Tag: PKS Manado

DPD PKS Manado Terima Masukan DPC untuk Percepat SSK Ditetapkan PKS

Ketua PKS Manado, Hasan Syafi’i (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kesamaan visi, kebersamaan dan komitmen Ir. Sonya Selviana Kembuan, bakal calon Wali Kota Manado dengan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado makin tidak sabar meminta kepastian untuk berjuang bersama SSK begitu sapaan akrab Sonya dalam Pilwako Manado, Rabu (9/12/2020) mendatang. Hal tersebut ditandai dengan konsolidasi rutin yang dilakukan kader PKS di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang berada dibawah naungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Manado.

Sabtu (4/7/2020), Abdullah Ahmad, Ketua DPC PKS Tikala Kota Manado bersama para kader PKS Manado lainnya menggagas pertemuan dan membentuk Forum DPC PKS se-Kota Manado untuk mendesak agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS segera menetapkan SSK sebagai calon Wali Kota Manado yang diusung PKS.

‚ÄúTerdapat tiga nama calon Wali Kota Manado yang diusulkan DPD PKS ke DPP yaitu SSK, MDB dan JPAR. Tapi kami minta agar kerucutkan saja ke SSK,” kata jubir forum yang beranggotakan para ketua DPC, Abdullah Ahmad.

Abdullah menuturkan bahwa Forum DPC PKS se-Kota Manado itu dibentuk dengan spirit memperkuat konunikasi seluruh kader dan menghimpun seluruh simpul kekuatan PKS di tingkat akar rumput bersama simpatisannya untuk berjuang total dalam suksesi Pilwako Manado, terlebih yaitu memenangkan SSK sebagai calon Wali Kota Manado

”Kami menilai Ibu SSK sudah terbukti sebagai calon yang peduli, terutama di saat COVID-19,’ ujar Abdullah.

Di tempat terpisah, Ketua DPC PKS Sario Pikal Pano, memperkuat usulan dari Abdullah, Pikal mengaku komitmen dan kemauan berjuang bersama PKS yang ditunjukan SSK mulai terlihat. Politisi muda vokal itu tidak ragu-ragu lagi menyebut SSK pun berniat mengaet politisi muslim sebagai papan di kontestasi Pilwako Manado.

”Itu sudah melalui kajian dan telah disepakati bersama. Kami dorong PKS kerucutkan saja SSK jadi calon Wali Kota. Apalagi Ibu SSK sudah bersedia mengambil muslim sebagai papan dua atau calon Wakil Wali Kota Manado,” tutur Pikal.

Menanggapi masukan Forum DPC PKS se-Kota Manado, Ketua DPD PKS Manado Abu Hasan Sjafii saat dimintai tanggapannya mengatakan, sebagai Ketua DPD, dirinya harus banyak mendengar.

”Ini aspirasu yang disampaikan teman-teman DPC PKS se-Kota Manado, aspirasi yang mengalir dari bawah, sebuah forum penting tentu kita respon dengan baik dan tindaklanjutinya segera,” ucap Hasan.

Untuk diketahui, Hasan tak lupa mengharapkan seluruh kader PKS di Kota Manado agar solid menunggu keputusan DPP PKS.

(*/Bung Amas)

Gunakan Kopiah Karanji, Irwan Pakaya Mendaftar Wawali Manado di PKS

Irwan Pakaya saat memaparkan visi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Begitu kompak, tim Irwan Pakaya alias Comel seragam menggunakan kopiah karanji. Kopiah karanji yang melambangkan ciri khas warga asli Gorontalo membuat suasana sekitar lokasi pendaftaran bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali Kota (Wawali) Manado di hotel Elfah menjadi berbeda. Comel yang juga membawa visi perjuangan bagi warga ekonomi lemah diterima tim Pilkada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado.

Ketua tim penjaringan untuk Pilkada Manado dari PKS, Suyantor Yusuf bersama jajarannya juga dihadiri langsung Ketua DPD PKS Manado, Abu Hasan Syafi’i. Comel saat sesi sambutan sekaligus diminta menyampaikan visi misi memberikan penekanan terhadap tumbuhnya ekonomi masyarakat. Menurut Comel, pemerintah Kota Manado tidak serius dalam mengembangkan dan memberi ruang kepada warga ekonomi lemah.

Kompak tim Comel memakai kopiah karanji (Foto Suluttoday.com)

”Saya punya gran narasi atau konsep besar tentang bagaimana membangun Manado. Bagi saya, inti dari pembangunan itu bermula dari penyusunan atau penataan kebijakan ekonomi. Pemerintah harus berpihak pada masyarakat ekonomi lemah. Sebab dari masyarakat itulah, tumbuh siklus perekonomian dan akan melahirkan masyarakat mandiri,” ujar Comel yang didampingi tim diantaranya, Muhammad Saleh, Nizam, Hamsah M. Yusuf, dan Abdulchair.

