Tag: Octav Lasut

Pecinta Bola Sulut Sepakat Nama SUPORTER BRIGATA, Ini Harapan Mereka

Suporter Brigata Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dukungan warga terhadap perkembangan dan kemajuan di dunia sepak bola juga menjadi komponen penting. Hal itu kembali terlihat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) gelora semangat suporter terus meningkat, para penggemar, ‘penggila bola’ dan pendukung kemajuan sepak bola daerah di Sulut akhirnya sepakat mendirikan Suporter Brigata.

”Hasil pertemuan suporter di klabat straat kemarin. Di hadiri oleh 6 korwil telah sepakat memakai Nama Suporter Brigata Sulut dan kami sepakat mendukung tim Sulut Fc yg akan berkompetisi liga 3. kami melihat kesiapan tim Sulut Fc,” ujar Octav Lasut, Ketua Suporter Brigata Sulut, Kamis (1/3/2018).

Tindaklanjut berupakan pembentukan organisasi khusus bagi suporter sepak bola dimaksudkan untuk menopang dan mengajak publik di Sulut agar tidak menjauhkan diri dari dukungannya terhadap tim sepak bola yang telah mengharumkan atau sedang berusaha mengharumkan nama baik Sulut diregional hingga ke pentas Nasional.

”Maka kami pecinta bola tim ini harus di suport, kami membentuk organisasi Suporter Brigata Sulut. Harapan kami tim ini bisa lolos ke Liga 2, bisa mengembalikan kejayaan klub Sulut di Liga Indonesia nantinya. Brigata Sulut terus lakukan persiapan dengan membentuk Korwil-Korwil lainnya baik di Kota Manado dan di wilayah Sulut lainnya,” kata Lasut pada Suluttoday.com.

Selain mengembangkan organisasi suporter sepak bola di Sulut, pihaknya bertekad memberi perhatian pada identifikasi keanggotaan. Upaya itu, lanjut Lasut menjadi suatu kekuatan tersendiri bagi atlet dan peman sepak bola terutama untuk mengetahui sejauh mana minat dan apresiasi warga Sulut terhadap tim kesayangannya.

”Selanjutnya kami lagi mempersiapkan registrasi anggota dengan pembuatan kartu tanda anggota bagi suporter di Sulut. Untuk pecinta bola yang ingin bergabung dengan Suporter Brigata Sulut bisa menghubungi nomor WhatsApp 082293748146,” tutur Lasut yang didampingi, Wakil Ketua Tommy Poluan, dan Sekretaris Vebry, serta Korlap Sulut Happy Umboh. (*/Redaksi)

PAUL NELWAN Mulai Bangkitkan Prestasi Sepak Bola, Sulut Fc Ikut Liga 3 Region

Pengurus Asprov PSSI Sulut dan Sulut Fc saat foto bersama (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mewujudkan capaian dan melahirkan gebrakan prestasi. Rabu (21/2/2018), Sulut Fc iku meramaikan Liga 3 Region Sulut Manado.

Dimana Sepak bola Sulut yang hampir 10 tahun terakhir dapat dikatakan belum dapat dibanggakan sepenuhnya. Hal ini dibuktikan dengan tidak ada satu pun Club Di Sulut yang bisa berlaga di divisi utama atau saat ini liga 2 Pasca era Persma Manado yang kena FIFA dan Persmin serta Persibom Turun kasta le Liga 3 (sebelumnya liga Nusantara) dan tim Pra PON Sulut selalu gagal menembus Pon pada 2 kali pra pon terakhir.

Namun Asa para Suporter dan pecinta Bola Mania di Bumi Nyiur Melambai mulai melihat akan ada tanda kebangkitan Pasca Terpilihnya Ketua PSSI Sulawesi Utara yang baru periode 2017-2021, Paul David Nelwan ini dibuktikan dengan hadirnya Club Sulut FC yang lagi Rame dibicarakan di baik di medsos dan kalangan Komunitas Bola mania Manado Sulut Footboll Club akan segera didaftarkan di Asprov PSSI Sulut dalam waktu dekat dan saat ini lagi dalam proses Di Notaris guna kelengkapan berkas untuk menjadi calon angota Asprov PSSI Sulut ujar Bung Hilman Idrus salah satu Komisaris Sulut Fc.

Dengan hadirnya Banyak Club sepakbola yang baru di sulut mendapat tangapan positif dari pentolan suporter Sepakbola Sulut Octav Lasut menyampaikan bahwa saat ini Suporter telah siap mensupport tim sulut FC.

”Kenapa kami memilih Sulut Fc karena Melihat Keseriusan Manegemen Sulut Fc dalam hal menyiapkan Sulut Fc dimana tim-tim sulut yang lain belum menyiapkan timnya padahal komeptisi telah dekat justru Club baru Sulut Fc telah berburu Pemain liga 2 bahkan juga Mantan Pemain Timnas U-19 M Ridwan Pun telah dalam Negoisasi dan info terakhir sudah hampir 90% Resmi ke Sulut Fc ungkap Oktaf Lasut di iyakan salah satu manegement,” ujar Lasut.

