Tag: PMHU

PMHU Sulut Tagih Janji Bupati Halmahera Utara

Pengurus PMHU Sulawesi Utara saat pertemuan dengan Bupati Halut (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Seperti itu, kira-kira terpantau sekilas bahwa janji tinggal janji yang belum mampu direalisasikan pemerintah daerah Halmahera Utara (Halut) Provinsi Maluku Utara (Malut) kepada para mahasiswa. Kali ini janji untuk membangun fasilitas Asrama mahasiswa kepada warga Halut yang studi (kuliah) di Kota Manado, atas janji yang mangkrak itu para mahasiswa Halut dan senior angkat bicara.

Organisasi Persatuan mahasiswa Halmahera Utara atau biasa di sebut PMHU Sulut, sebagaimana penuturan Budiyarto Usman, selaku Sekretaris Umum Periode 2013-2014 bahwa pada tanggal 13 Juni lalu 2017 pihaknya melaksanakan Buka Puasa Bersama bertempat di Hotel Aston Manado.

”Iya, acara tersebut di hadiri oleh Bapak Bupati Halut Ir. Frans Manery dan Wakil Bupati Muchlis Tapi Tapi, serta stekeholder lainnya. Disela-sela Buka Puasa Bersama, Pak Bupati memberikan wejangan dan sambutan, beliau menjelaskan peran mahasiswa dan kontribusi untuk daerah. Ia mengatakan bahwa pada tahun 2018 nanti saya akan memberikan Asrama mahasiswa yang berstatus kontrakan, tapi sampai saat ini dimana realisasinya,” ujar Budi sapaan akrab Usman.

Lanjut ditambahkannya, persoalan janji Pemda yang disampaikan Bupati di tahun 2017 lalu adalah mengadakan Asrama atau minimal Sekretariat yang sifatnya kontrakan untuk PMHU Sulut yaitu direalisasikan pada awal 2018 tapi kenyataannya janji itu tidak pernah direalisasikan oleh Pemda.

Sementara itu, Ketua PMHU Sulut, Stevi Punya mengatakan pihaknya menagih janji pemerintah Halut. Apa yang disampaikan Bupati merupakan hal yang harus dipertanggung jawabkan, baik kepada warga PMHU maupun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

”Saya merasa bahwa Pemda telah melakukan pembohongan terhadap seluruh anggota PMHU- SULUT yg ada disulawesi utara dan menurut saya ini adalah tanggung jawab pemda halut yg harus direalisasikan krna persoalan asrama bkan hanya persoalan janji politik. Tapi ini merupakan tanggungjawab pemda halut dalam mewujudkan kesejahteraan pendikan dalam rangka mengembangkan SDM halut dan apapun alasan Pemda saat ini. Menurut saya hal ini harus dipertanggungjawabkan,” papar Stevi.

Dijelaskannya lagi, sampai saat ini mahasiswa Halmahera Utara yang berstudi di Manado masi melalang buana mulai dari berdirinya PMHU sampai saat ini belum ada gebrakan baru dari Pemda Halmahera Utara untuk mahasiswa yang ada di Manado khusus dan Sulawesi Utara pada umumnya.

Diakhir wawancara, Budyarto Usman juga menegaskan kalau mahasiswa Halut yang ada di Sulawesi Utara sangat banyak berkisar hampir 2000 secara kapasitas begitu banyak tapi sayang tidak mempunyai Fasilitas untuk membantu mahasiswa tersebut dalam proses belajar di kmpus dan smpai hari ini janji yang di uraikan secara manis Bupati hanya surga telinga belaka. (*/Redaksi)

Bersemangat Hibualamo, Mahasiswa Halut Sulut Gelar MAPER ke-X

Berlangsungnya pembukaan MAPER PMHU Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Solidaritas dan kebersamaan mahasiswa Kabupaten Halmahera Utara (Sulut) di tanah rantau Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang sedang menempuh studi dan tergabung dalam wadah Perhimpunan Mahasiswa Halmahera Utara (PMHU) menggelar Masa Perkenalan (MAPER) atau penerimaan anggota baru. Pelaksanaan MAPER yang dilaksanakan di Kalasey Indah, Sabtu (22/9/2017) dalam pembukaan berjalan lancar.

