Tag: pkb gmim

GSK Eksis di Kegiatan GMIM

Tim CCA GSK bersama Ketua Komisi Pelayanan PKB Sinode GMIM (FOTO Ist)

KALAWAT, Suluttoday.com – Usai dua remaja dari jemaat termuda GMIM membuktikan eksistensinya, giliran Pria Kaum Bapa GMIM Sobat Kristus (GSK) menyatakan akan eksis di tingkat wilayah maupun sinode. Hal tersebut ditegaskan oleh Penatua Pria Kaum Bapa (PKB) GSK, DR Welly Waworundeng sebelum melepas tim dalam pelaksanaan Hari Persatuan PKB GMIM di wilayah Kalawat Dua Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (24/05/2019).

“Tahap awal belum ada target yang terlalu tinggi, selain turut bersama memuliakan nama Tuhan Yesus, kami hanya memperkenalkan bahwa ada jemaat GSK dilingkup GMIM,” ujarnya.

Bahkan pernyataan Waworundeng ini nyaris sama dengan ucapan Ketua Komisi Pelayanan PKB Sinode GMIM, DR GSV Lumentut yang berkesempatan berdialog dengan tim cerdas cermat Alkitab GSK di GMIM Moria Kolongan.

“Oh ini jemaat ke-979, bagus sudah langsung eksis, semangat,” ujar Lumentut kepada manajer tim, Caesar Tombeg.

Seperti diketahui bahwa jemaat GSK yang ditabiskan akhir November 2019, dalam pelaksanaan Hari Persatuan PKB GMIM mengikuti sejumlah lomba seperti gerak jalan, baca Mazmur, CCA seria B, Solo, dan lari karung.(cat)

Penatua VICKY LUMENTUT: PKB GMIM Harus Menjadi Contoh, Siap Bersatu

Penatua VICKY LUMENTUT saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berlangsungnya Ibada Agung puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Pria Kaum Bapa (PKB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di lapangan Ompi, Kelurahan Tosuraya, Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Jumat (19/10/2018) berjalan tertib hingga selesai.

Acara yang dihadiri ribuan PKB se-Sinode GMIM itu, diwarnai dengan aksi teatrikal drama dan lagu yang merefleksikan realitas kehidupan dan pergumulan warga GMIM dewasa ini. Dengan cerita bernuansa pedesaan, hubungan dalam keluarga, pergaulan dan kekerasan dalam rumah tangga sampai kesalahpahaman yang mengakibatkan bentrokan karena termakan berita hoax serta semangat nasionalis menjunjung tinggi keharmonisan berhasil memukau peserta ibadah agung.

Dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab Kisah Para Rasul pasal15 ayat 22 sampai 34, Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt DR Hein Arina MTh, mengatakan pola pelayanan GMIM harus mengikuti pola pelayanan yang dilakukan Rasul Paulus.

”Rasul Paulus ini adalah orang yang hebat, tidak hanya sebagai seorang pekerja keras tetapi dia mampu mengatur pelayanan dalam penginjilan dengan baik. Sehingga, Injil Yesus Kristus bisa tersebar luas, meskipun media yang digunakan hanyalah surat yang ditulis tangan. Berbeda dengan kita sekarang yang terbantu dengan teknologi, ada WhatsApp, twiter, facebook, dan lain-lain,” ujar Pdt Arina.

Menurutnya, refleksi yang diperankan dalam acara perayaan HUT ke-56 PKB GMIM tahun 2018 di Ratahan, menunjukan apa yang dialami dan menjadi pergumulan gereja saat ini. Olehnya, PKB GMIM harus lebih berperan dalam mengatasi persoalan tersebut.

Sementara itu, Ketua PKB Sinode GMIM Penatua DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam sambutannya meminta pemerintah baik propinsi, kabupaten dan kota se-Sulut agar ikut mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi petani kelapa dengan harga kopra turun drastis.

”Selaku Ketua PKB Sinode GMIM, saya meminta pemerintah di propinsi Sulawesi Utara juga kabupaten dan kota di wilayah pelayanan GMIM untuk mari kita cari solusi membantu petani kelapa kita dengan meningkatkan harga kopra. Karena, sekarang ini petani kelapa kita belum bisa menikmati hasilnya dengan baik karena harga kopra yang turun. Kalau boleh kita bantu dengan dana talangan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) kita,” tukas Penatua Vicky Lumentut.

Wali Kota Manado yang akrab disapa GSVL ini, mengapresiasi kerja panitia yang dipimpin Bupati Mitra James Sumendap SH.

”Terima kasih saya kepada panitia yang diketuai Bupati Minahasa Tenggara, sahabat saya James Sumendap, yang telah bekerja keras melaksanakan ibadah agung dan tuan rumah hari ulang tahun ke-56 PKB GMIM,” kata Penatua Vicky Lumentut.

