Tag: pilgub sulut

MOKODONGAN Disebut Cawagub Sulut, Ini Reaksinya

Ir Siswa Rahmat Mokodongan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Mantan Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Ir Siswa Mokodongan yang disebut-sebut bakal menjadi pasangan yang pas bagi pemimpin Sulut ke depannya. Menanggapi hal tersebut Mokodongan berujar bahwa sebuah kehormatan bagi dirinya jika disebut sebagai calon wakil gubernur yang layak diusung pada pemilihan kepala daerah tahun 2020.

“Disebut saja merupakan kehormatan bagi saya,” ujarnya saat menghadiri Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Lapangan RW Monginsidi Sabtu (17/08/2019).

Seperti dirangkum media ini, Mokodongan merupakan figur yang pas sebagai keterwakilan dari wilayah Totabuan untuk dipilih. Dan kabarnya Mokodongan yang berkarir di Kementerian Dalam Negeri ini disebut sebagai pasangan Steven Kandouw untuk memimpin Sulawesi Utara, jika Olly Dondokambey menerima pinangan sebagai salah satu menteri di kabinet baru Jokowi-Maaruf Amin.(cat)

Wah, Terkait DPT Ganda Pilgub Sulut Terancam Diulang

Tommy Turangan, SH (Foto Suluttoday.Com)

Tommy Turangan, SH (Foto Suluttoday.Com)

MANADO – Tahapan penghitungan suara untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut) yang berjalan lancar ternyata diprediksi mengalami ”permasalahan” dikemudian hari. Hal tersebut terungkap melalui respon Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut yang belum lama ini menyampaikan pernyataan di media massa bahwa Bawaslu ikut merekomendasikan agar Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Manado akan ditinjau, mendapat tanggapan keras aktivis muda Sulut, Tommy Turangan SH.

”Bila Bawaslu Sulut benar-benar mengusulkan agar DPT Manado diverifikasi ulang ini bagus, kami mendukung. Berarti Pilgub di Manado berpeluang diulang karena diduga penuh rekayasa. Silahkan KPU Sulut dan Bawaslu Sulut konsisten, kalau toh diduga kuat ada DPT ganda, kami mendorong untuk diusut tuntas serta dilakukan peninjauan kembali. Dan harus diambil langkah dengan melakukan pemutahiran data DPT di Manado, berdasarkan informasi sekitar 26 ribu DPT ganda di Manado,” ujar Turangan yang juga Ketua Umum Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Rabu (16/12/2015) pada Suluttoday.com.

Tak hanya itu, Turangan menyebutkan bila dugaan DPT ganda benar terjadi di Manado maka Pilgub Sulut terancam ditinjau kembali hasilnya. Terutama di Kota Manado yang saat ini menjadi permasalahan ditengah masyarakat. Bahkan Turangan menyesalkan dan menyalahkan KPU Sulut serta Bawaslu yang disebutkan tidak selektif menjalankan tugas mereka.

”Iya, kondisi ini sudah dapat diketahui arahnya, bukan Pilwako Manado yang menjadi masalahm tapi Pilgub Sulut. Proses Pilgub Sulut yang dilaksanakan Rabu (9/12/2015) ternyata penuh intrik. Kami sangat sesalkan dengan situasi ini, jika benar di Manado terjadi rekayasa DPT, Bawaslu dan KPU Sulut bertanggung jawab atas hal ini. Bersyukurlah Pilwako Manado masih belum dilaksanakan bersamaan dengan Pilgub kemarin,” tegas Turangan sambil menyampaikan bahwa Pengumutan Suara Ulang (PSU) merupakan solusi atas polemik terkait dugaan DPT ganda di Manado. (Amas)

Warga Sulut Desak KPU Hentikan Quick Count yang Menyesatkan

Jim Robert Tindi

Jim Robert Tindi

MANADO – Dinilai sebagai salah satu potensi pemicu konflik saat Pilkada, tokoh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), Jim Robert Tindi meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan Quick Count (penghitungan cepat) yang menyesatkan masyarakat. Dirinya menyebutkan adanya hasil penghitungan cepat memunculkan perdebatan informasi ditengah masyarakat yang sering saja memunculkan masalah bagi masyarakat.

”Kami dengan tegas mendesak KPU Sulut menghentikan segera Quick Count yang menyesatkan masyarakat. Banyak lembaga semacam ini hanya berorientasi mencari uang akhirnya menjadikan data abal-abal yang membuat warga terprovokasi kemudian mengakibatkan masalah, hingga konflik ditengah masyarakat, jangan dibiarkan ini berlanjut,” ucap Tindi, Rabu (9/12/2015).

