Tag: paula runtuwene

Gencar, Baliho PAHAM Disebar Laskar JPAR di Kota Manado

Laskar JPAR saat memasang baliho PAHAM (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tak menunggu lama, secara teratur, konsisten dan bertahap Laskar JPAR (Julyeta Pualina Amelia Runtuwene) memasang sejumlah alat peraga kampanye untuk jagoannya. Terpantau, Rabu (5/8/2020) siang tadi, meski sebelumnya telah menghamburkan baliho JPAR dan GSVL di pelosok Kota Manado, Laskar JPAR masih juga konsen memasang baliho yang menuliskan ‘For Manado Torang PAHAM’.

Ketua Umum Laskar JPAR, Calvin Castor didampingi sejumlah tim relawan menyampaikan apa yang dilakukannya saat diwawancarai Suluttoday.com. Calvin menyebut baliho PAHAM (Paula-Harley Mangindaan) sudah dipasang, dan hal itu bertanda dua figur ini telah siap bertarung untuk hajatan Pilwako Manado 2020. Calvin juga menyebutkan permintaan masyarakat untuk dibagikannya baliho PAHAM begitu meningkat.

”Puji Tuhan kita sedang bergerak beberapa hari ini untuk memasang baliho Calon Wali Kota Manado, Prof. Julyeta Paulina Runtuwene dan calon Wakil Wali Kota Manado, Harley AB. Mangindaan. ‘Torang Manado torang PAHAM’ (kami warga Manado kami PAHAM). Langkah ini serentak digaungkan rekan-rekan Laskar JPAR yang ada di Kota Manado, kita dari satu titik ke titik berikutnya memasangkan baliho PAHAM. Luar biasanya lagi, banyak permintaan dari masyarakat, antusias masyarakat untuk mendukung Ibu JPAR-Harley Mangindaan begitu tinggi,” ujar Calvin.

Baliho PAHAM terpasang (Foto Suluttoday.com)

Hal senada juga disampaikan Charles Talumingan selaku koordinator pemasangan baliho Laskar JPAR. Menurutnya konsistensi Ketum JPAR, Bung Calvin untuk langkah cepat membumikan PAHAM langsung mendapat topangan dari relawan yang mengharapkan agar sosialisasi PAHAM terus-menerus dilakukan. Charles menyebut di Kecamatan Mapanget titik awal dimulainya pemasangan, dan mereka akan sapu bersih di seluruh Kecamatan di Kota Manado.

”Atas arahan Ketum Laskar JPAR, kami bergerak satu komando. Intinya sosok PAHAM harus kita dekatkan terus ke masyarakat. Selain komunikasi ke masyarakat yang kami lakukan, beberapa hari ini kami juga melakukan pemasangan baliho. Siang tadi di Kecamatan Mapanget pemasangan dimulai, dan Kecamatan lainnya sedang kita pasang baliho secara bergilir. JPAR-Harley Mangindaan mendapat dukungan luas di masyarakat, ini bertanda mereka akan terpilih di Pilwako Manado, 9 Desember 2020 mendatang,” kata Charles, tim Laskar JPAR ini menutup.

(*/Bung Amas)

Pemkot Manado, UNIMA dan PMI Salurkan Bantuan untuk Palu

Tim pemkota Manado, PMI Manado dan UNIMA saat berada di Kota Palu (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian terhadap insiden bencana alam di Sulawesi Tengah (Sulteng) terutama Kota Palu, Donggala dan Sigi terus mengalir dari pemerintah Kota Manado. Jumat (16/11/2018), pemerintah Kota Manado bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado dan Universitas Negeri Manado (UNIMA) membawa bantuan ke Kota Palu.

Sekedar diketahui, penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado sekaligus Ketua PMI Manado dan Rektor UNIMA Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, kepada korban bencana Palu, Donggala dan Sigi secara simbolis.

Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Manado Drs Sammy Kaawoan, Prof Paula sapaan akrab isteri tercinta Wali Kota DR GS Vicky Lumentut ini melihat dari dekat kondisi korban bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Palu, Donggala dan Sigi di camp pengungsian.