Selain itu, pada sesi wawancara dengan wartawan, politisi muda yang dikenal tegas dalam urusan pembelaan hak-hak masyarakat sipil itu mengajak semua pihak agar santun dalam menghadapi momentum Pilkada Serentak 2020. Comel meminta agar Pilkada Serentak dijadikan sebagai festival adu gagasan, bukan pamer kekayaan dan melanggengkan praktek-praktek kapitalisme.

Proses penyerahan berkas pendaftaran (Foto Suluttoday.com)

”Kita harus tau dan mendiagnosa apa penyakit yang diderita masyarakat?, baru kemudian kita uraikan konsep-konsep besar lainnya. Ingat, dasarnya adalah dari keadilan. Kebijakan yang pro masyarakat marginal, sangat penting. Nah, saya dalam kesempatan ini tak lupa mengajak para kompetitor di Pilkada Serentak 2020 agar mengedepankan sportifitas. Jangan memberikan pendidikan politik yang buruk kepada masyarakat. Berhenti pamer kekayaan atau politik kapitalis ditunjukkan, bukan itu sesungguhnya yang dibutuhkan masyarakat. Mari kita buat Pilkada Serentak sebagai ajang fastival gagasan,” kata Comel menutup.

Sementara itu, dokter Suyantor selaku Ketua tim Pilkada PKS Manado menyampaikan terima kasih atas kehadiran Comel selaku bakal calon Wakil Wali Kota Manado. Disampaikannya, PKS Manado akan menjalankan mekanisme secara ketat dan obyektif, sehingga semua pendaftar akan diberikan bobot penilaian yang profesional.

Foto bersama tim Comel dan tim Pilkada PKS (Foto Suluttoday.com)

”Terima kasih kami sampaikan kepada semua pendaftar, khususnya Bung Comel tentu kami menyampaikan terima kasih telah memilih PKS Manado untuk mendaftar. Tentunya kriterianya kita jalankan secara konsisten. Semua bakal calon akan diberlakukan penilaian yang sama. Tak ada keberpihakan dari tim Pilkada, kita menjalankan semua tahapan secara profesional,” tutur Suyanto yang juga anggota DPRD Kota Manado ini tegas. (*/Am)

Liputo Siap Bertarung di Pilwako Manado, Jika PKS Melakukan Ini

Amir Liputo saat bersilaturahmi dengan kader PKS (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bukan politik namanya kalau tanpa kejutan, perubahan dan keributan. Nyaris terjadi di semua level pertarungan politik. Kini di Pilwako Manado 2020, tarik menarik kepentingan mulai menyeruak. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Manado diprediksi akan memanas. Walaupun komunikasi di internal PKS sejauh ini sedang aman-aman saja.

Publik mulai membaca manuver beberapa politisi PKS yang patut diantisipasi rival politik dalam kancah Pilwako Manado. Mengamati dinamika tersebut, Amir Liputo, SH, saat diwawancarai Suluttoday.com terkait hajatan Pilwako, menyampaikan sikapnya.

“Sepanjang saya di perintah partai saya tidak bisa menolak karena sebagai kader partai tentu akan patuh terhadap keputusan partai,” ujar Liputo yang juga anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dua periode ini penuh aroma diplomasi.

Liputo yang berdasarkan informasi yang diterima media ini telah mendapatkan surat perintah untuk melakukan konsolidasi politik untuk penguatan kekuatan PKS di basis massa, sedang bergerak intens. Menurutnya, selaku politisi ia akan menyerahkan kepada keputusan PKS.

“Jadi prinsipnya semua kita kembalikan ke partai Kalau ditanya maju Wawali Manado, secara pribadi saya akan fokus di Dewan, tapi bila partai memutuskan saya akan patuh,” kata Luputo, Selasa (7/1/2020).

Sampai sejauh ini dari informasi resmi yang diperoleh dari kader PKS Manado bahwa tidak ada friksi di tubuh PKS. Hanya saja secara demokratis mulai tumbuh semangat untuk membesarkan partai ini dari para kader-kader terbaik PKS Sulut. Amir bahkan sedang giat-giatnya melakukan blusukan, dan juga pertemuan dengan sejumlah kader PKS Manado.

Beredar informasi, Liputo yang juga Ketua KKIG Manado ini menjadi perhatian sedang disasar PDI Perjuangan. Liputo memang dikenal sebagai sahabat dekat Ketua DPRD Sulut, Andre Angouw yang juga digadang-gadang maju sebagai Wali Kota Manado. Hal itulah yang membuat posisi Liputo cukup diperhitungkan. (*/Redaksi)

PBB Manado Siap Perkuat Koalisi Keumatan di Pilwako

Ketua PKS dan Ketua PBB Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Poros Koalisi Keumatan yang digagas Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Manado rupanya menjadi magnet politik di Pilwako Manado 2020. Kamis (2/1/2020), usai bertemunya Ketua PKS Manado, Abu Hasan Syafi’i dan Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Manado, Rahmad Makatutu mulai ada pembicaraan penguatan koalisi.

