Tag: penganiayaan

Penganiayaan Gunakan Sajam, HT Terancam 10 Tahun Penjara

 

Kapolsek Touluaan IPTU Imanuel Lutam

Touluaan, Suluttoday.com – Kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) yang terjadi di Desa Silian Barat, Kecamatan Silian Raya pada Sabtu (30/11/2019) malam, dengan melibatkan tersangka HT alias Hanni (22) dan Aprilia Somba (16) selaku korban, kini tengah berproses di Polsek Touluaan, Minahasa Tenggara (Mitra).

Kapolsek Touluaan, Iptu Imanuel Lutam menerangkan, tindak pidana tersebut terjadi akibat tersangka dalam kondisi mabuk sembari membuat keonaran sampai terjadi aksi saling pukul. Kemudian, tersangka pulang ke rumahnya mengambil sajam (Parang) lalu kembali ke tempat kejadian perkara, dan diluar kendali langsung mengayunkan parangnya dan mengenai kepala sebelah kanan korban sampai bersimbah darah.

“Karena korban tergolong masih dibawah umur, tersangka (Hanni.red) dikenakan pasal 76c juncto pasal 80 ayat 1 tentang kekerasan pada anak dengan ancaman 5 tahun, serta pasal 2 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang membawa atau memiliki senjata tajam tanpa ijin dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” ungkap Kapolsek Lutam, Senin (02/12/2019).

“Saat ini tersangka ditahan di Mapolsek Touluaan sampai 20 hari kedepan demi kelancaran penyidikan. Kemarin, orang tua korban datang melapor dan segera kami tindak lanjuti. Saat ini juga tengah berproses pemanggilan saksi-saksi yang berjumlah empat orang untuk pengembangan kasus tersebut,” terang Lutam.

Pada kesempatan, Kapolsek Touluaan Iptu Imanuel Lutam, juga menghimbau kepada masyarakat khususnya para pemuda agar menghindari mengkonsumsi minuman keras supaya terhindar dari jeratan hukum yang dapat merugikan diri sendiri bahkan juga orang lain. (Hengly Langoy)

Warga Poli Teknik, Gunakan Sajam Aniaya Tulung

Korban saat memberikan laporan kepada petugas SPKT Polresta Manado (Foto Ist)

Korban saat memberikan laporan kepada petugas SPKT Polresta Manado (Foto Ist)

MANADO – Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) yang dilakukan oleh Ica (20an) kepada Star K Tulung (24) warga Poli tekhnik tiga blok E No 3, tempat kejadiannya di depan gapura perum poli tekhnik indah, Selasa (19/04/2016). Korban (Star K Tulung) sangat keberatan dengan perbuatan pelaku yang telah menganiayanya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis besih putih dengan ukuran panjang 60 (enam puluh) cm, lebar 3 (tiga) cm, ujung lancip dan salah satu sisi tajam, sehingga korban melaporkan kejadian tersebut di Mapolresta Manado.

Di hadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) menjelaskan awal kejadian tersebut terjadi ketika korban sedang mengendarai motor yang berlawanan arah dengan pelaku hampir bertabrakan, kemudian pelaku memaki korban dan menyuruh korban turun dari motor, setelah itu pelaku menyerang korban dengan cara membabi buta menggunakan pisau tersebut, dan korban sempat melawan sehingga pisau tersebut dapat dirampas oleh korban dari tangan pelaku.

Dan setelah itu pelaku langsung melarikan diri, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka gores di tangan kiri dan kanan serta di kepala dan belakang. Saat dikonfirmasi kepada Kapolresta Manado Kombes Rio Permana melalui Kasubag Humas AKP Agus Marsidi, membenarkan adanya penganiayaan yang menggunakan senjata tajam (sajam) tersebut.

“Pelakunya sementara dalam pencarian oleh anggota Kepolisian karena pelaku sudah melakukan keonaran dimana-mana,” ujar Marsidi. (Ghopal Umasangaji)

Steven Dianiaya, Orang Tua Korban Langsung Polisikan Pelaku

Ilustrasi penganiayaan (Foto Ist)

Ilustrasi penganiayaan (Foto Ist)

MANADO – Penganiayaan terjadi di Kota Manado, kali ini memakan korban atas nama Steven Tumei (19) warga Desa Sea dua jaga 1 Kecamatan Pineleng, Senin (21/3/2016). Orang tua korban Benyamin Tumei (47) langsung melaporkan ke Mapolresta Manado karena merasa sangat keberatan dengan pelaku yang lebih dari satu orang yang belum di ketahui identitasnya melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap korban.

Saat didepan petugas kepolisian orang tua korban menjelaskan kronologis awal kejadiannya, dimana korban sedang tidur tanpa alasan yang jelas beberapa pelaku tersebut datang ke rumah korban, pelaku mengendarai sepeda motor dan ada juga yang mengendarai mobil langsung turun.

Kemudian masuk kedalam rumah dengan memegang senjata tajam (sajam) jenis pisau badik besih putih langsung menganiaya korban yang sedang tidur dengan cara menikam korban sebanyak beberapa kali, sehingga dengan kejadian tersebut korban mengalami luka tikam dibagian perut, paha kaki kiri dan paha kaki kanan.

Setelah kejadian tersebut korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prof. Dr. Kandou, dan kini korban di opname. Saat di konfirmasi kepada Kapolresta Manado melalui Kasubag Humas AKP Agus Marsidi membenarkan adanya laporan penganiyaan yang menggunakan senjata tajam tersebut.

“Sekarang tersangka dalam pencarian oleh anggota Resmob Polresta Manado dan akan diproses sesuai hukum serta ketentuan yang berlaku,” tegas Mursidi. (Ghopal Umasangaji)

iklan1