Tag: Peter Assa

PETER ASSA: Singkronisasi, Prinsip, Kebijakan dan Teknis Penyusunan APBD Satu Paket

Sekda Peter KB Assa ketika sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Peter KB Assa MSc PhD, Jumat (5/10/2018), mewakili Wali Kota DR GS Vicky Lumentut, membuka kegiatan sosialisasi tersebut dibuka sosialisasi Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 yang berpihak pada kepentingan publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melaksanakan sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 38 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Assa menyampaikan sambutan Wali Kota bahwa penting terlaksananya visi Manado Kota Cerdas 2021, dibutuhkan aparatur yang kompeten, paham mekanisme perencanaan anggaran, memahami garis besar kebutuhan penganggaran Daerah, serta dapat melaksanakan input data program dan kegiatan ke dalam sistem Informasi dan manajemen keuangan.

”Silahkan bekerja maksimal agar tidak ada perubahan dan harus sesuai dengan empat hal yang menjadi pedoman dalam penyusunan APBD, pertama ialah sinkronisasi kebijakan Pemerintah Daerah dengan kebijakan Pemerintah, kedua yakni prinsip penyusunan APBD, ketiga ialah kebijakan penyusunan APBD, dan keempat tentang teknis penyusunan APBD,” ujar Assa.

Para peserta sosialisasi saat mendengarkan arahan Wali Kota Manado melalui Assa (FOTO Ist)

Wali Kota Manado dua periode itu pada sambutannya berharap para peserta bisa mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik. Karena, kegiatan yang dilaksanakan BPKAD Kota Manado itu, sangat penting dan perlu dilaksanakan.

“Ikuti dengan baik sosialisasi ini, serap dengan perhatian penuh, pahami materi yang diberikan, sehingga akan menghasilkan tepat sasaran, tidak akan terjadi kesalahan terutama menimbulkan dampak hukum di kemudian hari. Manfaatkan waktu yang tersisa di tahun ini,” ucap Assa.

Dikatakannya lagi, Pemkot Manado tengah menyiapkan rancangan APBD tahun anggaran 2019. Dikatakan GSVL sapaan akrab Lumentut, agar penyusunan anggaran tetap konsisten, perlu adanya pedoman yang jelas supaya terjadi sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi sampai pemerintah pusat. Walikota Vicky Lumentut, seperti dikutip Sekda Assa, didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Manado, Johnli Tamaka SE. (*/Redaksi)

Sekdakot Manado Ajak Perangkat Daerah Optimalkan Pengelolaan Aset

Sekdakot Peter Assa saat membuka kegiatan sosialisasi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Upaya pemerintah Kota Manado untuk melakukan perbaikan pembangunan dalam seluruh dimensi makin intens dilakukan. Rabu (12/9/2018), melalui Pejabat Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Manado, DR Peter KB Assa, Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut membuka acara Sosialisasi Penatausahaan dan Pengelolaan Aset Tetap pemerintah Kota Manado.

Assa menyampaikan agar para pimpinan Perangkat Daerah (PD) memaksimalkan kerjanya, karena visi Manado sebagai Kota Cerdas harus dapat diaktualisasikan dalam semangat yang konkrit. Hal demikian perlu mengilhami PD untuk memperhatikan pengelolaan aset.

“Sebagai salah satu indikator kota Cerdas adalah tertib administrasi, dalam hal ini penatausahaan aset Daerah dan pengelolaan aset tetap yang harus memahami dasar hukum,” kata Vicky Lumentut sebagaimana disampaikan Assa, di ruang Toar Lumimuut (Tolu), Kantor Walikota Manado.

Wali Kota juga menambahkan bahwa sosialisasi yang digagas Inspektorat Kota Manado tersebut sangat penting untuk diikuti, agar Perangkat Daerah terhindar dari temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Sosialisasi ini penting untuk mempermudah, memberikan petunjuk teknis sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak akan ada temuan untuk pemeriksaan BPK tahun depan,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

Lanjutnya lagi, yang bertanggungjawab terhadap aset adalah Perangkat Daerah masing-masing-masing dan harus berkoordinasi dengan Inspektorat. Pemerintah Kota Manado dalam hal ini punya target yang harus direalisasikan secara bersama atas kerja kolektif semua stakeholder terkait.

“Wali Kota dan Wakil Wali Kota meminta bantuan pihak ketiga dalam penataan aset tetap Pemerintah Kota Manado pada Tim teknis yang hadir saat ini. Sehingga ditargetkan pengelolaan aset dapat dilakukan dengan baik dan benar, mempercepat temuan BPK RI tahun 2017 sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Tim akan menjelaskan secara singkat dan berkunjung ke Perangkat Daerah untuk memonitoring,” ujar Sekda Assa.

