Tag: pengurus jarod manado

Ferry Ingatkan Pentingnya Stabilitas, Franky Tekankan Perlunya Kehati-Hatian

DR Ferry Liando, Kadis Kominfo Manado dan Ketua KPU Manado saat menghadiri kegiatan Dialog Publik (Foto Suluttoday.com)

DR Ferry Liando, Kadis Kominfo Manado dan Ketua KPU Manado saat menghadiri kegiatan Dialog Publik (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Melalui pemaparan yang luas, dan berdasarkan analisis, DR Ferry Daud Liando, pengamat politik pemerintahan Sulawesi Utara (Sulut) saat menghadiri Dialog Publik yang dilaksanakan Jurnalis Online Manado (Jarod), Selasa (2/2/2016) di hotel Aston Manado mengatakan pentingnya pemerintah, penyelenggara Pemilu dan pihak Kepolisian menjaga stabilitas keamanan jelang dan pasca Pilkada Manado.

”Perlu kajian komprehensif untuk penetapan Pilkada 17 Februari 2016 dijalankan. Saya tidak punya beban untuk bicara hal ini, karena bukan simpatisan calon Wali Kota tertentu, dan juga saya tidak punya tendensi politik. Sehingga, saya hanya perlu menyarankan pentingnya kita menjaga stabilitas keamanan, stabilitas politik, dengan menggerakkan semua komponen berkompeten. Memang jauh hari sebelumnya saya sudah ingatkan dimedia massa, teman-teman wartawan pasti tau itu,” ujar Liando.

Ditambahkannya lagi soal kalkulasi Pilkada Serentak sesuai tafsiran Undang-Undang (UU). Menurut Liando yang juga pengajar mata kuliah politik dan Kepemiluan itu menilai pentingnya Pilkada Serentak disukseskan, meski begitu kata Liando kualitas Pilkada perlu dipikirkan masyarakat sebagai pemilih. Sebab, bagi Liando memilih pemimpin yang berkualitas itu hal penting.

”Nah penetapan Pilkada Manado yang dilanjutkan tahun 2016, maupun yang dilaksanakan nanti pada 2017 sepertinya kedua pilihan ini beresika, jika ditinjau dari aspek UU Pilkada Serentak. Karena, sesuai aturan hanya ada 2015, 2017, bahkan seterusnya secara berkala, sehingga untuk Kota Manado ini perlu dikaji dengan baik pelaksanaannya. Dimana pertimbangan pentingnya adalah Pilkada dilaksanakan disuatu daerah sesuai dengan masa periodesasi kepemimpinan, sehingga bila ada daerah tertentu terlewatkan dari tahun yang ditetapkan, maka akan berdampak dapa pelantikan itu berarti secara dejure tidak ketemu tahunnya, alasan Pilkada Serentak terbantahkan,” tutur Liando.

Sementara itu, selaku narasumber Franky Mocodompis, S.Sos, Plt Kabag Humas dan Protokol pemerintah Kota Manado yang dalam kapasitasnya mewakili Pejabat Wali Kota Manado, Ir Royke Roring menuturkan perlunya aspek koordinasi, kajian aturan secara tepat, dan kehati-hatian dalam menentukan keputusan. Mocodompis menjelaskan polemik Pilkada Manado hanya diakibatkan dua hal penting.

”Pak Wali Kota sudah berulang-ulang kali menjelaskan bahwa niat baik dan tekad beliau adalah menyukseskan serta mendukung secara penuh Pilkada Manado dilaksanakan. Walau begitu, pentingnya dikaji dari semua dimensi agar tidak ada konsekuensi hukum kedepannya ketika Pilkada Manado dihelat. Hanya dua hal yang saya lihat terjadi saat ini, sehingga memunculkan polemik, diantaranya yakni adanya mis-koordinasi dan mis-komunikasi antara KPU Manado dan pihak Pemkot Manado. Iya, di KPU sendiri selain tugas Komisioner juga tugas penting pihak Sekretariat KPU dalam menghubungkan KPU dengan pihak eksekutif, tolonglah ini dimaksimalkan,” tukas Mocodompis mantan Panwas Manado dan senior GMKI cabang Manado ini tegas.

