Tag: olly dondokambey

Disnakertrans Sulut Siapkan Pelatihan Vokasi bagi Pekerja yang Di-PHK

Kadisnakertrans tandatangani kerjasama dengan BPJS TK (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Gebrakan hebat kembali dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan, membantu pekerja/buruh yang terkena Putus Hubungan Kerja. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Sulawesi Utara meneken kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado untuk pelaksanaan pelatihan vokasi bagi tenaga kerja yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK), namun sudah diputus hubungan kerja (PHK).

Penandatangan kerjasama tersebut dilaksanakan Jumat (22/11/2019) di aula Disnakertrans Sulut. Kepala Disnakertrans Sulut, Erny Tumundo usai penandatanganan menjelaskan kepada media ini untuk menjadi seorang peserta pelatihan vokasi harus memenuhi persyaratan.

”Syarat utama untuk menjadi peserta adalah Warga Negara Indonesia dengan usia maksimal 40 tahun dan adalah peserta BPJAMSOSTEK yang telah putus hubungan kerja, dan sudah membayar iuran selama 12 bulan. Kemudian dia sudah mengambil Jaminan Hari Tua,” jelasnya.

Menurut Tumundo, ada beberapa kejuruan yang disiapkan untuk melatih peserta.

”Kejuruan yang disiapkan lewat BLK bitung berupa pelatihan otomotif, pelatihan las, serta pendingin. Sementara yang disiapkan di LPK swasta yang telah terakreditasi ialah pelatihan membuat kue, pelatihan tata rias wajah dan kulit, dan kejuruan handycraft,” jelas Tumundo.

Disampaikan Tumundo bahwa sesuai amanat dari Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw agar tenaga kerja di daerah ini lebih terampil, sehingga dibekali dengan pelatihan-pelatihan yang ada dan untuk program ini ditargetkan sebanyak 150 orang, yang semuanya dibiayai oleh BPJAMSOSTEK.

“Sosialisasi akan dilakukan lewat media, calon peserta akan mengisi aplikasi yang ada. Selain itu dapat juga mendaftar lewat email disnakertrans.sulut@gmail.com,” imbuhnya.(cat)

Dinas Pariwisata Sulut Gelar CHRISTMAS FESTIVAL 2019

Kadis Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kerja cepat, tepat dan kerja nyata yang dipelopori Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE, dan Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven Kandouw terus dilakukan. Hal itu tergambar dalam program yang dijalankan OPD yang dipimpinnya. Seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata Sulut dalam waktu dekat.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang,SE.,M.Si melalui, Sekretaris Dinas Pariwisata, Joudy Senduk SE, Kamis (21/11/2019). Saat diwawancarai, disampaikan bahwa akan digelarnya kegiatan Christmas Festival 2019 dan akan dimulai Desember 2019. Kadis mengajak masyarakat agar ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

‘’Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Pak Gubernur Olly dan Pak Wakil Steven akan menggelar kegiatan Christmas Festival 2019. Kegiatan ini melombakan berbagai mata acara lomba, dan melibatkan halayak tentunya. Seperti lomba vocal group, parade Sante, Ibadah Oikumene, donor darah, dan ragam jenis kegiatan lainnya sampai terakhir 31 Desember 2019 akan dilaksanakan new year countdown,’’ ujar Kadis Mewengkang.

Tak hanya itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya mengajak semua stakeholder masyarakat Sulut untuk menyukseskan kegiatan itu. Pemerintah selaku pelopor pembangunan, lalu bersama masyarakat melalui dukungan partisipasi publik mengawal laju pembangunan di daerah Nyiur Melambai tercinta. Menurutnya kegiatan ini akan menggali dan meningkatkan sumber daya manusia di Sulut.

‘’Ayo kita sukseskan kegiatan akbar ini. Melalui kegiatan ini kita berdayakan masyarakat. Kita menggali bibit-bibit unggulan bagi masyarakat yang mempunyai kompetensi dibidang tertentu akan diberikan apresiasi pemerintah Provinsi. Karena kegiatannya cukup banyak sampai akhir tahun 2019, untuk itu silahkan kita sama-sama menyukseskannya,’’ tutur Mewengkang.