Pimpinan Perangkat Daerah ketika menghadiri sosialisasi (FOTO Ist)

Hadir pula Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH dan Inspektur Kota Manado Drs Musa Hans Tinangon MSc serta pimpinan Tim Teknis Sulkarnain Sebaia. Hadir dalam acara tersebut para Kepala Perangkat Daerah serta pengurus barang yang ada di jajaran Pemkot Manado.

Untuk menciptakan pemerintahan Cerdas, good governance and clean government, kata Wali Kota, maka penatausahaan aset Daerah dan pengelolaan aset tetap harus sesuai dengan dasar hukum. (*/Redaksi)

Wali Kota Manado Jadi Mentor Peter Assa Saat Mengikuti PIM II

Para mentor dan Dr Peter K.B Assa ketika berbincang sebelum presentase (Foto Ist)

Mentor, coach, penguji dan Dr Peter KB Assa ketika berbincang sebelum presentase (Foto Ist)

MANADO – Kepedulian yang tinggi, Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, Jumat (7/10/2016) langsung hadir sebagai salah satu mentor dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan tingkat II (Pim II) di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

GSVL sapaan akrab Lumentut memberikan dukungan penuh kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado Dr. Peter KB Assa selaku salah satu peserta. Jauh-jauh datang dari Manado ke Surabaya, Wali Kota GSVL mendatangi Badan Diklat Propinsi Jatim.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota GSVL menyatakan salut atas presentasi dalam proyek perubahan yang disampaikan Peter Assa dengan mengangkat judul perencanaan pembangunan tahunan daerah secara elektronik (e-DEVPLAN).

Dr Peter K.B Assa ketika memaparkan konsep yang dibawakannya di PIM II disaksikan Wali Kota Manado dan para mentor lainnya (Foto Ist)

Dr Peter KB Assa ketika memaparkan konsep yang dibawakannya di PIM II disaksikan Wali Kota Manado selaku mentor, coach dan penguji (Foto Ist)

“Saya datang ke Surabaya ini sebagai mentor untuk Kepala Bappeda kita Pak Batje Assa yang menjadi salah satu peserta Diklat Pim II. Saya apresiasi terhadap apa yang dinamakan proyek perubahan yang dipresentasikan Pak Bartje tadi,” ujar Wali Kota Manado periode ini.

GSVL yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara itu berharap apa yang dipresentasikan terkait penerapan e-DEVPLAN, bisa diimplementasikan di Pemerintah Kota (Pemkot) Manado sesuai tugas pokok (tupoksi) Bappeda.

Wali Kota GSVL saat memberikan penilaian kepada Peter K.B Assa (Foto Ist)

Wali Kota GSVL saat memberikan penilaian kepada Peter KB Assa (Foto Ist)

“Saya berharap apa yang dipresentasikan Pak Bartje bisa diimplementasikan untuk kemajuan Kota Manado kedepan,” tandas Wali Kota GSVL. Presentasi yang dilakukan Peter KB Assa menuai pujian sekaligus memberi motivasi dari widyaswara Badan Diklat Propinsi Jatim Drs Chusaini Mustas MPd (coach) dan penguji Dra Purwastuti MBA dari Lembaga Aparatur Negara (LAN) Jakarta.(*/Amas)

Peter Assa: Pemkot Manado Akan Gelar Forum SKPD dan Konsultasi Publik

Peter K.B Assa (Foto Ist)

Peter K.B Assa (Foto Ist)

MANADO – Pemerintah Kota Manado terus meningkatkan koordinasi dan peningkatan kinerja, hal ini seperti yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manad. Kali ini Bappeda Manado menggelar Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan konsultasi publik penyusunan Draft Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021.

Seperti diketahui, kegiatan yang bertujuan mensinkronisasikan program pemerintah pusat dan daerah akan digelar pada hari ini, Senin (21-23) Maret 2016, akan dilaksanakan di gedung serba guna Kantor Wali Kota Manado. Acara akan dimulai pukul 09.30 Wita sampai selesai, untuk registrasi perserta dibuka pada pukul 08.30 Wita.

Kepala Bappeda Kota Manado, Peter KB Assa menjelaskan, kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain mensinkronisasikan program pusat dan daerah. Juga bisa menggali informasi, terkait program dan kegiatan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2017 dan RPJMD Kota Manado tahun 2016-2021.

