Tag: Nur Amalia

Relawan Rumah Zakat Manado dan Bank HSBC Berbagi dengan Anak Yatim

Suasana keakraban saat buka puasa bersama (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Relawan Rumah Zakat (RZ) Kota Manado sebagai pro aktif dalam tiap kegiatan sosial, Jumat (16/6/2017) kali ini, Relawan RZ Manado menggelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan kaum Dhuafa yang bekerja sama dengan Bank HSBC Manado. Rahman dani Lasamadi, selaku Koordinator Relawan Rahman Dani Lasamadi mengatakan bahwa yang dilakukan tersebut bukanlah kegiatan yang pertama kalinya.

”Ini sudah tergolong kegiatan kedua dengan Bank HSBC mempercayakan Rumah Zakat sebagai panitia pelaksana. Semoga kedepan bisa terus menjalin kerjasama dan silaturahim. Acara diisi dengan ceramah Hikmah Ramadhan yang bertemakan ‘Ramadhan Positive Energy’ yang dibawakan oleh Pembina Relawan Bunda Nur Amalia,” ujar Dani yang menambahkan, bahwa Ramadhan memberi efek bahagia untuk semua, bukan hanya muslim tapi juga non muslim.

Penyerahan bingkisan (Foto Suluttoday.com)

Lanjut disampaikan Dani menjampaikan apa yang menjadi pesan penting dalam ceramah yang dibawakan penceramah pada kegiatan tersebut. Tidak hanya itu, Dani yang juga Ketua KAMMI Sulawesi Utara itu mengajak semua pihak terus melakukan hal-hal baik dan menjaga toleransi.

”Ada sikap saling menghormati dan ada sikap menjaga lisan juga perbuatan. Semua bahagia karena kedamaian ini. Orang puasa tak boleh bersikap buruk, karena puasa akan menjaga dirinya. Sikap berbagi pun marak di bulan ini, terlebih berbagi kepada orang yang kurang mampu dan tetangga. Tak melihat tetangga itu muslim atau bukan maka islam mewajibkan berbaik baik akhlak kepada semua tetangga. Inilah bulan yang baik, yang isinya aktifitas baik serta berefek kebaikan pula untuk semua,” ucap Dani.

Sesi foto bersama (Foto Suluttoday.com)

Hadir pula Branch Manager Bank HSBC Manado, Handri Wisantono yang pada kesempatan tersebut menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan tersebut sebabgai bentuk kepeduliaan sesama. Berbuka puasa dengan memberikan makan anak Yatim atau dhuafa serta berbagi bingkisan Lebaran adalah bagian dari kewajiban Sosial untuk membagi kebahagiaan. Isi bingkisan berupa Busana muslim untuk anak perempuan, baju koko,Kain dan sarung untuk anak laki,Buku tulis,serta kue lebaran.

”Semoga acara yang dilaksanakan ini membahagian anak anak TPA Muslim Negarwan Kampung Calaca Lorong Kuala Jengki yang hadir sebagai peserta kegiatan dapat bermanfaat bagi kita semua,” kata Handri. (*/Rahmat)

Gelar Baksos, PERISKAPURA Manado Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Pengurus PERISKAPURA Manado bersama anak-anak Panti Asuhan dalam penyerahan bantuan (Foto Suluttoday.com)

Tim PERISKAPURA Manado bersama anak-anak Panti Asuhan dalam penyerahan bantuan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Selain melakukan aktivitas mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pengajian rutin, Tim Pengajian Persatuan Istri Angkasa Pura (PERISKAPURA) I Cabang Sam Ratulangi Manado juga tak mengabaikan kegiatan-kegiatan soal. Seperti yang dilakukan, Jumat (27/1/2017) kemarin dimana PERISKAPURA Manado menggelar Bakti Sosial (Baksos) sebagai respon dari adanya insiden kebakaran, banjir dan tanah longsor yang menimpa warga Manado.

Seperti diketahui, organisasi yang dipimpin Sylvia Nugroho Jati selaku Ketua ini menyalurkan sejumlah bantuan yang berkaitan dengan kebutuhan para korban banjir dan longsor di Manado. Suatu kepedulian yang patut dicontoh, dimana para Ibu-ibu Pengajian PERISKAPURA Manado ini ikut memberikan bantuan disejumlah titik di wilayah Kota Manado, diantaranya ke Panti Asuhan, dan lokasi banji serta tanah longsor. Hal tersebut seperti disampaikan Sylvia melalui ketua panitia Baksos, Nur Amalia yang dihimpun Suluttoday.com.

”Kami melakukan Baksos dibeberapa titik, tentunya untuk membantu para korban bencana. Pertama adalah mengantarkan bantuan untuk Panti Asuhan As-Shobirin yang masih menumpang di Asrama Haji Manado. Bantuan yang diberikan berupa; -1 Mesin cuci sharp – 5 lemari pakaian, – 1 lemari piring, – 20 sarung, -20mukenah – pakaian Layak Pakai – 60 Nasi kotak. Bantuan langsung diserahkan secara simbolis oleh Ibu Ketua Periskapura Manado kepada kepala Pengasuh Panti Asuhan As-Shobirin,” ujar Nur Amalia.

Bahan dan kebutuhan yang disalurkan (Foto Suluttoday.com)

Bahan dan kebutuhan yang disalurkan (Foto Suluttoday.com)

Lanjut disampaikan Nur Amalia kepada Suluttoday.com, Sabtu (28/1/2017) bahwa distribusi yang dilakukan mendapat sambutan baik dari para penerima bantuan. Bahkan antusias dari anak-anak Panti Asuhan begitu terlihat saat para Ibu-ibu pengajian PARISKAPURA berinteraksi langsung bersama mereka.

