Tag: pd pasar manado

Tindaklanjuti Temuan BPK RI, PD Pasar Manado Layangkan Surat Peringatan

Stenly Suwuh (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (8/10/2019) Direktur Utama PD Pasar Manado, Stenly Suwuh yang disampaikan melalui Humas PD Pasar, Iwan Moniaga saat diwawancarai menyampaikan terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tahun anggaran 2018. Stenly memberi peringatan agar pihak terkait mendapatkan temuan hasil pemeriksaan agar dapat segera diselesaikan temuannya.

“Silahkan pihak yang dalam pemeriksaan BPK RI direkomendasikan karena mendapat temuan di PD Pasar Manado untuk secepatnya menyelesaikan temuannya. Ini berdasarkan bimbingan teknis (Bimtek) PD Pasar dan BPK RI serta Inspektorat Manado, salah satu yang di garis bawahi dan diperhatikan tentang pelaporan pemasukan pendapatan keuangan dari PD Pasar. Sekaligus menindaklanjuti hasil temuan BPK RI terhadap PD Pasar Manado tahun 2018,” ujar Moniaga yang juga mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat Manado ini.

Tambahnya lagi bahwa akan ditindaklanjuti PD Pasar Manado penyampaian BPK RI tersebut dengan cara menyurat kepada nama-nama yang telah menjadi temuan dari BPK RI. Upaya yang dilakukan itu sesuai hasil Bimtek BPK RI dan inspektorat Manado.

Maksud menyurat PD Pasar Manado terus mengingatkan para pihak untuk segera menyelesaikan tuntutan ganti rugi pada tahun anggaran 2018. Tidak hanya itu, Moniaga menyampaikan bahwa para pihak ini sesungguhnya sudah mengetahui temuan tersebut, karena telah disampaikan oleh BPK RI melalui laporan hasil pemeriksaan BPK RI.

Untuk sebagian temuan yang kecil-kecil sudah ada yang diselesaikan, kata Moniaga. Sedangkan yang jumlahnya kategori besar belum dituntaskan. PD Pasar Manado berharap agar segera diselesaikan segera. (*/Redaksi)

Kiat Gairahkan Kinerja Karyawan, DirOps PD Pasar Manado Lakukan Hal Ini

DirOps PD Pasar Manado, Oke Sumual saat menjalankan tugas (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berbagai kreatifitas sekaligus komitmen yang akan diterpkan Direktur Operasional (DirOps) Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Manado Joutje Oke Sumual SE, akan diterapkan secara tegas. Implementasi program yang kini tengah digiatkan dalam rangka mendongkrak pertumbuhan disiplin karyawan, yakni dengan menerapkan reward (penghargaan) kepada jajarannya yang menjalankan tugas dengan baik.

”Kita akan bertekat secara kontinue memberikan reward kepada karyawan atau jajaran PD Pasar yang rajin bekerja, agar motivasi mereka betul-betul dihargai. Ini tujuannya berlapis, diantaranya merangsang yang lain untuk bekerja, memicu kompetisi kerja yang positif, kemudian melahirkan profesionalisme ditengah para karyawan atau jajaran PD Pasar Manado yang diamanahkan tugas,” tutur Sumual, Kamis (8/11/2018).

Turun melakukan pemantauan kondisi pasar, DirOps temui para pedegang dan karyawan (FOTO Ist)

Hal tersebut dibuktikannya, dimana Kamis (8/11/2018), DirOps yang dikenal ulet ini memberikan piagam penghargaan serta uang pembinaan sejumlah karyawan yang berdasarkan penilaian dinilai layak diberikan penghargaan. Jemmie Kumendong sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinannya dalam menjalankan tugas sebagai penertib yang diamanatkan pimpinan di jajaran operasional PD Pasar Manado

”Kita telah memberikan penghargaan kepada penertib, ini dengan maksud agar secara bersama-sama menyemangati karyawan lain untuk bekerja maksimal. Semua karyawan berpotensi mendapatkan reward asalkan meningkatkan disiplin kerjanya, ayo menjadi karyawan yang betul-betul bertanggung jawab atas tugas yang diberikan pimpinan,” kata pria yang akrab disapa Cing ini.

Oke Sumual akrab bersama karyawan usai memberikan reward (FOTO Ist)

Ditegaskannya, selaku DirOps PD Pasar, ia harus melaksanakan berbagai kiat dan strategi guna memajukan kinerja karyawan yang berdampak positif pada pertumbuhan serta keberlanjutan operasionalisasi pasar tradisional di Kota Manado. Hal tersebut, bukan tanpa alasan karena bagi Sumual banyak program yang perlu dioptimalkan sehingga memerlukan kinerja aktif dari karyawan.