Dua Ketua parpol di Kota Manado ini ternyata sedang menjajaki komunikasi politik. Menurut Rahmad, PBB Manado menilai berdirinya poros Koalisi Keumatan sangat sejalan dengan perjuangan politik PBB. Sehingga pihaknya merasa terpanggil untuk bergabung dengan Koalisi Keumatan.

“Setelah berdiskusi dengan Ketua PKS Manado, dan membaca sejumlah pemberitaan media massa soal Koalisi Keumatan di Pilwako Manado 2020, maka DPC PBB Manado merasa terpanggil untuk bergabung. Kami siap menguatkan Koalisi Keumatan dan mengerahkan sumber daya guna menang dalam perjuangan politik umat di Kota Manado,” ujar Rahmad yang juga diaminkan Sekretaris DPW PBB Sulawesi Utaran, Faizal Mutty, S.Pi.

Konsolidasi yang dilakukan Koalisi Keumatan mulai berdampak positif. Pasalnya, kekuatan koalisi ini dipertimbangkan dan masuk hitungan dalam bargaining politik di Pilwako Manado. Niat bergabungnya PBB ini mendapat respon dan sambutan Sekretaris Koalisi Keumatan Kota Manado, Abu Hasan Syafi’i.

“Kabar gembira tentunya buat kami Koalisi Keumatan, dimana PBB Manado sudah siap bergabung. Ini menjadi kekuatan politik kita, dimana kita masing-masing memiliki konstituen dan potensi yang jika disatukan akan menjadi penentu kemenangan di Pilwako Manado 2020. Saya tentu bergembira dan secara keseluruhan Koalisi Keumatan membuka diri menerima kedatangan PBB dalam koalisi ini,” kata Syafi’i. (*/Redaksi)

Ketua PKS Manado: Koalisi Keumatan, Sarana Politik Bagi Semua Pihak

Poros Koalisi Keumatan siap berjuang bersama (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui diskusi yang cukup alot, Minggu (15/12/2019) di Hotel Sintesa Peninsula Manado, pengurus PAN, PKS dan PPP melahirkan konsensus politik. Kesepakatan yang didasarkan atas kerinduan umat Islam Manado yang mengharapkan adanya calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado dari kalangan muslim untuk bertarung di Pilwako Manado 2020, bukan sesuatu yang instan. Melainkan melalui proses dialektika yang panjang.

Mulai dari beberapa kali pertemuan bersama para Aktivis Muslim Sulut. Pimpinan Ormas Islam, sampai dengan pertemuan yang melibatkan seluruh kader tiga partai pelopor Koalisi Keumatan tersebut. Sebelum dilaksanakannya deklarasi Koalisi Keumatan, Ketua DPD PKS Manado, Abu Hasan Syafi’i memaparkan sejumlah pokok-pokok pikirannya. Yang intinya soal idealisme politik, skema perjuangan dalam Pilwako Manado, politik representasi, akomodasi kepentingan, dan siapa calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Manado yang layak diusung poros koalisi ini.

Suasana pembukaan kegiatan silaturahmi dan koordinas (FOTO Suluttoday.com)

”Kita sudah menunjukkan kesungguhan terkait rumusan mewujudkan Koalisi Keumatan. Antara pimpinan partai PKS, PAN, PPP Kota Manado dan pimpinan Ormas sekaligus tokoh agama Islam harus terintegrasi dalam satu kepentingan yang sama. Bagaimana pun, poros Koalisi Keumatan ini berangkat dari kepentingan bersama. Kita mau menjawab keresahan umat. Jangan lagi ada dikotomi, diskriminasi sesama umat. Apalagi, saling menelikung dan terpecah sebelum berakhirnya kompetisi Pilwako Manado 2020,” ujar Syafi’i sambil menambahkan bahwa Koalisi Keumatan punya standar nilai sendiri yang ditetapkan.

Tidak hanya itu, jebolan Unsrat Manado ini mengajak semua komponen bersatu-padu mewujudkan kompetisi politik yang santun dan menghargai kemajemukan. Syafi’i juga menegaskan bahwa koalisi yang dibuat tersebut bukan menjadi tempat klaim politik, dan perang politik identitas. Tapi lebih dari itu ialah apresiasi dari dinamika demokrasi yang relatif terbuka.

Para pengurus dari patai Koalisi Keumatan (FOTO Suluttoday.com)

”Tidak ada yang mengklaim secara sepihak atas Koalisi Keumatan ini. Kita menediakan kanal bagi politisi muslim menggunakannya dengan catatan komit memperjuangkan kepentingan umat dan mau berkotribusi, punya dedikasi dalam kerja bersama. Koalisi ini bukan menjadi kaplingan politik segelintir orang saja. Koalisi Keumatan merupakan sarana yang umum bagi umat Islam di Manado agar bisa maju di Pilwako Manado 2020,’. Ingat, jangan sampai kita terbelah ditengah-tengah perjuangan. Persatuan harga mati,” kata Syafi’i menutup. (*/Redaksi)

iklan1