Tag: ngadikin iskandar

Badan Tadzkir FISPOL Unsrat Manado Sukses Laksanakan SAHABAT DOA

Terpantau dua mantan Ketum BT FISPOL Unsrat dan M Isnain Umasangaji saat acara (Foto Suluttoday.com)

Terpantau dua mantan Ketum BT FISPOL Unsrat dan M Isnain Umasangaji saat acara (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Badan Tadzkir Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, sukses melakukan sebuah kegiatan yang dinamakan SAHABAT DOA (Silaturahmi Antar Badan Tadzkir, Dosen dan Alumni) dengan Temanya “Memperkuat Habluminnallahu dengan Mempererat Habluminannas” yang diselenggarakan di Aula Rektorat Unsrat, Sabtu (05/10/2016) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pimpinan Fakultas melalui Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Drs.Cornellius Jefri paat, M.Si. dan para Pembina Badan Tadzkir, Hi. Ngadikin Iskandar, S.sos M.Si. Drs. Nasrun Sandiah, M.Si, juga beberapa Alumni Badan Tadzkir Fispol yaitu, Ustad H. Rizal Kasim, S.IP M.Si, yang sebagai pencerama, Megawati A. Bawoel, S.AP, mantan Ketua Badan Tadzkir tahun 2010-2011, Muh Isnain Umasangaji, S.Sos, mantan Sekretaris BT Fispol, Abd Halil Lumbessy, S.IP, mantan Pengurus BT Unsrat, serta Undangan dari BKM FISPOL dan Badan Tadzkir Se Unsrat.

Suasana pembukaan acara SAHABAT DOA (Foto Suluttoday.com)

Suasana pembukaan acara SAHABAT DOA (Foto Suluttoday.com)

Saat menyampaikan sambutan, Ketua Badan Tadzkir Fispol, Juniar Wibisana Suwignya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak serta Panitia Pelaksana yang ikut menyukseskan kegiatan SAHABAT DOA.

“Tak ada kalimat lain, selainkan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Panitia Pelaksana yang sampai saat ini masih terlihat semangat, walaupun pada beberapa hari kemarin banyak tenaga yang terkuras,” tutur Ketua BT yang akrab disapa Juniar ini.

Mewakili Alumni Megawati A. Bawoel, S.AP menyampaikan makna dari kegiatan SAHABAT DOA ini untuk memperkuat Badan Tadzkir Fispol Unsrat kedepannya yang lebih baik.

“Pengurus makin perbanyak komunikasi dengan Alumni, sehingga disetiap kegiatan itu harus dilibatkan untuk meringankan kerja Panitia Pelaksana dan itu tanggung jawabnya para Alumni BT Fispol,” papar Bawoel.

Sementara itu, Hi. Ngadikin Iskandar, S.Sos, M.Si selaku pembina BT FISPOL Unsrat dalam sambutan Pembina Badan Tadzkir Fispol Unsrat, Tema dalam kegiatan SAHABAT DOA itu adalah hubungan dengan Allah dan hubungan dengan Manusia, maka dari itu harus ada pada diri kita masing-masing.

“Badan Tadzkir adalah organisasi islam tidak boleh menganngap sepele tali kekerabatan atau persaudaraan dan harus mempunyai prinsip-prinsip yang penuh saling menyayangi, saling mengerti, saling menyantuni, saling mengingatkan, saling memahami masalah-masalah yang terjadi,” ungkap Ngadikin yang juga Imam di Mesjid Kampus Unsrat.

Begitupun dalam sambutan Pimpinan Fakultas yang dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemasiswaan dan Alumni, Drs. Cornelius Jefry Paat, M.Si. menyampaikan Ia sebagai Wakil Dekan III memberikan dukungan penuh kepada semua BKM yang ada di Fispol Unsrat untuk melakukan setiap kegiatan yang bersifat positif.

Pembina, alumni dan pengurus BT FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

Pembina, alumni dan pengurus BT FISPOL Unsrat Manado (Foto Suluttoday.com)

“Pimpinan tidak pernah membatasi semua kegiatan-kegiatan BKM di Fispol termasuk Badan Tadzkir, kami selalu bangun komunikasi dengan seruluh Pengurus untuk informasi kegiatan baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus,” jelas Jefry Paat.

