Tag: Musrembangkab

Buka Musrembangkab, Bupati Sehan Berharap Pemangku Kepentingan Memperhatikan Skala Prioritas

Musrembangkab Pemkab Boltim (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar berharap pelaksanaan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) bukan sekedar seremonial belaka tetapi lebih dari itu harus dijadikan sebagai wadah penyaluran pemikiran konstruktif, kreatif dan inovatif. Demikian dikatakannya dalam sambutan pembukaan Musrembang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam rangka penyusunan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018, Rabu (22/03/2017) dilantai tiga Inde Dou Kantor Bupati.

Forum Musrembang ini mempunyai arti penting, karena melalui forum seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan dan klarifikasi sehingga terjadi kesepakatan terhadap rancangan RKPD yang akan dilaksanakan tahun 2018.” Ungkap Sehan.

Disamping itu kata Sehan, dalam pelaksanaan kegiatan ini, proses perencanaan pembangunan harus mengacu pada peraturan perundang undangan serta singkron dengan visi misi daerah yang sudah ditetapkan. Sehingga apa yang menjadi harapan untuk kemajuan daerah ini dapat terlaksana dengan nyata sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Sulawesi Utara lebih khususnya masyarakat Boltim.

“RKPD mempunyai kedudukan, peran dan fungsi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, dimana RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD memuat rancangan kerangka ekonomi dan prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun.” Terang Sehan.

Menurut Sehan, perencanaan pembangunan daerah tidak terlepas dari perencanaan terstruktur, terencana dan selaras yang dimulai dari bawah. Karena hakekatnya, pembangunan yang dilaksanakan harus seiring dengan harapan dan aspirasi masyarakat serta searah dengan kebijakan pembangunan nasional maupun provinsi.

“Perencanaan pembangunan daerah disusun untuk mewujudkan keterkaitan, keterpaduan, konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan evaluasi yang tentunya tetap mempertimbangkan aspek skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.” Kata Sehan.

Untuk itu, Sehan berharap dalam perumusan dan penyusunan pemangku kepentingan agar memperhatikan skala prioritas, memiliki sasaran yang jelas dan indikator tang terukur agar pelaksanaan pembangunan dapat terlaksana secara bertahap, berjenjang dan berlanjut.

“Saya berharap dalam pengusulan program dan kegiatan benar benar berasaskan kebutuhan bukan karena keinginan. Memperhatikan keterkaitan semua unsur agar dapat tercipta keselarasan antara dokumen perencanaan yang satu dengan lainya. Dan akan terwujud target pertumbuhan ekonomi, target indeks pembangunan manusia (IPM), target penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran dapat dicapai sesuai dengan harapan.” Harap Sehan. (Rahman).

iklan1