Tag: pilkada serentak 2020

Optimalkan Sinergitas KPU Sulut Laksanakan Media Gathering

Berlangsungnya dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Keseriusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2020 terus diperlihatkan. Rabu (29/1/2020), KPU Sulut yang dipimpin DR Ardiles Mewoh melaksanakan Media Gathering. Tema yang diusung adalah “Bersama Media Sukseskan Pemilihan Serentak Tahun 2020”.

KPU Sulut mengundang Dewan Pers, Agus Sudibyo sebagai narasumber. Menurut Ketua KPU Sulut sebagaimana yang dipaparkan Ketua Divisi SDM dan Hupmas, Salman Saelani bahwa KPU Sulut mendorong sinergitas kerja bersama pers guna mewujudkan partisipasi pemilih di Sulut.

“Media gathering dimaksudkan untuk menyatukan sinergi antara KPU Sulut dengan rekan-rekan pers. Kami telah mengevalusi ada progres yang positif dalam kebersamaan kita selama ini. Semoga sosialisasi tentang agenda KPU Sulut terus dipublikasikan dan masyarakat mendapatkan informasi yang proporsional,” ujar Saelani.

Sementara itu, Agus menuturkan pentingnya wartawan memahami tentang kerjanya secara profesional. Disisi lain, akselerasi informasi yang cepat saat ini mengharuskan para wartawan lebih meningkatkan kualitasnya.

Agus saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

“Ini era kompetisi terbuka. Sehingga penting membangkitkan semangat membangun bagi wartawan untuk meningkatkan kompetensinya. Jurnalis dan media perlu memperhatikan kualifikasinya, ya tentu sesuai dengan ketentuan Undang-Undang tentang pers. Tantangan media konfensional yaitu bukan berada di internal, melainkan pada Google, Facebook, Twitter dan lainnya. Kita perlu mewujudkan inovasi, karena kita kalah bersaing media jurnalistik ditinggalkan pembacanya,” kata Agus yang didampingi Ardiles, Salman dan moderator Amanda Komaling.

Sekedar diketahui, Ketua KPU Sulut juga menyebutkan akan dilaksanakan festival anggaran pada tanggal 31 Januari 2020 yang akan membuka secara umum anggaran Pilkada Serentak 2020 di Sulut yang berjumlah Rp. 2.20 Miliar. Selain itu, kegiatan ini dihadiri kurang lebih ratusan jurnalis yang ada di Sulut. Media gathering ini dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado. (*/Am)

Gunakan Kopiah Karanji, Irwan Pakaya Mendaftar Wawali Manado di PKS

Irwan Pakaya saat memaparkan visi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Begitu kompak, tim Irwan Pakaya alias Comel seragam menggunakan kopiah karanji. Kopiah karanji yang melambangkan ciri khas warga asli Gorontalo membuat suasana sekitar lokasi pendaftaran bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota (Wawali) Manado di hotel Elfah menjadi berbeda. Comel yang juga membawa visi perjuangan bagi warga ekonomi lemah diterima tim Pilkada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado.

Ketua tim penjaringan untuk Pilkada Manado dari PKS, Suyantor Yusuf bersama jajarannya juga dihadiri langsung Ketua DPD PKS Manado, Abu Hasan Syafi’i. Comel saat sesi sambutan sekaligus diminta menyampaikan visi misi memberikan penekanan terhadap tumbuhnya ekonomi masyarakat. Menurut Comel, pemerintah Kota Manado tidak serius dalam mengembangkan dan memberi ruang kepada warga ekonomi lemah.

Kompak tim Comel memakai kopiah karanji (Foto Suluttoday.com)

”Saya punya gran narasi atau konsep besar tentang bagaimana membangun Manado. Bagi saya, inti dari pembangunan itu bermula dari penyusunan atau penataan kebijakan ekonomi. Pemerintah harus berpihak pada masyarakat ekonomi lemah. Sebab dari masyarakat itulah, tumbuh siklus perekonomian dan akan melahirkan masyarakat mandiri,” ujar Comel yang didampingi tim diantaranya, Muhammad Saleh, Nizam, Hamsah M. Yusuf, dan Abdulchair.

