Tag: polres minsel

Ribuan Masyarakat Banjiri Mapolres Minsel – Mitra

Suasana Bazar Ramadhan (FOTO Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Dalam rangka memeriakan hari Bhayangkara Ke – 72, Kepolisian Resort (Polres ) Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Bazar murah Ramadhan.pelaksanan Bazar pasar murah dilaksanakan di depan kantor Mapolres Minahasa Selatan.

Kegiatan diawali dengan doa oleh Ipda Tonny Dotulong. Terpantau media ini ribuan masyarakat Minahasa Selatan membanjiri lokasi pelaksanaan Bazar murah di Mapolres Minsel. Dalam sambutan Kapolres Minsel AKBP. FX. Winardi Prabowo SIK, menyampaikan.

Bahan murah yang dijual dalam Bazar (FOTO Suluttoday.com)

“Dalam rangka HUT bhayangkara ke – 72 kita mengadakan Bazar murah, kita disini salam pelaksanaan nya tidak mencari untung,ini kita laksanakan adalah bentuk perhatian dari Polres Minahasa Selatan, jika antusias masyarakat baik dalam Bazar ini berikut kami akan melaksanakan yang lebih meriah lagi,” ungkap Kapolres Winardi dalam sambutannya.

Tampak gadir dalam kegiatan ini, Wakapolres Minsel Kompol. Prevly Tampanguma, Kabag Ops, seluruh Polsek jajaran para pejabat lingkungan Polres Minsel para bhayangkari serta ribuan masyarakat Minahasa Selatan. (Friska)

Kapolres WINARDI PRABOWO Beberkan Penanganan Kasus Togel di Minsel

Berlangsungnya konferensi pers (FOTO Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP F.X Winardi Prabowo SIK menggelar acara ‘Press Release’ tentang pengungkapan beberapa kasus diantara nya penggelapan uang dengan nilai ratusan juta rupiah dan kasus judi togel. Kegiatan ‘Press Release’ itu sendiri diselenggarakan di gedung aula Mapolres Minsel, pada Senin (2/4/2018).

Dalam pernyataan resminya, Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, menyampaikan sejumlah keberhasilan jajarannya dalam pengungkapan kasus yang menjadi perhatian publik seperti judi togel dan penggelapan uang perusahan PT. NSS Amurang.

”Untuk kasus togel semuanya telah kita naikkan ke tahap penyidikan bahkan sudah ada beberapa yang berkasnya dilimpahkan ke Pihak Kejaksaan,” ungkap Kapolres.

Terkait kasus penggelapan uang perusahan PT. NSS, Kapolres Minsel mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil menangkap tersangka melalui proses pencarian dan pengejaran lintas Propinsi.

”Tersangka berinisial AU alias Uly, 23 tahun, kita tangkap di wilayah Propinsi Sulawesi Selatan. AU dipersangkakan dalam pasal penggelapan uang perusahaan PT NSS Amurang, yang dalam hasil auditnya dinyatakan senilai Rp. 118.318.510,” jelas Kapolres.

Untuk penanganan tindak pidana yang dilaporkan masyarakat, Kapolres Minsel berkomitmen akan bekerja keras menuntaskan proses penyidikan sebagaimana tugas pokok dan fungsi kepolisian yang diembankan undang-undang.

”Yakinlah bahwa kami terus bekerja keras, berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan setiap kasus tindak pidana dalam proses penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum, perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kapolres.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Arie Prakoso SIK. Kapolsek Amurang, beberapa perwira lingkungan Polres Minsel serta Puluhan insan Pers yang meliput di biro Minsel dan Mitra. (Friska)

HASIL Operasi Rutin, Polsek Amurang Musnakan Ribuan Botol Miras

Berlangsungnya pemusnahan (FOTO Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Pemusnahan barang bukti miras hasil operasi Kepolisian sektor (Polsek) Amurang Minsel.Amurang 19 Matet 2018, pelaksanaan pemusnahan barang bukti dilaksanakan dihalaman utama Polsek Amurang. Dalam sambutan Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX.Winardi Prabowo SIK.

“Marikita jauhkan salah satu yang merusak generasi muda kita yaitu minuman keras (Miras). Saya sebagai Kapolres Minahasa Selatan menyampaikan bahwa operasi ini akan terus kami lakukan demi meningkatkan keamanan bagi masyarakat , dan ini sudah menjadi komitmen kami sebagai Penegak Hukum untuk memberantas peredaran Miras. Saya juga berterimakasih kepada Masyarakat yang selama ini sudah banyak membantu kami dalam memberantas peredaran Miras di Minahasa Selatan,” kata Kapolres pada kesempatan itu, Kapolsek Amurang AKP. Arie Prakoso, SIK.

Kapolsek Amurang menambahakan bahwa pemusnahan Barang Bukti Miras ini adalah bentuk keterbukaan kami kepada masyarakat bahwa Miras hasil sitaan selalu kami Musnahkan.

Semua hasil sitaan babuk itu kami musnakan tidak ada yang terkecuali,saya sebagai kapolsek Amurang tetap akan memberantas peredaran miras secara ilegal di Kota Amurang pada kususny,” ujarnya.

