Tag: pemkot tomohon

Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Resmi Melaunching TIFF 2017

Momentum launching TIFF 2017 di Jakarta (Foto Suluttoday.com)

JAKARTA – Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI secara resmi melaunching gelaran Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) 2017 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementrian Periwisata dan Ekonomi Kreatif RI di Jakarta (21/5). Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Drs Mumus Muslim MM mengatakan kementrian pariwisata menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan TIFF sebagai bukti momen ini sangat menarik dan telah menjadi perhatian dunia internasional dalam mempromosikan Kota Tomohon sebagai kota bunga sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

“Sesuai rencana pembangunan nasional bahwa tujuan dunia pariwisata di Indonesia adalah meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta mengajak wisatawan nusantara untuk memanfaatkan objek wisata terkait Wonderful Indonesia. Kota Tomohon memiliki potensi wisata yang sangat baik terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan diharapkan ikut mendorong terciptanya perwujudan salahsatu tugas yang ditargetkan Presiden Rai Joko Widodo adalah dunia pariwisata mampu mendatangkan 20 juta wisman dan 200 juta wisnu sebagai rencana pembangunan jangka menengah,” ujar Muslim.

Terkait hal itu, dijelaskannya untuk mewujudkan program pembangunan dibidang pariwisata membutuhkan kerja keras dan dukungan masyarakat dengan topangan pemerintah daerah demi pencapaian target. Hal ini membutuhkan kerjasama demi terselenggaranya rencana kerja pemerintah.

“Pemerintah daerah bersama stakeholders akan menjadi ujung tombak terhadap upaya mewujudkan dunia pariwisata yang maju di Indonesia, seperti momentum TIFF yang telah menjadi ikon wisata mendunia. Karenanya, kami berharap TIFF kali ini mampu mendatangkan wisman dan meningkatkan terciptanya kunjungan wisnu,” kata Muslim.

Sementara itu, Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak dalam sambutannya mengatakan sektor pariwisata sebagai sarana penting dalam peningkatan kemakmuran masyarakat, sehingga upaya seperti ini menjadi salahsatu sektor yang perlu dikembangkan pemerintah.

“Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas masyarakat untuk menjadi modal terhadap kehidupannya, sekaligus menjadikan Tomohon sebagai daerah tujuan wisata secara intenasinal dan memberikan dampak positif termasuk menampilkan keunggulan sebagai kota bunga. Untuk tahun 2016 silam, tercatat sebanyak 244.235 orang wisatawan mengunjungi Kota Tomohon dan target tahun 2017 diharapkan mencapai 28 ribu wisman dan 300 ribu wisnu. Sedangkan untuk TIFF 2017 mendatang, ditargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 26 ribu dan 180 ribu untuk wisatawan nusantara,” jelas Eman.

Mengawali pelaksanaan launching ini, Ketua Umum Panitia TIFF 2017 Syerly A Sompotan dalam laporan menyatakan iven TIFF merupakan agenda strategis sebagai jendala promosi dalam mengakselerasi komponen pendukung terhadap pelaksanaan peningkatan dunia pariwisata.

“Berkonsepkan keunikan potensi wisata di Kota Tomohon, maka TIFF 2017 sebagai gelaran ke – 7 mengambil tema The Seven Wonders yang menonjolkan wujud keunikan Kota Tomohon dengan 7 gunung, 7 danau dan 7 air terjun, sekaligus menjawab konsep pembangunan Pemerintah Kota Tomohon dalam mewujudkan Tomohon sebagai tujuan wisata dunia. Terkait hal ini, dukungan penuh Kementeian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menjadi motivasi terhadap suksesnya momentum internasional ini,” ungkap Sompotan.