Kali ini, pada MAPER ke-X PMHU Sulawesi Utara mengangkat tema: Rekonstruksi Kader yang berpikir Ilmiah, kritis, dengan semangat Hibualamo” dibuka secara resmi oleh Mohammad Guntur Hi L Goraahe, selaku anggota kehormatan. Eros begitu Goraahe akrab disapa mengajak warga PMHU agar terus kompak, dan mengharapkan agar kegiatan MAPER melahirkan kader-kader PMHU Sulut yang kritis, ulet dalam belajar, konsisten terus berusaha menjalankan studi.

”Kegiatan MAPER ini kita harapkan dapat melahirkan kader-kader penerus yang unggul, berfikir kritis dan solid dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai mahasiswa. Begitu pula dengan tugas organisasi, kiranya kita dapat membiasakan diri untuk mengembangkan potensi diri tiap saat, saya juga mengajak kita semua kader-kader PMHU Sulut agar peduli pada lingkungan sosial, berintegritas, independen, kompak dalam memajukan organisasi serta tidak menjadi generasi insan akademis yang apatis,” ujar Eros.

Pembukaan yang dimulai pukul 20:10 Wita itu diikuti peserta yang berjumlah 50 orang. Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana, Nofensi Pagaya dalam penyampaiannya berharap agar kader-kader PMHU bisa berpikir kritis agar ketika pulang ke daerah menjadi ‘penonton’ di daerah. Tapi, mampu bersaing secara intelektual dan mampu menjaga kebersaam dalam bingkai hibualamo.

Para peserta saat mengikuti MAPER (Foto Suluttoday.com)

Begitu pula, yang disampaikan Ketua Umum PMHU Wiber Sarita yang menegaskan bahwa kegiatan ini berorientasi membentuk kaderisasi yang berkelanjutan, yakni lahirnya potret kader-kader PMHU yang selalu berpikir berdasarkan kaidah-kaidah ilmu pengetahuan agar tertanam jiwa-jiwa kritis di setiap kader.

”Tentunya MAPER ini begitu penting, bagi mahasiswa asal Halut di Sulawesi Utara yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan kali ini, maka sangatlah merugi karena melewatkan kesempatan emas. Silahkan, ia menyesuaikan ke Maper selanjutnya. Nah, sebarang tentu sebagai organisasi paguyuban yang memelihara semangat kebersamaan yang berbasis nilai-nilai kedaerahan, pengurus PMHU Sulut berkepentingan mewujudkan kader yang mampu mengabdi pada Negara terlebih khususnya Halmahera Utara,” kata Wiber.

Untuk diketahui, kegiatan ini juga dihadiri beberapa anggota kehormatan dan juga Mantan Ketua PMHU Sulut, diantaranya Mesak Habari, dan beberapa orang lainnya. (Fahry)

PMHU Sulut Sukses Laksanakan Maper

Kompak pengurus dan anggota PMHU Sulut (Foto Suluttoday.com)

Kompak pengurus dan anggota PMHU Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Persatuan Mahasiswa Halmahera Utara (PMHU) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan Masa Perkenalan (MAPER) kepada para Mahasiswa Baru dengan Tema “Melalui Masa Perkenalan Kita Aplikasikan Nilai-Nilai Hibualamo dalam Semangat Berorganiasi” yang laksanakan di pantai Lomban Tateli, Minggu (4/9/2016).

Ketua Panitia MAPER, Eston Ais Widadari mengatakan, masa perkenalan ini sebagai bentuk pembelajaran perkenalan berorganisasi di dalam PMHU sendiri, sehingga bisa berguna dan bermanfaat bagi Bangsa dan Negara umumnya serta masyarakat Halmahera Utara pada khususnya.

“Kegiatan maper kali ini kami tanamkan nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan, tak lupa pula saya mengucapakan banyak terima kasih kepada senior-senior yang telah banyak membantu hingga kegiatan maper ini berjalan dengan baik serta para kader-kader yang progresif dan mempunyai semangat yang tinggi dalam mengikuti kegiatan ini,” tutur Widadari.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Umum PMHU Sulut, Lexi F Malani dalam sambutannya, MAPER ini merupakan sala satu kegiatan yang wajib di dalam organisasi PMHU, pada MAPER yang ke III, dengan makna tema yang sangat luas, karena dimana nilai-nilai Hibualamo adalah salah satu alat atau senjata untuk menyatukan segala perbedaan.

