Tag: novotel manado

Permenpan-RB Nomor 19 dan 20 Tahun 2018 Disosialisasikan di Sulut

Sekdaprov Sulut saat memberikan sambutan dan membuka sosialisasi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Reformasi birokrasi merupakan salah satu prioritas utama pelaksanaan pembangunan nasional yang bertujuan untuk melakukan perubahan sistematik dan terencana menuju tatanan administrasi pemerintahan yang baik, serta untuk menjadikan aparatur sipil negara yang lebih profesional.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE MS mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE saat membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Pendahyagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2018 tentang penyusunan peta proses bisnis instansi pemerintah dan nomor 20 tahun 2018 tentang pedoman evaluasi kelembagaan instansi pemerintah, di Hotel Novotel Manado, Kamis (2/8/2018) siang.

Efektifitas dan efisiensi birokrasi sangat terkait dengan proses bisnis yang digunakan oleh birokrasi dalam menghasilkan output dan outcome, secara substansi peraturan menteri pendahyagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 19 tahun 2018 tentang penyusunan peta proses bisnis instansi pemerintah, dimaksudkan sebagai acuan bagi setiap instansi pemerintah untuk menyusun peta proses bisnis dilingkungan instansi pemerintah guna melaksanakan visi, misi, tujuan dan strategi organisasi.

Lanjut Silangen dalam sambutan bahwa peraturan menteri pendahyagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 20 tahun 2018 tentang pedoman evaluasi kelembagaan instansi pemerintah, di maksudkan untuk dijadikan landasan bagi instansi pemerintah dalam memperbaiki, menyesuaikan dan menyempurnakan struktur dan proses organisasi yang sesuai dengan lingkungan strategisnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementrian PAN-RB, Drs Edy Syahputra, Assisten Deputi bidang Perumusan Kebijakan Drs Yanwar Ahmad  MPA, Karo Organisasi sulut Glady Kawatu SH, MSi dan para kepala biro/bagian organisasi se-Sulawesi, Maluku dan Papua. (Cat)

Silalahi: ”Dewan Pers Bukan Tuhan…..”

Gubernur Sulawesi Utara ketika menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Gubernur Sulawesi Utara ketika menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Melalui kesempatan tatap muka dengan para jurnalis di Sulawesi Utara (Sulut) pada acara Sarasehan Pers Daerah, Kamis (3/11/2016) di Manado. Jimmy Silalahi, salah satu anggota Dewan Pers pada sesi dialog dengan wartawan di Novotel Manado mengaku perlunya Dewan Pers bekerja keras menguatkan peran media digital di Indonesia yang memiliki dampak signifikan terhadap pembangunan nasional.

”Perkembangan media cyber atau media digital (online) sangat pesat, sehingga pentingnya Dewan Pers selain mengawasi implementasi daripada aturan-aturan pers serta kode etik jurnalistik agar dijalankan dengan baik oleh wartawan, juga bertugas meningatkan kompetensi jurnalis itu sendiri,” ujar Silalahi.

Saat menjawab pertanyaan wartawan yang begitu beragam, Silalahi menyampaikan bahwa rancangan program dan seluruh kerja-kerja Dewan Pers di periode 2016-2019 sedang dijalankan dengan konsisten. Silalahi berharap para jurnalis di Sulawesi Utara terus memiliki kepedulian terhadap peningkatan kompetensi jurnalistik.

”Kita perlu menjaga kode etik jurnalis, undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang pers layak dijalankan secara benar. Disisi lain, Dewan Pers bukanlah Tuhan yang selalu tidak pernah salah dan tau segalanya. Untuk itu, Dewan Pers menghimbau juga kepada wartawan di Sulut untuk sama-sama menjalankan aturan pers dan kode etik jurnalistik, kita akan intens meningkatkan kompetensi wartawan, bagi wartawan yang belum ikut uji kompetensi silahkan ikut,” ucap Silalahi, Kamis (3/11/2016) belum lama ini.

Untuk diketahui, sembilan anggota Dewan Pers diantaranya; Yosep Adi Prasetyoikut (Ketua), Hendry Chaeruddin Bangun, Nezar Patria, Ratna Komala, Ahmad Djauhar, Jimmy Silalahi, Reva Deddy Utama, Wahyudi, dan Sinyo Harry Sarundajang ikut hadir bersama dalam kegiatan ini. (Amas)

iklan1