Tag: Polda

Milo ODSK Akan Laporkan Abraham Ishak di Polda Sulut

Postingan Abraham Iskah (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Jelang Pilkada Serentak 2020, kampanye di media sosial (Medsos) mulai ramai dengan isu destruktif. Saling sindir, pembunuhan karakter, fitnah dan tuduhan-tuduhan serius lainnya mulai menghiasi beranda Febook dan Twitter. Di Sulawesi Utara (Sulut) hal itu pun tak luput, dimana Akun atas nama Abraham Ishak Israel diduga melakukan perbuatan melecehkan.

Atas perbuatan yang dinilai merusak citra dan diduga kuat melanggar Undang-Undang Informasi Teknologi (UU UT), maka hal tersebut akhirnya bermuara ke laporan polisi. Senin (2/3/2020), Abraham akan dilaporkan ke Polda Sulut oleh Mileneal Lovers (Milo) ODSK.

“Kami akan melaporkan ke Polda Sulut pemilik Akun Facebook atas nama Abraham Ishak Israel karena menurut kami ia melanggar UU IT. Menyebut singkatan yang telah ramai dan kita ketahui bersama di Sulut ini dengan kepanjangan yang diplesetkan. Dari hasil plesetan itu, sungguh sangat menyakiti hati pendukung ODSK,” ujar Ferdinand Paparang Sked, Mkes, selaku Koordinator Milo ODSK.

Lanjut disampaikan Paparang, apa yang dilakukan Abraham sangat merusak demokrasi yang penuh dengan sopan santun dan rukun. Itu sebabnya, pihaknya meminta polisi untuk bertindak segera menangkap pihak-pihak yang meresahkan masyarakat melalui komenter dan postingan yang provikatif atau memicu problem luas ditengah masyarakat.

“Apa yang diposting itu menggangu proses demokrasi. Polisi harus cepat merespon, ini embrio masalah yang sesungguhnya membuat retak demokrasi kita di Sulawesi Utara. Jangan jadi bola liar, memancing amarah para pendukung,” tutur Paparang. (*/Amas)

Asyik, KPK Puji Kepolisian Soal OTT Pengawai Kemenhub

Kapolri, Komjen Pol Komjen Tito Karnavian (Foto Ist)

Kapolri, Komjen Pol Komjen Tito Karnavian (Foto Ist)

JAKARTA – Saut Situmorang, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang pernah bermasalah dengan HMI ini secara terbuka puji kinerja Kepolisian RI saat menangkap basah pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang terlibat pungutan liar terkait perizinan.

Menurut mantan Staf Khusus Badan Intelijen Negara itu, sudah sepatutnya semua kementerian dan lembaga bersih dari aksi-aksi curang tersebut.

“Itu keren. Harus semakin dibanyakin (operasi itu) biar cepat bersih negara ini,” kata Saut melalui pesan singkat, Selasa,11 Oktober 2016.

Saut meyakini aksi operasi seperti itu kalau terus dilakukan akan membuat Indonesia lebih sejahtera. Sebab, selama ini mengenai perizinan dan hal-hal yang berkaitan pelayanan masyarakat belum sesuai dengan harapan masyarakat.

“Saya pikir kalau ini dilakukan terus menerus, saya yakin negara kita sudah lebih sejahtera,” kata Saut.

Seperti diketahui, Selasa sore tim gabungan Polda Metro dan Bareskrim Polri berhasil menangkap oknum pejabat Kemenhub berinisial AR. Dia diduga telah menerima suap atau mengutip pungutan liar dari beberapa pihak terkait perizinan.

Presiden Joko Widodo pun meninjau secara langsung operasi tangkap tangan di kantor Kemenhub itu. (*/Faruk)

Inilah Mereka yang Paling Banyak Melakukan Pelanggaran Lalin

Contoh pelanggaran yang dilakukan (Foto Ist)

Contoh pelanggaran yang dilakukan (Foto Ist)

JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas (Lalin) Polda Metro Jaya mencatat, angka pelanggaran lalu lintas di Jakarta selama periode Februari-Maret 2016 mengalami penurunan. Sementara pelanggar paling banyak adalah kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Berdasarkan pendidikan pelanggar, ‘ranking satu’ adalah pelajar SMA yakni 62.982 kasus. Angka tersebut turun dari periode yang sama di tahun 2015 yang mencapai 68.590 pelanggar,” jelas Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangannya saat dilansir detikcom, Rabu (20/4/2016).