Dirinya mengajak seluruh PKB GMIM agar siap bersatu dengan rajin bersekutu, rajin berdoa dan giat bekerja.

”PKB GMIM harus menjadi contoh dan teladan ditengah keluarga. Harus SIAP BERSATU artinya Saya Ingin Ada Perubahan Bersama Tuhan. Bapak-bapak harus menjadi imam, nabi dan raja ditengah keluarga, masyarakat dan dimanapun berada. Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk sebelumnya, dan mari jadi Terang dalam keluarga serta lingkungan disekitar kita,” ujar Penatua Vicky Lumentut.

Usai ibadah agung, didampingi sekretaris PKB Sinode GMIM Pnt Rommy Pondaag SH MH, Bendahara Penatua Hanny Jost Pajouw SE Ak MSi, Panglima Panji Yosua James Karinda SH MH, Pdt Roy Lengkong STh serta Pnt Drs Arie Turangan, Penatua Vicky Lumentut mendatangi beberapa gereja yang menjadi lokasi pelaksanaan lomba di wilayah Ratahan. Baik lomba Cakalele, Kolintang, Vokal Group dan lain sebagainya. (*/Redaksi)

Rayakan PENGUCAPAN SYUKUR MANADO, Penatua GSVL Pimpin Ibadah

Wali Kota Manado Vicky Lumentut ketika memimpin ibadah (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Perayaan Thanksgiving (pengucapan syukur) Kota Manado, dalam rangka mensyukuri berkat Tuhan yang telah membuat Iven Akbar Manado Fiesta 2018 berjalan aman dan lancar. Maka Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut selaku Ketua Komisi Pelayanan Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) mendapat panggilan iman untuk memimpin ibadah Pengucapan Syukur, di Jemaat GMIM Bethel Winangun, Kecamatan Malalayang, Minggu (9/9/2018).

Dalam khotbah yang didasarkan pada bacaan Alkitab Kejadian 49 ayat 1 sampai 28, Khadim Penatua Vicky Lumentut mengingatkan jemaat akan pentingnya peran orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak-anaknya.

“Dalam bacaan Alkitab ini, Yakub memberikan wejangan dan nasihat kepada anak-anaknya sebelum dia menghadap Sang Pencipta. Wejangan dan nasihat ini sangat penting agar anak-anak Yakub tidak menyimpang dari ajaran Tuhan,” ujar Penatua Vicky Lumentut.

Wali Kota bersalaman setelah ibadah syukur (FOTO Ist)

Dikatakan, apa yang dilakukan Yakub menjadi contoh dan teladan bagi umat Tuhan yang hidup di era modernisasi.

“Hendaknya kita senantiasa membekali anak-anak kita dengan baik. Karena, ketika tiba waktunya kita melepaskan anak-anak kita untuk hidup mandiri tanpa bergantung pada orang tua, mereka tidak akan melupakan Tuhan serta setia dan taat menjalankan Firman Tuhan seperti yang diajarkan orang tua,” kata GSVL sapaan akrab Lumentut.

Dalam momentum Thanksgiving atau pengucapan se-Kota Manado, mantan Ketua Umum APEKSI ini mengatakan bahwa kehidupan bermasyarakat di Kota Manado, aspek kerukunan sesama warga kota harus terus dijaga karena Manado adalah rumah besar bagi semua suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA).

“Manado adalah rumah besar kita bersama. Siapapun dia, jika dia adalah warga Manado akan diperlakukan dengan baik. Karena, Manado menjadi tempat bertemu berbagai suku, agama, ras dan antar-golongan. Makanya, hari ini semua masyarakat dari seluruh agama dan lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Mari kita berpengucapan syukur tanpa kecuali. Semua masyarakat dari berbagai latar belakang, kita syukuri pelaksanaan iven Manado Fiesta tahun 2018 telah berlangsung dengan sukses. Dan kita syukuri berkat Tuhan yang diberikan kepada kita semua,” tutur GSVL menutup.