Hadir pada launching ini, diantaranya Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang, Wakil Bupati Minahasa Utara Drs Jopy Lengkong, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, Ketua DPRD Tomohon Ir Miky J Wenur, Wakil Ketua DPRD Tomohon Youddy YY Moningka SIP, Ketua Presidium BKSAUA Kota Tomohon Pdt Roy Tamaweol Th.M, Ketua FKUB Tomohon Pdt. Joy J Palilingan MTh, Ketua Yayasan Torang Samua Basudara di Jakarta dan Ketua PERNIK (Pesona Ragam Etnik Nusantara) Coreta Kapoyos, jajaran Pemkot Tomohon, serta masyarakat Kawanua di Jakarta. (Stevy)

Eman Hadiri Indonesia Smart City Summit 2017

Jimmy Eman bersama sejumlah kepala daerah dalam program Smart City Kemenkominfo RI (Foto Suluttoday.com)

MAKASSAR – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menghadiri Indonesia Smart City Summit 2017, sebagai wujud Gerakan Menuju 100 Smart City di Makassar Sulawesi Selatan, (22-23/05). Gerakan Smart City ini merupakan program dari Kementerian Kominfo yang berintegrasi dengan Kemenpan, Kemendagri, Kemenpu, APEKSI dan Kompas Gramedia.

Seperti diketahui, Kota Tomohon termasuk dari 25 Kota/Kabupaten yang terpilih di tahun 2017 (dasar surat Kemenkominfo No 265 Kominfo/DJAI/AI.01.05.05/2017 tentang Penyampaian Hasil Seleksi Assesment Grakan Menuju 100 Smart City).

Dalam Indonesia Smart City Summit 2017 ini, daerah yang terpilih akan menandatangani Memory of Understanding (MoU) dalam kesepahaman tentang Program Smart City. Pemerintah Daerah Kota Tomohon dihadiri langsung oleh Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold V Lolowang MSc dan Kepala Dinas Kominfo Kota Tomohon Hengkie Y Supit SIP. Setelah penandatangan MoU, Eman mengungkapkan rasa syukurnya atas masuknya Kota Tomohon dalam Program Gerakan Menuju 100 Smart City di tahun ini.

“Kiranya dengan Program Smart City ini, akan meningkatkan pemberdayaan sumberdaya dengan pintar dan sustainable, karena Kota Tomohon memiliki banyak keragaman, sehingga kita akan memiliki keunikan tersendiri dalam mengimplementasikan Smart City,” kata Eman.

Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara yang disampaikan Dirjen Aptika Kemenkominfo Samuel Pangerapan bahwa bagi seluruh daerah diharapkan untuk mengimplementasikan Smart City sehingga dapat setara dengan negara-negara di Eropa.

“Strateginya dengan mengiplementasikan Smart City, dari 500-an kabupaten/kota, 25 yang terpilih ini harus sukses mengimplementasikan Smart City hingga 2019 dan berlanjut pada 100 kabupaten/kota lainnya. Lebih detail lagi, program ini akan melayani internal pemerintahan dan masyarakat dengan fasilitas yang memadai, Kemenkominfo dan Kemendagri telah melakukan riset terhadap ruang fiskal bagi 25 daerah terpilih ini, serta riset kemampuan SDM daerah yang termasuk salah satu faktor penentu selanjutnya diikuti kemampuan jaringan dan infrastruktur termasuk akses broadband,” ungkap Pangerapan.

Memperhatikan hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Hengkie Y Supit SIP menyatakan siap dalam menjalankan Program 100 Smart City. “Ini menjadi tugas kerja bagi kami dalam mengimpelementasikan Smart City kepada pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon dan berharap mendapat dukungan yang baik dari semua komponen masyarakat di Kota Tomohon,” harap Supit. (Stevy)

Promo TIFF 2017 Hebohkan Gelaran CFD di Jakarta

Promosi TIFF 2017 yang manfaatkan CFD di Kawasan Jalan MH Thamrin Jakarta dan ikut menjadi perhatian masyarakat luas (Foto Suluttoday.com)

JAKARTA – Pemerintah Kota Tomohon melalui Panitia Pelaksana Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) tahun 2017 ikut memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) di ruas Jalan MH Thamrin Jakarta (21/5) untuk mempromosikan agenda internasional yang bakal digelar pada Bulan Agustus mendatang. Agenda promosi yang ikut menghebohkan momen CFD di Jakarta ini, ikut dhadiri Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak.

Hadir juga Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Drs Mumus Muslim MM bersama jajarannya, Ketua Umum Panitia TIFF 2017 yang juga Wakil Wali Kota Tomohon Syerly A Sompotan, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang Wakil Bupati Minahasa Utara Drs Jopy Lengkong, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak SIK, Ketua DPRD Tomohon Ir Miky JL Wenur.