”Kita sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Kota Palu termasuk di Kabupaten Donggala dan Sigi. Sehingga, bantuan kemanusiaan kita kumpulkan terjus baik dari pemerintah Kota Manado, dari PMI dan dari UNIMA serta bantuan lainnya dan kita bawa ke Palu untuk diberikan kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana disini,” kata Prof Paula.

Penyerahan bantuan dari Rektor UNIMA didampingi Kadis Sosial Kota Manado (FOTO Ist)

Prof Paula dan rombangan bertemu dan bertatap muka dengan Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Drs Moh Hidayat Lamakarate MSi di Kantor Gubernur Sulteng, Jalan Sam Ratulangi Palu. Seperti diketahui, sejak terjadinya bencana di Provinsi Sulawesi Tengah, Pemkot Manado telah mengirimkan empat kali bantuan kemanusiaan melalui jalur darat.

Bantuan juga dibawa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun diantar langsung bersama rombongan pejabat Pemkot dan relawan. Bantuan yang diberikan Pemkot Manado berupa bahan makanan, pakaian dan obat-obatan serta tenaga medis dan sukarelawan. (*/Redaksi)

‘Tembus’ Amerika Serikat, Wali Kota GSVL Sosialisasikan Manado Fiesta 2018

Wali Kota Manado saat menghadiri acara tersebut (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama isteri tercinta yang juga Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA menghadiri undangan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Wali Kota Manado menghadiri acara pada, Rabu (4/7/2018) dalam perayaan Independence Day atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kemerdekaan Amerika Serikat di Ambassador Residence, kediaman Duta Besar AS untuk Indonesia, Jalan Taman Suropati Nomor 3 Menteng, Jakarta Pusat.

Kehadiran orang nomor satu di Manado itu, disambut Dubes AS untuk Indonesia Mr Joseph R Donovan. Kota Manado, dimata AS sebagai kota yang memiliki tingkat toleran yang sangat tinggi dengan kehidupan masyarakatnya yang rukun meski berbeda suku, agama dan etnis.

“Terima kasih Pak Walikota Manado sudah hadir memenuhi undangan kami dalam perayaan Independence Day di Jakarta ini. Terima kasih, terima kasih. Salam saya untuk masyarakat Kota Manado,” ujar Dubes Donovan.

Dubes menyambut dengan kegembiraan atas berkunjungan pemerintah Kota Manado tersebut. Mendengar hal. itu, Wali Kota Vicky Lumentut mengajak Dubes Donovan untuk menyaksikan iven pariwisata Manado Fiesta 2018 yang akan diselenggarakan pada 31 Agustus sampai 9 September mendatang.

Wali Kota GSVL dan istri saat menyampaikan kegiatan Manado Fiesta 2018 kepada Dubes (FOTO Ist)

“Saya berterima kasih atas undangan Pak Dubes Amerika Serikat kepada saya selaku Walikota Manado. Dan kalau Pak Dubes punya keinginan untuk datang kembali berkunjung ke Manado, kami punya iven Manado Fiesta 2018 pada tanggal 31 Agustus sampai 9 September. Ini adalah kegiatan kedua kalimya kami laksanakan setelah tahun 2017 lalu. Saya mengajak dan mengundang Pak Dubes Amerika Serikat bisa datang untuk menyaksikan Manado Fiesta,” kata Vicky Lumentut yang juga Wali Kota Manado dua periode ini.

Selain itu, perayaan Independence Day di rumah kediaman Dubes AS berlangsung semarak dihadiri pula Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla. Selain, Wali Kota GSVL begitu sapaan akrab Vicky Lumentut, tampak pula diundang sejumlah kepala daerah di Indonesia. (*/Redaksi)

Penatua Paula Runtuwene: Taat Ditengah Kehidupan Mordernisasi

Prof Julyeta Paula Runtuwene saat memberi khotbah (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Minggu (21/1/2018), isteri tercinta Dr GS Vicky Lumentut yakni Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene diberi kepercayaan memawakan khotbah. Dimana sebelumnya, Vicky Lumentut yang juga Wali Kota Manado ini selaku Penatua Pria Kaum Bapa (PKB) Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu diberi kepercayaan memjadi Khadim dalam ibadah Tahun Baru 1 Januari 2018 belum lama ini.

