Tag: PKS sulut

Partai Keadilan Sejahtera Peduli Penjaga Masjid

H. Amir Liputo saat menyerahkan bantuan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Memberi perhatian kepada masyarakat di Kota Manado dan Sulawesi Utara (Sulut), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga ikut memberi perhatian khusus kepada para penjaga masjid (Marbot). Apalagi di tengah masa sulit, yakni mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulawesi Utara dan DPD PKS Kota Manado membagikan paket bantuan secara dari satu Masjid ke Masjid lainnya di Kota Manado.

”PKS Sulut dan PKS Kota Manado hari ini menyalurkan bantuan untuk 210 marbot masjid di Kota Manado sebagai bentuk kepedulian saat pandemi corona. Bantuan terdiri dari beras gula pasir minyak kelapa dan telur diharapkan dapat membantu para penjaga dan petugas kebersihan Masjid se-Kota Manado,” ujar Amir Liputo, SH, pengurus PKS Sulut yang juga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara 2 (dua) periode ini, Kamis (21/5/2020).

Politisi yang dikenal begitu aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan itu menambahkan, bantuan diserakan kepada 210 orang marbot masjid. Sementara itu, menurut Ketua DPW PKS Sulut, Syarifudin Saafa, ST.,MM agar para marbot Masjid bisa menjaga kesehatan dan terus menjaga kebersihan Masjid, sehingga saat dipakai Shalat kebersihan Masjid terjaga.

Kompak kader PKS Sulut peduli para penjaga masjid (Foto Istimewa)

”Kami bangga dengan pekerjaan mulia para marbot Masjid. Hari ini kita menyalurkan bantuan, semoga bermanfaat dan dapat membantu mereka jelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Para marbot kadang kala terlupakan, jarang mendapat perhatian,” ujar Saafa yang juga mantan anggota DPRD Kota Manado 3 (tiga) periode tersebut.

Amir yang juga Kordinator kegiatan tak lupa mengingatkan agar para menerima bantuan dengan ikhlas. Insya Allah kedepan pihaknya akan melanjutkan program ini, sebagai bentuk kebersamaan disituasi yang sulit seperti saat ini. Untuk diketahui, para KUA se-Kota Manado yang telah nembantu menkordinir para marbot juga mendapatkan ucapan terima kasih dari PKS, dan yang turut hadir diantaranya DPD PKS Kota Manado, Faris Suharyo dan Agus Harmoko.

(*/Bung Amas)

Syarifudin Saafa Sebut PKS Belum Memutuskan Dukungan

Syarifudin Saafa (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Beredarnya isu terkait Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado tergabung dalam Koalisi Keumatan dan telah mempunyai dukungan ke figur tertentu, mendapat bantahan Ketua DPW PKS Sulawesi Utara (Sulut), Syarifudin Saafa, ST.,MM. Kamis (16/4/2020), Saafa menyampaikan bahwa secara resmi PKS belum mempunyai putusan dukungan calon Kepala Daerah di Pilkada 2020.

”PKS belum memutuskan kepada siapa dukungan diberikan Bahwa ada calon kandidat walikota yang memakai istilah koalisi keumatan, itu adalah dinamika arus bawah. Adapun terkait dengan keputusan kepada siapa dukungan diberikan sampai saat ini masih berproses,” ujar Saafa yang juga anggota DPRD Kota Manado ini.

Tidak hanya itu, Saafa memberikan ilustrasi terkait penundaan Pilkada yang seolah mengalamatkan tentang perubahan konstalasi politik di internal PKS sendiri. Lanjut Saafa memberikan semacam pencerahan berkaitan dengan logo PKS yang digunakan untuk kerja memerangi penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang menurutnya sebagai hal lumrah dalam berdemokrasi.

”Apalagi Pilkada ditunda menunggu perpu yang dikeluarkan oleh Presiden berkenaan dengan adanya kandidat yang membantu masyarakat dampak covid-19 dengan melibatkan logo partai. Hal itu merupakan kreativitas mereka dalam mendekati masyarakat. Dan kandidat lainnya yang sudah mendaftar dalam penjaringan sebagai bakal calon bisa juga melakukan hal yang sama,” kata Saafa tegas.

Baginya ruang-ruang aktualisasi demokrasi memang bersifat luas. Tidak monoton pada aktivitas yang sempit, sehingga dirinya memahami betul bahwasanya setiap politisi yang mau mengekspresikan cara kerjanya untuk masyarakat tidak boleh dibatasi. Kreatifitas tersebut dihormati PKS, sehingga terkait gerak Koalisi Keumatan tidak perlu dirubutkan.

