Tag: olly dondokambey

Gubernur Kukuhkan Ratusan Pejabat Pemprov Sulut

Pengukuhan dan pelantikan pejabat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey(OD), Sabtu (05/01/2019) siang melaksanakan Pengukuhan dan Pelantikan ratusan Pejabat di lingkup Pemprov Sulut. Bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur.

Para pejabat yang dikukuhkan dan dilantik OD terdiri dari pejabat Eselon 4 sebanyak 189 orang, Eselon 3 sebanyak 149 orang, Eselon 2 sebanyak 50 orang, dan Eselon 1 untuk jabatan Sekretaris Provinsi 1 orang yang berdasarkan SK Gubernur No. 821 : BKD/SK/01/2019, SK Gubernur No. 821 : BKD/SK/02/2019, SK Gubernur No. 821 : BKD/SK/03/2019 yaitu Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas.

Selain itu, Gubernur juga mengukuhkan OPD yang baru yakni : 1. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi menjadi Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulut yang dijabat oleh AG Kawatu. 2. Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulut dijabat oleh Jeffry Senduk.

3. Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Sulut Tipe A dijabat oleh Djemmy Gagola 4. Biro Pemerintahan dan Humas menjadi Biro Pemerintahan dijabat oleh Jemmy Kumendong. 5. Biro Umum dan Protokol menjadi Biro Umum dijabat oleh Clay June Dondokambey.

6. Biro Protokol dan Humas dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dantje Lantang 7. Biro Perlengkapan menjadi Biro Pengadaan Barang dan Jasa dijabat oleh Jemmy Ringkuangan. 8. Badan Pengelola Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi menjadi Badan Pendapatan Daerah dijabat oleh Olvie Atteng.(Cat)

GMIM Terima Dana Hibah Rp 13,5 Miliar

Penyerahan dana hibah oleh Gubernur Sulut (FOTO Ist)

MINAHASA, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menyerahkan bantuan Pemprov Sulut berupa hibah uang senilai Rp. 6,5 miliar untuk Sinode GMIM. Hal tersebut dilakukan Dondokambey saat menghadiri Ibadah Perayaan Natal Kerukunan Keluarga Pendeta Dan Guru Agama (KKPGA) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Wale Ne Tou, Kabupaten Minahasa, Sabtu (05/01/2019) siang.

Selain itu, Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina juga menerima secara simbolis hibah uang senilai Rp. 7,027 miliar dari Gubernur yang diperuntukan kepada 340 jemaat GMIM. Dan total kedua bantuan senilai total Rp 13,527 miliar. Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh komponen KKPGA GMIM untuk senantiasa bersinergi dengan pemerintah dalam mengupayakan tercapainya berbagai tujuan pembangunan daerah di tahun 2019.

Tak lupa Dondokambey meminta seluruh Pendeta dan Guru Agama GMIM serta keluarganya, untuk terus mengimbau jemaatnya masing-masing untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai demokrasi dan etika politik, agar suasana hidup rukun dan damai yang telah terbina saat ini tidak tercerai-berai oleh perbedaan warna politik.(Cat)

Menjadi Khadim VICKY LUMENTUT Ingatkan Jemaat Gereja

DR GS Vicky Lumentut dan Gubernur Olly saat berjabat tangan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.comDR GS Vicky Lumentut dalam kapasitas sebagai Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menjadi Khadim dan memimpin ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Jemaat GMIM Galilea Malalayang Dua, Wilayah Manado Malalayang Barat, Kecamatan Malalayang, Minggu (16/12/2018).

GSVL begitu Lumentut akbar disapa dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab Lukas 1 ayat 67 sampai 80, Penatua Vicky Lumentut yang juga anggota Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM mengatakan, selaku persekutuan yang percaya kepada Yesus Kristus, umat Tuhan harus belajar dari kehidupan Zakaria dan Elisabet, saudara sepupu Maria ibu Yesus.

Dimana, ditengah masalah kehidupan karena belum dikarunia anak, pasangan suami isteri tersebut tidak pernah meninggalkan kesetiaannya kepada Tuhan. Bahkan, mereka selalu bersandar dan berharap kepada Tuhan dan tetap melaksanakan perintah Tuhan, meski umur mereka tidaklah muda. Kerinduan untuk memiliki anak sudah sejak lama disampaikan kepada Tuhan, namun hingga usia mereka semakin tua, mereka belum dikaruniai seorang anak.

Ternyata, kata Penatua Vicky Lumentut, permohonan mereka didengar Allah, dan Tuhan menjanjikan akan memberikan seorang anak kepada pasangan lansia (lanjut usia) tersebut. Meski demikian, Zakaria yang menganggap apa yang dikatakan Tuhan lewat malaikat Gabriel hanyalah lelucon semata mengingat usia mereka.

”Sebagai ganjaran karena ketidakpercayaan pada janji Tuhan, Zakaria menjadi bisu sampai Yohanes Pembaptis lahir. Ini menyatakan bagi kita bahwa, tiada yang mustahil bagi Tuhan meskipun orang menganggapnya sesuatu yang mustahil,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini.

Lanjut dikatakan Penatua Vicky Lumentut, sebagai manusia terkadang meragukan janji Tuhan. Namun, Allah tidak pernah mengingkari janji, meski orang menganggap apa yang akan ditepati Allah adalah sesuatu yang tidak mungkin atau tidak sesuai akal sehat manusia.