Sementara di urutan kedua, pelanggaran dilakukan oleh kalangan di tingkat akademi sebanyak 16.318 pelanggar, atau naik 2 persen dari tahun 2015 sebanyak 16.029 pelanggar.

Pelanggaran di urutan ketiga ditempati pelajar SMP sebanyak 5.554 pelanggar atau turun 9 persen dari 6.126 di tahun 2015. Sementara di kalangan karyawan, pelanggaran mencapai 53.556 atau turun 11 persen dari 60.241 pelanggar.

“Untuk pengemudi pelanggaran mencapai 13.405 atau turun 8 persen dari 14.642 pelanggar. Kemudian pelanggaran di kalangan mahasiswa naik 12 persen dari sebelumnya 7.967 jadi 8.939,” imbuhnya.

Sementara usia pelanggar di kalangan anak muda mendominasi dari total pelanggar yang ada. Catatan polisi, usia pelanggar di 16-30 tahun naik 1 persen dari 37.464 jadi 37.697. Peringkat kedua, usia pelanggar terbanyak yakni 31-40 tahun mencapai 29.921.

Selama periode Februari-Maret 2016, polisi telah menindak 87.162 pelanggar. Angka ini turun 7 persen dari periode yang sama pada 2015 yang mencapai 94.058. (**/Ikhy)

Panah Wayer Jadi Ancaman Bagi Masyarakat Bitung

Polisi saat mengamankan pelaku pembuat Panah Wayer dan barang bukti (Foto Suluttoday.com)

Polisi saat mengamankan pelaku pembuat Panah Wayer dan barang bukti (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Kepolisian Resort Maesa yang dibantu dari Polres Bitung dan Manguni Polda Sulut menggelar operasi gabungan, dan dari hasil operasi tersebut meringkus 8 orang pelaku yang sedang membuat dan merakit panah wayer. Kejadian ini sekitar pukul 17.00 wita bertempat di Kelurahan Bitung Timur kecamatan Maesa, pada jumat (15/01/2016).

Dari hasil wawancara kapolsek maesa Deli Manullang mengatakan, barang bukti yang berhasil disita antara lain; 23 panah wayer sudah jadi, 107 panah wayer belum ada ekornya, 3 buah martel, 2 buah samurai, 1 buah gurinda, 5 buah henpon, 1 buah pelentar, 1 buah badik, 1 buah dudukan, 3 buah mata gurinda, 34 persiapan, 1 buah gunting, 2 buah kabel listrik, 2 buah tas.

Seluruh barang bukti sudah diamankan dipolsek maesa, dari 8 orang pelaku motifnya belum diketahui kalau panah wayer tersebut digunakan untuk apa, dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan. Masing-masing pelaku dijerat dengan undang-undang darurat ancaman maksimum 10 tahun penjara, Jumat (15/01/2016). (Robby)

Penerimaan Anggota Baru, Panpus Turun ke Polda Sulut

Ilustrasi tes anggota baru Polri (Foto Ist)

Ilustrasi tes anggota baru Polri (Foto Ist)

MANADO – Panitia Pusat (Panpus) Penerimaan Terpadu calon anggota Polri Tahun Aajaran 2015 melalui Tim Asistensi SSDM Polri yang diketuai Kombes Pol. A. Syufangat beserta tiga anggotanya, sambangi Mapolda Sulut. Kedatangan tim ini khusus untuk memantau langsung jalannya tes kesamaptaan jasmani (kesjas) Casis Brigadir, yang dilaksanakan di Stadion Klabat, Kamis (11/6/2015).

Tiap item tes kesjas, yang terdiri dari: lari 12 menit; sit up; push up; pull up (untuk casis pria); chinning (untuk casis wanita) dan shuttle run tak luput dari pengawasan dan pantauan Tim Asistensi yang didampingi Kasat Brimob Polda Sulut, Kombes Pol Anis V. Brughman, selaku Ketua Tim Kesjas.

Tes ini diikuti oleh 304 Casis Brigadir (280 pria, 24 wanita). Selain itu, hasil tes para peserta pun turut diperiksa oleh anggota tim. Hal tersebut bertujuan untuk tetap mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH) dalam setiap tahap seleksi penerimaan calon anggota Polri. Selesai melaksanakan tiap item tes, hasil tes ditandatangani oleh peserta, penilai, koordinator tes serta tim pengawas internal dan eksternal. Usai tes kesjas ini akan dilanjutkan dengan tes renang bertempat di kolam renang Ranowangun, Sario. (M. Isnain)

iklan1