”Kegiatan ini akan berlangsung tiga hari dan dibagi dalam dua sesi kegiatan, untuk tanggal 21-22 Maret kegiatan Forum SKPD dan tanggal 23 Maret kegiatan Konsultasi Publik. Diinformasikan bagi kepala SKPD yang mengikuti kegiatan forum SKPD, wajib membawa draft Renja tahun 2017 untuk dipresentasekan,” ujar Peter K.B Assa, Kepala Bappeda Kota Manado saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (21/3/2016).

Lanjut dijelaskan Assa bahwa kegiatan Forum SKPD akan dilaksanakan pada hari ini sampai besok, 21 dan 22 Maret, kemudian Rapat Konsultasi Publik untuk penyusunan Rancangan Awal RPJMD 2016-2021 akan berlangsung selama sehari pada hari rabu 23 Maret 2016.

”Forum konsultasi publik akan dihadiri oleh seluruh kepala SKPD dan para undangan yang terdiri dari delegasi utusan kecamatan, organisasi masyarakat, para pakar dan akademisi, anggota DPRD dan laun-lain. Tujuannya adalah untuk menggali informasi pembangunan daerah secara teknokratik, dan partisipatif melengkapi hasil musrenbang kelurahan dan kecamatan yg ada. Program dan kegiatan usulan masyarakat ini akan disinkronisasikan pula dengan program dan kegiatan SKPD dengan membedah bersama Rencana Kerja (Renja) SKPD tahun 2017,” ungkap Assa.

Sedangkan Rapat Konsultasi Publik, tambah Assa adalah untuk penyusunan Ranwal RPJMD adalah langkah awal pengumpulan data dan informasi termasuk isue strategis sebagai bahan masukan penyusunan rancangan awal RPJMD 2016-2021.

”Rancangan Awal RPJMD Tahun 2016-2021 disusun dengan tujuan sebagai pedoman untuk calon walikota dan wakil walikota dalam penyusunan visi, misi dan program pembangunan daerah selama kampanye Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota. Pula, sebagai pedoman penyusunan Rancangan Rencana Strategis (Renstra) Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Manado dan pedoman penyusunan RPJMD Tahun 2016-2021,” ucap Assa menutup. (Amas)

Peter Assa: Pencabutan Papan Proyek Bantuan JICA, Tidak Benar

Peter Bartje Assa, Kepala Bappeda Manado

Peter Bartje Assa, Kepala Bappeda Manado

MANADO – Kendati ada beberapa daerah bantuan JICA yang ditarik karena terbentur persoalan pembebasan lahan. Namun untuk kota Manado untuk proyek revitalisasi sepanjang DAS Tondano dipastikan Kepala Bappeda Manado Peter Assa, tidak akan terjadi. Pasalnya menurut Assa, justru bantuan yang bermasalah yang berasal dari JICA kini telah ditarik dan ditampun ke Manado.

”Untuk Manado proyek fisiknya telah mencapai total Rp700 miliaryang awalnya hanya Rp156 miliar. Itu karena daerah lain yang gagal terkait denbgan bantuan proyek JICA, dananya itu masuk ke Manado,” ungkap Assa Senin (9/2/2015) kepada wartawan.

Tidak hanya itu, untuk alokasi danas pembebasan lahan meski APBD 2015 telah ditata sekitar Rp7 miliar, dukungan dana dari APBN-P melalui Balai Sungai diusulkan Rp10 miliar. ”Pemkot mampu tahap satu 2 kilometer di APBD 2015 dengan anggaran Rp7 miliar atau untuk 4-5 hektar. Proyek tersebut dimulai dari jembaan Megawati ke arah hulu,” terang mantan Kadis Periwisata Manado ini.

Pembebasan lahan lanjutnya, maksimal 15 meter baik kiri dan kanan DAS, tapi nantinya akan lihat kondisi dilapangan, hingga besar kemungkinan pembebasan lahan kiri dan kanan tidak merata. Disatu sisi dijelaskan Assa, untuk Manado awalnya memang ada persoalan perbedaan mekanisme, persepsi disitim pelelangan dan kedua, komitmen pembebasan lahan. Tapi persoalan itu sudah dirapatkan pada Januari 2015 lalu.

”Saat itu, di KemenPU dan JICA lanjut di Manado. Sudah ada komitmen soal lahan, anggaran ditata 2015, bergulir di PU dan BPN. Proses pelelayang tanggul banjir sedang berlangsung dan saya pastikan soal pencabutan papan pengumumn proyek bantuan JICA di DAS Tondano tidak benar. Karena saat ini juga, konsultan minta progress, artinya lelang mulai tinggal tunggu keyakinan progres laporan. JICA sendiri telah perpanjang kerjasama sampai 2016 untuk Manado,” kunci Assa. (**/Amas Mahmud)

iklan1