”Yang kami berikan ini disambut bahagia oleh seluruh penghuni panti karena inilah benda-benda yang memang sangat mereka butuhkan, terlebih khusus Mesin Cuci dan Lemari Pakaian yang menurut Ibu Asna belum ada yang menyumbang ini. Rasa haru kami memandang seluruh anak-anak, apalagi ketika mereka bernyanyi yang liriknya menggambarkan keseharian hidup mereka di Panti. Dari wajah-wajah ibu Periskapura terlihat menitikan air mata,” ucap Nur Amalia sambil menambahkan ada seorang Ibu berkata sedih karena ingat orang tua yang sudah tiada.

Jalan yang dilalui saat menyalurkan bantuan (Foto Suluttoday.com)

Jalan yang dilalui saat menyalurkan bantuan (Foto Suluttoday.com)

Tidak hanya ke Panti Asuhan, tim PERISKAPURA Manado juga melanjutkan perjalanan Baksos ke lokasi Longsor di Kelurahan Singkil Lingkungan 2. Dengan menempuh jalur jalan yang cukup berliku, bahkan mengkhawatirkan tim akhirnya tiba dan menyerahkan secara langsung bantuan tersebut.

”Kami mendatangi sebuah rumah yang cukup membuat rasa khawatir dihati. Melewati jalanan licin dan sempit serta harus turun ke posisi rumah di bawah jalan utama. Alhmadulillah kami bisa sampai di rumah yang dimaksud masih disertai hujan. Dititik ini kami membantu; – 10 lembar tripleks, – 10sak semen, – 10 lembar seng. Disini kami tak lama karena khawtir longsor kembali karenaa cuaca masih ekstrim. Kami berpesan kepada pemilik rumah untuk berhati hati dan tidak berada di dalam rumah bila hujan dan badai datang,” tutur Nur Amalia.

Ibu-Ibu PERISKAPURA I Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado saat berada di Panti Asuhan (Foto Suluttoday.com)

Ibu-Ibu PERISKAPURA I Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado saat berada di lokasi bencana (Foto Suluttoday.com)

Pengurus PERISKAPURA Manado pun mengaku kegiatan semacam ini dilakukan sebagai wujud saling membantu antara sesama dan sebagai upaya untuk saling meringankan beban yang dialami masyarakat lainnya. Kata Nur Amalia, pihaknya juga berdoa agar beban derita yang dialami para korban bencana ini diringankan Allah SWT.

”Alhamdulillah perjalanan sore kemarin membuat senang hati kami, senang karena kami bisa berbagi. Senang karena perjalanan kami disertai hujan, ada rasa haru dihati kami masing masing. Kami belajar untuk semakin bersyukur dengan melihat orang orang yang hidupnya lebih susah tetapi tetap optimis. Kami berdoa semoga ALLAH yang Maha Pengasih menyayangi mereka semua dan melapangkan rizki untuk mereka. Semoga ALLAH juga memberikan pahala dan rizki yang lebih kepada seluruh donatur yang telah mau berbagi,” tutur Nur Amalia menutup. (*/Amas)

Gelar Kegiatan Opening Sekolah Harmoni, RZ Cerdaskan Warga Manado

Relawan Rumah Zakat saat bersama anak-anak (Foto Suluttoday.com)

Relawan Rumah Zakat saat bersama anak-anak (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Salah satu tujuan mencerdaskan generasi muda, Relawan Rumah Zakat (RZ) kembali lagi beraksi untuk masyarakat Kota Manado. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak Relawan RZ melaksanakan kegiatan Opening Sekolah Harmoni berlangsung sukses dikompleks Pasar Bersehati Kelurahan Calaca Kecamatan Wenang.

Minggu (4/10/2015) melalui Nur Amalia selaku Kodinator Daerah Manado Relawan RZ ketika dikonfirmasi wartawan Suluttoday.com menjelaskan bahwa Negara akan lebih maju dan sukses kedepan ketika anak-anak sebagai generasi lanjutan masadepan diberikan modal yang baik berupa, pendidikan yang layak, etika moral yang benar dan nasehat fisik ruhaninya, Senin (5/10/2015).

”Mencerdaskan anak negeri maka kami selalu hadir untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat kota manado,” tutur Amalia.

Ia juga menyampaikan bahwa kami berusaha untuk membimbing dengan tepat bagi anak-anak yang ada dipasar sebab mereka rentan juga dengan lingkungan yang beragam karakter. Untuk program ini kami jadikan Musholah At-Tijaroh pasar Bersehati lantai 2 menjadi sentral kegiatan.

”Relawan RZ akan terus berusaha untuk bisa menghadiahkan tempat yang lebih layak lagi dan menyalurkan juga buku-buku bacaan bagi anak-anak yang berkumpul setiap pekannya,” kata Amalia.

Lanjut Amalia Disisilain Novita Awing selaku masyarakat yang tinggal dipasar bersehati memberikan antusias yang sangat baik terhadap kegiatan Sekolah Harmoni yang dilakukan oleh Relawan RZ.

”Anak saya yang bernama Nyong umur 4 Tahun pernah sekolah di PAUD tapi berhenti dan sekarang belum lanjut sekolah. Selaku orang tua kami sangat bersyukur sebab anak-anak kami bisa mengikuti Sekolah Harmoni,” ujar Novita. (Faruk)

iklan1