Tag: PBL

Tahun Politik, GS Vicky Lumentut Ingatkan Aparatnya Terus Memberi Diri

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat memberikan sambutan (Foto Ist)

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat memberikan sambutan (Foto Ist)

MANADO – Terus menguatkan pelayanan jelang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado 9 Desember 2015 mendatang, GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado terus mendapat perhatian masyarakatnya. Isu-isu menciderai jalannya roda pemerintahan yang harusnya bebas dari nuansa politik praktis seakan tak terbendung.

Agar tetap fokus pada pembangunan, dan meminimalisir salah tafsir masyarakat soal program pemerintah yang sering disebut politisasi program untuk kepentingan Pilwako Manado, GS Vicky Lumentut kian konsisten meminta aparatnya maksimalkan kinerja pemerintahan, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

GSVL, sapaan Wali Kota ini tersirat saat membuka Sosialisasi Kegiatan Pembangunan Berbasis Lingkungan Guna Membangun Prasarana Lingkungan dan Sosial (PBL-Mapalus) tahun 2015 Bagi Para Camat, Lurah, Kepala Lingkungan se Kota Manado di Hotel Sahid Kawanua Rabu (19/8/2015).

Saya minta para abdi masyarakat untuk bisa memberi diri sepenuh hati dalam pelayanan di tengah masyarakat Kota Manado. –  DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado.

Lanjutnya menambahkan bahwa semua program pelayanan, bisa berjalan baik dan sukses jika para aparat pemerintahan dapat melibatkan masyarakat dalam pekerjaan seperti PBL ini.

”Kemudian yang kedua, saya minta kerjakan sesuai dengan aturan agar tidak berhadapan dengan hukum nantinya. Mari ikuti dengan benar sosialisasi ini, pahami mekanismenya agar terhindar dari jeratan hukum kedepan,” katanya seraya mengingatkan kembali, aparat Kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan lebih baik fokus kerja PBL, jangan terganggu dengan nuansa politik saat ini.

”Mari torang Cerdas berpikir, Cerdas bertindak dan Cerdas bekerja,” tegas GSVL yang mengakui program PBL di Kota Manado akan terus berlanjut. (Amas Mahmud)

DR Jerry Massie: Program Menjadi Kunci Kemenangan GSVL

Dr. Jerry Massie

Dr. Jerry Massie MA,Ph.D

MANADO – Konstalasi politik di Kota Manado terus mengalami pergerakan, hal ini dibuktikan dengan telah mendaftarnya 5 bakal calon (Balon), Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, pada Selasa (28/7/2015). Menurut Dr Jerry Massie MA Ph.D pengamat politik dan peneliti Komite Pemilih Indonesia (TEPI) bahwa Pilwako Manado 2015 diprediksinya bakal berjalan alot.

”Elektabilitas politik akan panas Di Manado persaingan akan cukup ketat dan berimbang apalagi saat ini dominasi PDIP cukup kuat dengan kehadiran Olly Dondokambey dan geliat itu akan berimbas di Manado. Kekuatan Demokrat masih normal kendati Ai Mangindaan tak diusung PD, salah satu destroyer maker adalah Imba Rogi kendati dirinya sempat tersandung masalah hukum tapi radical voters pemilih radikal saat dia maju pada Pilwako lalu bisa balik mendukungnya. Untuk Imba sendiri diuntungkan berpasangan dengan salah satu kader PAN dan juga seorang muslim. Ada beberapa kantong suara yang bakal diambil Imba Rogi,” ujar Massie pada Suluttoday.com, Jumat (31/7/2015).

Massie juga mengatakan Ai Mangindaan memiliki keunggulan berbeda dibanding sejumlah kandidat Wali Kota Manado lainnya. Aktivis LSM menurutnya akan memberikan kecenderungan lebih dekat dengan Mangindaan dibanding figur lain.

”Sementara, bagi voters (pemilih) pemula saya melihat ketokohan Ai Mangindaan cukup fenomenal pasalnya kurang lebih 20 persen pemilih pemula dia akan meraup suara cukup besar saingan utamanya adalah Hanny Pajow. Untuk Ormas/LSM maka Ai bisa menjadi calon yang bakal mendulang suara yang signifikan. Alasanya dirinya menjadi pengurus disejumlah LSM dan Ormas,” kata Massie.

”Untuk kalangan akademisi dan mahasiswa barangkali akan menatap ke Ai Mangindaan lantaran dia dosen disalah satu universitas yang ada di Sulut sejatinya, keuntungan bagi dia. Untuk male voters (pemilih laki-laki) khusus 50 tahun ke atas maka ini akan dikuasai GSVL. Saya memprediksi bahwa golput sekitar 20-30 persen maka ini perlu antisipasi oleh calon. Untuk Hanny Joost Pajouw jika dia bisa mempertahankan dominasinya waktu lalu yang finish sebagai runner up dan di pilcaleg peraih suara terbanyak yakni 22.188 suara dan dia bakal meraup suara dari Pelsus,” tutur Massie.