Sulut Footbol Club, saat ini akan dibawah pengawasan Direktur Teknis Coach Akhub Thalib dan Jefry Talumepa serta tangan-tangan pelatih muda Sulut untuk U-23 nama Pelatih adalah Alen Mandey, Muh khan Yusak Mose dan kiper Meydi Tindi. Seperti juga ada nama-nama dari tim Suratin dengan pelatih Roy Jacob, Stenly Ungke Mamuaja. (*/Redaksi)

Pencinta Bola: JACKO Mempunyai Nilai Plus

Octav Lasut (Foto Suluttoday.com)

Penulis : Octav Lasut, Bola Mania Manado (Kordinator Sporter Sepak Bola Manado).

PEMILIHAN Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Utara (Sulut) kepemimpinan tahun 2017- 2021 segera dihelat pada 18 Desember 2017. Ketua Asprov PSSI Sulut saat ini, Jackson Kumaat kembali akan mengikuti proses pemilihan tersebut dan akan bersaing dengan Paul Nelwan. Hal ini dipastikan, sebab keduanya resmi mendaftar pada Komite Pemilihan Ketua Asprov PSSI Sulut di Skretariat PSSI Sulut bilangan Sario.

Sebagai pencinta bola dan penggiat sepak bola di Sulut, saya melihat bahwa Jackson Kumaat yang merupakan Ketua Asprov PSSI Sulut tahun 2013-2017, masih layak untuk memimpin Asprov PSSI Sulut, dimana kompetisi dibawah Asprov PSSI Sulut telah sukses dilaksanakan, seperti Piala Suratin pada setiap tahunnya, Liga 3 Zona Sulut serta kompetisi lainnya.

Puncak kepemimpinan Jacko mempunyai nilai plus bagi saya adalah pada bulan November 2017, saat puluhan perwakilan, baik dari klub, Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot), termasuk peninjau lainnya dalam Kongres Tahunan Asprov PSSI Sulut menerima pertanggungjawaban program kerja dan juga laporan keuangan dari Ketua Asprov PSSI Sulut kepemimpinan 2013-2017 tersebut.

Jauh balik kebelakang sebelum Jacko memimpin Asprov PSSI Sulut, polemik ditubuh PSSI Sulut sudah bukan jadi rahasia umum bahkan agenda-agenda sepak bola kita seperti jalan di tempat bahkan mungkin jalan mundur kebelakang. PSSI Sulut sebagai organisasi induk sepakbola menjadi harapan bagi kita pencinta bola serta generasi penerus untuk kembali membawa kejayaan sepak bola di Nyiur Melambai (Baca: Sulut).

Lihat saja dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON), dimana terakhir sepakbola kita bisa meraih perunggu pada tahun 1996 PON XIV di Jakarta dengan pemain Stenly Mamuaja Cs yang sebagian besar pemain bisa mengharumkan nama Sulut.

Keberhasilan PON tersebut, setali tiga uang dengan keberhasilan club Persma pada waktu itu yang bisa naik ke kasta tertinggi divisi utama liga Indonesia, atau merupakann era keemasan sepak bola di Sulut.

Keberhasilan sepak bola di era itu apakah keberhasilan PSSI Sulut saja ? Tentu tidak demikian, sebab walau PSSI adalah induk dari organisasi sepak bola, namun tanpa sokongan atau bersama pemerintah untuk memajukan sepak bola di Sulut, hal itu merupakan kesia-siaan belaka.

Sehingga saya melihat, ketika disuatu masa kepemimpinan PSSI Sulut di era keemasan, sampai kepada kepemimpinan Ketua Asprov PSSI Sulut saat ini, Jackson Kumaat berhasil tidak saja untuk agenda-agenda yang menjadi program kerjanya.

Bagi saya yang minus disini adalah bagaimana Asprov PSSI Sulut bisa bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota bisa bergandeng tangan untuk kembali membawa kejayaan sepak bola di Sulut, sehingga Asprov PSSI Sulut tidak selalu di ‘kambing hitamkan’ terhadap redupnya prestasi sepak bola di Sulut. Sebab di era keemasan sepak bola Sulut, pemerintah ikut berperan aktif, walau kendalanya saat ini tidak bisa menggunakan dana APBD dalam club sepak bola yang ada.

Namun saya tidak membahas mengenai anggaran suatu club, disini saya ingin memberikan nilai plus bagi kepemimpinan Jacko yang seharusnya bisa dipercaya lagi untuk memimpin Asprov PSSI Sulut.

