Tag: noho poiyo

Pedagang Bersehati Resmi Bentuk ‘Koperasi Mandiri Hebat’

Pihak BI Sulut memberikan pencerahan soal pentingnya Koperasi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Demi melahirkan kemandirian usaha, menjaga stabilitas harga serta mewujudkan pemberdayaan kepada pedagang, ratusan pedagang Bersehati Manado, Rabu (3/7/2019) resmi membentuk Koperasi. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Arbonas Hutabarat, dan dimoderatori Ketua Lembaga Pemberdayaan Pedagang Mandiri (LP2M) Kota Manado, Noho Poiyo.

Pertemuan perdana yang dirangkaikan dialog dan pembentukan stuktur pengurus Koperasi itu dihadiri ratusan pedagang. Menurut Yasin Gani, selaku Ketua Koperasi Pedagang Mandiri Hebat yang terpilih secara aklamasi bahwa tujuan dibentuknya Koperasi tersebut tak lain ialah meningkatkan kemandirian kepada para pedagang pasar yang ada di Bersehati Manado.

”Alhamdulillah, melalui proses demokratis kita berhasil dan bersepakat membentuk Koperasi Pedagang Mandiri Hebat. Secara umum tujuannya tak lain adalah melahirkan kemandirian, pemberdayaan dan sebagai wadah untuk pedagang saling membantu. Mari kita ikut membantu menciptakan stabilitas harga barang di pasar Bersehati Manado,” ujar Yasin saat diwawancarai wartawan.

Noho Poiyo memberikan arahan (FOTO Suluttoday.com)

Hal senada juga ditambahkan Noho Poiyo, dikatakannya, para pedagang yang ada di Pasar Bersehati memang sering kali terkendala dengan peminjaman modal usaha. Itu sebabnya, kehadiran Koperasi yang juga disupport pihak Bank BI menjadi bagian penting untuk ditopang.

”Pedagang tentu berharap besar bila Koperasi Pedagang Mandiri Hebat ini aktif. Karena saat ini memang pedagang kesulitan dalam urusan pinjaman modal usaha, selaku penggerak kami juga berharap semua pedagang kompak dalam menjalankan visi besar Koperasi ini. Sekiranya kedepan pedagang pasar Bersehati lebih Mandiri dan Hebat, sebagaimana nama besar dari Koperasi,” ucap Poiyo.

Para pedagang Bersehati saat mengikut pembentukan Koperasi Mandiri Hebat (FOTO Suluttoday.com)

Sementara itu, pihak BI Wilayah Sulut secara terbuka mengapresiasi insiatif dan kemauan bersama dari para pedagang dalam hal pembentukan Koperasi tersebut. Ketua BI Sulut mengajak pedagang untuk sama-sama menjaga kestabilan harga barang jualan di pasar Bersehati Manado. Selain itu, ia menyampaikan pentingnya Koperasi dihadirkan untuk membantu para pedagang. (*/Redaksi)

Kunjungi Rumah Duka di Sumompo, Hilman Turut Berbelasungkawa

Hilman ketika berada di rumah duka (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak hanya fokus melakukan konsolidasi politik, Kamis (21/2/2019) Hilman Firmansyah Idrus politisi PDI Perjuangan Kota Manado juga menyisipkan waktu untuk hadir dirumah duka atas meninggalnya Saiful Sadu (Pulu). Almarhum Saiful semasa hidupnya merupakan sosok yang baik dan pekerja keras, kata Hilman.

”Saya turut berduka atas meninggalnya Pak Saiful, beliau sosok orang tua yang pekerja keras. Potret inspirasi bagi anak-anak tentunya, mari kita mendoakan bersama agar Almarhum dilapangkan jalannya di alam kubur. Saya tentunya merasa berduka yang dalam atas kepergian beliau,” ujar Hilman.

Politisi muda berwawasan luas yang juga Caleg Nomor Urut 5 dari Dapil Kota Manado untuk anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan agar ikhlas melepaskan kepergian Almarhum. Menurut Himlam, Allah SWT punya rencana yang istimewa ditengah ketidaktahuan manusia.