Selain itu, pada sesi wawancara dengan wartawan, politisi muda yang dikenal tegas dalam urusan pembelaan hak-hak masyarakat sipil itu mengajak semua pihak agar santun dalam menghadapi momentum Pilkada Serentak 2020. Comel meminta agar Pilkada Serentak dijadikan sebagai festival adu gagasan, bukan pamer kekayaan dan melanggengkan praktek-praktek kapitalisme.

Proses penyerahan berkas pendaftaran (Foto Suluttoday.com)

”Kita harus tau dan mendiagnosa apa penyakit yang diderita masyarakat?, baru kemudian kita uraikan konsep-konsep besar lainnya. Ingat, dasarnya adalah dari keadilan. Kebijakan yang pro masyarakat marginal, sangat penting. Nah, saya dalam kesempatan ini tak lupa mengajak para kompetitor di Pilkada Serentak 2020 agar mengedepankan sportifitas. Jangan memberikan pendidikan politik yang buruk kepada masyarakat. Berhenti pamer kekayaan atau politik kapitalis ditunjukkan, bukan itu sesungguhnya yang dibutuhkan masyarakat. Mari kita buat Pilkada Serentak sebagai ajang fastival gagasan,” kata Comel menutup.

Sementara itu, dokter Suyantor selaku Ketua tim Pilkada PKS Manado menyampaikan terima kasih atas kehadiran Comel selaku bakal calon Wakil Wali Kota Manado. Disampaikannya, PKS Manado akan menjalankan mekanisme secara ketat dan obyektif, sehingga semua pendaftar akan diberikan bobot penilaian yang profesional.

Foto bersama tim Comel dan tim Pilkada PKS (Foto Suluttoday.com)

”Terima kasih kami sampaikan kepada semua pendaftar, khususnya Bung Comel tentu kami menyampaikan terima kasih telah memilih PKS Manado untuk mendaftar. Tentunya kriterianya kita jalankan secara konsisten. Semua bakal calon akan diberlakukan penilaian yang sama. Tak ada keberpihakan dari tim Pilkada, kita menjalankan semua tahapan secara profesional,” tutur Suyanto yang juga anggota DPRD Kota Manado ini tegas. (*/Am)

Bung James Yakin Menang di Pilwako Manado

James Sumendap (FOTO Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Penuh misteri, rencana bertarungnya James Sumendap di Pilwako Manado 2020 masih terbilang samar-samar. Namun Politisi andalan PDIP itu sangat optimis bakal menang jika dirinya ikut bertarung di Pilwako Manado.

“Yang jelas kalau cuma melawan calon-calon yang di sana (Manado), rata dorang,” kata JS, Rabu (8/1/2020).

Meski begitu, JS mengaku tidak pernah bermimpi akan ikut bertarung di Pilwako Manado. Namun jika melihat konstalasi Manado dirinya sangat yakin bisa menang. Apalagi dia menilai nama-nama bakal calon yang ada masih terlalu lemah.

“Kalau cuma calon-calon yang sekarang plastik semua itu. Sehingga saya terlalu yakin menang di Manado. Karena bukan karena hebatnya saya. Namun program-program yang ditawarkan serta dijalankan di Mitra sangat bagus untuk diterapkan di Manado. Serta itu pasti sangat  disukai masyarakat,” ujar Politisi yang pertama menciptakan pemilihan melawan kotak kosong di Sulut ini.

“Saya tak berharap akan maju di Pilwako Manado. Tapi saya tertarik dengan program-program saya untuk diterapkan di Manado. Untuk itu, saya berharap itu ada yang meneruskan program-program tersebut. Kalau tidak ya apa boleh buat,” pungkas JS.

Adapun saat ditanyai soal isu dirinya akan menerima SK saat Rakernas PDIP nanti, JS engan berkomentar.

Disisi lain Sekretaris DPD PDIP Franky Wongkar mengatakan agenda dalam rekernas hanya rapat membahas program-program kegiatan pasca kongres, lalu ada pameran.

Namun jika ada pengumuman SK Calon Kepala Daerah, menurut Wongkar itu merupakan kewenangan DPP.  “Kami hanya ikuti kalau ada keputusan dari DPP. Karena agenda rakernas hanya pembahasan program dan pameran. Tapi kalau ada keputusan lain, kami tentu harus mengikuti,” ungkap Wongkar.