Turut hadir dalam pemusnahan babuk jenis Miras ini,Forkopimda, Camat Amurang John Mononimbar, Camat Amurang Timur Sonny Makaenas tokoh Agama Tokoh masyarakat serta insan Pers. (Friska)

1 Tahun Tugas di Mapolres Minsel, Kasat Lantas Tempuh Pendidikan Sespima

AKBP Ferdinand Runtu, SH (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP Ferdinand Runtu SH, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di Polres Minahasa Selatan selama kurang lebih satu tahun,mempunyai kesan – kesan tersendiri.

Seperti apa pesan dan kesan perwira berpangkat tiga balok asal desa Walian Kota Tomohon ini. Diketahui Kasat Lantas AKP Ferdinand Runtu akan melanjutkan pendidikan Sekolah Pimpinan Pertama (Sespima), di Jakarta selama empat bulan. Dalam wawancara media ini dengan Kasat lantas Polres Minsel AKP.Ferdinand Runtu SH.diruang kerjanya, Jumat (2/3/2018) mengatakan.

”Ada banyak hal yang menjadi kesan terutama masalah bagaimana kita membentuk budaya tertib berlalu lintas,kita melihat sudah banyak program – program yang kita laksanakan disamping itu kita sudah memaknai perkembangan kabupaten kota yang ada kusus nya di Minsel misal nya, pembangunan monumen lakalantas, ada juga taman lalulintas dimana kita membentuk jiwa anak – anak sedini mungkin untuk bisa mengenal secara langsung tentang betapa pentingnya aturan – aturan berlalulintas,” ungkap Kasat Ferdinand.

Dikatakannya, satuan lalulintas Polres Minsel juga sudah berupaya membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dengan mengsukseskan setiap kegiatan yang berskala nasional yang selenggarakan di Kabupaten Minahasa terang Runtu.

Pada kesempatan itu juga Kasat Runtu menyampaikan pesan buat para anggota satuan lalulintas (Satlantas)Polres Minsel yang bertugas dilapangan agar lebih meningkatkan disiplin,berilah pelayanan yang prima kepada masyarakat dan menindak setiap pelanggar lalulintas sesuai dengan aturan – aturan yang diterapkan, serta mengedepankan kesantunan. (Friska)

Polres Minsel Ungkap Dua Kasus Pembunuhan, Pelaku Terancam Seumur Hidup

Pelaku yang berhasil diamankan (FOTO Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) menggelar kegiatan ‘Press Release’, Senin(26/2/18), terkait pengungkapan 2 (dua) kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Tawaang Barat Kecamatan Tenga dan di Desa Tanamon Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan.

Press Release dilaksanakan di halaman depan Sat Reskrim Polres Minsel dan dihadiri langsung Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma, SH, Kasat Reskrim Iptu Mochamad Nandar, SIK, KBO Iptu Duwi Galih dan diikuti oleh puluhan insan pers media online, TV, Radio serta media cetak.

”Kronologi tindak pidana pembunuhan di Desa Tawaang Barat terjadi pada Kamis dinihari (22/2//2018) pkl. 01.45 wita, korban Alfa Kumaat, 27 tahun, warga Desa Tawaang barat; tersangkanya berinisial MK alias Meksiko alias Ungke alias Adit, berhasil kami amankan di Desa Olondano Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah, pada Sabtu (24/2),” terang Kapolres Minsel.

Korban, Alfa Kumaat, tewas setelah ditikam oleh tersangka menggunakan senjata tajam jenis pisau badik, usai keduanya pesta miras bersama.

”Belum ditemukan motif yang spesifik dalam kasus ini, dari hasil penyelidikan disinyalir karena pengaruh minuman keras, namun akan dilakukan pendalaman lanjutan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, untuk kasus yang serupaterjadi di Desa Tanamon Kecamatan Sinonsayang pada Minggu dinihari (25/2/2018) pkl. 00.30 wita yang dilakukan oleh tersangka berinisial AO (Abdul), 17 tahun, terhadap korban Mutha Buluntuh, 19 tahun; keduanya warga Desa Tanamon Utara Kecamatan Sinonsayang.

”Seperti kejadian di Desa Tawaang Barat, pada kasus pembunuhan di Desa Tanamon korban juga dihabisi dengan cara ditikam oleh tersangka dengan menggunakan senjata tajam jenis pisaudapur,” tambah Kapolres.

Diketahui tersangka AO (Abdul) dan korban Mutha Buluntuh masih terikat dalam hubungan keluarga, sepupu, dan masih berstatus pelajar dalam ikatan satu kelas di Sekolah Alya Tanamon.

”Tersangka selama ini tinggal di rumah orang tua korban karena masih terikat hubungan keluarga. Korban ditikam di perutnya menggunakan pisau dapur, dibawa ke RS Kalooran Amurang dan mengalami pendarahan saat dirujuk ke RSUP Kandow Manado, meninggal dalam perjalanan,” ungkap Kapolres.

Saat ini kedua tersangka, MK (Meksiko) dan AO (Abdul), telah diamankan untuk proses penyidikan terkait dengan tindak pidana pembunuhan.

”Tersangka MK alias Meksiko dijerat pasal 338 sub. 351 ayat 3 KUHP, ancaman hukuman maksimal pidana penjara seumur hidup; sedangkan untuk tersangka AO (Abdul) dijerat pasal 340 sub. 338 sub. 351 ayat 3 KUHP ancaman maksimal hukuman mati,” tukas Kapolres. (Friska)

iklan1