Tag: PAN kota manado

Boby Daud: Lebih Baik Mencegah, Daripada Mengobati

Boby Daud, anggota DPRD Manado (Foto Ist)

Boby Daud, anggota DPRD Manado (Foto Ist)

MANADO – Terkait fenomena Tauran Antar Kampung (Tarkam) yang kini seolah menjad trend di Kota Manado diakui menjadi keluhan banyak warga Kota Manado. Disela-sela diskusi dalam acara Seminar Sehari yang dilaksanakan pengurus PERMUSI Kota Manado, Jumat (23/1/2015), warga juga menyampaikan keluhannya menyangkut dengan Tarkam.

Keluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sudah menjadi perhatian serius pemerintah Kota Manado, termasuk diantaranya anggota DPRD Kota Manado juga tengah mencari solusi terhadap hal tersebut. Menurut Boby Daud, anggota DPRD Manado mengatakan bahwa perlunya langkah mencegah Tarkam di Kota Manado.

”Tauran antar kampung sudah menjadi pembicaraan warga Manado, dan ini juga mendapat perhatian serius pemerintah Kota Manado, termasuk di dalamnya lembaga DPRD Manado. Saya menilai lebih baik mencegah daripada mengobati konflik semacam ini. Kami juga menjalankan tugas pengawasan, tak hanya itu untuk hal penganggaran Ormas Kepemudaan juga kami sudah carikan solusinya, ini dimaksudkan agar kaum muda di Manado tidak sibuk dengan Tarkam, namun bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif,” ujar Daud yang juga Ketua DPD PAN Kota Manado ini. (Amas Mahmud_

Paripurna Penetapan APBD-P 2014 DPRD Manado Dipastikan Malam Ini

Boby Daud (tengah), anggota DPRD Kota Manado

Boby Daud (tengah), anggota DPRD Kota Manado

MANADO – Telah beberapa mengalami penundaan akibat tidak quorumnya rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kota Manado, terkait rapat Paripurna yang membahas tentang penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2014, dipastikan dimulai, Sabtu (22/11/2014) malam ini.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Boby Daud, anggota DPRD Kota Manado yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado saat ditemui Suluttoday.Com. Menurut Daud pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Manado dipastikan dilaksanakan malam ini.

Iya, Paripurna APBD-P 2014 dipastikan dilaksanakan malam ini. Kami berharap tidak akan tertunda lagi, sebab keinginan kita untuk melakukan kerja-kerja kerakyatan makin dimaksimalkan. Tugas untuk mendorong adanya pelayanan yang baik harus diwujudkan secara bersama memang. – Boby Daud, anggota DPRD Kota Manado.

Daud yang ditemui bersama Abdul Ketjil yang biasa disapa Tije, menilai penundaan Rapat Paripurna sebelumnya merupakan dinamika politik yang biasa, dan kali ini tidak perlu lagi terjadi. Sementara itu, Tije yang dikenal sebagai salah satu kader Partai Demokrat ini mengaku memberikan apresiasi atas semangat anggota DPRD Manado yang bertekat mempercepat Rapat Paripurna.

”Ini kabar baik dan patut mendapat dukungan dari kita semua, Sabtu (22/11/2014) malam ini akan diselenggarakan Rapat Paripurna penetapan APBD-P 2014. Semangat ini harus kita jaga, karena semua yang dilakukan anggota DPRD Manado adalah untuk kepentingan rakyat,” ujar Tije menutup. (Amas Mahmud)

Boby Daud: Aspirasi Para PKL Akan Diperjuangkan

Boby Daud (tengah), anggota DPRD Kota Manado

Boby Daud (tengah), anggota DPRD Kota Manado

MANADO – Sebagai wujud keberpihakan pada kepentingan masyarakat, Boby Daud anggota DPRD Kota Manado ini menunjukkan sikap dan komitmennya ditengah arus kepentingan masyarakat. Menurut Daud, warga khususnya para Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak perlu takut menyampaikan aspirasi mereka di lembaga DPRD Kota Manado, hal itu dikatakannya karena Daud sendiri sudah siap memperjuangkan kepentingan pedagang.

”Saya akan terus memperjuangkan kepentingan pedagang, karena saya terlahir dari situ. Sudah pasti apapun yang menjadi aspirasi para PKL di Kota Manado ini akan kami perjuangkan, sehingga perlu diketahui juga bahwa para PKL tidak perlu sungkan dan takut menyampaikan keluhannya,” kata Daud saat diwawancarai Suluttoday.Com, Selasa (4/11/2014).

Daud yang juga Ketua Umum DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado ini mengingatkan Sat Pol PP untuk secara sinergis mewujudkan kerja sama dengan para pedagang di Kota Manado. Lanjut Daud mengatakan betapa pentingnya kelompok PKL untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

”Kita butuh sinergitas, baik dari PKL ke pemerintah Kota Manado. Nah, kami menghimbau juga pada Sat Pol PP Manado agar bisa bersama-sama menjaga harmonisasi antara pedagang dan Sat Pol PP dalam menjalankan tugasnya, kita semua memiliki keinginan besar memajukan Kota Manado tercinta, sehingga perlu juga ada kerja sama semua pihak, mari kita saling memberikan dukungan lintas profesi,” ujar Daud anggota DPRD Manado dua periode ini. (Amas Mahmud)

iklan1