Tag: Oskar Manoppo

Tahun Ini Pemkab Boltim Hibahkan Rp 2,7 Miliar

Oskar-Manoppo-Boltim-edit

Kepala Badan Keuangan Pemkab Boltim, Oskar Manoppo (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Ditahun 2017 ini Pemerintah Kabupaaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menghibahkan dana sebesar Rp.2,7 Miliar untuk pembangunan Masjid, Gereja, Pembinaan Kesejahteraan Kekuarga (PKK), dan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini. Demikian disampaikan Kepala Badan Keuangan Oskar Manoppo. Senin, (6/02/2017).

Dikatakannnya, permohonan anggaran dana hibah tersebut sama seperti di tahun-tahun anggaran sebelumnya.

“Yang utama soal permohonan proposal bantuan harus ada. Untuk pengalokasiannya nanti akan dikaji oleh Pemkab.” Jelasnya.

Ia menegaskan, penerima dana hibah sampai pertanggungjawaban dana hibah harus sesuai dengan yang diusulkan.

“Nantinya, pihak penerima hibah pertanggungjawabannya harus sesuai dengan peruntukannya.” Tegasnya.

Adanya alokasi dana hibah ini mendapat respon dari tokoh agama Imam Masjid Nurjanah.

“Jika ada alokasi bantuan untuk tempat ibadah tentu kami sangat berterima kasih karena sangat membantu meringankan kebutuhan dana pembangunan. Apa lagi Masjid Nurjanah saat ini sedang dalam pembangunan.” Ujarnya.

Senada juga di sampaikan tokoh agama Henry Talumewo. Jemaat akan berupaya untuk mengusulkan permohonan.

“Tentu kita berharap, pemerintah dapat mengatur agar yang sangat membutuhkan untuk diprioritaskan.” Harapnya. (Rahman).

Pekan Depan BPK dan BPKP Masuk Boltim

Oskar Manoppo Boltim-edit

Oskar Manoppo Kepala Badan Keuangan Pemkab Boltim (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) awal pekan depan akan masuk Boltim. Hal ini sesuai informasi Kepala Badan Keuangan Oskar Manoppo, SE.MM.

“Sesuai jadwal sekitar tanggal enam BPK dan BPKP akan ke Boltim untuk melakukan tugasnya.” Jelasnya. Rabu, (1/02/2017).

Dikatakannya, kedua instansi ini akan melakukan tugas masing-masing.

“BPKP akan melakukan pendampingan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, sedangkan BPK akan melakukan pemeriksaan awal (Praaudit) terhadap belanja Daerah.” Katanya.

Kata dia, untuk pemeriksaan awal ini, laporan keuangan belum di sentuh.

“Nanti setelah selesai praaudit, mereka balik lagi melakukan pemeriksaan rinci pada bulan depan. Nah hasil tersebut yang menjadi penentu opini Boltim kedepan.” Tutupnya. (Rahman)

Capaian PAD Boltim Over Target

oskar-manoppo-boltim-edit

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Boltim, Oscar Manoppo (Foto: Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), over target, sebesar 10,27 prsen, dari target Rp16,92 Miliar per tanggal 9 Desember, kini sudah mencapai Rp18,66 Miliar.

“PAD Boltim daerah kita per tanggal 9 Desember 2016, sudah melebihi target,” terang Kepala Dinas (Kadis) Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Boltim, Oscar Manoppo.

Dia mengatakan, hasil PAD tersebut masih akan dikumpul hingga akhir tahun ini. “PAD kita diperkirakan akan bertambah, sebab akhir penghitunganya dilakukan pada 30 Desember 2016. Saya belum memastikan berapa total keseluruhan PAD, namun pastinya pendapatan sudah melebihi target,” ungkapnya.

Tak hanya itu, hasil tersebut kata Oscar, tidak termasuk dana bagi hasil.

“Kita belum menghitung pemasukan dari dana bagi hasil. Misalkan yang ada di kantor perpajakan. Namun kami optimis jika semua terkumpul, dipastikan kelebihan PAD presentasenya akan lebih tinggi,” tuturnya. (Rahman)

Assagaf: Oskar dan Iksan Layak Menempati Posisi Sekda Boltim

sekda-boltim-m-assagaf-edit

Sekda Boltim Muhammad Assagaf (Rahman)

BOLTIM, Suluttoday.com – Sekda Boltim Muhammad Assagaf kabarnya tahun 2017 mendatang akan masuk masa pensiun. Sejumlah nama pun mulai bermunculan untuk mengisi posisi Panglima birokrat Boltim ini. Mulai dari Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Darwis Lasabuda, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Iksan Pangalima dan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Oskar Manoppo.

