Tag: pilwako bitung

Up Date Hasil Penghitungan Suara KPU Pusat Pilkada Bitung

Hasil Penghitungan Suara KPU Pusat Pilkada Bitung (Foto Suluttoday.com)

Hasil Penghitungan Suara KPU Pusat Pilkada Bitung (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Data terakhir website Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, penghitungan suara Pilkada kota Bitung. Dari format C1 sudah mencapai 352 dari 353 TPS atau 99,72%, sabtu, (12/12/2015), pada pukul 14:43 Wita. Perolehan suara Kandidat nomor urut 1, Max Lomban dan Maurits Mantiri belum terkejar oleh 5 Paslon lain.

1. MAX LOMBAN-MAURITS MANTIRI : 38,605 (35,87%)
2. STEFA PASUMA-MARIO KARUNDENG : 4,661 (4,33%)
3. MICHAEL JACOBUS-PAULUS KUMENTAS : 7,599 (7,06%)
4. HENGKY HONANDAR-FABIAN KALOH : 29,188 (27,12%)
5. LINNA UTIARACHMAN-PETRUS SINGALE : 2,343 (2,18%)
6. ARYANTI BARAMULI PUTRI-SANTY G. LUNTUNGAN : 25,229 (23,44%)

Data Masuk TPS 352 dari 353 TPS atau 99,72%. (**/Robby)

Pilkada Bitung: Tiga Paslon Klaim Sudah Menang, Massa Pendukung Lakukan Konvoi

Pendukung saat merayakan kemangan (Foto Suluttoday.com)

Pendukung saat merayakan kemangan (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Hasil Pilkada Bitung semakin seru betapa tidak, KPPS sementara melakukan perhitungan suara namun tiga paslon sudah mengklaim menang. Padahal proses perhitungan sementara berlangsung, namun masing-masing pendukung tiga paslon merasa sudah menang dari lawan politiknya, pada Rabu (9/12/2015).

Dari hasil pemantauan wartawan Suluttoday.com, terlihat massa pendukung tiga paslon Max Lomban dan Maurits Mantiri, Hengky Honandar dan Fabian Kaloh serta Aryanti Baramuli Putri dan Santy G. Luntungan. Tiga palon ini klaim menang sehingga massa pendukung turun jalan untuk melakukan konvoi sebagai bentuk merayakan kemenangan atas kemenangan paslon yang mereka dukung. (Robby).

KPU Bitung Distribusi Logistik di Pulau Lembeh

Penyaluran logistik dari KPU Bitung (Foto Suluttoday.com)

Penyaluran logistik dari KPU Bitung (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Pelaksanaan pilkada Serentak tanggal 9 Desember 2015 yang tinggal H-1, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bitung melakukan distribusi Logistik. Dan logistik tersebut di distribusikan di dua Kecamatan, pada Senin (07/12/2015).

Dalam pendistribusian logistik/surat suara didampingi oleh komisioner KPU Bitung Joddy F. Mamesa didampingi Sekretaris KPU Bitung Ryllo Panay dan dikawal oleh anggota kepolisian resort Bitung.

Menurut Komisioner KPU Mamesa mengatakan bahwa, kotak suara yang di distribusikan di dua kecamatan antara lain kecamatan Lembeh Utara 57 kotak yang tersebar di 26 TPS selembeh utara. Sementara untuk kecamatan Lembeh Selatan 57 kotak suara yang tersebar di 27 TPS sekecamatan selatan, dan setiap kantor kelurahan yang merupakan sentral surat suara ditempatkan anggota dari kepolisian.

“Jadi targetnya hari ini seluruh kelurahan yang ada didua kecamatan kecamatan akan selesai pendistribusian kotak suara, dan nanti besok pagi semua kotak suara akan didistribusikan di setiap TPS dan untuk daratan besok tanggal 8 Desember 2015 akan di distribusikan,” tuturnya. (Robby).

Diduga Anggota ASN Terlibat Memenangkan Salah Satu Paslon

Beras salah satu paslon yg mau dibagi-bagikan kepada masyarakat papusungan (Foto Suluttoday.com)

Beras salah satu paslon yg mau dibagi-bagikan kepada masyarakat papusungan (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Masa tenang yang merupakan tenang dalam segala aktivitas politik, namun justru dijadikan sebagai momentum untuk melakukan aktifitas politik. Dengan cara melakukan penampungan beras serta mau membagi-bagikan beras kepada masyarakat, pada Senin (7/12/2015).

Hal ini di duga dilakukan oleh salah satu Aparat Sipil Negara Dr. Zainal Wisan dengan menampung beras dirumah pribadinya dikelurahan Papusungan. Dengan dalil sebagai diakonia Natal untuk masyarakat Papusungan dari paslon Gubernur OD-SK serta paslon walikota “MAMA”.

Akhirnya mau bagi-bagi beras kepada masyarakat namun digagalkan oleh masyarakat, dan juga terindikasi ada keterlibatan anggota Panwas Kecamatan untuk mengawal pembagian beras tersebut namun beruntung pembagiannya sudah dicegat oleh masyarakat.

Sementara itu komisioner Panwas Bitung Zilkifli Denzi saat turun lokasi kejadian di kelurahan papusungan mengatakan bahwa, berkat laporan masyarakat dan media sehingga kami dari panwas kota mengecek langsung kebenarannya.

“Ternyata kebenaran laporan untuk pembagian beras oleh salah satu paslon gubernur dan paslon walikota itu benar. Sehingga kami perintahkan panwascam Lembeh Selatan untuk mengawal terus keberadaan beras yang ada dirumah Dr. Zainal Wisan agar jangan sampai disalurkan kepada masyarakat. Soal keterlibatan anggota ketua panwascam lesat akan kami panggil hari Selasa (8/12/2015), untuk mengklarifikasi kebenaran laporan tersebut,” ujarnya. (Robby).

ABP-SGL: Pengabdian Saya di Bitung Hanya Untuk Rakyat

ABP-SBL saat kampanye (Foto Suluttoday.com)

ABP-SGL saat kampanye (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Pendukung dan simpatisan memadati area kampanye terbatas yang merupakan salah satu basis massa pendukung pasangan nomor urut 6. Kampanye paslon Wali Kota Aryanthi Baramuli Putri (ABP), dan Wakil Wali Kota Santy Gerald Luntungan, bertempat di Kelurahan Girian, Sabtu (21/11/2015).

Aryanthi Baramuli menghimbau warga yang belum menentukan pilihan dalam Pilkada, harus menentukan sikap untuk menentukan masa depan dan kesejahteraan anak-cucu serta kota Bitung lima tahun mendatang. Pilihan masyarakat kota Bitung tak semata-mata untuk kepentingan Aryanthi Baramuli, namun untuk kebaikan masyarakat kota Bitung sendiri.

Menurut putri mantan Ketua Dewan Pertimbangan Agung DPA, Alm. H Achmad Arnold Baramuli, membangun kota Bitung sebagai kota maritim yang mandiri, adil dan makmur memerlukan kerja keras, serta sinergitas pusat dan daerah sehingga daerah seperti kota Bitung dapat ikut menikmati program-program pemerintah pusat.

”Pembangunan yang dilakukan harus mengutamakan azas keadilan, seperti yang sekarang terjadi jenjang karir PNS tidak jelas, karena tak memaksimalkan fungsi Baperjakat. Semua masyarakat kota Bitung harus dapat merasakan keadilan, sehingga lebih makmur, untuk merubah ketidakadilan sistemik masyarakat kota Bitung harus menentukan pilihan yang tepat, agar tak menyesal selama lima tahun,” pungkasnya. (Robby).

iklan1