Lanjut dikatakan Massie bahwa keunggulan Vicky Lumentut dengan didukung konstituennya, terutama dari kalangan GPDI. Hal itu sulit dibendung karena GSVL sapaan Lumentut dinilai memiliki kontribusi kepada pemilih khususnya para tokoh agama. Begitupun keberadaan kandidat dari independen.

”Sedangkan Vicky masih mempertahankan pemilih beberapa waktu lalu (traditional voters), namun kali ini berbeda dengan dipilihnya calon wakil walikota dari kalangan GPDI maka diprediksi GPDI akan memberikan suaranya kepada Vicky-Moor kendati tak semuanya. Sedangkan calon independen Palantung-Pardede saya prediksi hanya menjadi politics entertainment saja dan tidak akan menjadi threating atau ancaman. Waktu lalu pasangan Lumentut-Mangindaan mengumpulkan sebanyak 93.837 suara atau sekitar 49,44% dari suara sah,” tutur Massie.

Sementara itu, kans Hanny Josst Pajouw untuk menang juga perlu diperhitungkan. Kemudian, kemenangan GSVL karena didukung berbagai programnya yang unggulan dan telah dirasakan masyarakat Kota Manado.

”Lalu, disusul pasangan Hanny Joost Pajouw-Anwar Panawar dengan suara 70.445, jadi HJP merupakan salah satu rival terberat juga. Salah satu kunci keuntungan GSVL yakni 8 Programnya diantaranya; Car Free Day, Universal Covarage dan PBL ini memiliki impact and influenc dampak dan pengaruh bagi pemilih di Manado kurang lebih 340 ribu,” tukas Massie menutup. (Amas Mahmud)

Bart Assa: Terima Kasih Komisi C DPRD Manado

DR Bartje Assa, Kaban Bappeda Manado

DR Bartje Assa, Kaban Bappeda Manado

MANADO – Soal program Solar Cell PBL yang belum lama ini dibahas DPRD Kota Manado, khususnya Komisi C bersama instansi terkait memunculkan mis-persepsi yang menyangkut dengan acuan dan realisasinya dilapangan. Menurut DR Bartje Assa, Kepala Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado penggerjaan Solar Cell telah diatur mekanismenya.

”Masalah Solar Cell tuntas dibahas di DPRD Manado. Terima kasih Komisi C yang telah menggelar hearing dan mengupas tuntas permasalahan keterlambatan pembangunan solar cell oleh KMM di Lingkungan. Terima kasih juga kepada media pers yang telah dan akan memberitakan secara tuntas dan obyektif masalah ini sesuai hasil hearing kemarin,” ujar Bart sapaan akrab Kaban Bappeda Manado ini.

Ditambahkannya lagi bahwa munculnya semacam kesenjangan antara panduan pelaksanaan program pembangunan Solar Cell dan pelaksana program tidak berkoorinasi dengan baik. ”Buku panduan sangat jelas dan terinci mengurai mekanisme, tetapi tetap saja masalah terjadi. Lebih dari setengah dari jumlah lingkungan yang ada di kota Manado melaksanakan pekerjaan tidak sesuai mekanisme, antara lain mengabaikan kajian fasilitator PBL. Anehnya pengusaha selaku vendor Solar Cell yang berada dibalik semua permasalahan ini, berhasil membohongi KMM, lurah bahkan camat dalam proses pengadaannya,” tukas Assa melalui status Facebook. (Amas Mahmud)

Ngopi di Charity Pengunjung Foto Bersama GSVL, Ini Komentar Mereka

Wali Kota Manado saat berada di Charity (Foto Ist)

Wali Kota Manado saat berada di Charity (Foto Ist)

MANADO – DR GS Vicky Lumentut (GSVL) beserta rombongan, mampir sejenak di Waroeng Charity didepan Manado Town Square (Mantos) untuk ngopi sejenak. Usai ngopy bersama dengan beberapa Kepala SKPD dan kerabat Walikota GSVL, tiba-tiba para kawula muda yang selalu nongkrong untuk ngopy di Waroeng Charity tersebut. Mengerumuni Walikota GSVL untuk mengajak berselfie (Berfoto, red) bersama, dengan pemimpin Kota Manado yang Visioner yakni GS Vicky Lumentut.

Sementara itu pengunjung Waroeng Charity, Sherny Kawuwung yang saat itu bersama kekasihnya Bobby Kusoy. Yang saat itu melihat Wali Kota GSVL, dikerumuni oleh kawula muda untuk meminta berselfie bersama para Kawula muda tersebut mengatakan. Ini satu bukti bahwa Wali Kota GSVL, sangat dikagumi oleh para kawula muda. Menurut Sherny, pihaknya juga sebagai warga Manado masih menginginkan sosok GSVL untuk kembali maju dalam perhelatan Pilwako periode 2015-2020 nanti.