Situasi di rumah duka, Hilman berbincang dengan sejumlah tokoh masyarakat (FOTO Suluttoday.com)

”Mari kita ikhlaskan beliau menghadap panggilan Allah SWT, kita panjatkan doa untuk Almarhum. Kira segala aman ibadah beliau diterima Allah SWT, bagi keluarga yang ditinggalkan mohon diberikan kesabaran. Pastinya Allah SWT memiliki rencana lain yang tidak diketahui manusia, terutama soal kematian merupakan rahasia Allah SWT,” tutur Hilman yang juga Sekretaris DPD KNPI Provinsi Sulawesi Utara ini.

Mewakili keluarga Noho Poiyo, salah satu Tim Sahabat Hilman yang juga memiliki hubungan keluarga dengan Almarhum, menghibur kelurga yang ditinggalkan. Noho juga menyampaikan pentingnya kelurag yang ditinggalkan menabur kebaikan di dunia untuk memberi jalan kebaikan di akhirat.

Noho Poiyo saat sambutan (FOTO Suluttoday.com)

”Kami keluarga sangat terpukul dengan kepergian Almarhum Pulu, namun begitu inilah takdir Allah SWT. Tak ada satu pun manusia yang tau perihal kematian ini, saya selaku bagian dari kelurga menyampaikan terima kasih bagi para perkabungan yang hadir. Doa tulus dan ikhlas dari kalian samua sangat kami harapkan untuk melapangkan jalan bagi Almarhum tersayang,” ucap Noho dalam sambutan. (*/Redaksi)

PSN Perisai Putih Sulut Gelar Buka Puasa bersama dan Rapat Persiapan Musprov

Bang Reiner Ointoe saat memimpin rapat (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Organisasi Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Senin (21/5/2018) menggelar rapat pembentukan panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) yang dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama bertempat di New Regal’s Coffee & Resto kawasan Megamas Kota Manado.

Rapat diarahkan langsung Ketua Wilayah PSN Perisai Putih Sulut, Reinet Omyet Ointoe dan dipandu Sekretrataris Wilayah Noho Poiyo, Ointoe menginstruksikan agar DPD melakukan konsolidasi jelang Muswil agar pelaksanaan Musprov dalam waktu dekat ini dapat berjalan sesuai aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

‘’Berdasarkan penyampaian Dewan Pengurus Pusat (DPP), maka diperlukan adanya Musprov segabagai bagian dari regenerasi organisasi. Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PSN Perisai Putih Sulawesi Utara pada pertemuan kali ini akan memutuskan siapa yang menjadi panitia pelaksana dan panitia pengarah,’’ tutur Ointoe.

Rapat berlangsung di rumah kopi Regal Megamas (FOTO Suluttoday.com)

Lanjut Ointoe menyampaikan hasil rapat tersebut yakni menetapkan nama-nama sebagai berikut: Ketua panitia pelaksana Abu Hasan Syafi’i, Sekretaris Asri Rasjid, dan Bendahara Awin Halid. Kemudian, sebagai panitai pengarah, Ketua Noho Poiyo, Sekretaris Ramdan Maliki, anggota Amas Mahmud, Wahidin Magau, Syaiful Kasim.

Selain itu, Ointoe menitipkan catatan penting rapat bahwa perlu dikonsolidasikan lagi 9 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSN Perisai Putih se-Sulawesi Utara. Tidak hanya itu, bagi para calon Ketua Perisai Putih Sulut diwajibkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai anggota organisasi ini. Syarat tersebut sebagai bagian prosedur dan tertib keanggotaan. (*/Redaksi)

2018 Tahun Pencitraan dan Tahun Fitnah

Ilustrasi, politik pencitraan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Jelang pergantian tahun baru 2018, berbagai pandangan mulai mengemuka. Menurut Danwil Brigade Masjid Sulawesi Utara (Sulut), Noho Poiyo bahwa di tahun 2018 akan menjadi tahun politik dan khusus para politisi sebagai bagian penting untuk melakukan kampanye ‘curi start’. Noho menyebutkan tahun 2018 merupakan tahun pencitraan dan tahun fitnah.

