Tag: Nortje Henny Van Bone

Jalankan Instruksi Ketum AHY, Partai Demokrat Manado Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Penyerahan bantuan dipimpin NVB (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Sejak awal, DPC Partai Demokrat Kota Manado dibawah kepemimpinan Nortje Henny Van Bone tampil sebagai garda terdepan membantu pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Manado. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan sosial, dan sebagai wujud kepedulian pada kemanusiaan, DPC Demokrat Manado menyalurkan ragam bantuan.

Jumat (5/6/2020), siang tadi, dipimpin langsung NVB begitu sapaan akrab Van Bone, melakukan aksi sosial berupa pembangian Alat Pelindung Diri (APD) dibeberapa organisasi lembaga kemanusiaan. Dimana sebelumnya NVB juga berkeliling Manado membantu masyarakat. Saat diwawancarai, NVB yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado menyampaikan niatnya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam melawan Covid-19.

”DPC Partai Demokrat Kota Manado dan Fraksi Demokrat terus bergerak untuk sedikit meringankan beban pemerintah dan masyarakat karena kami tau bahwa kami bisa ada di DPRD tidak lepas dr peran masyarakat dan sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan kontribusi terhadap pemerintah dan masyarakat,” ujar NVB.

Selain itu, NVB juga mengutarakan sasaran bantuan yang diberikan tersebut. Menurut politisi perempuan yang vokal ini bahwa apa yang dilakukan tersebut semata-mata untuk saling menunjang agar kerja bersama dalam memerangi penyebaran Covid-19 dapat membawa hasil yang maksimal. Apa yang diberikan, kata NVB seluruhnya bertujuan demi kemanusiaan.

Penerima bantuan ucapkan terima kasih (Foto Istimewa)

”Pemberian bantuan kemanusiaan DPC Partai Demokrat Kota Manado kepada FKDM, PMI dan puskemas Ranotana Weru. Tidak besar yang kami lakukan tapi ini bentuk kepedulian kami. Ini juga sebagai tindaklanjut dari apa yang diinstruksikan Pak Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” ujar NVB, Anggota DPRD Kota Manado dua periode itu,

Dengan hastag Demokrat Lawan Corona, Partai Demokrat Manado intens mengawal kesehatan masyarakat. Tidak hanya menyuplai bantuan berupa disinfektan rumah-rumah ibadah dan rumah masyarakat, Partai Demokrat Manado juga berbagi APD, membagikan sembilan bahan pokok sekaligus membagikan makanan siap saji kepada masyarakat Kota Manado tanpa pilih kasih.

(*/Bung Amas)

Ketua DPRD Manado: Pemilu 2019, Perempuan Perlu Perkuat Peran

Ketua Noortje Henny Van Bone (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang bertepatan pada, Rabu 17 April 2019 para politisi mulai menyiapkan strategi kampanye. Berbeda dengan yang lain, Ketua DPRD Kota Manado, Noortje Henny Van Bone malah fokus pada peran perempuan. Van Bone menyemangati perempuan agar tidak kalah dalam kompetisi di ruang publik.

”Perempuan punya peluang yang sama dalam kompetisi di ruang publik. Momentum Pemilu 2019 jangan dilewatkan kaum perempuan, karena kesetaraan gender dan hak berdemokrasi kita perempuan dan laki-laki sama. Saya mengajak politisi perempuan peduli atas kepentingan masyarakat, mengakomodasi kepentingan perempuan, dan tidak kalah bersaing dengan laki-laki,” kata Van Bone, politisi perempuan yang dikenal vokal ini.

Lanjut ditambahkan legislator Dapil Sario-Malalayang yang kini menjadi Caleg Nomor Urut 1 dari Partai Demokrat dengan Dapil yang sama itu bahwa berdasarkan ketentuan Undang-Undang peran perempuan dalam ruang politik diatur. Tugas perempuan juga menurutnya adalah mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat.

”Regulasi kita menjelaskan itu, dimana perempuan punya kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam panggung politik. Lihat saja UU No.39 Tahun 1999, tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penjelasannya, Pasal 46, dijelaskan mengenai keterwakilan perempuan. Detail penjabarannya, bahwa keterwakilan wanita adalah pemberian kesempatan dan kedudukan yang sama bagi wanita untuk melaksanakan peranannya dalam bidang eksekutif, yudikatif, legislatif,” ujar Van Bone tegas.

