Tag: noho poiyo

Ketum Perisai Putih Sulut Beberkan Cara Tepat Hadapi Corona

Noho Poiyo (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Peduli pada masyarakat yang tengah disibukkan dengan wabah Virus Corona (Covid-19), Ketua Umum (Ketum) PSN Perisai Putih Sulawesi Utara (Sulut), Noho Poiyo mengajak warga Sulut dan khususnya Kota Manado agar tidak panik menghadapi pandemi Corona. Noho mengajak masyarakat merenungkan cobaan Allah SWT dengan meningkatkan ketaan ibadah kepada Allah SWT.

“Menapat penyebaran Virus Corona yang begitu mengguncang dunia, maka disinilah kita perlu memperbaiki ketauhidan kita kepa Allah SWT. Jangan panik atau cemas berlebihan, sehingga membuat kita jauh dari Allah SWT,” ujar Noho yang juga mantan Danwil Brigade Masjid BKPRMI Sulut ini, Jumat (3/4/2020).

Lanjut pria yang murah senyum dan berpengalaman dalam organisasi itu menyebut bahwa kepanikan dn kegalauan masyarakat saat menghadapi Virus Corona hanya akan membuat segala urusan positif masyarakat menjadi terbengkalai.

“Virus Corona bagian dari teguran Allah SWT, insya Allah semua baik-baik saja. Kita tetap hidup bersih, ikut anjuran para medis. Tapi juga yang utama mendekat kepada Allah SWT, memohon ampun dan minta petunjuk kepada Allah SWT. Agar Virus Corona cepat berlalu, sehingga kita dapat menjemput bulan Ramadhan dalam keadaan sehat serta keimanan yang kokoh. Mari kita perbanyak rasa syukur kepada Allah SWT,” tutur Noho yang saat ini menjabat sebagai Wakil Komandan Nasional Brigade Masjid DPP BKPRMI ini.

(*/Bung Amas)

Ketua DPRD Manado Hadiri Pelantikan Pengurus Forum Pedagang Bersatu

Pengurus Forum Pedagang Bersatu Kota Manado saat dilantik (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kesadaran para pedagang tradisional di Kota Manado untuk bersatu dalam suatu wadah organisasi dan berkomitmen memperjuangkan kepentingan bersama terus ditunjukkan. Rabu (26/2/2020), bertempat di Tempat Pelelangan Ikan Pasar Bersehati Manado, dilaksanakan pengukuhan dan pelantikan Dewan pengurus Forum Pedagang Bersatu Kota Manado periode 2020-2024.

Dalam sambutannya, Noho Poiyo selaku Dewan Pembina Forum Pedagang Bersatu mengajak PD Pasar Manado agar memperhatikan nasib pedagang. Bahkan untuk kebutuhan perkembangan, dan transparansi sudah harus dipikirkan pihak PD Pasar soal manajemen pembayaran melalui sistem perbankan. Ia juga meminta Dirut PD Pasar serius memperjuangkan nasib pedagang.

”Pedagang tradisional Kota Manado, utamanya di pasar Bersehati meminta adanya aturan bagi dari pihak PD Pasar Manado. Agar kedepan tidak ada masalah, atau minimalnya setoran biaya kontrak, sewa lahan, retribusi atau iuan ada dasar hukumnya. Kami berharap sarana prasarana pasar juga mendapat perhatian Dirut PD Pasar Manado, jangan kemudian masyarakat yang terus ditarik pungutan, lalu pembangunan infrastruktur dikesampingkan,” kata Noho yang juga pengurus DPD KNPI Sulawesi Utara ini yang juga mengharapkan ada sistem penagihan atau pembayaran iuran melalui alat elektronik.

Selain itu, Ketua Forum Pedagang Bersatu Darwis Hutuba, dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) mengharapkan pemerintah Kota Manado melalui PD Pasar Kota Manado tidak mengabaikan hak pedagang. Janganlah dianggap pedagang sebagai bagian yang terpisah dari sistem utuh yang diterapkan manajemen PD Pasar. Harusnya, pedagang dijadikan mitra, bukan objek untuk diperas.

”Kami selaku pedagang mengharapkan keadilan. Perlakuan yang setara, antara apa yang telah kami berikan ke PD Pasar dengan pembangunan dan pelayanan dari PD Pasar Manado. Kondisi yang kami rasakan saat ini, tidak ada kemajuan, yang terjadi malah kemunduran. Pedagang diabaikan nasibnya. Kami diposisikan seperti bagian yang kurang diperhatikan, padahal kontribusi pedagang terhadap operasionalisasi PD Pasar sangat besar. Tolong perlakukan pedagang sebagai mitra yang sejajar,” ujar Darwis.

