakan bom terjadi di depan Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Kelimantan Timur betul-betul mengusit kerukunan beragama.

Menanggapi hal itu, Dr. Taufik Pasiak selaku Ketua PMW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (13/11/2016) tadi malam, mengutuk keras kejadian yang mekan sejumlah korban. Pasiak memberikan dukungan kepada penegak hukum untuk bertindak tegas dan tuntas menyelesaikan kasus itu dengan menangkan oknum pelaku pemboman.

”Insiden pemboman ini merusak kerukunan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama, kami BKPRMI Sulawesi Utara mengutuk kejadian bom gereja di Samarinda ini. Kami mendorong pihak kepolisian mengusut tuntas pelakuka pemboman yang tidak memahami ajaran agama dengan baik tersebut,” ujar Pasiak yang juga Ketua Bidang antar agama MUI Sulut ini tegas. (Amas)

Relawan Rumah Zakat Manado Buka Pendaftaran Anggota

Rangkaian kegiatan Relawan RZ Manado (Foto Suluttoday.com)

Rangkaian kegiatan Relawan RZ Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Momentum Open Recruitment Relawan Rumah Zakat (RZ) memberikan kesempatan untuk siapa saja yang ingin menjadi Relawan RZ. Siapkah anda menjadi pribadi penuh manfaat…??. Sukri Umasangaji, Relawan RZ ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa sudah saatnya kalian gabung bersama kami menjadi Relawan RZ sebab bersama kita berbagi kemanfaatan, menebar kebaikan untuk kemanusiaan ke seluruh penjuru Nusantara dan Dunia, Rabu (7/10/2015)

”Jaringan Relawan RZ Manado 0852-5613-3931 dengan Format Pendaftaran Via SMS [ Daftar Relawan RZ_Nama_Usia_Jenis Kelamin_Pekerjaan_Aalamat Lengkap ],” ucap Sukri

Ia juga menyampaikan bahwa untuk menjadi Relawan RZ syaratnya sebagai berikut : Muslim/Muslimah, Sehat mental atau tidak memiliki ganguan kejiwaan, Tidak terlibat dalam organisasi yang dilarang Pemerintah dan MUI, Berusia 17-35 Tahun, Berkomitmen Tinggi, Bersedia mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan oleh Relawan RZ.

Hal senada juga disampaikan oleh Rahman Dani Lasamadi (Relawan RZ) bahwa Cara gabung mudah, pertama : Isi Formulir pendaftaran di www.relawannusantara.org , Kedua : atau dapatkan Formulir Pendaftaran di kantor Rumah Zakat yang terdekat di kota anda, dan yang ketiga : Bisa juga langsung menghubungi Jaringan Relawan RZ di Kota Anda.

”Rencananya kami akan melakukan sosialisasi di Badan Tadzkir ditingkat Fakultas yang ad di Univesitas Sam Ratulangi, dan juga Politeknik Manado,” tutur Rahman. (Faruk)

Buka Puasa Bersama Ratusan Imam, GSVL Minta Jaga Kebersamaan

Ketua MUI Sulut saat memberikan ceramah (Foto Suluttoday.com)

Ketua MUI Sulut saat memberikan ceramah (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sebelum menyampaikan sambutan, GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado dalam kesempatan buka puasa bersama para Imam se-Kota Manado. KH Abdul Wahab Abdul Ghafur, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara (Sulut) dalam ceramahnya mengingatkan perlunya umat Islam bersatu padu, mengambil bagian terdepan dalam menjaga keamanan dan membina persaudaraan antar sesama.

”Kita umat Islam harus menjadi umat yang benar-benar taat pada perintah Allah SWT, bertaqwa dan takut pada Tuhan, dengan terus meningkatkan kepedulian antar sesama. Menjaga keamanan, bukan menjadi pembuat rusuh, apalagi kita dalam suasana menjalankan ibadah di bulan Suci Ramadhan ini, ingat Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin” ujar Ketua MUI Sulut, di Rudis Wali Kota Manado, Sabtu (11/7/2015).

