Tag: oso

Soal ‘Kemenangan’ OSO, Abdul K Tulusang: Penyelenggara Pemilu Harus Diberi Ruang

Abdul K Tulusang dan OSO (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Konstalasi politik tingkat Nasional terus mengalami perubahan, kali ini Oesman Sapta Odang (OSO) setelah memengkan gugatan Polemik Hukum Terjadi di dua lembaga Peradilan, yaitu Mahkama Agung (MA) & Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN), ada dua hal yang patut di evaluasi Menurut Manager JPPR 2015-2017 Abdul K Tulusang.

Diantaranya menurut Abdul, pertama; Merevisi di UU Pemilu bahwa PTUN merupakan lembaga peradilan terakhir yang menyidangkan Sengketa Proses Pemilu. Haruskah ada lembaga peradilan yg lebih tinggi untuk Mengoreksi putusan PTUN.

”Dinyatakan tidak memenuhi Syarat (TMS) kasus OSO setelah disengketakan ke BAWASLU. Namun maju melakukan gugatan ke PTUN DKI Jakarta, hasil putusan meminta OSO dimasukkan ke Daftar Calon Tetap (DCT). Menurut Abdul Manger Hukum dan Advokasi JPPR 2015-2017 hal tersebut patut dipahami bahwa ketentuan proses yang final di PTUN itu perlu di koreksi,” kata Abdul.

Selanjutnya, yang Kedua; Subjek Pengadu hanya ditujukan bagi peserta Pemilu, UU Pemilu Perlu memberikan ruang bagi Penyelenggara Pemilu untuk melakukan langkah Hukum. Padahal tidak menutup kemungkinan bagi Penyelenggara Pemilu untuk mengambil langkah Hukum demi mempertanggungjawabkan keputusannya.

”Seharusnya diberikan Ruang bagi Penyelenggara Pemilu agar mereka dapat mempertanggungjawabkan kerja & keputusannya apakah sesuai dengan peraturan Per-Undang-undangan atau tidak,” ujar Abdul.

Surat Keputusan (SK) KPU yang menyatakn OSO TMS sebagai Calon anggota perwakilan daerah (DPD). Dalam Putusan PTUN menilai, Bahwa Kepesetaan OSO merupakan Pengurus Partai Politik adalah memenuhi syarat karena dalam PKPU No.26 Tahun 2018 mensyaratkan agar calon anggota DPD mengundurkan diri dari kepengurusan partai politik telah dinyatakan oleh MA bertentangan dengan UU Pemilu.

Berdasarjan putusan MK meminta agar pengurus partai politik mengundurkan diri jika ingin mendaftar menjadi anggota DPD 2019, dianggap tidak dapat dijalankan jika belum dimasukkan ke dalam UU Pemilu. (*/Redaksi)

KPU RI: Hanura yang Sah, Oesman Sapta dan Herry Siregar

Penggalan surat KPU RI (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Menindaklanjuti surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham RI) Nomor M.HH.AH.11.02-58 tanggal 6 Juli 2018 tentang kepengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Hanura masa bakti 2015-2020 dengan Ketua Umum Oesman Sapta dan Sekretaris Jenderal Herry Lontung Siregar.

Maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 649/PL.01.4-SD/03/KPU/VII/2018, tertanggal 9 Juli 2018 perihal kepengurusan DPP Partai Hanura yang disampaikan kepada Ketua KPU Provinsi/KIP Aceh dan Ketua KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia. KPU RI mengacu pada keputusan Menkumham yang terbaru.

Surat KPU RI lembar akhir (FOTO Suluttoday.com)

‘’Berdasarkan surat Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH.AH.11.02-58 tanggal 6 Juli 2018 perihal kepengurusan partai Hati Nurani Rakyat kembali menegaskan bahwa kepengurusan DPP Partai Hanura yang sah masih berdasarkan kepada keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH.01.AH.11.01 tahun 2018 tanggal 17 Januari 2018,’’ ujar Arief Budiman, Ketua KPU RI.

Dengan demikian, kata Arief, kepengurusan Partai Hanura Provinsi dan tingkat Kabupaten/Kota yang dinyatakan sah dalam pengajuan calon anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota adalah kepengurusan yang disahkan oleh DPP Partai Hanura yang ditandatangani Ketua Umum Oesman Sapta dan Sekretaris Jenderal Herry Lontung Siregar. (*/Redaksi)

Bangkit Hanura, Makin Kokoh Putusan PTUN Kuatkan Posisi Oesman Sapta

Oesman Sapta (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Selasa (26/6/2018) sebetulnya telah memutuskan dan mengabulkan perkara gugatan kubu Daryatmo-Suding dengan gugatan perkara TUN No. 24/G/2018, tertanggal 22 Pebruari 2018, tentang pembatalan SK Menkumham No. M.MH-01.AH.11.01.