“Maka dari itu kami menarik nilai-nilai Hibualamo ke dalam semangat berorganisasi, didalam MAPER saat ini agar setiap kader atau anggota mempunyai rasa hingga memaknai nilai-nilai Hibualamo tersebut agar mereka lebih menhetahui atau mendalami rasa kesatuan, kebersamaan dan tanggung jawab yang tinggi karena di dalam organisasi hal-hal tersebut sangatlah penting bagi sebuah organisasi,” jelas Aktivis Fispol Unsrat itu.

Kader PMHU usai melaksanakan Maper (Foto Suluttoday.com)

Kader PMHU usai melaksanakan Maper (Foto Suluttoday.com)

Mantan Ketua Umum PMHU, Mesak Habari yang juga mewakili Pembina PMHU Sulut menegaskan kepada seluruh peserta MAPER agar bisa saling mengenal satu sama lainnya antara senior dan junior, dalam mengikuti kegiatan MAPER ini banyak hal positif yang harus di pelajari karena sangat penting dalam melati akan mental serta psikologi, proses pembelajaran dimana jati diri masing-masing individu.

“Semangat dan komitmen rasa persaudaraan serta kebersamaan yang sudah tertanam dalam jiwa peserta jangan samapai hanya sebatas retorika belaka tapi juga harus di implementasikan dalam bentuk nyata,” ujar Habari yang juga sebagai Aktivis Mahasiswa Hukum Unsrat. (Rahmat)

Wujudkan Kader Revolusioner, PMHU Sulut Gelar Maper

Suasana berlangsungnya pemberian materi pada peserta Maper (Foto Suluttoday.com)

Suasana berlangsungnya pemberian materi pada peserta Maper (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Dengan mengusung Tema ”Melalui masa perkenalan kita tingkatkan semangat berorganisasi untuk menciptakan kader-kader yang progresif, revolusioner dan bisa bersaing di daerah modernisasi”, pengurus Persatuan Mahasiswa Halmahera Utara (PMHU) Sulawesi Utara (Sulut), mengaktualisasikan dirinya kemata publik bahwa mereka bukan hanya organisasi kedaerahan semata, tapi juga dapat bersaing di kanca nasional bersama ormas lainnya.

Sabtu, (19/09/15) hari ini PMHU Sulut menggelar Masa Perkenalan (Maper) Anggota. Hal tersebut di buktikan dengan ketajaman konsep dan upaya peningkatan wawasan terkait kehidupan berbangsan dan bernegara di tengah berlangsungnya kegiatan, sebagaimana disampaikan Mesak, Ketua Umum PMHU Sulut saar diwawancarai Suluttoday.com menyampaikan target yang ingin dicapainya dalam Maper 2015 kali ini.

”Tidak di sangka peserta masa perkenalan kali merupakan kader-kader yang memiliki potensi luar biasa, saya yakin bahwa dengan mental saing yang telah terbentuk, kualitas wawasan yang tidak di ragukan lagi mereka dapat menjadi aktor-aktor intelektual baik di dalam PMHU sendiri, kampus-kampus, daerah mapun bangsa dan negara pada umumnya . Apa lagi dengan kondisi Indonesia yang saat ini tengah mengalami krisis ekonomi di tambah beberapa bulan kedepan kita akan di hadapkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di harapkan dengan sumber daya manusia yang ada di dalam internal PMHU dapat bersaing secara global dengan negara-negara asing lainnya,” tegas Mesak selaku Ketua Umum PMHU Sulut.

Begitupun menurut Hopeng yang merupakan ketua panitia pelaksana Maper mengatakan bahwa pihaknya berharap agar Maper kali ini dapat melahirkan kader-kader terbaik PMHU Sulut yang revolusioner dan berwawasan nasional. Dirinya meyakini jika proses pengamalan Pancasila akan menguatkan kecintaan anak bangsa kepada NKRI.