”Sosok Pak GSVL orangnya low profil dan visioner juga telah berbuat bagi Kota Manado, apalagi bagi kesejahteraan masyarakat Manado. Sepertinya hidup di Kota Manado semasa Walikota GSVL masyarakat paling senang, sakit dibiayai lewat program Universal Coverage, sampai meninggal pun di berikan santunan dana duka. Tak ketinggalan dengan pembangunan yang merata di semua lingkungan, melalui Program Berbasis Lingkungan (PBL), semuanya telah dihadirkan oleh Pak Wali Kota GSVL. Untuk itu kalau diberikan Tuhan kesehatan dan bisa mengikuti Pilwako nanti, sebagai warga Manado saya akan pilih GS Vicky Lumentut untuk Kota Manado periode 2015-2020,” ujar Sherny salah satu pengunjung, Jumat (13/3/2015).

Ditambahkan Bobby, sepertinya semua program yang dihadirkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kota Manado merupakan ide dari GSVL. Dan semua program tersebut telah dirasakan dan dinikmati oleh warga Manado., dengan begitu warga akan tetap menginkan sosok GSVL memimpin Manado.

”Kalau memilih Calon Walikota lain, belum tentu semua program pro rakyat seperti UC dan Dana Duka itu akan dilakukan lagi. Apalagi program PBL, pasti kalau Wali Kota lain PBL itu dijadikan proyek untuk kepentingan pribadi mereka bukan untuk masyarakat. Tetapi Pak Walikota GSVL PBL itu dijadikan salah satu program dan bukan merupakan proyek,” pungkas Bobby yang merupakan salah satu pengusaha pemilik Rental Mobil di kota Manado. (Amas Mahmud)

Wali Kota GSVL: PBL Mapaluse untuk Rakyat, Bukan Pencitraan

Yuddy Crisnandi saat berjabat tangan dengan GS Vicky Lumentut (Foto Ist)

Yuddy Crisnandi saat berjabat tangan dengan GS Vicky Lumentut (Foto Ist)

MANADO – Guna memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kota Manado, berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dibawah Pemerintahan, DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado. Berbagai program yang menyentuh langsung kepada masyarakat telah dilakukan, seperti Pengobatan gratis atau Universal Coverage (UC), Dana Duka dan lain sebagainya yang telah benar-benar dirasakan oleh warga manado sendiri dan sangat jelas terlihat bahwa program pro rakyat itu bukan sekedar pencitraan belaka.

Begitu juga dengan memberikan pembangunan yang merata di seluruh wilayah kota manado, hingga ke tingkat lingkungan. Program Berbasis Lingkungan (PBL) Mapaluse diluncurkan oleh Wali Kota GS Vicky Lumentut. Menurutnya, semua program tersebut telah dipikirkan dengan matang, guna memberikan kesejahteraan kepada masyarakat dan pembangunan yang merata hingga ke semua lingkungan di kota manado.

Terkait dengan pelaksanaan Program PBL, Wali Kota mengingatkan kepada semua Kepala Lingkungan (Pala) dan semua warganya di setiap lingkungan. Agar jangan sampai menggunakan kotak-kotak sumbangan untuk mencari dana, serta meminta-minta di jalan.

”Saya tidak inginkan hal tersebut terjadi, jangan sampai orang berpikiran kalau Pemerintah tidak mempersiapkan dengan matang pelaksanaan program PBL tersebut,” tandas GSV Lumentut, Senin (2/2/2015) siang tadi, disela-sela kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna Pemkot Manado.

Dijelaskan GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado, anggaran untuk PBL telah kita ketahui bersama berapa jumlahnya. Kalau belum selesai dengan anggaran yang ada, nanti dilanjutkan dengan anggaran berikutnya. Ditambahkan GSVL, kalau ada masyarakat yang ada di lingkungan yang sedang dilaksanakan program PBL mau berpartisipasi. Mungkin lewat tenaga ataupun material itu tidak masalah, karena untuk membangun dan menjadikan lingkungan sekitar mereka semakin lebih baik.

”Karena yang akan menggunakan dan menikmati hasil pembangunan infrastruktur lewat program PBL, adalah warga yang tinggal di lingkungan tersebut. Jadi kalau ada fasilitas yang telah selesai dibangun melalui program PBL, saya harapkan dijaga dan dirawat dengan baik, program PBL ini untuk rakyat, bukan karena pencitraan,” pungkas Walikota pertama pilihan rakyat Manado. (Amas Mahmud)

iklan1