Adapun saat ditanyai apakah JS berpotensi diusung PDIP Pilwako nanti, Wongkar mengaku tentu berpeluang.

“Kan sudah disampaikan lalu. Nama-nama yang ikut pendaftran penjaringan itu berpeluang diusung,” ujar Wongkar. (*/Am)

Gumalangit, Wowor dan Boroma Bertemu

Rusdy, Rocky Wowor dan Suhendro Boroma (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Jarang ditemui adanya pertemuan di ruang publik antara tiga tokoh penting putra Bolaang Mongondow Timur, akhirnya bisa bertemu. Selasa (7/1/2020), Rocky Wowor, Rusdi Gumalangit dan Suhendro Boroma ditemui di salah satu hotel ternama di kawasan Boulevar, Manado.

Diantaranya, Suhendro Boroma, dikenal sebagai tokoh pers nasional itu sudah nongkrong di lobi semenjak sore. Ia ditemani geng KAHMI Sulut dan Manado. Antara lain, Baso Affandi, Madzabullah Ical Ali, Agus Abdullah, Hairil Paputungan dan lainnya.

”Sedang kongko-kongko bahas program-program KAHMI ke depan,” elak Om Edo, panggilan akrab Dirut Jawa Pos Holding dan Manado Post Grup itu.

Setelah Magrib, muncul Rusdi Gumalangit (RG). Wakil Bupati Boltim aktif itu rupanya memilih nongkrong di hotel tersebut sambil menunggu sang istri yg sedang ada urusan lain.

”Mo ngopi dulu. Pas ujang-ujang bagini to,” kata RG.

Ia kaget sdh ada Om Edo di tempat itu. ”Auw, rupa mujur ini. Bakudapa deng Bos Koran Nasional asal Togid dan Pakar Survei,” canda RG pada Om Edo dan Baso.

Setelah Isa, tiba-tiba muncul Rocky Wowor. Putra Modayag ini rupanya hendak menemui kerabatnya yang nginap di hotel itu.

”Kok bisa ya. Tiga orang Boltim ketemu di sini. Tuhan so ator,” ucap Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut ini, sambil tersenyum lebar.

Ketiganya tampak sumringah. Setelah berurusan dgn kolega masing-masing, ketiganya lantas kumpul semeja. Di pojok. Hanya mereka bertiga. Baso Affandi cs yg menemani Om Edo bahkan ‘menyingkir’ ke meja sebelah.

Memberi kesempatan trio itu diskusi. Penasaran kan? Kira-kira dorang tiga bicara Pilkada Boltim? Atau sekadar kangen-kangenan? Apalagi ketemunya tdk sengaja.

”Kami melepas rindu dan diskusi kecil soal kampung halaman. Tidak ada yang luar biasa,” kelit Om Edo.

”Jarang-jarang ketemu di tempat yg sama. Dan lagi apa salahnya kami diskusi sebagai sesama Putra Boltim,” ucap Rocky yang adal Modayag.

Masih dengan senyum penuh arti. Sedang RG memilih tdk berkomentar lebih. ”Saya jadi pendengar saja,” tukas RG merendah.

Ah, masak sih, tdk nyentil soal Pilkada Boltim? Aaa pasti bo’ong nih. ”Adalah dikit-dikit nyentil Pilkada. Apalagi Pak Hendro dan Pak Rusdi sudah mendaftar untuk ikut Pilbup. Tapi msh diksuso umum. Belum spesifik. Bila kalau diinterpretasi lebih dari itu, ya tidak apa-apa. Kan lagi momentnya. Wajar kalau kami bertiga turut menyentil Pilbup,” beber Rocky.

Putra pengusaha Boltim Robby Wowor dan Olvie Keintjem itu tdk melarang pertemuan tak sengaja itu ditafsir lebih.
Rocky, peraih suara terbanyak ke DPRD Sulut dari Dapil Bolmong Raya, itu lebih dulu beranjak. Ia pamit sekira Pukul 21.30 Wita, karena hendak berkemas utk terbang ikut Rakernas PDIP di Jakarta.
Menyusul kemudian Rusdi, yg sdh dijemput sang istri.

”Saya langsung pulang. Besok (hari ini, red) harus ngantor. Banyak agenda di pemerintahan,” cetus birokrat handal yg kini terjun ke politik itu.