Dilihat dari pengalaman yang ada, ketiga birokrat Boltim dinilai layak menduduki posisi jabatan Sekda Botim, jika nantinya Assagaf jadi pensiun pada Agustus 2017 tahun depan.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Boltim Muhammad Assagaf ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa, memang dia akan pensiun pada bulan Agustus 2017 dengan alasan karena kondisi kesehatan mulai terganggu.

“Kalau ikut aturan tentang Abdi Sipil Negara (ASN), saya pensiun pada tahun 2019. Dimana birokrat yang menjabat posisi eselon II seperti jabatan Sekkab, itu pensiun pada umur 58 bahkan sampai umur 60 jika masih butuhkan oleh pimpinan. Tetapi, karena kondisi kesehatan sering terganggu maka saya memilih pensiun pada pada Agusutus tahun depan.” Ungkap Assagaf diruang kerjanya Selasa (01/11/16) .

Assagaf  pun mengatakan, dan ketika dia sudah pensiun nanti dimana yang layak gantikan posisinya di kursi Sekda Boltim ada dua nama yakni, Oskar Manoppo Kepala DPPKAD dan Iksan Pangalima Kepala DKP. Dua nama ini menurutnya, sangat layak menduduki posisi Sekda Boltim karena pengalaman mereka masing-masing jika dirinya sudah pensiun.

“Keduanya, Oskar dan Iksan layak untuk posisi tersebut. Akan tetapi menurut penilaian saya, Oskar kayaknya lebih unggul dalam beberapa hal. Dimana hubungan dengan BPK Provinsi Sulut dan BPK RI Oskar sangat baik. Selain itu kelebihan Oskar juga, dia paham tentang pengelolaan keuangan.” Terang Assagaf.

Sementara Kepala DKP Boltim Iksan Pangalima ketika ditanya soal ini dia mengatakan, kalau disuruh pilih, dia lebih baik memilih jabatan kepala dinas ketimbang jabatan Sekda.

“Jabatan Sekda itu paling lama satu periode masa kepemimpinan Bupati. Jadi kalau di suruh pilih, saya lebih baik dengan jabatan yang ada sekarang sesuai dengan umur saya.” Kata Iksan.

Begitupun dengan Kepala PPKAD Oskar Manoppo, ketika ditanya, Oskar tidak mau bicara lebih soal jabatan Sekda.

“Saya tidak mau komen masalah ini.” singkat Oskar. (Rahman)

Capaian PBB Boltim 48, 23 Persen, Oscar: Tak Lunas PBB Dandes Tahap Dua Tidak Dicairkan

oskar-manoppo-boltim-edit

Oscar Manoppo, Kadis DPPKAD Pemkab Boltim (Foto:Ist)

BOLTIM, Suluttoday.com – Meski sudah memasuki triwulan empat, namun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terbilang minim.

Berdasarkan data dikantongi Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Boltim hingga pertengahan Oktober, jumlah PBB yang disetor oleh 80 desa baru Rp793.876.775 dari target tahun ini Rp1.646.125.752, dengan persentasi 48,23 persen.

Hal ini diakui, Kepala Bidang Pendapatan Syukur Monoarfa. Ia menyebutkan, jumlah PBB yang masuk pekan lalu berjumlah Rp96.116.889.

“Setoran pendapatan pekan lalu bertambah, sehingga kini persentasi PAD PBB di 80 desa menjadi 48,23 persen.” Tuturnya.

Ia mengatakan, sangadi harus maksimal melakukan penagihan PBB.
“Masih jauh dari target sehingganya peran sangadi sangat penting untuk terus melakukan pemahaman kepada masyarakat terkait PBB. Sebab pajak yang diberikan tentu akan dikembalikan kepada masyarakat dalam wujud pembangunan di desa,” urainya.

Disinggung capaian target PBB tahun ini. Ia mengaku, optimis dalam hal peningkatan PAD tahun.

“Meski sudah di penghujung tahun, tentu dimaksimalkan. Dan kita mendesak agar sangadi dan perangkat bisa bersama-sama meningkatkan pendapatan PBB.” Terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Oskar Manoppo SE ME mengatakan, Dana Desa (Dandes) tahap II tidak dicairkan jika desa bersangkutan belum melunasi PBB.

“Jika PBB tidak lunas tentu Dandes tahap II tidak dicairkan.” Tegas Manoppo belum lama ini. (Rahman)

iklan1