Menutup kegiatan SAHABAT DOA dengan Teatrikal Pemperingati Hari Sumpah Pemuda yang bawakan oleh, Esa, ifra, dini, nandar, dan dani dengan Judul “Warisan Negeriku”, serta Puisi oleh Devan dengan Judul “Pemuda Untuk Perubahan”, dan juga main music Akuistik religi oleh Anggota Badan Tadzkir Unsrat. (Ghopal/Rahmat)

Tokoh Masyarakat Beharap Pemimpin Kota Manado Kedepan Prioritaskan Pendidikan

Alfian Daini S.Sos (Foto Suluttoday.com)

Alfian Daini S.Sos (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Terus mengalirnya dukungan masyarakat pada figur yang mereka usung untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwako) 2015 diakui dengan berbagai alasan dan espektasi tertertentu. Menurut Herman Najoan SH,MH akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado saat diwawancarai Suluttoday.com, Kamis (16/4/2015) untuk Kota Manado kedepan dibutuhkan pemimpin yang mengedepankan sektor pendidikan.

”Siapapun yang memimpin Kota Manado atau Sulawesi Utara kedepan kita harapkan mereka bisa memprioritaskan tentang pendidikan. Karena dari pendidikanlah bangsa ini akan besar dan maju, pendidikan akan mengangkat harkat serta martabat manusia. Nah, memang untuk memperjuangkan pendidikan tentu figur yang diusung juga harus mereka yang paham tentang pendidikan, dan hal ini pasti lebih membawa dampak positif pada pembangunan manusia,” ujar Najoan.

Ditempat terpisah, Alfian Daini S.Sos aktivis pemuda Kota Manado menyebutkan telah ada beberapa figur calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang dinilai memiliki kompetensi dibidang pendidikan serta memiliki komitmen memajukan pendidikan di Kota Manado. Fian sapaan akrab mantan aktivis FKMM itu mengatakan perlunya munculnya tokoh pendidikan dalam Pilwako Manado akan membawa efek positif dalam perpolitikan di daerah ini.

”Hal urgen memang peran dan manfaat dari pendidikan dalam mewujudkan masyarakat yang berkualitas. Tanpa pendidikan manusia akan mengalami keterbelakang, dalam pantauan kami memang ada beberapa figur dari unsur pendidikan yang layak diusung sebagai calon Wakil Wali Kota Manado. Sudah kami analisis jika figur dari kalangan pendidikan maju maka konstalasi politik di Pilwako Manado bakal makin menarik,” ucap Fian saat ditemui.

Sementara, Hi Ngadikin Iskandar S.Sos,M.Si, akademisi Unsrat dan tokoh agama Kota Manado juga menyampaikan perlunya para pendidik diberikan kesempatan maju dalam Pilwako Manado, dirinya menilai keberadaan pendidikan di Kota Manado perlu terus dibangkitkan dan cara membangitkan gairah pendidikan yakni melalui dimajukannya figur calon pemimpin daerah yang peduli pada sektor pendidikan.

”Pendidikan akan tercerabut dari akarnya yang sebenarnya, jika para pendidik tidak diberikan peluang memajukan pendidikan di Kota Manado ini. Pilwako Manado ini adalah kesempatan terbaik bagaimana kita memajukan pendidikan di daerah ini, bila saja ada tokoh pendidikan atau figur yang konsen memajukan pendidikan, maka masyarakat akan ikut memberikan dukungannya dalam Pilwako tahun 2015 ini,” tukas Ngadikin. (Amas Mahmud)

Imam Masjid Ulil Albab Unsrat Manado Ingatkan PLN

MANADO – Sering terjadinya pemadaman Listrik di Kota Manado, membuat para Imam Masjid angkat bicara. Apalagi memasuki Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah, Sabtu (4/10/2014) Imam Masjid Ulil Albab Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menginatkan PLN Cabang Manado.

Walaupun pemadaman dilakukan PLN Manado terus-meneruh, namun untuk Hari Raya keagamaan kami minta untuk dipertimbangkan pemdamannya. Jangan kemudian, Minggu (5/10/2014) tepat Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah PLN memadamkan Listrik, itu berarti PLN tidak menghargai kami yang menjalankan Hari Besar Keagamaan. – Hi. Ngadikin Iskandar, S.Sos, M.Si, Imam Masjid Ulil Albab Unsrat Manado.

Tak hanya itu Ngadikin meminta kerja sama semua pihak agar prosesi Sholat Idul Adha di Kota Manado dapat berjalan lancar tanpa gangguan. ”Kami meminta aparat Kepolisian, dan masyarakat umumnya untuk sama-sama kita mengaja keamanan saat Sholat Idul Adha berlangsung. Mari kita bina persaudaraan, dan kerukunan yang telah berjalan di Kota Manado ini,” ujar Ngadikin pada Suluttoday.Com. (AmasMahmud)

iklan1