Tag: pd pasar manado

Legislator Sebut 10 Tahun Pasar Tidak Berkembang, Begini Jawaban Dirut Stenly

Syarifudin Saafa dan Stenly Suwuh (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Terungkap dalam proses Focus Group Discussion (FGD) usai dilangsungkannya pelantikan pengurus Forum Pedagang Bersatu Kota Manado, Rabu (26/2/2020) bahwa pasar tradisional di Manado tidak mengalami kemajuan. Pernyataan itu tegas disampaikan legislator Manado, Syarifudin Saafa, ST. Menurut Saafa selang waktu 10 tahun ini pengelolaan pasar tidak mengalami kemajuan.

”Banyak hal yang harus dibenahi di pasar tradisional ini. Manajemen PD Pasar Manado perlu dioptimalkan, dan kalau mau jujur sudah 10 tahun ini pasar tidak mengalami kemajuan. Padahal harapan para pedagang terhadap kemajuan perbaikan pelayanan sarana prasarana sangat dibutuhkan, namun yang terjadi tidak seperti ekspektasi pedagang,” kata Saafa, anggota DPRD Kota Manado tiga periode itu.

Menanggapi hal itu, saat dikonfirmasi, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Manado, Stenly Suwuh menanggapi santai. Menurutnya Saafa adalah sahabat baiknya, ia mengaku apa yang disampaikan Saafa itu bentuk aspirasi. Namun begitu, Suwuh menanyakan ada apa dengan Saafa?. Bahwa pedagang keluhan terkait Tempat Pelelangan Ikan (TPI) memang saat ini sudah tidak berfungsi lagi, sehingga apa yang dilakukan PD Pasar Manado sudah tepat.

”Oh begitu ya, ada apa dengan Syarifudin Saafa?. Beliau sudah memahami situasi sebetulnya, saya hanya bertanya itu saja. Soal aspirasi untuk perbaikan tentu kami akan terima sebagai masukan. Nah, itu TPI kan jujur saja sekarang sudah tidak berfungsi semestinya. Akhirnya, apa yang kami lakukan juga saya kira tepat,” kata Stenly. (*/Amas)

Ketua DPRD Manado Hadiri Pelantikan Pengurus Forum Pedagang Bersatu

Pengurus Forum Pedagang Bersatu Kota Manado saat dilantik (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kesadaran para pedagang tradisional di Kota Manado untuk bersatu dalam suatu wadah organisasi dan berkomitmen memperjuangkan kepentingan bersama terus ditunjukkan. Rabu (26/2/2020), bertempat di Tempat Pelelangan Ikan Pasar Bersehati Manado, dilaksanakan pengukuhan dan pelantikan Dewan pengurus Forum Pedagang Bersatu Kota Manado periode 2020-2024.

Dalam sambutannya, Noho Poiyo selaku Dewan Pembina Forum Pedagang Bersatu mengajak PD Pasar Manado agar memperhatikan nasib pedagang. Bahkan untuk kebutuhan perkembangan, dan transparansi sudah harus dipikirkan pihak PD Pasar soal manajemen pembayaran melalui sistem perbankan. Ia juga meminta Dirut PD Pasar serius memperjuangkan nasib pedagang.

”Pedagang tradisional Kota Manado, utamanya di pasar Bersehati meminta adanya aturan bagi dari pihak PD Pasar Manado. Agar kedepan tidak ada masalah, atau minimalnya setoran biaya kontrak, sewa lahan, retribusi atau iuan ada dasar hukumnya. Kami berharap sarana prasarana pasar juga mendapat perhatian Dirut PD Pasar Manado, jangan kemudian masyarakat yang terus ditarik pungutan, lalu pembangunan infrastruktur dikesampingkan,” kata Noho yang juga pengurus DPD KNPI Sulawesi Utara ini yang juga mengharapkan ada sistem penagihan atau pembayaran iuran melalui alat elektronik.

Selain itu, Ketua Forum Pedagang Bersatu Darwis Hutuba, dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) mengharapkan pemerintah Kota Manado melalui PD Pasar Kota Manado tidak mengabaikan hak pedagang. Janganlah dianggap pedagang sebagai bagian yang terpisah dari sistem utuh yang diterapkan manajemen PD Pasar. Harusnya, pedagang dijadikan mitra, bukan objek untuk diperas.

”Kami selaku pedagang mengharapkan keadilan. Perlakuan yang setara, antara apa yang telah kami berikan ke PD Pasar dengan pembangunan dan pelayanan dari PD Pasar Manado. Kondisi yang kami rasakan saat ini, tidak ada kemajuan, yang terjadi malah kemunduran. Pedagang diabaikan nasibnya. Kami diposisikan seperti bagian yang kurang diperhatikan, padahal kontribusi pedagang terhadap operasionalisasi PD Pasar sangat besar. Tolong perlakukan pedagang sebagai mitra yang sejajar,” ujar Darwis.