Sementara SB melanjutkan kongko-kongko dengan pengurus KAHMI Sulut dan Manado.

”Biasa aja. Sesama orang kampung bakudapa, pastilah banyak yg dibicarakan,” elak SB.

Seperti diketahui, belakangan SB digadang kuat bakal diusung partai besutan Olly Dondokambey, itu utk bertarung di Pilbup Boltim.

Sebelum pertemuan tak sengaja trio ini, SB juga terciduk mengunjungi kediaman Ketua DPC PDIP Boltim Meydi Lensun di Modayag. Hanya ia tdk merinci apa isi pertemuanya dengan eks Wabup Boltim itu.

”Saya bertahun baru ke rumah Pak Meydi. Karena waktu Natalan belum sempat berkunjung,” kata Om Edo. (*/Redaksi)

Senator Djafar Gelar Sayembara Politik, Kumpulkan Kandidat Wawali Manado

Senator Djafar Alkatiri (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bertempat di kediaman pribadinya, Maasing Lingkungan 3 Kecamatan Tuminting Kota Manado, Djafar Alkatiri anggota DPD RI menggundang para bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Jumat (3/1/2020). Bertepatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) SenatorbDjafar yang ke-50, momentum ini menjadi ajang silaturahmi bagi para politisi muslim Sulut.

Djafar dalam sambutannya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan. Utamanya para bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wawali Manado. Menurut Djafar yang juga Ketua Keluarga Besar PII Sulut ini Pilkada Serentak 2020 harus menjadi titik temu dan penyatuan bagi politisi muslim Sulut.

Tokoh masyarakat dan kandidat Wawali Manado (Foto Ist)

“Tentu ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada hadirin sekalian. Para politisi, pemuka agama, aktivis pemuda dan tokoh masyarakat Sulawesi Utara yang hadir dalam acara selamatan saya malam ini. Semoga Allah meridhoi segala usaha kita. Silaturahmi intens terus kita kembangkan. Pilkada 2020 harus membuat kita makih solid, ayo bersatu lakukan konsolidasi politik,” kata Alkatiri yang juga mantan anggota DPRD Sulut ini.

Tidak hanya itu, Senator asal Sulut yang dikenal vokal tersebut meminta para kandidat Wali Kota dan Wawali menyampaikan sepatah dua kata untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. Wakil Ketua Komitr 1 DPD RI ini pun memberi panggung terbuka bagi para hadirin.

Para undangan (Foto Suluttoday.com)

“Mari kita memperkuat ukhuwah, jangan terpolarisasi karena politik. Malam ini juga saya mengundang para pengamat politik, akademisi, fiksiwan, dan para senior-senior untuk hadir. Jangan sia-siakan kesempatan politik di 2020 ini. Saya siap bersama, mewujudkan cita-cita politik umat Islam Sulut. Saya juga meminta para bakal calon Wali Kota dan Wawali Manado untuk menyapa masyarakat,” ujar mantan Ketua DPW BKPRMI Sulut ini menutup.

Suasana kebersamaan diacara Senator Djafar (Foto Suluttoday.com)

Sekedar diketahui melalui kesempatan ini, dr Taufiq Pasiak menyampaikan sikap mengurungkan diri maju sebagai calon Wali Kota Manado. Para bakal calon Wali Kota yang hadir dan menyampaikan sambutan adalah Machmud Turuis, Abid Takalamingan, Syarifudin Saafa, Irma Hunta, Irwan Pakaya alias Comel, Kaka Enda, Ulyas Taha dan Ayub Albugis. Para Ketua-Ketua Ormas juga ikut hadir, Mahyudin Damis selaku akademisi Unsrat, Reiner Ointoe Fiksiwan, sejumlah wartawan dan aktivis pemuda muslim Sulut juga hadir. Hadir juga ibu-ibu majelis taklim dan aktivis perempuan.

Seperti menggelar sayembara politik, Senator Djafar merekatkan persaudaraan bagi para tokoh-tokoh umat Islam Sulut. Sebelum sesi perayaan HUT, Senator Djafar juga mengunjungi dan berbagi kasih dengan anak-anak yatim di Panti Asuhan. (*/Redaksi)

iklan1