Untuk diketahui, Dialog Publik ini dihadiri Ketua KPU Manado, Yusuf Wowor, Ketua Jurnalis Online Manado, Amas Mahmud, aktivis mahasiswa dari HMI, Ketua GPII Sulawesi Utara, Ketua KAMMI Daerah Kota Manado, Ketua KOHATI HMI cabang Manado Tirta Modeong, pengurus KNPI Manado, Irwan ‘Comel’ Pakaya, Ketua Komunitas Masyarakat Ekonomi Lemah, pengurs GP Ansor cabang Manado, pengurus Komunitas Pers se-Kota Manado, dan aktivis LSM, dengan moderator Haz Algebra, Ketua Badko HMI Sulut-Gorontalo.  (Tim Redaksi)

Minimalisir Konflik, JAROD Gelar Dialog Publik Pilkada Damai

Foto bersama pengurus JAROD dan narasumber (Foto Suluttoday.com)

Ilustrasi, kegiatan JAROD belum lama ini (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Ikut ambil andil dalam mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sulawesi Utara (Sulut), pengurus Jurnalis Online Manado (JAROD) berencana menggelar Dialog Publik terkait Pilkada Damai. Hal ini sebagaimana disampaikan ketua pantia pelaksana kegiatan Dialog, Chres Mongkareng SH yang juga wartawan www.kabarmanado.com saat diwawancarai.

”Rabu (2/12/2015) besok, kami Jurnalis Online Manado akan menggelar Dialog Publik dengan tema: ‘Menjaga Soliditas dan Solidaritas Masyarakat Sulut dalam Mencegah Konflik Sosial Menjelang Pilkada Serentak 2015’, kegiatan ini akan dilaksanakan di Hotel Aston Manado. Tujuannya adalah kita berupaya menghindari adanya tindakan kriminal dan konflik yang akan terjadi saat Pilkada di Sulut,” ujar Chres.

Ditambahkannya lagi kegiatan Dialog Publik ini menghadirkan sejumlah Narasumber berkompeten, lanjut Chres menyampaikan bahwa Dialog tersebut bersifat umum sehingga dirinya juga menyampaikan agar masyarakat turut hadir memberikan partisipasinya dalam mewujudkan demokrasi yang damai.

”Kami mengahdirkan tiga Narasumber, diantara: Drs Mahyudin Damis, M.Hus (Akademisi Unsrat Manado), Hi. Lilie Rasmana, S.Ag, M.Si (Kandepag Manado), dan Muhammad Nur Andi Bongkang (Aktivis muda Sulawesi Utara). Iya, kegiatan ini bersifat terbuka untuk umum silahkan bagi masyarakat yang mau memberikan partisipasi, memberkan saran dan masukan boleh hadir besok bersama-sama kita melakukan diskusi,” ucap Chres menutup. (M. Isnain)

Besok Jurnalis Online Manado Gelar Deklarasi

Logo Jurnalis Online Manado (Foto Suluttoday.com)

Logo Jurnalis Online Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kepengurus Jurnalis Online Manado yang akrab disingkat JAROD, berencana melakukan deklarasi pada Rabu (1/7/2015). Menurut Wahyudi Barik selaku ketua panitia pelaksana deklarasi bahwa kegiatan deklarasi dirangkaikan dengan diskusi publik dan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Aula kantor Wali Kota Manado.

”Iya resminya besok, Rabu (1/7/2015) kami pengurus Jurnalis Online Manado akan melakukan deklarasi. Sebagai sebuah organisasi yang menghimpun rekan-rekan wartawan online, kami juga melakukan dialog publik dengan teman ‘Peran Media Online dalam Mengawal Pilwako Manado’. Deklarasi dirangkaikan juga dengan buka puasa bersama, kami berharap semua berjalan lancar,” tutur Barik yang juga wartawan media online Infosulut.com ini.

Lebih lanjut Yudi sapaan wartawan senior ini menyebutkan beberapa nama yang diudang sebagai pembicara dalam dialog publik tersebut. Yudi mengatakan setelah deklarasi JAROD akan melakukan berbagai agenda edukatif untuk meningkatkan kualitas wartawan online yang ada di Manado.

”Kami mengundang Ketua KPU Kota Manado, Ketua AJI Manado, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado sebagai narasumber dalam dialog publik besok. Kepengurusan Amas Mahmud dan Sahrul Setiawan masing-masing selaku Ketua dan Sekum JAROD akan dikukuhkan besok, kemudian setelah prosesi tersebut kami pengurus akan melakukan pelatihan untuk peningkatan kapasitas jurnalis online Manado. Sekedar diketahui juga JAROD beranggotakan 26 media online yang ada di Kota Manado,” ujar Barik tegas.

Ditempat terpisah, Jackson Kumaat, Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) ikut memberikan komentar, selain menyampaikan ucapan selamat, Jackson berharap agar JAROD dapat menjadi wadah alternatif bagi jurnalis wartawan di Manado dalam rangka menyampaikan pemberitaan yang baik dan berbobot pada masyarakat.

”Saya mengucapkan selamat kepada pengurus dan organisasi JAROD yang dideklarasi besok. Semoga JAROD menjadi bagian penting dalam membina dan wadah untuk berkumpulnya wartawan-wartawan online yang memiliki kualitas unggulan, kemudian dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan memberikan informasi yang akurat pada masyarakat dan menjaga independensinya,” tukas Jacko sapaan akrab Kumaat. (Iky Tukuboya)

iklan1