Van Bone yang juga Ketua DPRD Kota Manado ini menambahkan, berkaitan dengan Pasal 46 tersebut diuraikan pula soal kepartaian dan pemilihan umum menuju keadilan serta kesetaraan gender. Kesetaraan gender disampaikannya harus memberi peran penting dalam konteks demokrasi sesuai dengan amanah undang-undang.

”Perempuan dalam politik bukan hanya sebagai pelengkap dalam partai politik. Nah kita semua tentunya berharap politisi perempuan agar dapat mengangkat harkat dan martabat perempuan dalam menyikapi fenomena politik yang terjadi saat ini. Saya termasuk perempuan yang terpanggil untuk turut serta mewujudkan emansipasi perempuan dalam kontestasi demokras,” ucap Van Bone, saat diwawancarai media ini, Jumat (22/2/2019). (*/Redaksi)

Wali Kota Manado Teken Berita Acara Ranperda APBD 2018

Wali Kota Manado menandatangani berita acara (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mqnado, Jumat (24/11/2017), dalam rangka pembicaraan tingkat II atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado Tahun Anggaran 2018, Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Manado dan TAPD yang telah bekerja keras.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kerja DPRD Manado bersama dengan TAPD dan Perangkat Daerah yang ada, sehingga Ranperda APBD 2018 ini bisa kita selesaikan bersama,” ujar Wali Kota Manado yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara ini.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone dan didampingi Wakil Ketua DPRD Drs Danny RWF Sondakh MA MTh itu, masing-masing Komisi menyampaikan laporan terkait pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2018 dengan Perangkat Daerah dijajaran Pemerintah Kota Manado.

Komisi A melalui Syarifuddin Saafa selaku juru bicara, menyampaikan bahwa retribusi pemadam kebakaran harus ditangani Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan bukan petugas Damkar. Selain itu, perlu diperhatikan masalah penanganan kebersihan di kecamatan.

Berbeda dengan Saafa, Benny Parasan, SH.,MH, yang mewakili Komisi B meminta agar penyusunan APBD Kota Manado harus sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Disamping itu, menurut Komisi B Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan harus mampu melakukan terobosan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat Kota Manado.

“Kami tahu banyak bantuan-bantuan pemerintah pusat bagi daerah. Kami mendorong agar Dinas Perikanan dan Kelautan harus mampu melobby, demikian pula dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” tutur Parasan.

Begitu pula, disampaikan Komisi C. Lewat jurubicaranya Lily Binti SE, Komisi C meminta kepada Pemkot Manado melalui Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup agar menganggarkan lahan pemakaman pada tahun anggaran 2018 nanti. Selain itu, pengadaan perahu sampah harus disesuaikan dengan kebutuhan. Sedangkan Komisi D mendapat bagian terakhir menyorot penanganan masalah sosial.

Setelah mendapat persetujuan anggota DPRD Manado, Wali Kota Manado yang akrab disapa GSVL ini dan pimpinan DPRD menandatangani berita acara persetujuan DPRD Manado terkait Ranperda APBD Manado.

Tampak hadir dalam rapat paripurna tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, mewakili Komandan KODIM 1309 Manado, Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado, kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Manado, serta undangan.(*/Amas)

Pinjaman Mulus, Wali Kota Manado: Terima Kasih Atas Persetujuan DPRD

Wali Kota dan Ketua DPRD Manado saat berjabat tangan dalam rapat paripurna (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, Kamis (16/11/2017) malam, disaat rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado dalam rangka mendengarkan laporan Panitia Khusus (Pansus) pembahas rencana pinjaman daerah Kota Manado, digelar di ruang Paripurna DPRD Manado.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE, pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone didampingi Wakil Ketua dr Richard Sualang itu diikuti para anggota DPRD, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Rum Dj Usulu dan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Manado, para kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Manado.

Dalam rapat tersebut, Walikota GSVL menyampaikan terima kasih atas persetujuan DPRD Manado atas rencana pinjaman daerah Pemkot Manado kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Menurut Walikota GSVL, pinjaman ke PT SMI yang lembaga keuangan dibawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia akan digunakan untuk membangun infrastruktur di Kota Manado yakni kelanjutan pembangunan Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) dan alat kesehatan, pembangunan pasar serta pembangunan jaringan air bersih.