Suasana ibadah berlangsungnya ibadah (FOTO Ist)

Untuk diketahui, Ibadah pengucapan syukur yang dihadiri ratusan anggota Jemaat GMIM Bethel Winangun tersebut, kali ini boleh dikata berbeda karena semua pelayan khusus penatua/syamas maupun Khadim Penatua Vicky Lumentut, memakai pakaian adat Suku Minahasa untuk lebih menonjolkan kearifan lokal yang ada. Ibadah ini sendiri turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Prof Julyeta PA Lumentut Runtuwene, Sekda DR Pieter KB Assa, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ).Bethel Winangun Pdt Roy Lengkong STh dan sejumlah pejabat teras Pemkot Manado. (*/Redaksi)

Tak Digubris Developer, Warga PIP Spontanitas Perbaiki Jalan

Kompak warga bergotongroyong melakukan keja bakti (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Akses jalan yang rusak nyaris terputus akibat banjir pertengahan Desember lalu dan tak kunjung diperbaiki oleh pihak pengembang atau developer Perumahan Puri Indah Permai (PIP) II Malalayang Satu Timur membuat warga gerah. Dan dengan spontanitas puluhan warga bersama-sama berjibaku memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat banjir serta tanah longsor Jumat (01/06/2018).

Menurut salah satu warga, Samuel Tatoha kepada media ini mengatakan aksi spontanitas tersebut diprakarsai oleh PKB GMIM Air Terang Malalayang Satu Timur. Dan memang nampak jelas Penatua PKB GMIM Air Terang, Welly Waworundeng turun tangan dan mengkoordinir kerja bakti tersebut.

Beberapa pengendara baik yang tinggal di perumahan maupun yang berkunjung memberikan apresiasi atas aksi spontanitas yang membuat kenyamanan dalam berkendara. Bahkan salah satu pengemudi taksi online, Budi Lempoy turut ambil bagian dalam kerja bakti tersebut.

Warga antusias saat kerja bakti (FOTO Suluttoday.com)

Dikatakan Lempoy, banyak pengendara taksi online menolak menerima order jika melihat lokasi jemput atau lokasi antar menyebutkan PIP, karena kondisi jalan yang tidak nyaman dan dengan adanya perbaikan patut diapresiasikan sehingga tidak ada lagi pesanan yang dibatalkan. Developer PIP yang juga tinggal di perumahan tersebut justru memilih untuk melakukan tamasya.(Cat)

PKB GMIM Diminta Ciptakan Kehidupan Harmonis Dalam Bermasyarakat

Gubernur OLLY DONDOKAMBEY saat sambutan (FOTO Ist)

KAKAS, Suluttoday.com – Seluruh Pria Kaum Bapa (PKB) Gereja Injil di Minahasa (GMIM) diharapkan mampu menciptakan kehidupan harmonis dalam bermasyarakat di provinsi Sulut. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat memberikan sambutan dalam ibadah agung Hari Persatuan (Hapsa) dan Pekan Olahraga (Por) PKB GMIM tahun 2018 yang diselenggarakan di ex pacuan kuda Tountimomor Kakas Barat Minahasa, Jumat (25/05/2018).

Ibadah tersebut dipimpin oleh Ketua Sinode GMIM Pendeta Hein Arina. Hapsa dan Por kali ini mengambil tema Tuhan mengangkat kita dari samudera raya (Mazmur 71:20b) dan sub tema melalui Hapsa dan Por PKB Sinode GMIM kita tingkatkan spiritual, sportivitas, dan mengembangkan etos kerja dalam semangat kebersamaan untuk budaya dan masyarakat.

PKB GMIM senantiasa memainkan perannya dalam keluarga, berjemaat dan masyarakat,  harus menjadi terang menciptakan kehidupan yang jauh dari apatisme, sikap dengki. Para PKB harus menjadi figur kepala keluarga yang memberi inspirasi dan sumber motivasi bagi perkembangan anak.

Pria Kaum Bapa Menjadi panutan dalam masyarakat, motor dalam gereja untuk terus berbenah dan mengembangkan kapasitas pelayanan. Berbagai capaian keberhasilan pembangunan Sulut tidak lepas dari peranan PKB GMIM, untuk itu PKB harus terus menjadi pelopor kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui pelaksanaan Hapsa dan Por kali ini, menjadi momentum syukur dan wahana pembangunan iman dan wadah merefleksikan kembali komitmen Kaum Bapa GMIM  untuk mengimplementasikan tri tugas panggilan gereja. Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang juga merupakan ketua umum pelaksanaan Hapsa dan Por PKB GMIM 2018 dalam sambutan mengatakan kegiatan Hapsa dan Por ini merupakan wahana penguatan iman percaya dan kebersamaan PKB GMIM.

Wagub berharap acara ini bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana. Diketahui dalam pelaksanaan Hapsa dan Por PKB GMIM ini dilaksanakan sejumlah kegiatan diantaranya lomba CCA, kesenian, olahraga, pemeriksaan kesehatan, pemberian bibit kayu, bibit ikan, pemberian alat pertanian dan aksi sosial pemberian sembako bagu warga jemaat yang berkekurangan. Hadir dalam ibadah tersebut unsur Forkopimda Sulut, Bupati Walikota, para pelayan PKB GMIM.(*/Cat)

iklan1