Untuk diketahui, dalam rudonw acara sementara ini yang diperoleh redaksi Suluttoday.com, diantaranya kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

Ivent seperti lomba marching band tingkat SMA, tanggal 2 Desember 2019, pukul 10.00 – 17.00, tempat lapangan basket Mengamas Manado. Lalu press conference tanggal 2 Desember 2019 pukul 17.00 betempat di Café Del Shelmar Megamas. Christmas Bazar, tanggal 2 – 12 Desember 2019, lokasi lapangan Mer 99 Megamas.

Kemudian, lomba vocal group 2 Desember 2019, Atrium Megamal dan terbuka untuk umum. Lomba dekorasi ornamen Natal, mulai tanggal 2 sampai 30 Desember 2019, ada pula cake decoration competition, tanggal 2 Desember 2019. Cooking competition, fashion on the street, selanjutnya lomba mewarnai untuk anak-anak bertempat di Manado Town Square.

Rangkaian ivent yang disiapkan (FOTO Ist)

Ada pula parade santa, parade kendaraan hias, flying santa, tarian kolosal, opening ceremony, dan ibadah oikumene, masing-masing akan dilaksanakan tanggal 6 Desember 2019. Dilaksanakan di Start lapangan Koni Sario, dan pohon kasih Megamas.

Setelahnya lanjut dengan rangkaian kegiatan Santa Run 5 K, Sabtu 7 Desember 2019, donor darah. Lomba musik bambu, lomba musik kolintang, kemudian lomba Masamper, lomba band. Tidak hanya itu, ada iven Tuna filleting competition, konser Natal musik kolintang.

Masamper Christmas night, Christmas youth festival, Christmas idol 2019 20 Desember 2019. Christmas carol, kegiatan ke 28 adalah kawanua pulang kampong dan kegiatan peduli lingkungan, internasional Christmas concert 28 Desember 2019 bertempat di parkiran Mantos 1. Selanjutnya paling akhir, new year countdown dilaksanakan 31 Desember 2019 di pohon kasih Megamas Manado. (*/Redaksi)

Mencuat Dukungan untuk Dondokambey, Ini Komentar Ketua KNPI Sulut

Ketua Jackson Kumaat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terungkap dalam rapat Pleno DPD KNPI Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (19/11/2019) di Sekretariat DPD KNPI Sulut, kompleks Stadion Klabat. Jackson Kumaat, SE selaku Ketua DPD KNPI Sulut menyampaikan sikapnya soal pecahnya KNPI di Sulut menjadi beberapa struktur kepengurusan. Menurut Jackson dirinya akan berkonsultasi dan meminta petunjuk Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE.

”Dalam sejarahnya KNPI Sulawesi Utara selalu utuh, menjadi satu. Itu sebabnya, perlu kebijaksanaan yang tinggi dalam menengahi atau menanggapi munculnya KNPI menjadi tiga versi di Sulawesi Utara. Untuk mencarikan solusi terbaik, saya siap mendengarkan, mengikuti arahan Pak Gubernur Olly Dondokambey. Mari kita lahirkan legacy yang baik demi KNPI Sulawesi Utara yang satu,” ujar Jacko sapaan akrab Kumaat saat memimpi Pleno DPD KNPU Sulut yang diperluas dengan DPD KNPI Kabupaten/Kota tersebut.

Tak hanya itu, saat menyikapi usulan sejumlah DPD KNPI Kabupaten/Kota terkait nama Rio Dondokambey yang diusung menjadi calon Ketua DPD KNPI Sulut, Jacko memberi apresiasi. Bahkan, secara tegas Jacko memberikan support dengan meminta Rio mendaftar di Musda DPD KNPI Sulut untuk mengikuti segala mekanisme di Musda ke-14 nantinya.