”Ini kan cara berkreasi dalam mendekati masyarakat. Apalagi pada situasi dampak covid19 ini. Berkenaan dengan adanya kandidat yang membantu masyarakat dampak Covid-19 dengan melibatkan logo partai, hal itu merupakan kreativitas mereka dalam mendekati masyarakat. Dan kandidat lainnya yang sudah mendaftar dalam penjaringan sebagai bakal calon bisa juga melakukan hal yang sama. Ini kan cara berkreasi dalam mendekati masyarakat,” tutur Saafa.

Politisi vokal ini menilai apalagi pada situasi dampak covid19 ini. Saafa memberikan sinyal penting tentang keputusan PKS secara resmi memang belum dilakukan dan hal itu dikatakannya perlu diketahui publik. Termasuk posisi kader PKS yang secara tidak langsung dikatakannya begitu dimuliakan ketika menggunakan atribut-atribut PKS dalam melakukan sosialisasi diri.

”Tetapi yang patut digarisbawahi adalah sampai saat ini belum ada keputusan siapa yang akan diusung dalam pilkada mendatang. Apalagi ada tokoh internal partai yang mau berkontribusi maksimal dalam berkhidmat kepada masyarakat melalui jalur pengabdian eksekutif pada pilkada mendatang,” ucap Saafa menutup.

(*/Amas)

Gelar Reses, AMIR LIPUTO Berkomitmen Perjuangkan Nasib Guru Agama

Berlangsungnya pembukaan reses (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Agenda serap aspirasi masyarakat Kota Manado yang dilaksanakan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), H. Amir Liputo, SH.,MH, Rabu (11/12/2019) kali ini diprioritaskannya kepada para guru-guru agama Islam. Amir yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulut itu mengakui perlunya para guru pendidikan agama Islam didengarkan keluhan dan masukannya.

”Alhamdulillah reses kali ini saya konsentrasikan kepada menyerap aspirasi para guru. Maka saya bertemu komonitas guru-guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Manado. Mendengarkan keluhan mereka, diantaranya banyak guru honor yang sudah lama mengabdi usia 40 tahun ke atas, namun belum terangkat,” ujar Liputo usai melakukan reses di Manado Bersehati Hotel (MBH), Rabu (11/12/2019).

Amir Liputo menyampaikan pemaparan dalam reses (FOTO Suluttoday.com)

Tambahnya lagi, mereka yang usianya sudah tua tapi masih berstatus sebagai honorer harusnya mendapat perhatian pemerintah. Legislator Sulut yang dikenal vokal itu menyampaikan komitmennya berusaha memperjuangkan ragam keluhan para guru pendidikan agama Islam di Kota Manado. Serta keluhan terkait distribusi guru agama Islam yang tidak merata.

”Mereka mau ikut CPNS umurnya sudah lewat, itu keluhan guru-guru. Pemerataan guru agama di sekolah yang tidak merata sehinggah banyak sekolah yang kosong atau ada yang berlebih jumlah guru agama. Minimnya honor yang di terima serta fasilitas pendidikan. Keluhan lain ialah sarana gedung sekolah yang perlu dibenahi juga ruang ibadah yang tidak ada di sekolah-sekolah menyulitkan anak didik untuk ibadah,” tutur Liputo, anggota DPRD Sulut dua periode ini.

Suasana penuh semangat, peserta reses saat mendengar penyamapaian Amir Liputo (FOTO Suluttoday.com)

Menurut Liputo, semua keluhan ditampung dan akan diperjuanglan di lembaga DPRD Sulut. Sekedar diketahui, reses ini juga di hadiri Dinas Pendidikan Sulut dan Manado, ada anggota DPRD Kota Manado, Syarifudin Saafa, Suyanto Yusuf. Amir menyampaikan kesiapannya memperjuangkan aspirasi para guru sesuai kewemangan masing-masimg. Diakhir reses dilakukannya penyerahan bantuan untuk 11 guru honor yang telah mengabdi sejak tahun 1995 dan para hadirin terdiri atas 150 orang guru PNS dan honorer. (*/Amas)

Ikut Konsolidasi, Ketua PKS Sulut Siap Laksanakan Arahan Presiden

Suasana berlangsungnya konsolidasi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tak pernah berhenti pelaksanaan pengembangan kelembagaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dilaksanakan. Baik secara internal dan eksternal denyut penguatan terus dilakukan. Minggu (15/9/2019), Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulut Syarifudin Saafa, ST.,MM mengikuti kegiatan konsolidasi yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Saat diwawancarai media ini, Saafa yang juga anggota DPRD Kota Manado tiga periode itu mengatakan bahwa konsolidasi bermaksud untuk terus merajut dan memperkuat gerakan partai. Selain itu, kata Saafa terkait kegiatan yang dihadiri Presiden PKS itu sangat bermanfaat karena mempertemukan para Ketua-Ketua DPW sekaligus anggota DPRD se-Sulawesi.