”Dengan tekat membangun daerah yang besar yang di landasi semangat nasionalisme dan berpegang teguh pada Pancasila, saya berharap bahwa lewat teman-teman PMHU yang saat ini mengikuti masa perkenalan dapat menjawab apa yang di cita-citakan teman-teman mahasiswa sebelumnya yang ikut ambil bagian dalam melahirkan reformasi 1998, selain itu kedepan dapat bahu membahu menciptakan kondisional organisasi yang efektif dan efisien atas nama hibualamo yang kita cintai bersama,” tutur Hopeng, selaku ketua panitia.

Sekedar diketahui, kegiatan yang berlangsung pada tanggal 18-20 september 2015 di hotel pantai puri bulo Tateli Manado, yang yang di hadiri puluhan peserta masa perkenalan juga mengundang perhatian ketua umum dimisioner sebelumnya, harapannya bahwa perlunya kader PMHU meningkatkan pengetahuannya.

”Semangat dan komitmen peserta yang kian tertanam jauh di dalam jiwa seluruh peserta di harapkan jangan sampai hanya sebatas retorika belaka tapi juga harus implementasikan dalam bentuk nyata, baik itu untuk organisasi, kampus, daerah maupun bangsa dan negara. Karena PMHU adalah milik saya, milik kalian dan milik kita semua,” ucap Sumtaki, selaku mantan Ketua PMHU. (Ikhy S. Tukuboya)

Gelar Musyawarah PMHU Sulut Lawan Praktek Hedonisme

Foto bersama pengurus PMHU Sulut dan Ketua Umum KKBMU

Foto bersama pengurus PMHU Sulut dan Ketua Umum KKBMU

MANADO – Musyawara Besar (Mubes) Persatuan Mahasiswa Halmahera Utara (PMHU) Di Sulut periode 2013-2014, dengan Tema Dengan Semangat Musyawara, kita tingkatkan semangat intelektual, kemanusiaan dan persatuan dalam semangat berorganisasi, Jumat (21/23/2014), bertempat di gedung RRi malalayang.

Selaku Ketua Panitia Pelaksana Fridolin Malida dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pembina, penasehat PMHU juga Ketua Kerukunan Keluarga Besar Maluku Utara (KKBMU) Sulawesi Utara (Sulut) bisa sempat hadir kegiatan ini dan undangan dalam acara tersebut. Terkait hal terknis semacam perolehan dana dan kerja-kerja panitia juga ikut disampaikannya.

Ketua Umum PMHU Sulut Maikel Sumtaki, bahwa organisasi paguyuban PMHU memiliki tantangan yang cukup erat sehingga perlunya peningkatan kapasitas kader. PMHU Sulut menurutnya berusaha melahirkan tradisi positif ditingkatan mahasiswa yang memelihara nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan dan kekeluargaan.

”Jaman sekarang adalah jaman globalisasi yang dimana kader-kader PMHU di tuntut untuk belajar, belajar, dan belajar agar supaya kader PMHU tidak termasuk orang-orang hedonisme dan pragmatis,” kata Maikel yang dikenal sebagai kader LMND Manado ini. 

Dalam kesempatan tersebut selaku Pembina dan juga Ketua KKBMU Sulawesi Utara, Hanafi Saleh, SH, MH Musda kali ini harus melahirkan program yang benar-benar meningkatkan nilai kekeluargaan. Adanya kebiasaan untuk saling mendiskriminasi antara sesama kader PMHU harus ditiadakan.

”Menambahkan terkait kegiatan Musyawara, di dalam kegiatan ini yang pastinya ada sedikit-sedikit masalah menyangkut dengan argumentasi itu dimamika berorganisasi, tapi kita harus pintar-pintar mjengatasi hal tersebut. Agar jangan terbawa sampai keluar dari internal organisasi, dan jangan pernah memilah-milakan mereka dari Desa apa, Aagama apa, dan Suku apa. Tapi yang ada di dalam organisasi yaitu kita semua dari Halmahera Utara khususnya dan Maluku Utara Umumnya. Ayolah kita semangat organisasi, akan sukses dan lebih maju lagi, juga kita dewasa dalam organisasi dan berjiwa asas pancasila dan UUD 1945,” ujar Hanafi. (M. Isnain/Am)

iklan1