Aktivis PRD itu menegaskan bahwa maraknya salah paham ditengah masyarakat ketika penyelenggaraan Pilkada berlangsung harus diredam dengan sikap-sikap tegas dari lembaga penyelenggara Pemilu. Dirinya meminta KPU tidak lemah dalam merespon fenomena demokrasi yang cenderung memunculkan disintegrasi pada masyarakat.

”Harus bertindak cepat penyelenggara Pemilu, kami menyimpulkan dan ini sesuai hasil temuan bahwa sering kali munculnya perdebatan hingga konflik Pilkada berlangsung karena adanya lembaga survey abal-abal, dengan modus penghitungan cepat membangun opini sesat yang tidak sesuai fakta sebenarnya, Lembaga semacam inilah yang mencoreng demokrasi kita, bahkan warga masyarakat juga harus mengecam ini, jangan kemudian kita diprovokasi terus-menerus dengan issu tidak benar,” tukas Tindi pada Suluttoday.com. (Amas)

OD-SK Menangi Pertarungan Pilgub Di Kecamatan Sario

Olly Dondokambey-Steven Kandou (Foto Ist)

Olly Dondokambey-Steven Kandou (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pasangan calon usungan PDI Perjuangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw memenangkan pertarungan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di kecamatan Sario Manado.

Sesuai pantauan Suluttoday.com OD-SK menang terhadap paslon nomor urut 3 Benny Mamoto dan David Bodihoe disusul paslon nomor urut 2 Maya Rumantir dan Glenny Kairupan.

Berikut hasil perhitungan suara se kecamatan Sario :
1.Olly Dondokambey dan Steven Kandouw 4.505
2. Maya Rumantir dan Glen Kairupan 1.400
3. Benny Mamoto dan David Bobihoe 3.669 (Jimmy Lumingkewas)

Penghitungan Belum Selesai, Pilgub Sulut Ramai dengan Perang Opini

Tommy Turangan, SH (Foto Suluttoday.Com)

Tommy Turangan, SH (Foto Suluttoday.Com)

MANADO – Mulai ramai di media massa, terutama disalah satu stasiun Televisi dan Media Sosial (MedSos), terhadap pembentukan opini terkait kemenangan dalam kompetisi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) mendapat sorotan keras lembaga Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI). Menurut AMTI masyarakat dan tim sukses pangangan calon jangan mendahului keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan membentuk opini sesat.

”Stop pembentukan opini publik yang sesat dilakukan disaat Pilkada, Pilgub Sulawesi Utara belum memutuskan hasil final. Jangan mendahului lembaga penyelenggara Pemilu yang berkompeten atas hal ini, apalagi polling dan perhitungan cepat yang dilakukan salah satu media TV yang pemiliknya merupakan pimpinan salah satu partai politik yang mendukung pasangan calon Nomor Urut 1 di Pilgub di Sulut ini, kami minta warga tidak terprovokasi,” ujar Ketua Umum AMTI, Tommy Turangan, SH saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (9/12/2015).

Tidak hanya itu, Turangan mendesak Bawaslu ketat melakukan pengawasan dan jangan lengah dilapangan agar potensi kecurangan dilapangan dapat diminimalisir. Dirinya menilai ada skenario yang massif dilakukan oknum tertentu untuk memenangkan pertarungan Pilgub Sulut dengan ‘menghalalkan’ segala cara untuk menang. Turangan mengaku kaget dengan hasil pemberitaan dimedia salah satu TV yang mengumumkan kemenangan sementara terhadap calon tertentu.

”Kami berharap Bawaslu Sulut lebih cepat menindak dan tegas mengambil tindakan dilapangan, jika ada temuan kecurangan silahkan ditindak tegas, jangan kemudian ada kompromi untuk menghancurkan demokrasi kita. Mari kita redam adanya potensi kecurangan, kami mendeteksi ada gerakan massif yang dilakukan tim dari salah satu paslon Gubernur Sulut yang mau mulai menggiring opini sesat, dan skenario buruk untuk mencapai kemenangan mereka dengan tidak segan-segan merubah hasil pilihan masyarakat. Inilah yang harus dihindari, masyarakat kami minta aktif mengawasi bersama hingga proses Pilgub Sulut ini berjalan sukses. Sangat aneh dan penuh kebohongan, masa disaat KPPS dan PPS istrahat makan siang, salah satu media nasional sudah mengumumkan Olly Dondokambey unggul, inikan sanget memalukan, jangan cederai demokrasi kita di daerah ini,” tutur Tommy yang merupakan putra Minahasa Selatan ini tegas. (Amas)

iklan1