Sekedar diketahui, putusan PTUN tersebut tidak mengalihkan kepemimpinan partai kepada Daryatmo. Tapi, kembali ke SK No. M.HH.22.AH.11.01 dimana Ketua Umumnya adalah Oesman Sapta dan sekjen adalah Suding, tetapi yang perlu digaris bawahi adalah Suding tidak pernah hadir di DPP Hanura maka dia dianggap berhalangan hadir, dan berdasarkan PO No. 07/2016 tentang Tata Cara Kerja Organisasi DPP Partai Hanura, maka tanda tangan Sekjen dapat digantikan salah satu Wasekjen yang ditunjuk dari Ketua Umum.

Selanjutnya, memang kekuatan putusan ini belum ingkrah, karena Menkumham dan DPP Hanura masih memiliki waktu 14 hari untuk mengajukan banding ke pengadilan tinggi, sehingga SK Menkumham No. M.MH-01.AH.11.01 masih syah berlaku, dimana Ketua Umum adalah Dr. Oesman Sapta dan Sekjen adalah Hary Lotung. (*/Redaksi)

Di SULUT, Ketum OSO Perintahkan Kader Hanura Menangkan JOKOWI

Ketum OSO disambut Kuta Jackson Kumaat, dan Sekretaris Baso Affandi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketika menyampaikan pidato politiknya dihadapan ribuan kader Partai Hati Nurai Rakyat (Hanura) se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ketua Umum (Ketum) Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) tak segan-segan menyampaikan dukungannya terhadap Joko Widodo (Jokowi).

Bukan hanya mendukung kebijakannya sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) saat ini, OSO juga menginstruksikan kadernya di Sulut agar memenangkan Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Bagi OSO, Partai Hanura tidak sekedar berwacana dan memainkan isu-isu tidak produktif, tapi bekerja nyata memenangkan Jokowi.

”Saya perintahkan seluruh kader dan keluarga besar Partai Hanura Sulawesi Utara untuk memenangkan Jokowi pada periode keduanya sebagai Presiden Republik Indonesia. Kita harus solid dan siap memenangkan Jokowi, bukan lagi saat kita bermain isu atau wacana tapi bekerja konkrit untuk kemenangan Jokowi,” ujar OSO tegas.

Jackson Kumaat dan pengurus Hanura Sulut saat mengawal Ketum OSO (FOTO Ist)

Selain itu, Ketum OSO mengingatkan kader Partai Hanura agar tidak sekedar menjanjikan sesuatu kepada masyarakat. Apalagi, janji-janji tersebut sulit direalisasikan, bekerja nyata dan memberi diri merebut hati nurani rakyat itulah yang utama bagi OSO.

”Biarkan saja partai politik lain yang beri janji-jani, kita Hanura harus benar-benar menunjukan kepeduliannya pada rakyat. Dekati rakyat, rebut hati nurani rakyat, serta serap aspirasinya. Kalau kita mau rakyat percaya pada kita, ya bekerja dan mengabdi dengan tulus untuk rakyat,” papar OSO sambil menambahkan bahwa mulai sekarang sampaikan pada rakyat tentang Jokowi. (*/Redaksi)

 

Ketua Hanura Sulut: Terima Kasih Ketum OSO

Jackson Kumaat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wujud keseriusannya Oesman Sapta Odang dalam membesarkan Partai Hanura makin terasa. Khususnya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), OSO begitu Oesman akrab disapa berada kurang lebih 3 hari diantaranya melantik DPD dan DPC Partai Hanura se-Sulut juga menggelar safari politik.

Menanggapi perhatian yang luar biasa tersebut dari sang Ketum Partai Hanura, Jackson Kumaat selaku Ketua DPD Partai Hanura Sulut menyampaikan kebanggannya, terima kasih, hormat dan apresiasi yang tinggi disampaikan Jackson terhadap Ketum OSO.

”Luar biasa, kehadiran Ketum OSO didampingi Sekjend Pak Harry Siregar serta bimbingan Ketua Bidang OKK dari DPP Partai Hanura Bang Benny Rhamdani menjandi kebanggan bagi kami. Apalagi, Pak Ketum sempat berada beberapa hari di Manado Sulawesi Utara. Warga Sulut juga tentu menyampaikan terima kasih atas kunjungan beliau,” kata Jacko sapaan akrab Kumaat.

Lanjut ditambahkan Jacko yang juga Ketua DPD Partai Hanura termuda se-Indonesia ini bahwa support dan kepedulian Ketum OSO akan menginspirasi keluarga besar Partai Hanura Sulut untuk bergerak lebih ekstra lagi dalam melakukan kerja-kerja konsolidasi partai.

”Sekali lagi terima kasih Pak Ketum OSO. Kami merasa senang, bangga, dan juga menjadikan kehadiran Pak Ketum sebagai motivasi sekaligus insiprasi yang akan menyemangati semua aktivis kita kader dan seluruh keluarga besar Partai Hanura di Sulut untuk mengejar kemenangan Pemilu 2019,” ujar Kumaat menutup. (*/Redaksi)

iklan1