Ketua DPRD Kota Manado saat menghadiri pelantikan Forum Pedagang Bersatu (Foto Suluttoday.com)

Selain itu, yang masuk dalam jajaran struktur dalam hal ini Sekretaris adalah Riflan Noho, dan Bendahara Yasin Gani, Dewan Pembina Noho Poiyo. Untuk diketahui yang hadir dalam kegiatan ini diantaranya, Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey, Kepala Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Utara, Syarifudin Saafa anggota DPRD Manado, Boby Daud anggota DPRD Manado, Sultan Udin Musa mantan anggota DPRD Manado yang didaulat sebagai Dewan Pembina Forum Pedagang Bersatu, mantan Direktur PD Pasar Manado Ferry Keintje.

Hadir pula Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Utara, mantan Dirum PD Pasar Manado, Hendra Zoenardji, para jurnalis, tokoh masyarakat, dan para undangan lainnya. Sedangkan jajaran Direksi PD Pasar Kota Manado sendiri tak ada satu pun yang hadir dalam acara ini.

Pelantikan yang dirangkaikan dengan FGD tersebut berjalan sukses. Hal ini berjalan atas kerja sama Forum Pedagang Bersatu dengan Komunitas Pers Manado (KPM). Selanjutnya, Ketua DPRD Kota Manado juga menyampaikan pendapat dan sarannya soal pengelolaan pasar tradisional Kota Manado. Begitu pula Udin Musa yang sedikit banyak menyoal terkait legitimasi dan Perda yang berkaitan dengan pengelolaan pasar tradisional di Manado. Saafa maupun Boby Daud pun memberikan dukungan penuh terhadap Forum Pedagang Bersatu, dan mengatakan agar pemerintah Kota Manado bersinergi dengan Forum tersebut. (*/Amas)

Pedagang Bersehati Resmi Bentuk ‘Koperasi Mandiri Hebat’

Pihak BI Sulut memberikan pencerahan soal pentingnya Koperasi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Demi melahirkan kemandirian usaha, menjaga stabilitas harga serta mewujudkan pemberdayaan kepada pedagang, ratusan pedagang Bersehati Manado, Rabu (3/7/2019) resmi membentuk Koperasi. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Arbonas Hutabarat, dan dimoderatori Ketua Lembaga Pemberdayaan Pedagang Mandiri (LP2M) Kota Manado, Noho Poiyo.

Pertemuan perdana yang dirangkaikan dialog dan pembentukan stuktur pengurus Koperasi itu dihadiri ratusan pedagang. Menurut Yasin Gani, selaku Ketua Koperasi Pedagang Mandiri Hebat yang terpilih secara aklamasi bahwa tujuan dibentuknya Koperasi tersebut tak lain ialah meningkatkan kemandirian kepada para pedagang pasar yang ada di Bersehati Manado.

”Alhamdulillah, melalui proses demokratis kita berhasil dan bersepakat membentuk Koperasi Pedagang Mandiri Hebat. Secara umum tujuannya tak lain adalah melahirkan kemandirian, pemberdayaan dan sebagai wadah untuk pedagang saling membantu. Mari kita ikut membantu menciptakan stabilitas harga barang di pasar Bersehati Manado,” ujar Yasin saat diwawancarai wartawan.

Noho Poiyo memberikan arahan (FOTO Suluttoday.com)

Hal senada juga ditambahkan Noho Poiyo, dikatakannya, para pedagang yang ada di Pasar Bersehati memang sering kali terkendala dengan peminjaman modal usaha. Itu sebabnya, kehadiran Koperasi yang juga disupport pihak Bank BI menjadi bagian penting untuk ditopang.

”Pedagang tentu berharap besar bila Koperasi Pedagang Mandiri Hebat ini aktif. Karena saat ini memang pedagang kesulitan dalam urusan pinjaman modal usaha, selaku penggerak kami juga berharap semua pedagang kompak dalam menjalankan visi besar Koperasi ini. Sekiranya kedepan pedagang pasar Bersehati lebih Mandiri dan Hebat, sebagaimana nama besar dari Koperasi,” ucap Poiyo.

Para pedagang Bersehati saat mengikut pembentukan Koperasi Mandiri Hebat (FOTO Suluttoday.com)

Sementara itu, pihak BI Wilayah Sulut secara terbuka mengapresiasi insiatif dan kemauan bersama dari para pedagang dalam hal pembentukan Koperasi tersebut. Ketua BI Sulut mengajak pedagang untuk sama-sama menjaga kestabilan harga barang jualan di pasar Bersehati Manado. Selain itu, ia menyampaikan pentingnya Koperasi dihadirkan untuk membantu para pedagang. (*/Redaksi)

Kunjungi Rumah Duka di Sumompo, Hilman Turut Berbelasungkawa

Hilman ketika berada di rumah duka (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak hanya fokus melakukan konsolidasi politik, Kamis (21/2/2019) Hilman Firmansyah Idrus politisi PDI Perjuangan Kota Manado juga menyisipkan waktu untuk hadir dirumah duka atas meninggalnya Saiful Sadu (Pulu). Almarhum Saiful semasa hidupnya merupakan sosok yang baik dan pekerja keras, kata Hilman.