Setelah Ketua MUI menyampaikan ceramah, dan ucapan selamat datang dari Asisten II pemerintah Kota Manado, Hi Rum Usulu, GSVL sapaan akrab Lumentut diberikan kesempatan menyampaikan sambutan. GSVL mengingatkan para Imam agar terus mempererat hubungan persudaraan dan menjaga kebersamaan, terutama membantu pemerintah dalam pelayanan terhadap masyarakat.

”Peran para tokoh agama ini sangat penting, memang sejak memimpin Kota Manado saya terus memberi perhatian pada para tokoh agama dengan memberikan dana operasional. Saya berharap para Imam dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk hal pelayanan demi kepentingan publik tentunya, mari kita terus menjaga kebersamaan, jika terus bersama maka Manado akan lebih baik kedepannya,” kata GSVL yang disambut dengan teriakan Cerdas dan Lanjutkan dari sejumlah Imam yang hadir.

Buka puasa bersama ini juga dihadiri Tim 9 Kongres Umat Islam (KUI) Kota Manado, para Kepala Dinas, Kepala Badan, dan Camat dan wartawan. (Amas Mahmud)

Kongres Umat Islam Manado Bakal Wujudkan Kekuatan Pemersatu

Reiner Ointoe (Foto Ist)

Reiner Ointoe (Foto Ist)

MANADO – Kongres Umat Islam Kota Manado 2015 bakal digelar, hal tersebut sebagaimana disampaikan Syarif Darea, selaku Ketua Panitia pelaksana. Kamis (11/6/2015), saat diwawancarai Aif sapaan akrab Darea menjelaskan bahwa perlunya pelaksanaan Kongres Umat Islam dilakukan guna menyatukan kekuatan umat Islam di Manado dalam rangka prosesi Pilwako Manado.

”Kegiatan Kongres ini bukan seremonial ataupun bargaining posisi umat Islam Kota Manado dalam Pilwako 2015 kali ini, namun kami yang dipercayakan dalam tim 9 yang juga memiliki mandat untuk melakukan konsolidasi kepada umat Islam di Kota Manado guna memperkuat barisan dalam Pilwako Manado. Ini dimaksudkan dalam jangka waktu panjang dan melingkupi semua kepentingan umat Islam di Manado, agar tidak lagi tercerai-beraikan dalam menentukan pilihannya di Pilwako. Kekuatan umat Islam ini sangat penting, kami berencana bulan ini melakukan Kongres yang menghadirkan semua umat Islam di Manado,” ujar Aif yang juga mantan aktivis HMI Cabang Manado ini.

Sementara itu ditempat terpisah, Reiner Oitoe, Kordinator Forum Ukhuwa Peduli Umat (FUPU) Sulut yang juga anggota tim 9 menyebutkan apa saja yang akan menjadi sasaran dari Kongres Umat Islam Kota Manado tahun ini. Bang Ener sapaan akrab Budayawan Sulut itu menyampaikan beberapa hal strategis yang akan dilakukan tim 9 jelang Pilwako Manado.

”Ada 3 kriteria yang ditetapkan disini, diantaranya 1. Kongres ini akan membangkitkan pemahaman kepada umat Islam Manado agar lebih partisipatif dalam politik, umat Islam terakomodir. 2. Kongres Umat Islam Manado juga akan melakukan komunikasi pada semua umat Islam, baik pemuda masjid, Imam, tokoh2 masyarakat, ormas Islam, dan Parpol yang dipimpin Umat Islam. 3. Konsolidasi yang akan memperoleh komitmen, baik secara internal dan politik. Aspek penting lainnya adalah melakukan komunikasi, konsolidasi yang tentu akan melahirkan komitmen,” ucap Reiner.

Untuk diketahui juga, aspek yang menjadi target Kongres Umat Islam Kota Manado disampaikan Ointoe yaitu Aspek politik, Penguatan kapasitas ekonomi Umat, khususnya di sektor informal dan ekonomi. Kongres Umat Islam merupakan realisasi dari kesepakatan yang dilahirkan berdasarkan Rekomendasi MUI Sulut, FUPU, Tim 9 Kota Manado. Panitia Pelaksana, Aif Darea, Iswadi Amali, dan sementara itu, Sterring Commite, Reiner Ointoe, Idham Malewa, dan Masri Ikoni. (Amas Mahmud)

iklan1