”Iya kita akan memasuki tahun 2018 yakni tahun pencitraan dan tahun fitnah, karena sebentar lagi Pemilu 2019. Disana akan ada ‘pertempuran’ politik, sehingga sudah banyak yang ‘mencuri start’ untuk berkampanye,” ujar Noho yang juga pengurus KNPI Sulawesi Utara ini, Rabu (27/12/2017).

Lanjut disampaikan Noho yang juga menjadi Sekretaris Wilayah Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Sulawesi Utara mengingatkan para calon wakil rakyat maupun calon eksekutif agar memanfaatkan tahun 2018 dengan baik. Noho berpesan agar para politisi berbuat hal-hal yang positif bagi masyarakat, tidak sekedar membangun pencitraan dirinya.

”Saya mengajak para politis agar mendekati masyarakat dengan program jelas, bertemu dan diskusi langsung dengan masyarakat. Bukan sekedar membangun citra dengan kampanye cenderung menghabiskan anggaran, sebaiknya kalau ada dana bisa juga disumbangkan ke panti asuhan. Ingat, masyarakat sekarang melihat apa yang telah diperbuat para politisi, bukan pencitraan saja. Selain itu, bagi saya tahun 2018 ini juga menjadi tahun fitnah, sehingga para politisi perlu waspada, jangan terburu-burut curi start,” tutur Noho pada Suluttoday.com. (Amas)

Tokoh Islam Sulut Berkumpul di Lapangan Sparta Tikala

Panitia saat melakukan persiapan tadi malam (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Begitu luar biasanya nilai kemanusiaan, karena atas nama kemanusiaan sesama manusia dapat saling memerangi, menyakiti dan sebaliknya saling mengasihi, memberi solidaritas, memberi perhatian serta saling mendoakan untuk kebaikan. Hal itu, dirasakan umat Islam di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang ketika merespon insiden kekerasan kemanusiaan di Rohingya, mereka pun bersolidaritas untuk mengutuk tindakan dehumanisasi tersebut dengan membentuk Solidaritas Kemanusiaan Tragedi Rohingya.

Cara merespon yang dilakukan para umat Islam di Sulut begitu luar biasa, mereka bukan lagi melakukan unjuk rasa menyampaikan dukungan. Namun, lebih dari itu mengumpulkan bantuan, berdzikir dan melakukan doa bersama. Saat diwawancarai, Ketua Panitia Dzikir Akbar dan Doa Bersama untuk warga Rohingya, H. Lukman Wakid menyampaikan bahwa persiapan panitia sudah 99 %, Haji Lukman juga mengajak umat Islam Sulut agar bersama-sama hadir dalam acara akbar tersebut.

”Alhamdulillah semangat panitia begitu luar biasa, ini semua untuk kemanusiaan. Sampai tadi malam, kita berada di lokasi pelaksanaan kegiatan yakni di Lapangan Sparta Tikala. Kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini kita tunjukkan untuk warga Rohingya yang didzokimi, apapun itu semua agama mengutuk tindakan yang tidak manusiawi. Nah, kita memperkirakan yang hadir nantinya berkisar 5.000 (lima ribu) orang, panitia sudah rampung persiapannya, semoga tidak hujan dan proses Dzikir dan Doa Bersama berjalan lancar sesuai rencana,” ujar Haji Lukman yang juga adalah salah satu pemilik media terbesar di Sulawesi Utara tersebut didampingi Rolandy Thalib, selaku Sekretaris Panitia.

Undangan Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Lapangan Sparta Tikala Manado (Foto Suluttoday.com)

Tidak hanya itu, Haji Lukman menyampaikan bahwa para peserta Dzikir dan Doa Bersama dihimbau agar menggunakan atribut kemeja berwarna putih. Selain itu, aksi kemanusiaan yang akan dilaksanakan Sabtu (16/9/2017) pukul 18.30 itu dipimpin Ustad Yaser bin Salim Bahmid dan Ustad Abdurahman Mahrus.