”Tentu tugas dan tanggung jawab saya adalah pada aspek operasional di internal PD Pasar Manado, itu sebabnya harus memunculkan kreatifitas dan banyak kiat yang harus menjadi keterampilan untuk diterapkan. Diantaranya saya akan memberikan apresiasi atau penghargaan, bahkan sanksi kepada karyawan PD Pasar Manado, ini dimaksudkan agar kita meningkatkan kerja kolektif. Jauhkan diri dari aktif sikap malas bekerja, karena yang malas dan tidak disiplin akan dikenakan sanksi,” ujar Sumual tegas. (*/Redaksi)

Sepakbola LIPESIA Hentak Klabat 15 Desember

Fery A. Keintjem, SE, Ak menerima SK Panitia (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Liga Pekerja Indonesia (Lipesia) tingkat Sulawesi Utara (Sulut) direncanakan bergulir tanggal 15 Desember 2017. Ketua Panitia, Fery A. Keintjem, SE, Ak menjelaskan, kegiatan ini merupakan program Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Kita akan gelar penyisihan untuk tingkat Propinsi Sulut, yang akan di ikuti perusahaan swasta, BUMN dan BUMD di Sulut. Saat ini sudah ada 15 perusahaan yang menyatakan kesediaan ikut,” jelas Keintjem usai menerima SK Panitia dari Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sulut di kantor Disnakertrans Sulut, Kamis (30/11/2017) lalu.

Dirut PD Pasar Manado ini menambahkan, untuk penyisihan tingkat Propinsi akan di gelar di stadion Klabat dalam memperebutkan piala Gubernur, piala Walikota Manado dan piala Kadisnakertrans Sulut. Sementara Koordinator Provinsi (Korprov) Lipesia Sulut, Feliks Lasut menjelaskan, tim yang lolos akan mewakili Sulut ke tingkat regional Sulawesi. Selain itu, Sulut bisa juga ditunjuk jadi tuan rumah tingkat regional Sulawesi.

“Nantinya tim yang lolos dari regional akan mewakili Sulut ke babak final di tingkat Nasional. Babak final akan digelar di Gelora Bung Karno bulan Mei dalam rangka memperingati hari Buruh atau May Day. Sedangkan tingkat nasional memperebutkan piala Presiden RI, Joko Widodo,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Propinsi Sulut, Ir. Erni B. Tumundo, M.Si berharap agar panitia mempersiapkan dengan matang Lipesia Propinsi Sulut.

“Dibawah kepemimpinan Ketua Panitia bapak Fery Keintjem, SE, Ak, saya berharap Lipesia tingkat Propinsi Sulut ini bisa berjalan dengan baik,” harap Tumundo. (don)

Aktivis GPI Sulut: STOP Pemkot Manado Subsidi PD Pasar

Malik Suma (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Rencana pengajuan pinjaman dana sebesar Rp 200 Miliar dari pemerintah Kota Manado sebagaimana disampaikan Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut dalam rapat paripurna DPRD Manado, Senin (6/11/2017) belum lama ini kini menjadi ramai diperbincangkan masyarakat, terutama terkait pengalokasian dana untuk revitalisasi pasar tradisional di Manado.

Terutama soal rencana pembangunan kembali Pasar Bersehati Manado mendapat tanggapan dari aktivis Gerakan Pemuda Islam (GPI) Sulawesi Utara (Sulut), Malik Suma. Jumat (10/11/2017), Suma yang juga alumni HMI Cabang Manado ini meminta pemerintah Kota Manado untuk menghentikan subsidi kepada Peusahaan Daerah (PD) Pasar Manado. Menurutnya semestinya, Perusahaan Daerah menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pemerintah Kota Manado.

”Stop pemerintah kota Manado, mensubsidi PD pasar. Semestinya PD pasar yang menyumbangkan PAD buat kota Manado. Seperti halnya di kota lain, dimana pasar penyumbang PAD. Masa di kota cerdas seperti Manado, pemerintah harus subsidi, subsidi dan subsidi lagi,” ujar Suma tegas melalui akun Facebooknya.

Tidak hanya itu, saat diwawancarai Suluttoday.com, Suma mengaku heran atas jumlah petugas PD Pasar Manado yang begitu banyak namun tidak diimbangi dengan pendapatan yang harusnya disetor ke kas daerah. Suma mengaku bahwa mengurus pasar di Manado tidak perlu terlalu banyak personil yang berkonsekuensi pada membiayaan gaji karyawan, tapi faktor efektifitas dan efesiensi harus diperhatikan.