Ketua DPRD Kota Manado saat menghadiri pelantikan Forum Pedagang Bersatu (Foto Suluttoday.com)

Selain itu, yang masuk dalam jajaran struktur dalam hal ini Sekretaris adalah Riflan Noho, dan Bendahara Yasin Gani, Dewan Pembina Noho Poiyo. Untuk diketahui yang hadir dalam kegiatan ini diantaranya, Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey, Kepala Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Utara, Syarifudin Saafa anggota DPRD Manado, Boby Daud anggota DPRD Manado, Sultan Udin Musa mantan anggota DPRD Manado yang didaulat sebagai Dewan Pembina Forum Pedagang Bersatu, mantan Direktur PD Pasar Manado Ferry Keintje.

Hadir pula Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Utara, mantan Dirum PD Pasar Manado, Hendra Zoenardji, para jurnalis, tokoh masyarakat, dan para undangan lainnya. Sedangkan jajaran Direksi PD Pasar Kota Manado sendiri tak ada satu pun yang hadir dalam acara ini.

Pelantikan yang dirangkaikan dengan FGD tersebut berjalan sukses. Hal ini berjalan atas kerja sama Forum Pedagang Bersatu dengan Komunitas Pers Manado (KPM). Selanjutnya, Ketua DPRD Kota Manado juga menyampaikan pendapat dan sarannya soal pengelolaan pasar tradisional Kota Manado. Begitu pula Udin Musa yang sedikit banyak menyoal terkait legitimasi dan Perda yang berkaitan dengan pengelolaan pasar tradisional di Manado. Saafa maupun Boby Daud pun memberikan dukungan penuh terhadap Forum Pedagang Bersatu, dan mengatakan agar pemerintah Kota Manado bersinergi dengan Forum tersebut. (*/Amas)

Tindaklanjuti Temuan BPK RI, PD Pasar Manado Layangkan Surat Peringatan

Stenly Suwuh (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (8/10/2019) Direktur Utama PD Pasar Manado, Stenly Suwuh yang disampaikan melalui Humas PD Pasar, Iwan Moniaga saat diwawancarai menyampaikan terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tahun anggaran 2018. Stenly memberi peringatan agar pihak terkait mendapatkan temuan hasil pemeriksaan agar dapat segera diselesaikan temuannya.

“Silahkan pihak yang dalam pemeriksaan BPK RI direkomendasikan karena mendapat temuan di PD Pasar Manado untuk secepatnya menyelesaikan temuannya. Ini berdasarkan bimbingan teknis (Bimtek) PD Pasar dan BPK RI serta Inspektorat Manado, salah satu yang di garis bawahi dan diperhatikan tentang pelaporan pemasukan pendapatan keuangan dari PD Pasar. Sekaligus menindaklanjuti hasil temuan BPK RI terhadap PD Pasar Manado tahun 2018,” ujar Moniaga yang juga mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat Manado ini.

Tambahnya lagi bahwa akan ditindaklanjuti PD Pasar Manado penyampaian BPK RI tersebut dengan cara menyurat kepada nama-nama yang telah menjadi temuan dari BPK RI. Upaya yang dilakukan itu sesuai hasil Bimtek BPK RI dan inspektorat Manado.

Maksud menyurat PD Pasar Manado terus mengingatkan para pihak untuk segera menyelesaikan tuntutan ganti rugi pada tahun anggaran 2018. Tidak hanya itu, Moniaga menyampaikan bahwa para pihak ini sesungguhnya sudah mengetahui temuan tersebut, karena telah disampaikan oleh BPK RI melalui laporan hasil pemeriksaan BPK RI.

Untuk sebagian temuan yang kecil-kecil sudah ada yang diselesaikan, kata Moniaga. Sedangkan yang jumlahnya kategori besar belum dituntaskan. PD Pasar Manado berharap agar segera diselesaikan segera. (*/Redaksi)

Kiat Gairahkan Kinerja Karyawan, DirOps PD Pasar Manado Lakukan Hal Ini

DirOps PD Pasar Manado, Oke Sumual saat menjalankan tugas (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berbagai kreatifitas sekaligus komitmen yang akan diterpkan Direktur Operasional (DirOps) Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Manado Joutje Oke Sumual SE, akan diterapkan secara tegas. Implementasi program yang kini tengah digiatkan dalam rangka mendongkrak pertumbuhan disiplin karyawan, yakni dengan menerapkan reward (penghargaan) kepada jajarannya yang menjalankan tugas dengan baik.