“Terima kasih atas persetujuan DPRD terhadap rencana pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur. Kita akan gunakan pinjaman ini dengan sebaiknya untuk kepentingan masyarakat Kota Manado. Terima kasih atas dukungan DPRD Kota Manado,” kata GSVL, sapaan akrab Wali Kota Manado.

Terpantau, Sekretaris Pansus Pinjaman Pemerintah Daerah Kepada PT SMI, Mona Kloer melaporkan kerja Pansus yang langsung mendatangi Kantor PT SMI di Jakarta.

“Menindaklajuti rencana pemerintah tersebut, Pansus telah mendatangi PT SMI untuk mencari tahu tentang legal standing perusahaan tersebut. Maka dengan demikian, Pansus menyatakan menyetujui rencana pinjaman Pemkot Manado kepada PT SMI,” ujar personil Fraksi Gerindra itu.

Selanjutnya, pernyataan persetujuan Pansus DPRD Kota Manado dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara persetujuan oleh Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone dan diserahkan kepada Walikota GSVL, turut disaksikan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, Wakil Ketua DPRD Manado dr Richard Sualang, Ketua Pansus Lily Walandha beserta anggota Pansus lainnya.(*/TimST)

Sidang Paripurna, Ini Hal Penting yang Disampaikan WALI KOTA MANADO ke DPRD

Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Ketua DPRD Manado saat berjabat tangan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado tahun anggaran 2018 antara Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Senin (6/11/2017) berjalan lancar.

Di ruang rapat paripurna DPRD Manado, tepatnya pembahasan tersebut dilaksanakan yakni Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dengan agenda mendengarkan penyampaian dan penjelasan Pemkot Manado atas KUA dan PPAS APBD Kota Manado tahun anggaran 2018, serta rencana pinjaman daerah Pemkot Manado kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Berdasarkan penjelasan, Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut mengatakan Pemkot Manado kekurangan dana dan mengalami defisit anggaran sebesar Rp300 Miliar lebih untuk membangun infrastruktur kota pada tahun anggaran 2018 mendatang.

Disampaikan Wali Kota Vicky Lumentut, Pemkot Manado berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 Miliar kepada PT SMI yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau lembaga keuangan non perbankan dan ini perlu dukungan penuh Legislator Gedung Sparta Tikala.

Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini menyampaikan bahwa pengajuan pinjaman tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Kerja Nasional dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 bersama Gubernur, Bupati dan Wali Kota seluruh Indonesia, di Istana Negara Jakarta, 24 Oktober lalu.

”Dalam rapat paripurna yang terhormat ini, saya ingin menyampaikan rencana pemerintah Kota Manado untuk mengajukan pinjaman daerah ke PT SMI, dalam rangka membiayai pembangunan infrastruktur kita di Kota Manado. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja beberapa waktu yang lalu,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini.

Lanjut ditambahkan Wali Kota GSVL, dana pinjaman sebesar Rp200 Miliar itu akan digunakan untuk membiayai pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), pembangunan kembali Pasar Bersehati Manado dan perbaikan jaringan air bersih di Kota Manado.

”Dana pinjaman ini kita akan gunakan sebaik-baiknya, untuk kepentingan membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat Kota Manado. Karena, APBD kita tidak cukup, sehingga perlu penambahan anggaran dari pinjaman daerah ini. PT SMI adalah BUMN atau lembaga keuangan non bank dibawah Kementerian Keuangan,” kata Wali Kota GSVL.

Wali Kota Manado memberikan pengantar dalam rapat paripurna (Foto Ist)

Sementara itu, sejumlah anggota DPRD saat menanggapi penjelasan Wali Kota, memberikan dukungan dengan rencana Pemkot tersebut. Bahkan, mereka menilai kebijakan itu merupakan terobosan pemerintah dalam mengupayakan dana untuk pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan rakyat Manado.

Untuk membahas rencana pinjaman daerah ke PT SMI, DPRD Manado segera membentuk Panitia Khusus (Pansus), sedangkan untuk menindaklanjuti penjelasan Wali Kota GSVL terkait KUA/PPAS, akan dilaksanakan pertemuan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Manado.

Sekedar diketahui, rapat dipimpin Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone didampingi Wakil Ketua masing-masing dr Richard Sualang dan Drs Danny RWF Sondakh serta dihadiri para anggota DPRD Manado, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum DJ Usulu, unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Manado.(*/TimST)

iklan1