Tag: pilkada boltim

Tokoh Masyarakat Boltim Bicara Soal Suhendro Boroma

Suhendro Boroma silaturahmi dengan masyarakat (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Keberadaan Suhendro Boroma di tengah masyarakat Bolaang Mangondouw Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sangat diharapkan. Tokoh asli Boltim yang akrab disapa Om Edo ini menuai banyak simpati sejak berkeinginan untuk bertarung di Pilkada Boltim 2020-2024.

Salah satunya pemekaran Boltim menjadi daerah otonomi tidak terlepas dari komitmen dan gagasan segar dari dirut Jawa Pos grup dan Manado Post ini.

Sebagai saksi sejarah tokoh masyarakat Boltim Muhammad Assagaf, menyampaikan Boroma merupakan salah satu putra terbaik Boltim, yang sudah berkiprah secara nasional. Dan sah-sah saja, kalau dia akan maju di Pilbup Boltim. Kemarin kata mantan Sekkab Boltim, telah bertemu Boroma. Dia katakan yang terpenting itu bukan nama saja.

“Bagaimana masyarakat akan menerima, tentunya kalau cuma nama itu ngak boleh, tapi cuman orang-orang tertentu,” tutur Assagaf.

Ditambahkannya lagi bahwa kalau memang serius untuk bertarung di Boltim, Boroma silahkan terus melakukan sosialisasikan sendiri langsung ke lapangan.

“Dan kalau saya pribadi sah-sah saja kalau Suhendro Boroma bakal bertarung di Boltim, dan juga harus melakukan sosialisasi dan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat,” ujarnya, Senin (13/1/2020).

Lanjutnya, kalau cuman terkenal di koran buat apa. Sedangkan, masyakarakat ingin melihat, kalau serius atau tidak. Pihaknya juga menegaskan jangan cuman wacana.

“Sedangkan yang kenal itu cuman orang Togid. Jadi harus ada gerakan di seluruh wilayah Boltim. Tentu kita lihat saja. Karena partai-partai bisa melihat survei langsung, kalau dia sendiri tidak jalan, dan yang pasti partai itu tidak mau kalah,” ujar Assegaf

Anggota DPRD Boltim Sofyan Alhabsy, melihat semua figur yang bertarung di Pilkada Boltim memiliki hak yang sama. Siapa pun silahakan saja, untuk melakukan itu.

“Jangan sampai cuman berkoar-berkoar untuk maju. Sedangkan rakyat sudah terlanjur jatuh cinta dan sebagainya. Pada akhirnya tidak jadi, karena tidak ada parta yang usung,” kata Sofyan.

Ditambahakanya, kalau sosok Suhendro Boroma tentu sangat layak kerena banyak kontribusinya, dalam apapun yang terjadi di Boltim, termasuk belum mekar Boltim pada waktu itu.

“Kami mengetahui bahwa Pak Suhendro banyak melakukan bantuan serta memberikan masukan. Dan bahkan memberi kontribusi dalam upaya-upaya mempercepat terjadinya otonom daerah,” kata Sofyan menutup. (*/Am)

Panwas Dan Polres Lambat Tangani Laporan Money Politics

Palu sidang-edit

ILustrasi, palu sidang pengadilan

BOLTIM, Suluttoday.com – Laporan dugaan pelanggaran politik uang yang dilayangkan oleh tim pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Boltim, Sehan Landjar-Rusdi Gumalangit (SERU), pada H-2 dan H-1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 lalu, yang diduga dilakukan tim paslon Sachrul Mamonto-Medy Lensun (SMILE), diminta kepada Panitia Pengawas (Panwas) Boltim dan Kepolisian Polres Bolmong agar segera mempercepat proses laporan tersebut. Hal ini ditegaskan oleh Tim hukum paslon Sehan-Rusdi, Hamri Mokoagow, MH.

“Tentang dugaan pelanggaran-pelanggaran di Pilkada, khusus-nya dugaan money politics, laporannya sudah lama masuk di Panwas dan Polres. Sehingga selaku kuasa SERU diminta segera di percepat prosesnya, “tegas Hamri kepada wartawan Selasa (29/12/2015).

Terkait dugaan kasus hukum yang menimpa Bupati Boltim terpilih Sehan Landjar, menurutnya ini merupakan upaya hukum formil, yang tidak berkaitan dengan adanya pelantikan. Dan secara terbuka mereka selaku Tim hukum akan melakukan proses pra peradilan, atas penetapan Tersangka (TSK) oleh Polrses Bolmong terhadap Sehan Landjar, soal laporan dari Ahmad Alheid.

“Menurut kami penetapan TSK kepada klien kami terkesan dipaksakan, sehingga harus di pra peradilankan,” tegasnya.

Begitupun dengan proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Boltim terpilih. Menurutnya karena sudah diproses Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim sebagai lembaga yg berwenang dalam pelaksanaan Pilkada, tak perlu dipermasalahkan.