”Saya turut berduka atas meninggalnya Pak Saiful, beliau sosok orang tua yang pekerja keras. Potret inspirasi bagi anak-anak tentunya, mari kita mendoakan bersama agar Almarhum dilapangkan jalannya di alam kubur. Saya tentunya merasa berduka yang dalam atas kepergian beliau,” ujar Hilman.

Politisi muda berwawasan luas yang juga Caleg Nomor Urut 5 dari Dapil Kota Manado untuk anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan agar ikhlas melepaskan kepergian Almarhum. Menurut Himlam, Allah SWT punya rencana yang istimewa ditengah ketidaktahuan manusia.

Situasi di rumah duka, Hilman berbincang dengan sejumlah tokoh masyarakat (FOTO Suluttoday.com)

”Mari kita ikhlaskan beliau menghadap panggilan Allah SWT, kita panjatkan doa untuk Almarhum. Kira segala aman ibadah beliau diterima Allah SWT, bagi keluarga yang ditinggalkan mohon diberikan kesabaran. Pastinya Allah SWT memiliki rencana lain yang tidak diketahui manusia, terutama soal kematian merupakan rahasia Allah SWT,” tutur Hilman yang juga Sekretaris DPD KNPI Provinsi Sulawesi Utara ini.

Mewakili keluarga Noho Poiyo, salah satu Tim Sahabat Hilman yang juga memiliki hubungan keluarga dengan Almarhum, menghibur kelurga yang ditinggalkan. Noho juga menyampaikan pentingnya kelurag yang ditinggalkan menabur kebaikan di dunia untuk memberi jalan kebaikan di akhirat.

Noho Poiyo saat sambutan (FOTO Suluttoday.com)

”Kami keluarga sangat terpukul dengan kepergian Almarhum Pulu, namun begitu inilah takdir Allah SWT. Tak ada satu pun manusia yang tau perihal kematian ini, saya selaku bagian dari kelurga menyampaikan terima kasih bagi para perkabungan yang hadir. Doa tulus dan ikhlas dari kalian samua sangat kami harapkan untuk melapangkan jalan bagi Almarhum tersayang,” ucap Noho dalam sambutan. (*/Redaksi)

PSN Perisai Putih Sulut Gelar Buka Puasa bersama dan Rapat Persiapan Musprov

Bang Reiner Ointoe saat memimpin rapat (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Organisasi Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Senin (21/5/2018) menggelar rapat pembentukan panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama bertempat di New Regal’s Coffee & Resto kawasan Megamas Kota Manado.

Rapat diarahkan langsung Ketua Wilayah PSN Perisai Putih Sulut, Reinet Omyet Ointoe dan dipandu Sekretrataris Wilayah Noho Poiyo, Ointoe menginstruksikan agar DPD melakukan konsolidasi jelang Muswil agar pelaksanaan Musprov dalam waktu dekat ini dapat berjalan sesuai aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

‘’Berdasarkan penyampaian Dewan Pengurus Pusat (DPP), maka diperlukan adanya Musprov segabagai bagian dari regenerasi organisasi. Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PSN Perisai Putih Sulawesi Utara pada pertemuan kali ini akan memutuskan siapa yang menjadi panitia pelaksana dan panitia pengarah,’’ tutur Ointoe.

Rapat berlangsung di rumah kopi Regal Megamas (FOTO Suluttoday.com)

Lanjut Ointoe menyampaikan hasil rapat tersebut yakni menetapkan nama-nama sebagai berikut: Ketua panitia pelaksana Abu Hasan Syafi’i, Sekretaris Asri Rasjid, dan Bendahara Awin Halid. Kemudian, sebagai panitai pengarah, Ketua Noho Poiyo, Sekretaris Ramdan Maliki, anggota Amas Mahmud, Wahidin Magau, Syaiful Kasim.

Selain itu, Ointoe menitipkan catatan penting rapat bahwa perlu dikonsolidasikan lagi 9 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSN Perisai Putih se-Sulawesi Utara. Tidak hanya itu, bagi para calon Ketua Perisai Putih Sulut diwajibkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai anggota organisasi ini. Syarat tersebut sebagai bagian prosedur dan tertib keanggotaan. (*/Redaksi)

iklan1