”Saya menghormati usulan-usulan di hampir seluruh DPD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara menyangkut nama Rio Dondokambey yang didorong untuk maju memimpin KNPI Sulut. Ini pandangan yang murni, demokratis dan beralasan tentunya. Saya menghormati usulan tersebut. Saya meminta Bung Rio mendaftar di Musda KNPI Sulut, beliau adalah putra terbaik pemuda di daerah ini,” tutur Jacko.

Untuk diketahui, rapat Pleno kali ini memutuskan untuk jadwal pelaksanaan Musda ke-14 DPD KNPI Sulut dilaksanakan tanggal 28 sampai 30 November 2019. Nama-nama DPD KNPI Kabupaten/Kota yang mengusulkan Rio Dondokambey sebagai Ketua DPD KNPI Sulut diantaranya, DPD KNPI Manado, DPD KNPI Mitra, DPD KNPI Talaud, DPD KNPI Minahasa, DPD KNPI Minut, DPD KNPI Kotamubagu, dan sejumlah DPD II KNPI lainnya. (*/Redaksi)

Demo Berantas Mafia Tanah Nyaris Ricuh dan Adu Jotos

Pendemo dan Satpol PP nyaris bentrok (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ratusan warga dari Bolaang Mongondow, Bitung dan Minahasa Utara Kamis (14/11/2019) “menduduki” kantor Gubernur Sulawesi Utara untuk menuntut keadilan terkait kepemilikan tanah yang telah dirampas karena adanya investasi, nyaris anarkis dan ricuh.

Dengan seruan-seruan pedas pun mengalir ditujukan kepada pemimpin daerah Sulut agar sesegera mungkin bertatapmuka serta mengatasi masalah yang tengah dilanda masyarakat. Sementara itu, Kasat Pol PP Sulut, Evans Liow yang menerima curahan hati warga, menyatakan bahwa Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey saat ini tengah berada di istana negara.

Tapi pernyataan itu langsung menyulut amarah pendemo dan ingin menyerang Liow namun dengan tanggap ditahan Sat Pol PP. Alhasil aksi yang sempat memanas melukai beberapa anggota Satuan Pamong Praja (Sat Pol PP). Aksi masyarakat yang tertindas di mulai Polda Sulut, Kanwil Agraria dan berakhir di kantor gubernur dikomandani oleh Koordinator lapangan komunitas petani penggarap Desa Tiberias dan sekitarnya, Abner Patras dan didukung PMII cabang Metro Manado mengatasnamakan Forum Keadilan bagi Petani dan Nelayan Sulawesi Utara.

Aksi Warga Tiberias Bolaang Mongondow, Candi dan Makawidey Kota Bitung dan Paputungan Likupang Minahasa Utara meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mencabut sertifikat-sertifikat tanah yang katanya telah dirampas dan dimiliki oleh mafia agraria.(cat)

Disnakertrans Berdayakan Masyarakat Kembangkan Sayuran Hydroponik

Foto bersama usai pembukaan pelatihan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Belanja sayuran dan kebutuhan dapur yang sebelumnya harus dilakukan di pasar, kini secara gratis bisa diperoleh dengan sistem tanam Hydroponik. Sistem yang tak memerlukan lahan perkarangan yang besar ini, sudah mulai jadi tren. Dan sekali dayung dua tiga pulau terlalui, seperti itulah yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut.

Pengembangan sistem budidaya hydroponik sekaligus pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan seperti diungkapkan Kepala Disnakertrans Sulut Erny B Tumundo saat membuka kegiatan berbasis Kompetensi untuk Kejuruan Budidaya Tanaman Sayuran sistem Hydroponik di salah satu kecamatan di Kota Manado Selasa (12/11/2019) sore.

Didampingi Kepala UPTD Balai Pelatihan Tenaga Kerja Kelas A, Rahel Rotinsulu, Tumundo menjelaskan bahwa pihaknya membekali beberapa kelompok masyarakat di wilayah tersebut dengan cara bercocok tanam era milenial namun bermanfaat serta diyakini meningkatkan kesejahteraan. Rotinsulu menambahkan bahwa peserta pelatihan selama 20 hari akan banyak dilibatkan pada praktik langsung.(cat)

iklan1