Penatua Paula, yang datang bersama suami tercinta Vicky Lumentut itu, tampak rileks ketika berjalan menuju mimbar gereja diiringi para Pelayan Khusus (Pelsus) di Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu. Dalam khotbahnya yang diambil dari Alkitab Daniel 1 ayat 1 sampai 21, Penatua Paula, mengurai tentang keberadaan Daniel dan kawan-kawannya ketika hidup sebagai orang asing di Kerajaan Babel.

“Daniel memiliki intregitas sebagai orang percaya. Hidup kudus adalah panggilan Tuhan bagi kehidupan orang percaya dan Daniel telah memberi teladan bagi kita. Inilah yang dilakukan Daniel, ia berkomitmen untuk hidup kudus,” ujar Penatua Paula yang baru saja terpilih sebagai Ketua Komisi WKI Wilayah Manado Malalayang Barat.

Lanjut Rektor UNIMA ini sebagai orang muda, bukanlah perkara yang mudah bagi Daniel dan kawan-kawannya untuk menajiskan diri dalam perkara-perkara duniawi. Namun, karena ketaatan kepada Allah yang mereka sembah menjadikan mereka mampu bertahan meskipun harus menghadapi resiko yang besar.

“Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja, dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya,” kata Penatua Paula, mengutip Alkitab dalam Daniel 1 ayat 8.

Selain itu, Paula yang adalah Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado itu, menegaskan komitmen yang ditunjukan Daniel dan kawan-kawannya di Babel untuk tetap setia kepada Allah, harus dimiliki setiap orang percaya.

“Komitmen kita sebagai umat Tuhan untuk menunjukan ketaatan ditengah kehidupan modernisasi sekarang ini harus nyata. Terutama menghadapi berbagai tantangan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita harus selalu berpikir Cerdas dan tidak terpengaruh dengan situasi dan kondisi disekitar kita yakni pengaruh-pengaruh negatif,” ucap Runtuwene. (*/Amas)

Terpilih Bersama Istri, VICKY LUMENTUT: Kami Berdua Akan Membagi Tugas

Wali Kota Vicky Lumentut ketika mengikuti pemilihan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – GS Vicky Lumentut yang adalah Wali Kota Manado, Sabtu (20/1/2018) karena komitmen pelayanan akhirnya dipilih melayani Tuhan melalui Gereja. Bersama isteri tercinta, Penatua Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA yang menjadi Ketua Komisi Pelayanan Kategorial Wanita Kaum Ibu (WKI) Wilayah Manado Malalayang Barat, Vicky Lumentut dipercayakan sebagai Ketua Komisi Pelayanan Kategorial Pria Kaum Bapa (PKB) Wilayah Manado Malalayang Barat.

Vicky Lumentut saat diwawancarai mengatakan bahwa jabatan gerejawi merupakan suatu panggilan suci yang patut diterima sebagai suatu pemberian diri yang tulus. Lumentut berharap agar dirinya bersama istri dapat menjalankan tugas pelayanan dengan sebaik-baiknya.

“Jabatan gerejawi yang dipercayakan Tuhan kepada saya dan isteri sekarang ini terpilih sebagai Ketua di masing-masing Komisi di tingkat Wilayah Manado Malalayang Barat, saya yakini sebagai bentuk panggilan dan tanggung jawab iman kepada Tuhan,” ujar Lumentut yang juga Wali Kota Manado dua periode ini.

Prof Paula Runtuwene disaat mengikuti proses pemilihan (Foto Ist)

Lanjutnya, Wali Kota Vicky Lumentut berjanji tetap memfokuskan diri dalam pelayanan meskipun sehari-harinya harus menjalankan tugas memimpin Kota Manado.

“Kami berdua akan membagi tugas kami dalam melayani Tuhan serta mengatur pemerintahan di Kota Manado termasuk isteri sebagai Rektor Universitas Negeri Manado,” pungkas Wali Kota Vicky Lumentut. (*/TimST)

iklan1