Kemudian, Wakil Ketua DPRD Tomohon Youdy YY Moningka SIP, Ketua Presidium BKSAUA Kota Tomohon Pdt Roy Tamaweol ThM, Ketua FKUB Tomohon Pdt Joy J Palilingan MTh, Ketua Yayasan Torang Samua Basudara di Jakarta dan Ketua PERNIK (Pesona Ragam Etnik Nusantara) Coreta Kapoyos, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc bersama jajaran Pemkot Tomohon, serta Masyarakat Kawanua Jakarta.

“Gelaran CFD ini diharapkan.dapat memberikan nilai tambah secara positif dengan memotivasi masyarakat maupun calon wisatawan ikut menyaksikan TIFF 2017 mendatang, sekaligus menikmati berbagai pesona wisata di Kota Tomohon. Sebab, dengan memanfaatkan momentum seperti ini, maka keberadaan potensi pariwisata di Kota Tomohon akan semakin dikenal dan dapat menarik kejadiran wisatawan,” ujar Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman, SE Ak didampingi Wakil Wali Kota Tomohon Syerly A Sompotan. (Stevy)

Setelah Digilir SKPD, Pembersihan Akhir Danau Sineleyan Ditangani BPBD

Robby Kalangi ikut terlibat langsung memimpin BPBD Tomohon rampungkan pembersihan Danau Sineleyan (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Upaya Pemerintah Kota Tomohon menangani pembersihan Danau Sineleyan sebagai destinasi wisata, terus berjalan maksimal dengan memanfaatkan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah digilir Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pembersihan akhir terhadap kawasan ini terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon dan ikut dipantau Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, pada (17/5).

“Danau Sineleyan merupakan ciri khas Kota Tomohon sebab berada di kawasan dalam kota sehingga berkewajiban dijaga kenyamanannya, kebersihannya, serta keasrian. Karena itu, Pemerintah Kota Tomohon terus menjaga kelestariannya dan berharap masukan dari masyarakat dalam pengembangannya,” ujar Lolowang.

Sementara itu, Kepala Badan BPBD Tomohon Drs Robby Kalangi SH MM saat ditemui di lokasi mengatakan pembersihan ini akan terus dilakukan dan dijaga sehingga Danau Sineleyan ini dapat dimanfaatkan oleh para wisatawan maupun masyarakat dengan kegiatan bermanfaat.

“Apalagi, kawasan ini telah ditetapkan Pemerintah Kota Tomohon sebagai destinasi wisata untuk menyambut wisatawan di Kota Tomohon. Karenanya BPBD selalu siap membersihkan kawasan wisata Danau Sineleyan, seperti yang dilakukan sekarang,” kata Kalangi. (Stevy)

Pemancing Kembali Ramaikan Danau Sineleyan, Mandagi Ingatkan Soal Sampah

Wisatawan yang ikut memanfaatkan Danau Sineleyan sebagai area pemancingan (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Setelah mengalami proses pembersihan oleh Pemerintah Kota Tomohon, salah satu destinasi wisata Danau Sineleyan kembali marak digunakan para pemancing sambil berwisata. Terkait hal itu, Kepala Dinas Lingkungam Hidup Kota Tomohon Drs Octavianus DS Mandagi mengingatkan pada para pelaku wisata pemancingan untuk ikut menjada kebersihan area publik tersebut dengan tidak.membuang sampah sembarangan.

“Sebagai area publik, diharapkan pemanfaat kawasan Danau Sineleyan ini dapat memperhatikan soal kebersihan seperti tidak membuang sampah sembarangan karena menjadi tanggung jawab juga bagi masyarakat. Direncanakan bakal disiapkan tempat sampah untuk dimanfaatkan para pengguna kawasan itu,” ujar Mandagi.

Disampaikan pula, menjadi harapan bahwa tempat sampah khusus di kawasan wisata Danau Sineleyan hanya digunakan oleh para pemancing ataupun wisatawan, sedangkan bagi masyarakat sekitar atau lainnya terkait sampah rumahtangga, mekanisme persampahan sudah diatur dan berjalan seperti biasa dengan penjemputan di rumah penduduk sesuai jadwal. (Stevy)

iklan1