Diantaranya para tokoh Islam Sulut yang hadir adalah Djafar Alkatiri (Mantan Ketua BPRMI, Ketua PPP Sulut dan mantan Anggota DPRD Sulut), Sultan Udin Musa (Pengurus SI Sulut dan mantan Ketua Komisi A DPRD Manado), Abid Takalamingan (Ketua SI Sulut, Ketua BAZNAS Sulut dan mantan Anggota DPRD Sulut), H. Rum Usulu (Plt Sekretaris Daerah Kota Manado), Reiner Omyet Ointoe (Budayawan Sulut), Syahrial Damopolii (Mantan Ketua DPRD Sulut), Syahrul Poli (Ketua PHBI Sulut), H. Amir Liputo (Ketua PHBI Manado dan Anggota DPRD Sulut), Hj Rukmina (Rektor IAIN Manado), H Ayub Albugis (Anggota DPRD Sulut), Taufiq Pasiak (Cendekiawan muslim Sulut, aktivis Muhammadiyah dan mantan Ketua BKPRMI Sulut), Ridwan Sawie (Tokoh Islam Sulut), Mahyudin Damis (Dosen FISIP Unsrat dan pengamat politik pemerintahan), Syarifudin Saafa (Anggota DPRD Manado dan Ketua PKS Sulut), Michael Towoliu (Ketua Tim Rajawali Manado), Fatma bin Syeck Abubakar (Anggota DPRD Manado), M. Sofyan (Plt Kadis Perhubungan Kota Manado).

Lukman Wakid, Sultan Udin Musa dan Syahrul Poli saat memastikan persiapan panitia di Lapangan Tikala (Foto Suluttoday.com)

Hadir pula Fahrudin Noh (Ketua BKPRMI Sulut dan Anggota KPU Sulut), Suaib Soleman (Pengurus Muhammadiyah Sulut dan mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulut), Ustad Faisal Sabaya, Ustad Rizal Kasim, Ustad Umar Maliki, Abeng Tubagus Elong (Pengurus KAHMI Sulut), Guntur Bilulu (Pengurus Syarikat Islam Sulut dan wartawan senior) H. Ihsan Wakid (Aktivis BKPRMI Sulut), Agus Ointoe (Pengurus Ansor Sulut), Hery Anwar (Ketua Wilayah GPI Sulut), Idham Malewa (Pengurus KAHMI Manado dan Wartawan senior), Hj. Hindun Al Hasni, H. Ulyas Taha (Kandepag Bitung), H. Azis Tegela (Ketua SI Sulut), Muardi Rahmola (Sekretaris BAZNAS Manado), H. Simon Latjengke (Ketua APPSI Manado), Comel Pakaya (Aktivis muda dan Sekretaris Askot PSI Manado), Iswadi Amali (Pengurus KNPI dan BKPRMI Sulut).

Selain itu, akan hadir juga Noho Poiyo (Danwil Brigade Masjid BKPRMI Sulut), Fadly Kasim (Ketua AMSI Sulut), Mazhbullah Ali (Sekretaris KNPI Sulut dan Ketua PPP Manado), Muzayyin Habibie (Pengurus Pemuda Muhammadiyah), Rusli Umar (Ketua GP Ansor Manado), Suryanto Muarif (Ketua BKPRMI Manado), Jefry Alibasya (Pengurus Pemuda Muhammadiyah Sulut), Sofian Makku (Pengurus KAHMI Manado), Budi Harold Rarumangkay (Wartawan senior), Rahmadian Polontalo (Pengurus KAHMI Manado dan Wartawan senior), Masri Ikoni (Ketua GPII Sulut dan wartawan), Amas Mahmud (Sekretaris DPD KNPI Manado dan juga wartawan), Suratman RM (Wartawan senior), Malik Suma (Sekretaris GPI Sulut dan pengurus PPP Manado), Saleh Nggiu (Pengurus KAHMI Manado dan wartawan senior), Alwan Rikun (Ketua Gema Mathlaul Anwar Sulut dan Sekretaris KA KAMMI Sulut), Ian Daulasi (Ketua Umum HMI Cabang Manado), Rivan Kalalo (Pengurus KNPI Sulut), Jafar Noh Idrus (Ketua PMII Cabang Manado), Maslan Rikun (Ketua KAMMI Daerah Kota Manado), dan sejumlah pimpinan Ormas lainnya juga ikut hadir. (*/TimST)

iklan1