Tag: olly dondokambey

Gubernur Olly Dukung Penuh Tim Porwanas Sulut

Gubernur Olly Dondokambey saat acara pelepasan tim PORWANAS Sulut (Foto Ist)

Gubernur Olly Dondokambey saat acara pelepasan tim PORWANAS Sulut (Foto Ist)

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sepertinya mendukung penuh, kegiatan Persatuan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas), hal ini sebagaimana dilakukan Gubernur Olly Dondokambey ketika melepas Tim Persatuan Olahraga Wartawan  Nasional 2016 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) asal Sulut yang akan bertanding di Kota Bandung Jawa Barat pada tanggal 25 -30 juli mendatang.

Acara pelepasan Tim Porwanas PWI Sulut tersebut dilaksanakan di kediaman Gubernur Olly Dondokambey Desa Kolongan Minahasa Utara, Sabtu (23/7/2016) malam. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menyerahkan Pataka kepada Ketua PWI Sulut, Voce Lontaan.

Sebanyak 37 atlit dan ofisial dari berbagai awak media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara akan bertanding pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional 2016 di Kota Bandung Jawa Barat.

Gubernur Olly mengatakan pemerintah provinsi sangat berterima kasih kepada wartawan lebih khusus kepada PWI. Yang telah siap untuk mengikuti pekan olahraga wartawan nasional di Bandung.

“Target tak perlu medali. Tapi syukur-syukur kalau kalian wartawan bisa mendapatkan medali. Bukan bendera wartawan yang berkibar melainkan bendera Sulut yang berkibar dan mengharumkan nama daerah dikancah nasional,” kata Gubernur.

Lanjut Gubernur mengatakan walaupun dengan persiapan pas-pasan yang disiapkan oleh Pemprov Sulut.

“Namun sangat membantu kalian (wartawan-red). Sekali lagi saya minta agar berlombalah dengan sportifitas yang tinggi. Mudah-mudahan kalian memperoleh medali dalam perlombaan tersebut sehingga dapat mengharumkan daerah Sulawesi Utara,” pungkas Gubernur Sulut.

Diketahui adapun cabang olahraga (Cabor) yang diikuti PWI Sulut pada Porwanas kali ini meliputi, cabang olahraga bulu tangkis, Bowling, Futsal, Tenis Meja, Bridge, Catur, Atletik dan billiard. (*/Ikhy)

Bupati Boltim Hadiri Pelantikan Pjs Bupati Bolmong

Bupati Boltim-di Bolsel-edit

Bupati Boltim Sehan Landjar duduk paling depan pada acara pelantikan pjs Bupati Bolmong Induk dan serah terima jabatan Rabu (20/07/2016), yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut (Rahman/Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar SH, Rabu (20/07/2016), menghadiri acara pelantikan Penjabat Bupati Bolaang Mongondow sekaligus serah terima Jabatan Bupati Bolaang Mongondow yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

Pada kegiatan yang dimulai pukul 10.00 wita pagi ini, Eyang nampak duduk di jajaran paling depan bersama tamu dan undangan lainnya. Acara berlangsung khidmat dan lancar, dimulai dari penyematan tanda jabatan oleh Gubernur Sulut Olly Dondo Kambey kepada Pjs Bupati Bolmong Nikson Watung SH, hingga selesai.

Sementara, Gubernur Sulut melalui sambutannya menyampaikan, alasan kenapa memilih Nikson Watung sebagai Pjs Bupati. Pasalnya, menurut Olly, apabila Pjs Bupati diambil dari putra daerah, berpotensi keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon Bupati dan Wabup nanti.

“Sengaja diambil Pjs dari luar daerah, demi menjaga nentralitas kepemimpinan dalam pilkada nanti.”ujar Olly. (Rahman)

Taliawo: Tidak Ada Perubahan Slogan Oleh OD-SK

Gladly Taliawo (Foto Suluttoday.com)

Gladly Taliawo (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com- Beberapa hari ini sebagian masyarakat Sulawesi Utara mendebat secara kontroversial konsep “Torang Samua Ciptaan Tuhan” yg dicetuskan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bpk Olly Dondokambey dan Bpk. Steven Kandouw (OD-SK).

Ada yang beranggapan bahwa OD-SK sudah “melupakan” konsep “Torang Samua Basudara” yang selama ini identik dengan Sulawesi Utara. Harus diakui falsafah “Torang Samua Basudara” memang sudah me-nasional bahkan mendunia. Tapi, kita jangan terburu-buru memandang “sinis” ketika kepemimpinan OD-SK mencetuskan konsep “Torang Samua Ciptaan Tuhan” lalu kemudian mencoba membenturkannya dengan konsep “Torang Samua Basudara”.

Kita jangan mendebat kedua konsep itu hanya dari sudut pandang redaksional kata per kata semata, ada baiknya kita pelajari nilai dan pesan yg terkandung didalamnya. Bagi saya, dicetusnya “Torang Samua Ciptaan Tuhan” bukan bermaksud untuk mengeliminasi semangat dan nilai falsafah “Torang Samua Basudara”, sebaliknya justru untuk melengkapi dan menguatkan.

Sebagai pemimpin, OD-SK ingin meninggalkan sesuatu yg berharga bagi Sulawesi Utara dan masyarakatnya dalam periode kepemimpinan mereka. OD-SK ingin memiliki legacy yg menjadi ciri khas mereka dibanding dengan pemimpin yg lain. Sama seperti Bpk. E. E. Mangindaan dikenang dengan “Torang Samua Basudara”-nya, OD-SK juga ingin dikenang dengan “Torang Samua Ciptaan Tuhan” – nya. Ini sebenarnya hal yg wajar-wajar saja.