”Kita akan bertekat secara kontinue memberikan reward kepada karyawan atau jajaran PD Pasar yang rajin bekerja, agar motivasi mereka betul-betul dihargai. Ini tujuannya berlapis, diantaranya merangsang yang lain untuk bekerja, memicu kompetisi kerja yang positif, kemudian melahirkan profesionalisme ditengah para karyawan atau jajaran PD Pasar Manado yang diamanahkan tugas,” tutur Sumual, Kamis (8/11/2018).

Turun melakukan pemantauan kondisi pasar, DirOps temui para pedegang dan karyawan (FOTO Ist)

Hal tersebut dibuktikannya, dimana Kamis (8/11/2018), DirOps yang dikenal ulet ini memberikan piagam penghargaan serta uang pembinaan sejumlah karyawan yang berdasarkan penilaian dinilai layak diberikan penghargaan. Jemmie Kumendong sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinannya dalam menjalankan tugas sebagai penertib yang diamanatkan pimpinan di jajaran operasional PD Pasar Manado

”Kita telah memberikan penghargaan kepada penertib, ini dengan maksud agar secara bersama-sama menyemangati karyawan lain untuk bekerja maksimal. Semua karyawan berpotensi mendapatkan reward asalkan meningkatkan disiplin kerjanya, ayo menjadi karyawan yang betul-betul bertanggung jawab atas tugas yang diberikan pimpinan,” kata pria yang akrab disapa Cing ini.

Oke Sumual akrab bersama karyawan usai memberikan reward (FOTO Ist)

Ditegaskannya, selaku DirOps PD Pasar, ia harus melaksanakan berbagai kiat dan strategi guna memajukan kinerja karyawan yang berdampak positif pada pertumbuhan serta keberlanjutan operasionalisasi pasar tradisional di Kota Manado. Hal tersebut, bukan tanpa alasan karena bagi Sumual banyak program yang perlu dioptimalkan sehingga memerlukan kinerja aktif dari karyawan.

”Tentu tugas dan tanggung jawab saya adalah pada aspek operasional di internal PD Pasar Manado, itu sebabnya harus memunculkan kreatifitas dan banyak kiat yang harus menjadi keterampilan untuk diterapkan. Diantaranya saya akan memberikan apresiasi atau penghargaan, bahkan sanksi kepada karyawan PD Pasar Manado, ini dimaksudkan agar kita meningkatkan kerja kolektif. Jauhkan diri dari aktif sikap malas bekerja, karena yang malas dan tidak disiplin akan dikenakan sanksi,” ujar Sumual tegas. (*/Redaksi)

Sepakbola LIPESIA Hentak Klabat 15 Desember

Fery A. Keintjem, SE, Ak menerima SK Panitia (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Liga Pekerja Indonesia (Lipesia) tingkat Sulawesi Utara (Sulut) direncanakan bergulir tanggal 15 Desember 2017. Ketua Panitia, Fery A. Keintjem, SE, Ak menjelaskan, kegiatan ini merupakan program Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI.

“Kita akan gelar penyisihan untuk tingkat Propinsi Sulut, yang akan di ikuti perusahaan swasta, BUMN dan BUMD di Sulut. Saat ini sudah ada 15 perusahaan yang menyatakan kesediaan ikut,” jelas Keintjem usai menerima SK Panitia dari Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sulut di kantor Disnakertrans Sulut, Kamis (30/11/2017) lalu.

Dirut PD Pasar Manado ini menambahkan, untuk penyisihan tingkat Propinsi akan di gelar di stadion Klabat dalam memperebutkan piala Gubernur, piala Walikota Manado dan piala Kadisnakertrans Sulut. Sementara Koordinator Provinsi (Korprov) Lipesia Sulut, Feliks Lasut menjelaskan, tim yang lolos akan mewakili Sulut ke tingkat regional Sulawesi. Selain itu, Sulut bisa juga ditunjuk jadi tuan rumah tingkat regional Sulawesi.

“Nantinya tim yang lolos dari regional akan mewakili Sulut ke babak final di tingkat Nasional. Babak final akan digelar di Gelora Bung Karno bulan Mei dalam rangka memperingati hari Buruh atau May Day. Sedangkan tingkat nasional memperebutkan piala Presiden RI, Joko Widodo,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Propinsi Sulut, Ir. Erni B. Tumundo, M.Si berharap agar panitia mempersiapkan dengan matang Lipesia Propinsi Sulut.

“Dibawah kepemimpinan Ketua Panitia bapak Fery Keintjem, SE, Ak, saya berharap Lipesia tingkat Propinsi Sulut ini bisa berjalan dengan baik,” harap Tumundo. (don)

iklan1