Status Facebook yang diposting Malik Suma (Foto Suluttoday.com)

”Terus orang yang di PD pasar kerja apa, pak Walikota??????. Saya saja ke pasar harus bayar parkir. Setiap hari,, ratusan bahkan ribuan kendaraan yang masuk di pasar. Bayangkan saja jika parkir motor 2000 rupiah dan parkir mobil 3000 sampai 15000. Belum pendapatan dari sewaan lapak, tagihan bea setiap hari bagi orang yang jualan. Spektakuler kan pendapatan dari pasar, terus kenapa harus di subsidi. Aneh tapi nyata. Mengelola pasar tidak perlu banyak orang. Harus diterapkan miskin struktur tapi kaya fungsi,” tutur Suma tegas. (Amas)

Desak Dirut PD Pasar Dicopot, FPB Berjualan di Kantor Walikota Manado

Pedagang saat berdemo di kantor Walikota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Forum Pedagang Bersatu (FPB), Kamis (19/10/2017) kembali mendatangi Kantor Walikota Manado. Dengan menyampaikan tiga tuntutan, para pedagang melakukan orasi secara bergantian sambil membawa bahan-bahan jualan seperti rica, tomat, batang bawang, dan sejumlah sayur mayur. Ardin Noho, salah satu orator menyampaikan agar Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE segera mencopot Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Manado, Fery Keintjem.

”Kami kesekian kalinya mendatangi Kantor Walikota dengan maksud agar pemerintah Kota Manado serius membangun, memperbaiki, meningkatkan pelayanan di PD Pasar Manado dengan melakukan perubahan struktur di PD Pasar Manado yakni mencopot Fery Keintjem dari jabatan Dirut. Karena, semua akar persoalan dipasar berawal dari kebijakan Dirut yang memberatkan pedagang,” ujar Ardin.

Tidak hanya itu, Ardin menyampaikan sejumlah kejanggalan dan meminta owner PD Pasar Manado (Wali Kota dan Wakil Wali Kota) untuk melakukan pembenahan pasar secara profesional. Beberapa orator lainnya, juga memberikan kritik terhadap pelayanan Dirut PD Pasar yang dinilai janggal, seperti pembongkaran, pemberlakuan Perdis, pembayaran titipan notaris, pembayaran pajak, dan seterusnya.

Para pendemo sendiri diterima Assisten II pemerintah Kota Manado, Hendrik Warokka yang menyambut baik kedatangan para pedagang dalam rangka menyampaikan aspirasi mereka. Hendrik juga berjanji akan mencarikan solusi bersama para pedagang dengan melakukan dialog dalam waktu dekat.

”Terima kasih atas kedatangan para pedagang untuk menyampaikan aspirasinya dengan damain, tentu segala masukan dan tuntutan akan disampaikan ke Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar ditindaklanjuti. Kita juga merencanakan untuk melakukan pertemuan, atara pedagang dengan Pemkot dan PD Pasar Manado dalam hal mencari solusi bersama dalam waktu dekat ini, semoga segera ditemukan solusinya,” tutur Warokka. (*/Amas)

Pendemo saat berada di Kantor Gubernur Sulut (Foto Suluttoday.com)

Menariknya, yang membuat aksi kali ini ramai dan heboh adalah karena pedagang berjualan di Kantor Walikota Manado. Pendemo juga mendatangi Kantor Gubernur Sulut dan Kejaksaan Tinggi Sulut. Untuk diketahui, tiga tuntutan pedagang kepada Wali Kota Manado dan Wakil Wali Kota Manado diantaranya:

  1. Menagih janji Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado untuk menindaklanjuti permasalahan kami para pedagang dengan Dirut PD Pasar Kota Manado.
  2. Copot jabatan Dirut PD Pasar Manado Kota Manado Alfrets Fery Keintjem karena gaya kepemimpinan yang otoriter, mengadu domba, mengancam dan mengintimidasi para pedagang serta berbahasa tidak santun dan melakukan indikasi pungli, pemalsuan dokumen, penipuan/ingkar janji maupun adanya pembohongan publik/Hoax.
  3. Hentikan pembongkaran dan kembalikan tempat berjualan para pedagang yang dibongkar oleh Dirut PD Pasar Kota Manado, karena improsedural dan demi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari berupa sandang, pangan dan papan.
iklan1