Tidak ada yg salah ketika seorang pemimpin ingin dikenang melalui falsafah yg dia cetuskan. Tentunya falsafah “Torang Samua Ciptaan Tuhan” bukan hanya sekedar konsep yg tiba saat tiba akal. OD-SK tentu saja memiliki dasar filosofis dan sosiologis ketika mengemukakan konsep ini. Yang terpenting adalah OD-SK memiliki kebijakan dan implementasi yg jelas untuk mewujudkan, menumbuh-kembangkan serta memelihara konsep “Torang Samua Ciptaan Tuhan” sehingga nantinya memberikan dampak positif yg nyata bagi Sulawesi Utara.

“Torang Samua Ciptaan Tuhan” dibuat agar masyarakat Sulawesi Utara sadar bahwa sesama umat manusia adalah sama dimata Tuhan. Untuk itu sudah semestinya kita memperlakukan sesama manusia selayaknya saudara, tanpa membeda-bedakan suku, agama ataupun warna kulit. Dengan memandang semua manusia adalah ciptaan Tuhan yg harus diperlakukan selayaknya saudara, maka OD-SK ingin agar masyarakat Sulawesi Utara mengingat kembali dan mengaplikasikan falsafah SI TOU TIMOU TUMOU TOU.

Bukan cuma sebatas pada manusia-nya saja, tapi seluruh ciptaan Tuhan di Sulawesi Utara harus diperlakukan sebagaimana mestinya. Ini membuktikan bahwa rezim OD-SK juga pro-environment.(JimmyLumingkewas)

Sonni Sumarsono: Kelak BMR Juga Menjadi Daerah Otonomi

Dr Sonni Sumarsono saat silaturahmi di Manado (Foto Ist)

Dr Sonni Sumarsono saat silaturahmi di Manado (Foto Ist)

MANADO – Sabtu (16/7/2016) siang tadi, bertempat di Wisata Bahari Manado, Dirjen Otonomi Derah (Otda) Kemendagri Dr Soni Sumarsono, melakukan Silahturahmi sekaligus Halal Bi Halal dengan jajaran Pemprov Sulawesi Utara (Sulut).

Kedatangan mantan Penjabat Gubernur Sulut di daerah ini, lebih bersifat pribadi karena akan menjadi saksi pelaksanaan pencatatan sipil dan resepsi pekawinan anak dari Ferry Rende, mantan staf khusus bidang komunikasi publik di saat Sumarsono menjabat Pj. Gubernur Sulut.

Sumarsono disambut serta dijamu langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Jhon Palandung MSi, Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi, dan Karo SDA Dr Frangky Manumpil, wartawan JIPS serta Plh Bupati Bolmong Drs Ashari Sugeha beserta jajarannya, serta mantan Wakil Bupati Bolmong Yanny Tuuk yang kebetulan bersamaan jam untuk makan siang bersama di rumah makan wisata bahari ini.

Sumarsono mengatakan, yang utama dalam pertemuan ini adalah silahturami dan halal bi halal karena saat ini masih dalam suasana bulan syawal (idul fitri-red) dengan jajaran pemprov sulut. Selain itu, bersamaan berkahirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bolmong, serta jajarannya yang hadir di rumah makan wisata bahari saat ini.

“Akhirnya saya bisa ke Manado, walaupun semua daerah semasa saya menjabat Pj. Gubernur Sulut lalu, tinggal Kabupaten Bolmong yang belum kesampaian di kunjunginya. Tapi syukur Alhamdulillah, kita masih bisa dipertemukan dalam suasana silahturahmi ini, baik dengan jajaran Pemprov Sulut maupun pemkab Bolmong, tapi juga dengan para rekan-rekan wartawan liputan Pemprov yang tergabung dalam wadah JIPS Sulut,” ungkap Sumarsono.

Dirinya tetap merasakan rasa silaturahmi karena walaupun dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Pj Gubernur namun tetap akan dipertemukan dengan dirinya yang masih menjabat sebagai Ditjen Otda, di Jakarta.

“Yang jelas Sulut ini tidak lepas dari tupoksi saya juga Dirjen Otda. Kelak nanti juga untuk BMR akan menjadi daerah otonomi sendiri walaupun terpisah secara administrasi nantinya, dan itu saya akan tetap kawal,” tutu Sumarsono. (*/Ino)

Wagub Steven: Manado Maju Sulut Maju

Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (Foto Ist)

Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (Foto Ist)

MANADO – Program mewujudkan sinergitas antara hubungan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan pemerintah Kota Manado mulai diwujudkan pemerintahan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (Gubernur serta Wakil Gubernur Sulut). Komitmen kerja sama tersebut seperti disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Steven Kandouw, Kamis (14/7/2016) kemarin.

Menurut Kandouw bila Kota Manado maju dan berkembang, maka pemerintah Provinsi juga mengalami kemajuan, karena bagi Kandouw Manado adalah icon Sulut sehingga perlu mendapat perhatian dalam pembangunan.

”Semua potensi dan sumber daya untuk pendanaan pembangunan kita arahkan ke Manado. Karena kami sudah mengelaborasi dan analisis bahwa jika Manado maju, Manado sehat dan kemajuan positif lainnya, maka Sulut pun maju, sehat serta mengalami kemajuan tentunya. Sehingga demikian pemerintah Provinsi Sulut akan mengarahkan pembangunan di Kota Manado,” ujar Steven. (Amas)

iklan1