”Janji Tuhan itu ya dan amin. Marilah kita selalu percaya pada janji Tuhan. Karena apa yang kita minta kepada Tuhan, cepat atau lambat pasti akan dikabulkan oleh Tuhan. Mari kita membuka hati kita dan menyesali perbuatan yang tidak dikehendaki Tuhan, maka Roh Kudus akan bekerja,” kata Penatua Vicky Lumentut, seraya menyampaikan selamat HUT ke-21 Jemaat GMIM Galilea Malalayang Dua.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE yang hadir bersama beberapa pejabat Pemerintah Provinsi Sulut menyatakan terima kasih kepada warga Kota Manado khususnya Jemaat GMIM Galilea Malalayang Dua, yang telah ikut menjaga keharmonisan hidup ditengah berbagai perbedaan yang ada.

”Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih kepada jemaat sekalian yang telah bersama pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Manado, menjaga toleransi serta ketenteraman di daerah ini,” ucap Gubernur Olly.

Olly mengingatkan jika ingin meraih kesuksesan harus mampu merubah diri dari perbuatan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan serta harus dekat dengan Tuhan. Tampak hadir Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Galilea Malalayang Dua Pdt Timmy Mandagi MTh, Camat Malalayang Deisy Kalalo dan sejumlah pejabat teras Pemkot Manado. (*/Redaksi)

Investasi Besar dan Hebat Menanti di 2019

Kepala Bappeda Sulut (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bak pepatah sekali dayung dua dan tiga pulau terlewati, hal tersebut yang nampak pada kunjungan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw dan tim ke benua Eropa pekan lalu. Seperti dijelaskan Kepala Bappeda Sulut, Ricky Toemandoek yang turut mendampingi Wagub ke Eropa kepada Suluttoday.com, Rabu (5/12/2018) diruang kerjanya bahwa tak hanya memperjuangkan harga kopra tapi sejumlah peluang investasi yang menguntungkan daerah juga dilakukan Wagub di Jerman dan Belanda.

“Pak Wagub selain ditugaskan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey memperjuangkan nasib petani kelapa dengan anjloknya harga kopra, tapi juga menatap peluang investasi yang sangat besar dan untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Pria jebolan Lemhanas ini pun mengungkapkan bahwa pihak investor Eropa sudah setuju dan siap berinvestasi di Sulawesi Utara.

“Pihak investor Eropa memberikan apresiasi kehadiran pak Wagub, dan telah menyatakan siap melakukan penandatanganan  Memorandum of Understanding (MoU) dapat berinvestasi di Sulut tahun 2019,” ujar Toemandoek.

Lebih lanjut, Toemandoek memastikan bahwa di tahun 2019, investasi pemanfaatan sumber daya alam yang tak terbatas yang dimiliki Sulawesi Utara bakal menjadi investasi hebat di era kepemimpinan ODSK.

“Pokoknya tahun depan ada investasi besar dengan teknologi canggih dan tepat guna bagi masyarakat Sulut di era ODSK khususnya pemanfaatan Sumber Daya Kelautan yang berlimpah di Sulut,” ungkap Rindu sapaan akrabnya dan sapaan yang mulai menghangatkan dibicarakan komunitas Masyarakat Minahasa Selatan.

Sementara itu, Wagub seusai melakukan kunjungan ke Eropa, menerima kunjungan kerja investor dari China di ruang kerjanya. Nampak Wagub Steven menyambut baik kedatangan investor dari China Chairman ANHUI DONGIN RENEWABLE RESOURCE TECNOLOGI CO.LTD, serta berharap kunjungan kerja ini dapat menciptakan kerja sama di berbagai bidang.

“Pengelolaan sampah daur ulang menjadi prioritas investor China itu. Silahkan siapa saja yang ingin berinvestasi di daerah ini tapi sesuai aturan yang ada. Pak Gubernur Olly tidak melarang siapapun yang ingin berinvestasi di Sulut,” papar Wagub.

Disamping itu juga, Wagub menuturkan bahwa Pemerintah Sulawesi Utara akan membatu terhadap investasi yang akan dilaksanakan di daerah ini karena akan berdapak baik bagi pertumbuhan ekonomi di Sulut.(Cat)

Olly Tawarkan Sulut Sebagai Tempat Produksi Perfileman Indonesia

Gubernur Sulut saat menghadiri kegiatan Parfi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE menghadiri Road To Festival Film Indonesia 2018 yang juga dirangkaikan dengan sosialisasi dari pengurus PARFI (persatuan artis film Indonesia) di pusat perbelanjahan Mantos 3, Sabtu (01/12/2018) siang.

Dalam sambutanya Gubernur Olly menaru harapan pernuh bagi PARFI baik pusat maupun daerah agar lewat ajang ini ini, industri perfileman dapat melibatkan daerah Sulawesi Utara.

“Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan tempat untuk industri perfileman mulai muncul di Sulawesi Utara,” sahut Gubernur.

Semantara untuk PARFI 56 yang ada di Sulawesi Utara, Gubernur Olly mengajak kepada setiap anggota yang terlibat didalamnya agar semakin giat dan semaking mengangkat prestasi kerja serta mengajak kepada semua sutradara-sutradara muda yang berbakat untuk bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk memproduksi film yang ada di Provinsi Sulut. Diketahui daerah Sulawesi Utara sudah empat kali menjadi pusat destinasi pembuatan film Nasional.

Selain itu juga negara-negar seperti Korea Selatan serta Cina sudah pernah menjadikan daerah Nyiur Melambai sebagai tempat produksi film mereka. Nampak juga hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Sulawesi Utara Edwin Silangen, Ketua PARFI 56 Sulut Jain Rende, para artis serta utusan siswa-siswi yang ada di kota Manado.(Cat)

iklan1