”Kegiatan konsolidasi Ketua dan Anggota DPRD PKS Se Sulawesi di Makassar ini tentu sangat penting dilaksanakan. Dimulai Ahad-Senin, 15-16 September 2019 bertempat di Hotel Clara Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan gerak langkah dalam menjalankan tugas dan peran di lembaga legislatif,” ujar Saafa.

Syarifudin Saafa saat mengikuti rapat konsolidasi (FOTO Suluttoday.com)

Jebolan Unsrat Manado itu pun menuturkan siap mengamankan perintah Presiden PKS. Sekedar diketahui, melalui kegiatan tersebut Presiden PKS, DR. Sohibul Iman, P.hD, mengatakan setiap anggota DPRD PKS wajib bersama rakyat, hidup bersama rakyat dan memperjuangkan aspirasi rakyat dengan sungguh-sungguh guna menggapai kesejahteraan masyarakat sebagai amanah UUD 1945.

”Segala arahan dan perintah Presiden PKS tentu kami laksanakan. Melaksanakan arahan Presiden PKS merupakan kewajiban berorganisasi, ini kaitannya juga dengan tanggung jawab tentunya. Semua anggota Dewan dari PKS selaku mandatoris partai siap bersinergi untuk menjalankan tugas dan menjadi anggota dewan yang aspiratif, kontrobutif dan produktif,” tutur Saafa menutup. (*/Redaksi)

Sahabat AMIR LIPUTO Gelar Buka Puasa Bersama

Amir Liputo, dalam sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Banyak politisi yang tampil dipentas politik dengan menampilkan ciri khas berbeda. Salah satunya adalah Hi. Amir Liputo, SH politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Utara (Sulut) tampil sederhana, namun tidak pernah melupakan basis pemilihnya. Ditengah kesibukannya sebagai Ketua PHBI Kota Manado dan Ketua KKIG Manado, Liputo masih meluangkan waktunya bersama orang-orang yang selalu bersamanya.

Minggu (2/6/2019) di Manado Bersehati Hotel bersama Sahabat Amir Liputo, mereka melaksanakan buka puasa bersama. Dalam sambutannya Liputo memaparkan bahwa silaturahmi akan terus terjalin bila sesama sahabat dan masyarakat menjaga komunikasi, saling tegur sapa dengan baik. Ia menilai hajatan demokrasi yakni Pemilu 17 April 2019 menjadi momentum yang makin mengakrabkan dirinya dengan segenap masyarakat.

”Mari kita terus membina silaturahmi. Jangan saling mengabaikan, saling melupakan atau saling menghambat antara sesama. Momentu politik yang baru saja kita lewatkan membawa hikmah yang luar biasa, dimana di alam demokrasi semua masyarakat memiliki hak yang sama dalam memilih, yang paling utama kita terus merajut kebersamaan,” ujar Liputo yang adalah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini.

Acara ini juga dihadiri Ketua DPW PKS Sulawesi Utara, Syarifudin Saafa. Saafa juga dalam sambutannya berterima kasih kepada masyarakat yang telah memilih dirinya menjadi anggota DPRD Kota Manado. Bagi Saafa dukungan masyarakat adalah kekuatan dan kehidupan bagi politisi, itu sebabnya patut terus dipelihara kekuatan-kekuatan dukungan tersebut.

”Mari kita kuatkan dukungan. Rawat kebersamaan antara sesama, jangan saling menjegal. Politisi itu nafas eksistensinya ada pada masyarakat yang adalah pemegang kedaulatan. Itu sebabnya, saya juga wajib berterima kasih atas dukungan masyarakat Dapil Singkil-Mapanget yang memilih saya, kiranya kita semua akan terus saling memberi dukungan, saya akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara konsisten,” kata Saafa.

Kegiatan silaturahmi yang digagas Amir Liputo ini dihadiri sejumlah politisi dan tokoh agama. Sejumlah juga memberikan komentar positif, mengapresiasi kepedulian Liputo dalam tiap momentum bersama masyarakat. Mereka mengakui soal keberpihakan Liputo dalam memperjuangkan kepentingan publik. (*/Redaksi)

iklan1