“Spekulasi tim SMILE mendesak KPU agar menghentikan proses pelantikan adalah keliru. Sebab, jika ada gugatan pelanggaran Pilkada, harus-nya dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) tiga hari setelah penetapan hasil pleno. Akan tetapi, upaya ini tidak dilakukan. Sehingga kami mengganggap bahwa proses persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Boltim terpilih adalah tidak bermasalah,” tegas Hamri, diiyakan oleh kuasa hukum SERU lainnya Haris Mokoginta,SH. (Rahman)

KPU Boltim Mulai Proses Pelantikan Sehan Landjar dan Rusdi Gumalangit

Ketua KPU Boltim2-edit

Awaludin Umbola, Ketua KPU Boltim

BOLTIM, Suluttoday.com – Usai melakukan pleno penetapan pemenang Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pilkada Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim tengah melakukan tahapan selanjutnya yakni mempersiapkan agenda pelantikan terhadap pasangan Sehan Landjar dan Rusdi Gumalangit atau jargon SERU sebagai Bupati dan Wakil Bupati Boltim terpilih untuk 5 tahun ke depan.

“Saat ini kita sudah menyurati kedua lembaga yakni eksekutif dan legislatif terkait pemberitahuan pelantikan Calon Bupati terpilih hasil pilihan rakyat,” kata Ketua KPUD Boltim Awaludin Umbola, Senin, (28/12/2015).

Lanjut dikatakanya, hal ini dilakukan berdasarkan tahapan yang sudah di agendakan oleh KPU, dimana daerah yang tidak ada masalah akan segera dilakukan tahapan pengusulan pelantikan.

“Karena daerah Boltim tidak ada Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU), maka paling lambat tanggal 29 Desember sudah di usulkan tahapan pelantikan, dan hari ini kami akan langsung berkunjung ke kantor DPRD maupun Pemda Boltim untuk mengkoordinasikan pelaksanaan tahapan tersebut,” pungkasnya. (Rahman)

Kasus Money Politics Oleh Oknum Polisi, Eyang Datangi Polres Bolmong

Sehan Landjar, Polres-edit

Sehan Landjar SH saat berkunjung ke Mapolres Bolmong Senin 21/12/2015 (Rahman/Suluttoday.com)

BOLTIM, Suluttoday.com – Calon Bupati Boltim terpilih hasil pemilihan Kepala Daerah periode 2015-2020, Sehan Landjar SH, Senin (21/12/2015) awal pekan, pada pukul 16:00 sampai pukul 22:00 wita secara tiba-tiba mendatangi Mapolres Bolaang Mongondow.

Dalam kunjungannya, pria yang berkumis tebal sering di sapa Eyang ini mempertanyakan kejelasan soal kasus keterlibatan tiga oknum Polisi dalam money politics di saat momentum pelaksanaan Pilkada baru-baru ini.

“Iya, sengaja saya datang untuk menanyakan kejelasan penanganan kasus tersebut,” ujar Eyang,

Lanjutnya, dugaan money politics yang terjadi di kubu pasangan lawan yakni Sachrul Mamonto dan Medy Lensun atau biasa disebut dengan Jargon SMILE, sudah jelas nyata-nyata terbukti.

“Kan barang bukti nya sudah ada. Yang pertama uang 15 juta rupiah yang di temukan dalam mobil Honda Jazz dan kedua 94 juta rupiah dalam Mobil Avanza, plus bukti kwitansi dan rekening-rekening yang digunakan,” ungkapnya,

Dirinya berharap kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Panwaslu, dan DKPP agar menseriusi adanya pelanggaran berupa money politics yang terjadi.

“Saya yakin keterlibatan tiga anggota ini pasti ada sangkut pautnya dengan atasan-atasan mereka bahkan bisa jadi mereka di perintahkan langsung oleh atasan mereka,” tandasnya. (Rahman)

Sehan-Rusdi Resmi Ditetapkan Bupati dan Wakil Bupati Boltim Terpilih

KPU Boltim Tetapkan Paslon Terpilih-edit

Ketua KPU Boltim Awaludin Umbola saat menyerahkan berita acara kepada calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Boltim Sehan Salim Landjar,SH dan Drs. Rudi Gumalangit (Rahman/Suluttoday.com)

BOLTIM, Suluttoday.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) resmi menetapkan pasangan Sehan Salim Landjar, SH dan Drs. Rusdi Gumalangit dikenal dengan Jargon SERU sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boltim tahun 2015.

Melalui Rapat Pleno KPU Terbuka telah menetapkan paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih untuk periode 2016-2021 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boltim tahun 2015, yang berlangsung di Aula gedung kantor DPRD Boltim pada Rabu, (22/12/2015).

Dalam Rapat Pleno tersebut, data yang dipergunakan dalam penetapan paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Boltim adalah, pertama, Berita Acara tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Bupati dan Wakil Bupati Model DB-KWK yang di sahkan oleh KPU Boltim. Kedua, Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Model DB1-KWK yang di sahkan oleh KPU Boltim.

Diketahui, pada Rapat Pleno Terbuka ini hanya di hadiri oleh lima komisioner KPU Boltim sedangkan Panwalu Boltim hanya di wakili oleh ketua Divisi hukum dan penindakan Hariyanto, Wakapolres Bolmong, Dandim yang di wakili Danramil 13-03-05 Kotabunan. Calon bupati nomor urut satu Candra Modeong, pasangan calon nomor urut tiga Sehan Salim Landjar,SH dan Drs. Rusdi Gumalangit sebagai calon terpilih. Sedangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua tidak menghadiri rapat pleno penetapan. (Rahman)

iklan1