Tag: pan manado

Percepat Satu Hari, Pansus Selesaikan Evaluasi Perhitungan Anggaran 2013

Salah satu Pansus saat mengevaluasi Dinas Tata Kota Manado

Salah satu Pansus saat mengevaluasi Dinas Tata Kota Manado

MANADO – Anggenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado dalam hal pembahasan Laporan pertanggung jawaban Walikota Manado terhadap perhitungan APBD tahun 2013, Rabu (12/11/2014) yang digelar di Hotel Swiss-bel Manado berjalan tertib. Agenda pembahasan yang melibatkan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai pengguna anggaran itu dilaksanakan hanya satu hari.

Menurut Boby Daud, anggota DPRD Kota Manado yang juga salah satu pimpinan panitia khusus (Pansus) mengatakan maksud dilakukannya pembahasan dan referensi yang digunakan DPRD Kota Manado sudah sesuai mekanisme sehingga tidak membutuhkan banyak waktu.

”Kami dari Pansus mendapat data yang valid dari LKH dari temuan atau rekomendasi BPK. Sehingga dari situ kita mengetahui capaian yang telah diraih, dan SKPD yang belum mencapai target 100 persen penggunaan anggaran. Memang ada, sebagian SKPD yang tidak capai 100 persen, meski begitu disisi lain ada juga SKPD mencapai 100 persen lebih,” ujar Daud yang juga kader PAN Kota Manado ini.

Legislator Tikala ini merasa tidak jadi persoalan bilamana belum terbentuknya kelompok kerja (Pokja) sebagaimana mekanisme yang biasanya digunakan, anggota DPRD Manado boleh membentuk panitia khusus (Pansus) sebagai pengganti kerja-kerja Pokja.

”Pansus sudah menjalankan tugasnya, iya memang biasanya dibentuk Pokja. Baru Pokja menjalankan tugas, tapi karena jumlah SKPD yang hadir cukup banyak, maka Pokja walau belum terbentuk yang penting sudah ada Pansus. Tugas Pansus bisa seperti Pokja sebenarnya, saat ini kita bagi seperti juga tugas-tugas Komisi,” ujar Daud menutup. (Amas Mahmud)

Parasan: Pengerjaan Proyek Solar Cell Penuh Konspirasi

Benny Parasan dan Kadis Tata Kota Manado (Foto Ist)

Benny Parasan dan Kadis Tata Kota Manado (Foto Ist)

MANADO – Sorotan terhadap pernyataan pemerintah Kota Manado melalui Bagian Humas dan Protokol pemerintah Kota Manado terkait komponen Solar Cell yang diduga dicuri masyarakat mengemuka, seperti yang disampaikan anggota DPRD Kota Manado. Benny Parasan anggota DPRD Kota Manado menuturkan apa bahwa yang disampaikan Pemkot Manado perlu dipertanyakan, karena menurutnya pelaksanaan proyek Solar Cell menjadi benang kusut.

”Proyek Solar Cell memang banyak konspirasi, lihat saja pemasangan Lampu Jalan yang belum selesai. Tapi, malah ada opini yang dibangun terjadi pencurian komponen Lampu Jalan dicuri masyarakt, saya menilai ini konspirasi yang sengaja dibuat. Pihak kontraktor dan pemerintah harus bertanggung jawab secara transparan, jangan persoalan Solar Cell ini diarahkan seolah masyarakat yang salah. Pengerjaan Solar Cell penuh konspirasi, dan Kadis Tata Kota Manado wajib memberikan penjelasan secara jujur,” ujar Parasan tegas, Rabu (22/10/2014).

Hal senada juga disampaikan anggoat DPRD lainnya, Abdul Wahid Ibrahim bahwa pemerintah Kota Manado harusnya terlebih dahulu melakukan investigasi terhadap oknum yang diduga mencuri komponen Lampu Jalan tersebut. Ibrahim mengatakan sebelum diketahui siapa pelakuknya, pemerintah Kota Manado tidak perlu mengekspos kejadian ini.

”Jangan terburu-buru dipublikasi ke media, seharusnya pemerintah Kota Manado melakukan investigasi terhadap siapa yang mereka tuding sebagai pencuri komponen Lampu Jalan tersebut. Kalau sudah disampaikan ke masyarakat, ini ada kencenderungan upaya pihak pemerintah dalam hal pengamanannya terhadap proyek Solar Cell ini tidak maksimal. Bila belum diketahui siapa pelakunya pemerintah Kota Manado perlu membuktikan ini,” tegas Ibrahim yang juga kader PAN Manado ini. (Amas Mahmud)

Nasib Shopping Center Tak Jelas, DPRD Manado Sebut Belum Ada Dasar Hukum

Boby Duad saat menyampaikan pendapatnya (Foto Suluttoday.Com)

Boby Duad saat menyampaikan pendapatnya (Foto Suluttoday.Com)

MANADO – Semangan untuk mendorong peremajaan Shopping Center (SC) atau yang dikenal warga Kota Manado kawasan bangunan Presiden mulai menurun tensinya. Seolah tak seperti dulu lagi bahkan beredar tanggapan kalau SC tengah ditangani pengusaha tertentu untuk diremajakan, hal itu mendapat bantakan dari anggota DPRD Kota Manado, Boby Daud. Menurut Dauda yang juga Ketua DPD PAN Kota Manado ini, SC belum memiliki payung hukum.

”Setahu kami Shopping Center belum punya payung hukum untuk diremajakan atau dikelola pihak swasta. Sebab proses penyerahan asset itu ada prosedurnya. Bukan semudah membalikkan telapak tangan, sampai saat ini harus diketahui belum ada Perda yang mengatur tentang Shopping Center ini dikelola pihak swasta,” ujar Daud saat ditemui di Jalan Roda Manado.

Ditambahkannya lagi apa yang dihembuskan saat ini bahwa proses lelang SC dimenangkan salah satu pengusaha lokal tidaklah benar. Daud malah berharap agar anggota DPRD periode 2014-2019 dapat melakukan pembahasan terkait Perda yang mengatur tentang dasar hukum SC jika mau dikelolah swasta.

”Belum berjalan lelang, karena payung hukumnya saja belum dibuat bagaimana mau jalan. Nah, saya berharap anggota DPRD Kota Manado yang baru ini kita secara bersama-sama dapat membuat regulasi yang mengatur tentang ini, sehingga kemudian tidak ada langkah pemerintah daerah yang berimplikasi hukum dikemudian hari, apalagi menyangkut penyerahan aset daerah,” tutur Daud. (Amas Mahmud)

iklan1