Bagaimana dengan Paul Nelwan ? Sebagai pendatang baru dalam kancah persepakbolaan di Sulut, walau katanya sudah terlibat dalam satu club di Kabupaten Minahasa Utara, Paul Nelwan harus bisa meyakinkan voters sepak bola Sulut bahwa dirinya benar-benar bisa meningkatkan prestasi sepak bola dan bukannya cuma lips service saja, jika nantinya bisa mengalahkan Jacko. [***]

Bank SulutGo Jawara Turnamen GSVL Cup

Jonny Mamengko saat menyerahkan Tropi kepada Juara 1 (Foto Suluttoday.com)

Jonny Mamengko saat menyerahkan Tropi kepada Juara 1 (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Bank SulutGo memastikan diri sebagai juara Piala GSVL 2015. Empat gol tanpa balas menjadi bukti kehebatan skuad Bank SulutGo saat menaklukkan Bina Utara FC di Stadion Klabat Manado, Senin (30/11/2015) sore. Laga sarat gengsi ini mempertontonkan pertandingan berkualitas. Meski kalah, Bina Utara memberikan perlawanan setidaknya sampai usai pertandingan yang disaksikan langsung para penonton maupun kedua pendukung tim.

Di final, Bank Sulut Go yang bermeterikan pemain berpengalaman tampil agresif. Hasilnya, pertandingan baru berlangsung beberapa menit, Jimmy Mokodompis mengubah papan skor. Tendangannya berhasil memperdaya kiper Bina Utara. Ketinggalan satu gol, anak asuh Billy Adam mencoba keluar menggempur barisan pertahanan Bank SulutGo yang dikawal Chritofel Hontong.

Bank SulutGo sendiri mencoba bermain sabar. Andre Koagouw dkk mencoba menunggu di garis pertahanan untuk mendapatkan serangan balik. Alhasil jual beli serangan terjadi. Stadion kembali bergemuruh jelang turun minum. Andre Koagow menambah gol keunggulan menjadi 2-0. Permainan tempo tinggi kembali terjadi di babak kedua.

Billy Adam yang tidak mau dipermalukan menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan. Hasilnya, beberapa kali pertahanan Bank SulutGo terancam meski gol belum tercipta. Hingga menit-menit akhir babak kedua, Jimmy Mokodompis kembali menggetarkan jalan gawang Bina Utara, dan kemudian ditutup gol terakhir Rivaldo Gumeleng hingga laga usai. Suksesnya gelaran turnamen ini diawali gagasan kegiatan turnamen oleh Bola Mania Manado melalui dialog sepakbola bersama GSVL.

Peraih Juara foto bersama panitia, Arthur Mumu dan Jonny Mamengko (Foto Suluttoday.com)

Peraih Juara foto bersama panitia, Arthur Mumu dan Jonny Mamengko (Foto Suluttoday.com)

“Saya selaku penggagas dialog dan ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh klub peserta GSVL Cup, juga kepada Panitia yang bekerja hingga suksesnya turnamen ini,” kata Octav Lasut, Ketua Panitia, usai pertandingan.

Turnamen GSVL Cup mendapat respon cukup tinggi dari masyarakat pecinta bola di Kota Manado. Lasut menyampaikan terima kasih kepada kepada Walikota Manado DR. G S Vicky Lumentut yang memberikan kepercayaan kepada suporter (bola mania manado) sebagai penyelenggara turnamen ini tersebut. (don)

BankGo Sulut Tantang Bina Utara di Final GSVL Cup

Berlangsungya pertandingan (Foto Suluttoday.com)

Berlangsungya pertandingan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Partai semifinal turnamen sepak bola GSVL Cup telah berakhir, Rabu (18/11) sore, di Lapangan Lantamal VIII Kairagi, Manado. Duel antara Bank SulutGo versus Bina Citra menghasilkan kemenangan untuk Bank Sulut FC dengan skor 4-2 pada semifinal kedua yang berlangsung, Rabu (18/11/2015).

Andre Koagow dan kawan-kawan menang dalam drama adu pinalti setelah di waktu normal kedudukan masih sama kuat 0-0. Penendang Bank SulutGo Branca dan Branco Porong kemudian Juniart Pasali, Deber Sky berhasil menjalani eksekusi pinalti dengan baik hingga membuahkan kemenangan penting mereka. Hasil ini membawa Bank Sulut ke babak puncak final dengan menantang Tim Bina Utara. Sebelumnya, Bina Utara sukses menumbangkan Bina Taruna di semifinal pertama, Selasa (17/11/2015) sore, di lapangan yang sama.

Kala itu, pasukan Billy Adam menang lewat skor tipis 2-1. Ketua Panitia Octav Lasut menyampaikan, partai selanjutnya perebutan peringkat 3 dan 4 akan digelar antara perlawanan Tim Bina Citra versus Bina Taruna, kemudian Tim Bank Sulut melawan Bina Utara di final GSVL Cup. Kalangan pemerhati menanggapi bahwa final Bank SulutGo lawan Bina Utara bisa jadi merupakan partai seru. Kedua tim sama-sama berawal dari grup berbeda dan memiliki rekor perjalanan yang sengit hingga mencapai semifinal.

“Untuk perebutan tempat ketiga dan empat akan digelar pada hari yang sama dengan babak fina. Jadi waktu pelaksanaan masih akan berkoordinasi dengan Pak Walikota Vicky Lumentut selaku yang punya hanya. Jadi bisa saja pekan depan, akan tetapi gelarannya tidak memasuki bulan desember,” jelas Octav Lasut. (don)

iklan1